Moto GP
Veda Ega Pratama Crash di Moto3 Amerika 2026, Padahal Catat Lap Time Tercepat ke-4
Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, mengalami insiden saat balapan Grand Prix of the Americas kelas Moto3 World Championship 2026 di Circuit of the Americas. Meski gagal finis akibat kecelakaan, data performa menunjukkan bahwa Veda sebenarnya termasuk salah satu pembalap tercepat di lintasan pada hari tersebut.
Sebelum insiden terjadi, rider Honda Team Asia itu mampu bersaing di grup depan dan mencatatkan waktu lap 2 menit 13,844 detik pada fase awal balapan. Catatan tersebut menempatkannya sebagai pembalap dengan lap time tercepat ke-4 dari total 25 pembalap yang berlaga, hanya terpaut sekitar 0,427 detik dari lap tercepat milik Guido Pini sebagai pemenang balapan.

Performa Kompetitif Sejak Start
Sejak lampu start padam, Veda langsung menunjukkan kecepatan kompetitif dan mampu menjaga ritme balap bersama grup terdepan. Ia bahkan mampu mengimbangi pembalap papan atas seperti Máximo Quiles, yang dikenal memiliki kecepatan tinggi di lintasan teknis seperti COTA.
Data telemetri menunjukkan rata-rata kecepatan Veda mencapai sekitar 147,3 km/jam sebelum insiden terjadi. Hal ini menegaskan bahwa performanya berada pada level kompetitif yang berpotensi membawa hasil podium jika balapan berjalan tanpa kendala.
Highside di Fase Awal Balapan

Sayangnya, momentum positif tersebut terhenti setelah Veda mengalami kecelakaan tipe highside pada fase awal balapan, sekitar menit ke-10. Insiden ini memaksanya mengakhiri lomba lebih cepat dan dinyatakan DNF (Did Not Finish).
Kabar baiknya, kondisi pembalap dilaporkan aman tanpa cedera serius. Dalam balap motor, highside merupakan jenis kecelakaan yang biasanya terjadi ketika ban belakang kehilangan traksi secara tiba-tiba lalu kembali mencengkeram aspal secara mendadak, sehingga motor melempar pembalap.
Analisis Teknis: Faktor Ban dan Karakteristik Sirkuit
Beberapa faktor teknis kemungkinan berkontribusi terhadap insiden tersebut, salah satunya kondisi suhu ban yang belum sepenuhnya optimal. Pada sirkuit seperti Circuit of the Americas, pengelolaan suhu ban menjadi krusial karena kombinasi lintasan lurus panjang dan tikungan lambat.
Selain itu, tekanan untuk tetap menempel di grup depan juga membuat pembalap harus memaksimalkan performa motor sejak awal balapan. Membuka throttle terlalu agresif saat ban belum berada pada suhu kerja ideal dapat meningkatkan risiko kehilangan grip dan memicu highside.
Meski gagal finis, performa kecepatan yang ditunjukkan Veda menjadi indikator positif bagi perkembangan kariernya di ajang Moto3 musim 2026.
Moto GP
Enam Pebalap Moto2 Berpeluang Naik ke MotoGP 2027, Bursa Transfer Mulai Memanas
Persaingan di paddock MotoGP untuk musim 2027 mulai memanas lebih cepat dari perkiraan. Meski musim masih berjalan di fase awal, pergerakan bursa transfer pembalap sudah mulai terlihat jelas. Kabar terbaru dari paddock menyebut ada enam pebalap Moto2 yang kini masuk radar serius tim-tim MotoGP untuk promosi ke kelas premier pada 2027.
Setelah enam seri pertama Moto2, persaingan berlangsung sangat sengit. Empat pebalap sukses bergantian naik podium tertinggi: Manuel Gonzalez dan Senna Agius masing-masing mengoleksi dua kemenangan, sementara Daniel Holgado dan Izan Guevara turut mencetak kemenangan penting. Performa tersebut langsung menarik perhatian tim pabrikan maupun tim satelit yang mulai menyiapkan line-up baru untuk era regulasi MotoGP 850cc.
Berikut enam nama yang paling santer dikaitkan bakal jadi rookie MotoGP musim 2027.
1. Daniel Holgado – Kandidat Kuat ke Gresini Racing
Daniel Holgado menjadi salah satu nama paling panas di bursa transfer. Pebalap muda asal Spanyol itu dinilai punya paket komplet: agresif, cepat, dan konsisten. Meski belum memimpin klasemen Moto2, performanya cukup meyakinkan untuk diproyeksikan naik kelas.
Holgado disebut sedang masuk radar kuat Gresini Racing. Jika negosiasi berjalan mulus, ia bisa menjadi salah satu wajah baru MotoGP saat regulasi mesin baru dimulai pada 2027.
2. Manuel Gonzalez – MotoGP atau WorldSBK?
Pemuncak klasemen Moto2 saat ini, Manuel Gonzalez, justru berada dalam posisi paling menarik. Di satu sisi ia ingin naik ke MotoGP, tetapi kursi yang tersedia sangat terbatas.
Situasi ini membuat manajemennya mulai membuka komunikasi dengan beberapa tim WorldSBK. Nama Bimota, BMW, dan Honda disebut siap menampung Gonzalez jika peluang ke MotoGP tak terbuka. Artinya, masa depan Gonzalez masih terbuka lebar di dua paddock berbeda.
3. Izan Guevara – Mulai Masuk Radar Yamaha
Setelah sempat kesulitan beradaptasi di Moto2, Izan Guevara perlahan kembali menemukan ritmenya. Kemenangan di Le Mans dan podium lanjutan membuat namanya kembali naik ke permukaan.

Yamaha dikabarkan mulai serius memantau perkembangan juara dunia Moto3 2022 ini. Guevara disebut berpotensi mengisi salah satu kursi di Pramac Yamaha pada MotoGP 2027.
4. Celestino Vietti – Menunggu Keputusan Ducati
Celestino Vietti masih punya peluang, tetapi nasibnya sangat bergantung pada strategi Ducati.
Jika Ducati memilih mempertahankan line-up saat ini atau mempromosikan nama dari WorldSBK, peluang Vietti bisa mengecil. Karena itu, hasil balapan di sisa musim Moto2 bakal sangat menentukan masa depannya menuju MotoGP.

5. Senna Agius – Talenta Muda Paling Diburu
Senna Agius menjadi salah satu pembalap muda paling menarik musim ini. Usianya baru 20 tahun, tapi kecepatannya membuat banyak tim mulai bergerak.

Trackhouse Aprilia, Tech3 KTM, hingga Pramac Yamaha dikabarkan membuka komunikasi dengannya. Agius punya nilai jual tinggi, terutama untuk pasar Australia jelang rencana ekspansi MotoGP di kawasan tersebut pada 2027.
6. Nama Keenam yang Siap Mengejutkan Bursa Transfer
Selain lima nama di atas, satu slot rookie MotoGP 2027 masih berpotensi diisi kejutan dari Moto2. Situasi kontrak yang masih cair membuat banyak skenario bisa berubah sewaktu-waktu hingga pertengahan musim depan.
Yang jelas, Moto2 kini bukan hanya arena perebutan gelar juara, tetapi juga panggung audisi menuju MotoGP.
Dengan regulasi baru 850cc yang mulai berlaku pada 2027, tim-tim MotoGP mulai menyusun generasi baru pebalap mereka dari sekarang. Siapa yang paling siap naik kelas? Menarik ditunggu.
Moto GP
MotoGP 2026 Makin Panas! Bezzecchi Unggul 15 Poin dari Jorge Martin
Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas usai balapan dramatis di Catalunya. Marco Bezzecchi masih berhasil mempertahankan posisi puncak klasemen sementara setelah serangkaian penalti pasca-balapan mengubah hasil akhir race secara signifikan.
Pembalap Aprilia Racing tersebut awalnya hanya finis di posisi keenam dalam balapan yang sempat dihentikan dua kali akibat insiden besar di lintasan. Namun keputusan steward mengubah situasi setelah enam penalti dijatuhkan kepada beberapa rider.

Ai Ogura mendapat hukuman karena dianggap menyebabkan kecelakaan, sementara lima pembalap lain terkena penalti akibat tekanan ban di bawah batas minimum. Situasi itu membuat Bezzecchi naik ke posisi keempat hasil resmi dan tetap membawa pulang poin penting dalam perebutan titel juara dunia.
Hasil tersebut menjadi keuntungan besar bagi Bezzecchi karena rival terdekat sekaligus rekan setimnya di Aprilia, Jorge Martin, gagal mencetak poin setelah terjatuh usai kontak dengan Raul Fernandez. Sebelum race Catalunya dimulai, Martin hanya tertinggal dua poin dari Bezzecchi. Kini gap keduanya melebar menjadi 15 poin.
Sementara itu, kemenangan Fabio Di Giannantonio bersama Pertamina VR46 Ducati membuat pembalap Italia tersebut naik ke posisi ketiga klasemen sementara. Diggia kini hanya terpaut 26 poin dari Bezzecchi dan mulai masuk dalam perebutan gelar musim ini.

Nasib kurang beruntung dialami Pedro Acosta. Rider KTM yang tampil cepat sepanjang akhir pekan gagal finis usai terlibat insiden dengan Ai Ogura pada lap terakhir. Akibat gagal membawa poin, Acosta kini tertinggal 50 poin dari puncak klasemen.
Balapan Catalunya juga menghadirkan lonjakan posisi bagi Fermin Aldeguer yang naik hingga lima peringkat setelah dipromosikan ke posisi kedua akibat penalti tekanan ban yang diterima Joan Mir.
Di sisi lain, Maverick Vinales dan Augusto Fernandez akhirnya sukses meraih poin perdana mereka musim ini. Sedangkan juara bertahan Marc Marquez masih tertahan di posisi kesembilan klasemen sementara karena absen akibat cedera dan kini tertinggal 85 poin dari Bezzecchi.
Dengan selisih poin yang mulai melebar dan persaingan yang semakin ketat di papan atas, MotoGP 2026 dipastikan akan menghadirkan pertarungan sengit menuju seri Mugello akhir bulan nanti.
Moto GP
Start dari P20, Veda Ega Pratama Cetak Comeback Luar Biasa di Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama kembali menunjukkan mental petarungnya di ajang Moto3 World Championship 2026. Pembalap muda Indonesia dari Honda Team Asia tersebut sukses melakukan comeback impresif pada race Moto3 Catalunya 2026 setelah finis di posisi kedelapan meski memulai balapan dari grid ke-20.
Penampilan Veda langsung mencuri perhatian sejak lap awal. Rider rookie asal Indonesia itu tampil agresif sambil perlahan menembus rombongan tengah dan terus memperbaiki posisi demi posisi di Sirkuit Barcelona-Catalunya.

Dengan ritme balap yang konsisten, Veda mampu memanfaatkan duel ketat antar pembalap di depannya. Bahkan pada pertengahan hingga akhir balapan, ia sempat bergabung bersama grup depan yang sedang bertarung memperebutkan podium.
Performa tersebut menjadi salah satu penampilan terbaik Veda sejauh musim perdananya di Moto3. Naik 12 posisi dari P20 hingga finis P8 menunjukkan perkembangan signifikan dalam adaptasinya di kelas dunia.

Veda mengaku balapan di Catalunya menjadi pengalaman penting untuk memahami cara mengelola balapan Moto3 yang penuh tekanan dan persaingan rapat sejak start hingga finis.
Rider Honda Team Asia itu juga sempat menghadapi momen sulit saat terlalu memaksakan penggunaan ban depan. Namun Veda mampu mengontrol situasi dan menjaga ritme hingga kembali menyerang pada lap-lap akhir.
Meski melakukan beberapa kesalahan kecil di lap terakhir, Veda tetap berhasil mempertahankan posisi delapan besar. Hasil ini menjadi tambahan poin penting sekaligus modal kepercayaan diri menuju seri berikutnya di Mugello, Italia.
Sementara itu, rekan setimnya Zen Mitani juga berjuang keras sepanjang balapan. Pembalap Jepang tersebut akhirnya menyelesaikan race di posisi ke-22 setelah terlibat duel sengit di grup tengah.
Hasil positif di Catalunya semakin memperlihatkan potensi besar Veda Ega Pratama sebagai salah satu rookie paling menjanjikan di Moto3 musim 2026.
-
Motor Balap1 year agoWawan Wello Resmi Comeback! Siap Tarung di LFN HP969 & Yamaha Cup Race! 🔥
-
Motor3 years ago
Polytron Memperkenalkan 11 Fitur Baru pada Motor Listrik Fox-R
-
Mobil2 years agoPORSCHE RWB GARAPAN AKIRA NAKAI: MODIFIKASI YANG MENJADI INVESTASI SENI MEWAH
-
Motor1 year agoSuzuki DR-Z4 Series 2025: Andalan Baru di Segmen Motor Trail & Supermoto!
-
Motor10 months agoHonda Wave 125 Terbaru Resmi Meluncur di Thailand: Bebek Legendaris, Iritnya Bikin Dompet Senyum Lebar .
-
Motor2 years ago“Yamaha Luncurkan Motor Turing Ganteng di Indonesia! Ini Dia Harganya yang Bikin Melongo!”
-
Mobil1 year agoJetour T2 Siap Tantang Chery J6 di Pasar SUV Off-road!
-
Event3 years ago
Kia EV9 GT-Line Unjuk Gigi di GIIAS Bandung, Harganya Dekati Rp 2 Miliar OTR
