Moto GP
Aprilia RS 457 GP Replica 2026, Motor Sport Bergaya MotoGP yang Ramah untuk Pemula
Pabrikan asal Italia Aprilia kembali memperkuat lini sportbike entry-level dengan menghadirkan Aprilia RS 457 GP Replica model tahun 2026. Varian ini menjadi versi lebih eksklusif dari RS 457 standar, dengan desain dan nuansa balap yang terinspirasi langsung dari motor kompetisi Aprilia RS-GP.
Motor ini pertama kali diperkenalkan pada ajang otomotif bergengsi EICMA 2025, dan langsung menarik perhatian penggemar sportbike, khususnya pengendara pemula dengan lisensi A2 di pasar Eropa. Meski menyasar segmen entry-level, Aprilia tetap menghadirkan pengalaman berkendara yang sporty dan berkarakter balap.

Dengan kombinasi desain agresif, fitur modern, serta performa mesin yang responsif, RS 457 GP Replica menjadi salah satu pilihan menarik bagi pengendara yang ingin merasakan sensasi motor bergaya MotoGP dalam paket yang lebih mudah dikendalikan.
Desain GP Replica: Terinspirasi Langsung dari Motor Balap MotoGP
Secara visual, Aprilia RS 457 GP Replica tampil lebih agresif dibanding versi standar. Motor ini menggunakan livery khas tim balap Aprilia Racing, dengan dominasi warna hitam mengkilap dan doff yang memberikan kesan premium sekaligus sporty.
Ciri khas desain GP Replica:
- Livery balap ala MotoGP
- Grafis sponsor khas tim Aprilia Racing
- Jok single-seater bergaya racing
- Rangka dan swingarm berwarna hitam
- Tampilan lebih eksklusif dibanding versi standar
Desain ini tidak hanya meningkatkan estetika, tetapi juga memperkuat identitas RS 457 sebagai motor sport yang membawa DNA balap ke jalan raya.

Performa Mesin 457 cc: Ringan, Responsif, dan Cocok untuk Pemula
Dari sisi performa, Aprilia RS 457 GP Replica tetap mempertahankan mesin yang sama dengan versi standar, yaitu mesin dua silinder segaris berkapasitas 457 cc yang dirancang untuk keseimbangan antara tenaga, kontrol, dan efisiensi.
Spesifikasi performa utama:
- Mesin: 2 silinder segaris
- Kapasitas: 457 cc
- Tenaga maksimum: 47 hp pada 9.400 rpm
- Torsi maksimum: 43 Nm pada 6.700 rpm
- Transmisi: 6 percepatan
Output tenaga ini sesuai dengan regulasi lisensi A2 di Eropa, sehingga motor tetap mudah dikendalikan oleh pengendara pemula tanpa mengorbankan sensasi sporty khas Aprilia.
Fitur Modern dan Teknologi Berkendara
Sebagai motor sport generasi baru, RS 457 GP Replica dibekali berbagai fitur elektronik modern yang mendukung performa dan keselamatan berkendara.
Fitur utama:
- Quickshifter (naik dan turun gigi tanpa kopling)
- Ride-by-wire throttle system
- ABS dual channel
- Traction control yang dapat diatur
- Tiga mode berkendara
- Suspensi depan USD 41 mm
- Panel instrumen TFT 5 inci
Kombinasi fitur tersebut memberikan pengalaman berkendara yang lebih stabil, responsif, dan aman, terutama bagi pengendara yang baru memasuki dunia sportbike.
Bobot Ringan dan Ergonomi Ramah Pengendara Pemula
Dengan bobot sekitar 175 kg dan tinggi jok 800 mm, motor ini tetap nyaman digunakan oleh pengendara pemula maupun pengguna harian yang menginginkan motor sport dengan posisi berkendara ergonomis.
Karakter utama motor ini:
- Handling ringan
- Stabil di kecepatan menengah
- Posisi berkendara sporty namun tidak ekstrem
- Cocok untuk penggunaan harian dan track day ringan
Hal ini menjadikan RS 457 GP Replica sebagai salah satu motor sport entry-level paling seimbang di kelasnya.
Harga dan Jadwal Peluncuran
Untuk pasar Eropa, Aprilia RS 457 GP Replica 2026 dibanderol sekitar:
€7.550
atau setara dengan sekitar
Rp152 jutaan
Motor ini dijadwalkan mulai tersedia pada April 2026, menjadikannya salah satu sportbike paling menarik bagi penggemar motor bergaya balap dengan harga relatif terjangkau.
Moto GP
Buntut Insiden di MotoGP Ceko 2026, Peluang Gelar Juara Marco Bezzecchi Mulai Terancam
NGASPALTV – Drama besar terjadi di MotoGP Ceko 2026. Marco Bezzecchi yang sebelumnya nyaman memimpin klasemen dunia kini justru berada dalam tekanan besar setelah menerima hukuman larangan balap akibat insiden dengan marshal usai Sprint Race di Sirkuit Brno.
Hukuman tersebut bukan hanya membuat pembalap Aprilia kehilangan peluang meraih poin penting, tetapi juga mengubah peta persaingan menuju gelar juara dunia MotoGP 2026. Momentum yang selama ini berada di tangan Bezzecchi kini mulai berpindah ke para rival terdekatnya.
Insiden dengan Marshal Berujung Hukuman Berat

Mengutip laporan Crash.net, insiden bermula ketika Marco Bezzecchi mengalami kecelakaan pada Sprint Race MotoGP Ceko. Seusai terjatuh, terjadi ketegangan antara Bezzecchi dengan salah seorang marshal yang sedang menjalankan tugas di area lintasan.
Stewards MotoGP menilai tindakan tersebut melanggar regulasi dan dianggap mencederai nilai sportivitas serta keselamatan balap. Akibatnya, Bezzecchi dijatuhi hukuman larangan mengikuti balapan utama.
Keputusan tersebut menuai perdebatan. CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, menilai hukuman yang diberikan terlalu berat dibandingkan beberapa kasus serupa di masa lalu. Namun Race Direction tetap mempertahankan keputusan sebagai bentuk perlindungan terhadap para marshal yang memiliki peran vital dalam keselamatan ajang MotoGP.

Marc Marquez Bangkit, Gelar Dunia Kembali Terbuka
Hukuman yang diterima Bezzecchi langsung dimanfaatkan secara maksimal oleh Marc Marquez.
Pembalap Ducati Lenovo Team itu sukses meraih kemenangan di Brno sekaligus mencatatkan kemenangan Grand Prix kedua secara beruntun musim ini. Tambahan poin penuh membuat selisih poin dengan Bezzecchi yang sebelumnya mencapai lebih dari 100 poin kini menyusut drastis menjadi sekitar 40 poin.
Usai balapan, Marc Marquez bahkan menegaskan bahwa dirinya kembali masuk dalam perebutan gelar.
“Sekarang saya sudah kembali ke permainan.”
Pernyataan tersebut menjadi sinyal bahwa persaingan MotoGP 2026 memasuki babak baru. Pengalaman Marquez sebagai juara dunia delapan kali membuatnya menjadi ancaman serius ketika memasuki fase penentuan musim.
Jorge Martin Ikut Mengintai
Tak hanya Marquez, Jorge Martin juga mulai mendekati posisi teratas klasemen.
Meski harus menjalani hukuman long lap penalty di Brno, pembalap Aprilia itu tetap berhasil mengamankan poin penting dan menjaga peluang merebut gelar dunia.
Dengan pengalaman bertarung hingga seri terakhir dalam beberapa musim terakhir, Martin menjadi rival yang tidak bisa dipandang sebelah mata.
Kini Bezzecchi bukan hanya harus mempertahankan keunggulan poin, tetapi juga menghadapi tekanan psikologis dari dua pembalap yang sudah sangat berpengalaman dalam perebutan titel juara dunia.
Aprilia Masih Kompetitif, Konsistensi Jadi Penentu
Secara performa motor, Aprilia sebenarnya masih memiliki paket yang sangat kompetitif.
Hal tersebut dibuktikan oleh Ai Ogura yang tampil luar biasa sepanjang akhir pekan di Brno dengan mencatatkan rekor lap, pole position, hingga finis podium. Artinya, persoalan utama Aprilia bukan berada pada performa RS-GP, melainkan bagaimana para pembalapnya mampu menjaga konsistensi di tengah tekanan perebutan gelar.
Dengan hanya menyisakan dua putaran sebelum jeda musim panas, setiap balapan kini memiliki arti yang sangat besar.
Kesalahan kecil seperti yang terjadi di Brno dapat menjadi titik balik dalam perebutan gelar MotoGP 2026.
Marco Bezzecchi memang masih memimpin klasemen, namun kini Marc Marquez dan Jorge Martin telah kembali membuka peluang. Perebutan gelar dunia MotoGP musim ini dipastikan akan berlangsung semakin panas hingga seri-seri penutup.
Moto GP
Luar Biasa! Start P20, Veda Ega Pratama Finish 5 Besar Moto3 Ceko 2026
NGASPALTV – Penampilan luar biasa kembali diperlihatkan Veda Ega Pratama pada seri Moto3 2026 di Automotodrom Brno, Republik Ceko. Meski harus memulai balapan dari posisi ke-20 akibat hukuman penalti grid, pembalap muda Indonesia tersebut mampu melakukan comeback spektakuler hingga finis di posisi kelima.
Hasil ini menjadi salah satu penampilan terbaik Veda sepanjang musim debutnya di Kejuaraan Dunia Moto3 sekaligus membuktikan perkembangan pesat pembalap binaan Astra Honda tersebut dalam menghadapi persaingan kelas dunia.

Comeback Spektakuler dari Baris Belakang
Start dari posisi ke-20 tentu bukan situasi yang ideal, apalagi di kelas Moto3 yang dikenal memiliki persaingan sangat ketat dengan selisih waktu antar pembalap yang sangat tipis.
Namun begitu lampu start padam, Veda langsung menunjukkan agresivitasnya. Pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta ini tampil percaya diri menyalip satu demi satu rivalnya sejak lap pembuka.
Pace balap yang konsisten membuat rider Honda Team Asia tersebut perlahan merangsek ke rombongan depan. Dalam beberapa lap saja, Veda sukses masuk tujuh besar dan mulai ikut bertarung memperebutkan podium bersama para pembalap papan atas.
Satu-satunya Honda di Tengah Dominasi KTM
Yang membuat performa Veda semakin layak mendapat apresiasi adalah komposisi rombongan terdepan.
Saat enam pembalap terdepan membentuk leading group, Veda menjadi satu-satunya pembalap Honda yang mampu bersaing di tengah dominasi motor KTM dan CFMOTO yang menggunakan basis mesin KTM.
Karakter Sirkuit Brno yang mengombinasikan trek cepat, perubahan elevasi, dan area pengereman keras menuntut pembalap memiliki keberanian serta presisi tinggi. Meski berada di bawah tekanan, Veda tetap mampu menjaga ritme balapnya hingga lap terakhir.
Bahkan peluang podium masih terbuka menjelang finis karena jarak antar pembalap hanya terpaut beberapa persepuluh detik.
Finish Kelima, Selisih Kurang dari Satu Detik
Memasuki lap terakhir, pertarungan di grup depan berlangsung sangat ketat. Veda beberapa kali terlibat duel posisi sebelum akhirnya mengibarkan bendera finis di urutan kelima.
Hebatnya lagi, pembalap berusia 17 tahun tersebut hanya terpaut 0,900 detik dari pemenang balapan, Hakim Danish, dan hanya berselisih 0,271 detik dari posisi podium ketiga.
Hasil ini menjadi sinyal positif bahwa Veda semakin kompetitif di Moto3 dan memiliki peluang besar untuk kembali bertarung memperebutkan podium pada seri-seri berikutnya.

Hasil Race Moto3 Ceko 2026 (10 Besar)
| Pos | Pembalap | Tim | Gap |
|---|---|---|---|
| 1 | Hakim Danish | A-M MSi Racing | 33:34.264 |
| 2 | Brian Uriarte | Red Bull KTM Ajo | +0.466 |
| 3 | Maximo Quiles | CFMOTO Aspar | +0.629 |
| 4 | David Almansa | Intact GP | +0.741 |
| 5 | Veda Ega Pratama | Honda Team Asia | +0.900 |
| 6 | Alvaro Carpe | Red Bull KTM Ajo | +0.906 |
| 7 | Marco Morelli | CFMOTO Aspar | +10.724 |
| 8 | Joel Kelso | GRYD Mlav Racing | +10.925 |
| 9 | Scott Ogden | CIP Green Power | +11.080 |
| 10 | Valentin Perrone | Red Bull KTM Tech3 | +11.394 |
Moto GP
Marc Marquez Juarai MotoGP Ceko 2026, Ai Ogura Tampil Sensasional di Brno
Marc Marquez kembali menunjukkan mental juara pada seri MotoGP Ceko 2026 yang berlangsung di Automotodrom Brno. Pembalap Ducati Lenovo Team itu sukses mengamankan kemenangan setelah melewati pertarungan ketat sepanjang balapan bersama rookie sensasional Ai Ogura dari Trackhouse Aprilia.
Kemenangan ini menjadi kemenangan Grand Prix kedua secara beruntun bagi Marc Marquez sekaligus membuka kembali persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026.
Situasi klasemen juga berubah drastis setelah pemimpin klasemen sementara, Marco Bezzecchi, dipastikan tidak dapat mengikuti balapan akibat sanksi larangan tampil yang diterimanya setelah insiden pada Sprint Race sehari sebelumnya.

Momentum tersebut dimanfaatkan secara maksimal oleh Marquez untuk memangkas jarak poin dalam klasemen sementara.
Duel Sengit Ducati vs Aprilia
Saat lampu start padam, Ai Ogura langsung mempertahankan posisi terdepan dari kejaran Fabio Di Giannantonio dan Marc Marquez.
Namun balapan mulai berubah memasuki lap kedua ketika Francesco Bagnaia mengambil alih pimpinan lomba. Tidak lama berselang, Marc Marquez juga berhasil melewati Ogura dan mulai memberikan tekanan kepada rekan setimnya di Ducati Lenovo Team.
Pertarungan internal Ducati berlangsung sengit selama belasan lap sebelum akhirnya Marquez menemukan celah.
Momentum penentu hadir pada lap ke-16 ketika Marquez sukses melakukan overtake terhadap Bagnaia di Tikungan 4.

Setelah merebut posisi pertama, Marquez langsung membangun ritme balap yang konsisten demi menciptakan jarak aman.
Ai Ogura Nyaris Rebut Kemenangan
Performa Ai Ogura kembali menjadi sorotan sepanjang akhir pekan.
Setelah sebelumnya meraih pole position pertamanya di MotoGP dan finis kedua pada Sprint Race, pembalap Jepang tersebut kembali menunjukkan kecepatan luar biasa saat berhasil menyalip Bagnaia satu lap setelah Marquez memimpin.
Ogura kemudian terus menekan Marquez hingga lap terakhir.
Meski berhasil memangkas selisih waktu secara signifikan, pembalap Trackhouse Aprilia itu belum mampu menemukan ruang untuk melakukan manuver penyalipan.
Marquez akhirnya menyentuh garis finis pertama dengan keunggulan hanya 0,421 detik atas Ai Ogura.
Sementara Francesco Bagnaia melengkapi podium setelah berhasil mempertahankan posisi ketiga dari tekanan Fabio Di Giannantonio.
Honda Tampil Kompetitif
Honda juga menunjukkan perkembangan positif di Brno.
Joan Mir berhasil finis di posisi kelima setelah Pedro Acosta mengalami masalah teknis menjelang finis.
Luca Marini turut membawa Honda finis di posisi kedelapan, sedangkan rookie Diogo Moreira kembali mencetak hasil menjanjikan dengan finis di posisi ke-11.
Sementara Jorge Martin harus puas finis kesembilan setelah menjalani dua hukuman Long Lap Penalty selama balapan berlangsung.
Di sisi lain, Fabio Quartararo dan Alex Rins gagal menyelesaikan balapan akibat insiden kecelakaan.
Hasil 10 Besar MotoGP Ceko 2026
- Marc Marquez – Ducati Lenovo Team
- Ai Ogura – Trackhouse Aprilia (+0,421 detik)
- Francesco Bagnaia – Ducati Lenovo Team
- Fabio Di Giannantonio – Pertamina VR46 Ducati
- Joan Mir – Honda HRC Castrol
- Fermin Aldeguer – Gresini Ducati
- Raul Fernandez – Trackhouse Aprilia
- Luca Marini – Honda HRC Castrol
- Jorge Martin – Aprilia Racing
- Enea Bastianini – KTM Tech3
Kemenangan di Brno membuat Marc Marquez memangkas selisih poin menjadi hanya 40 angka dari Marco Bezzecchi sehingga perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 dipastikan kembali memanas pada seri berikutnya.
-
Motor Balap1 year agoWawan Wello Resmi Comeback! Siap Tarung di LFN HP969 & Yamaha Cup Race! 🔥
-
Motor3 years ago
Polytron Memperkenalkan 11 Fitur Baru pada Motor Listrik Fox-R
-
Mobil2 years agoPORSCHE RWB GARAPAN AKIRA NAKAI: MODIFIKASI YANG MENJADI INVESTASI SENI MEWAH
-
Motor1 year agoSuzuki DR-Z4 Series 2025: Andalan Baru di Segmen Motor Trail & Supermoto!
-
Motor11 months agoHonda Wave 125 Terbaru Resmi Meluncur di Thailand: Bebek Legendaris, Iritnya Bikin Dompet Senyum Lebar .
-
Motor2 years ago“Yamaha Luncurkan Motor Turing Ganteng di Indonesia! Ini Dia Harganya yang Bikin Melongo!”
-
Mobil2 years agoJetour T2 Siap Tantang Chery J6 di Pasar SUV Off-road!
-
Event3 years ago
Kia EV9 GT-Line Unjuk Gigi di GIIAS Bandung, Harganya Dekati Rp 2 Miliar OTR
