Motor
Suzuki GN 160 Siap Ramaikan Kelas Retro Bike, Nyaman Dipakai Harian dan Touring
Suzuki kembali menarik perhatian pecinta roda dua lewat kehadiran Suzuki GN 160, motor roadster bergaya retro yang membawa DNA klasik keluarga GN Series ke era yang lebih modern. Model terbaru ini tetap mempertahankan identitas legendaris GN yang sudah dikenal puluhan tahun, namun kini hadir dengan sentuhan desain dan teknologi yang lebih segar.
Secara tampilan, Suzuki GN 160 masih mempertahankan ciri khas motor retro yang menjadi daya tarik utamanya. Bentuk tangki membulat, jok memanjang, setang tinggi, serta posisi duduk tegak tetap dipertahankan untuk menghadirkan karakter berkendara santai dan nyaman khas motor klasik.
Motor ini memang tidak dibangun sebagai motor bergaya sporty agresif. Suzuki justru memfokuskan GN 160 sebagai motor yang mengutamakan kenyamanan, ketahanan, serta kepraktisan untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak menengah.
Kenyamanan menjadi salah satu nilai jual utamanya. Suzuki menghadirkan jok tebal dengan ruang duduk lega, dipadukan posisi setang ergonomis yang dirancang untuk mengurangi rasa lelah saat perjalanan jauh. Karakter seperti inilah yang membuat GN Series punya banyak penggemar.

Meski tampil klasik, Suzuki tetap menyematkan sejumlah pembaruan modern. GN 160 kini menggunakan pelek palang model bintang yang membuat tampilannya terlihat lebih segar sekaligus kokoh.
Di sektor pengereman, Suzuki juga memberi peningkatan lewat cakram depan berukuran besar yang sudah didukung sistem ABS, memberikan rasa aman lebih saat berkendara.
Sementara untuk menjaga identitas klasiknya, beberapa detail tetap dipertahankan seperti penggunaan knalpot finishing krom dan dual shock belakang bergaya tradisional yang menjadi ciri khas keluarga Suzuki GN.

Masuk ke bagian fitur, Suzuki GN 160 kini sudah dibekali lampu LED, port charger USB, serta panel instrumen kombinasi yang memadukan speedometer analog dengan Multi Information Display untuk menampilkan informasi berkendara secara lebih lengkap.
Untuk dapur pacu, Suzuki GN 160 menggunakan mesin 1-silinder 162 cc yang mampu menghasilkan tenaga sekitar 14,1 dk di 8.000 rpm dan torsi maksimum 14,5 Nm. Tenaga tersebut disalurkan melalui transmisi manual 5-percepatan ke roda belakang.
Jika nantinya masuk pasar Indonesia, Suzuki GN 160 berpotensi menjadi pesaing menarik di kelas retro bike dan akan langsung berhadapan dengan Kawasaki W175 serta Yamaha XSR155.
Dengan kombinasi desain klasik, fitur modern, serta karakter mesin yang nyaman untuk harian, GN 160 bisa menjadi pilihan baru yang menarik untuk pecinta motor retro di Tanah Air.
WSBK
Aldi Satya Mahendra Bangkit di WorldSSP Ceko 2026, Finis Ke-4 Setelah Terjatuh di Race 1
Aldi Satya Mahendra menunjukkan mental bertarung luar biasa pada putaran World Supersport 2026 di Republik Ceko. Pebalap muda Indonesia yang membela tim BrCorse bersama dukungan Yamaha Racing Indonesia sukses bangkit dan finis di posisi ke-4 pada Race 2, setelah sebelumnya mengalami insiden crash di Race 1.
Pada balapan pertama, Aldi harus menerima hasil pahit usai terjatuh dan hanya tercatat finis di posisi ke-31. Namun rider yang dijuluki “El Dablek” itu membalasnya dengan performa impresif sehari kemudian. Tampil lebih agresif dan konsisten sepanjang race, Aldi berhasil menembus barisan depan dan mengamankan posisi keempat saat garis finis.

Hasil ini sekaligus menjadi pencapaian terbaik Aldi di sirkuit Autodrom Most sepanjang kariernya di WorldSSP. Catatan tersebut melampaui hasil musim 2025 ketika dirinya finis di posisi ke-5 di trek yang sama. Performa ini memperlihatkan perkembangan signifikan Aldi di musim keduanya tampil penuh di ajang World Supersport.
Dengan tambahan poin penting dari seri Ceko, Aldi kini menempati posisi ke-12 klasemen sementara WorldSSP 2026 dengan total 54 poin. Tren positif ini menjadi modal penting untuk menghadapi seri-seri berikutnya di kalender Kejuaraan Dunia Supersport.
Salah satu faktor yang ikut mendukung peningkatan performanya adalah keputusan Aldi untuk tetap tinggal di Eropa selama musim berlangsung. Strategi tersebut diambil demi menjaga kondisi fisik, mempermudah adaptasi dengan karakter lintasan, serta mempercepat recovery antarseri. Langkah itu terbukti efektif dalam menjaga ritme balap sekaligus meningkatkan kepercayaan dirinya di atas motor Yamaha R9.
Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Wahyu Rusmayadi, turut memberikan apresiasi atas perkembangan Aldi sepanjang musim ini. Menurutnya, Aldi berhasil menunjukkan karakter pebalap pekerja keras yang mampu bangkit dari tekanan dan kembali tampil kompetitif di level dunia.

“Perkembangan Aldi Satya Mahendra terlihat sangat positif. Dia mampu kembali ke performa terbaiknya seperti saat meraih podium bersejarah di Phillip Island. Meski sempat mengalami kesulitan, Aldi bisa bangkit, menembus 10 besar bahkan kembali masuk top 5. Kami berharap tren ini terus berlanjut agar dia semakin konsisten meraih poin dan memperbaiki posisi klasemen,” ujar Wahyu Rusmayadi.
Hasil di Ceko menjadi sinyal kuat bahwa Aldi Satya Mahendra mulai kembali menemukan ritme terbaiknya di WorldSSP 2026. Jika konsistensi ini terus terjaga, peluang Aldi untuk rutin bersaing di lima besar musim ini terbuka lebar.
Motor
Juiced Bike Nomadix, Dirtbike Listrik yang Bukan Sekadar Alternatif
Pasar dirtbike listrik semakin ramai. Namun kehadiran Juiced Bike Nomadix datang dengan pendekatan yang berbeda. Motor ini bukan sekadar pilihan alternatif, tapi mulai dilirik sebagai penantang serius di kelas dirtbike listrik berkat performa kuat, bobot ringan, dan harga yang lebih kompetitif.
Juiced Bike Nomadix hadir untuk rider yang ingin merasakan sensasi bermain trail dengan tenaga instan khas motor listrik, tanpa harus mengeluarkan biaya setinggi kompetitor di kelas premium.

Secara lineup, Juiced Bike menghadirkan Nomadix dalam dua varian berbeda.
Varian Nomadix Standard dibekali motor listrik bertenaga 8 kW, dengan kecepatan puncak mencapai 96 km/jam. Motor ini menggunakan baterai LG 72V 35Ah yang dirancang untuk penggunaan offroad aktif.
Sementara versi yang lebih tinggi adalah Nomadix R, yang membawa tenaga hingga 15 kW dengan top speed mencapai 113 km/jam. Versi ini menggunakan baterai Samsung 72V 40Ah untuk suplai tenaga yang lebih besar.
Kapasitas baterainya berada di kisaran 2,5–2,88 kWh, dengan estimasi jarak tempuh hingga 80 km dalam kondisi penggunaan normal. Namun saat digunakan untuk riding offroad agresif, jarak tempuh tentu akan lebih cepat berkurang.
Salah satu angka paling menarik ada di sektor torsinya. Juiced Bike Nomadix diklaim mampu menghasilkan torsi hingga 380 Nm.
Angka tersebut membuatnya sangat kompetitif di kelasnya, bahkan mulai dibandingkan dengan nama besar seperti SurRon Light Bee X, Talaria, hingga Segway Dirt eBike.
Masuk ke sektor kaki-kaki, Nomadix dibekali komponen yang memang serius untuk kebutuhan bermain tanah.
Suspensinya menggunakan KKE suspension dengan travel mencapai 220 mm, dipadukan fork depan 37 mm yang dirancang untuk meredam karakter jalur offroad.
Sistem pengereman memakai rem hidrolik berbasis DOT dengan kaliper 6 piston dan cakram 220 mm, memberikan daya henti yang responsif di berbagai kondisi trek.

Velg menggunakan kombinasi ukuran 19 inci di depan dan 16 inci di belakang, lengkap dengan ban offroad untuk menunjang traksi di jalur tanah.
Untuk bobot, Juiced Bike Nomadix terbilang sangat ringan. Motor ini hanya memiliki berat sekitar 72,5 kg, membuatnya terasa lincah saat bermanuver di jalur trail.
Tinggi jok berada di angka 838 mm, wheelbase 1.240 mm, dan kapasitas muatan maksimal mencapai 120 kg.

Fitur menarik lainnya adalah speed lock berbasis PIN. Fitur ini memungkinkan pembatasan kecepatan secara digital, sehingga pengguna bisa menyesuaikan karakter tenaga sesuai kebutuhan.
Bahkan fitur ini juga cocok untuk orang tua yang ingin membatasi tenaga motor saat digunakan oleh rider pemula.
Saat ini Juiced Bike Nomadix memang difokuskan khusus untuk kebutuhan offroad dan belum mendapat homologasi untuk digunakan di jalan raya.
Motor ini dijadwalkan mulai tersedia pada Agustus 2026, dan pemesanan sudah dibuka lewat sistem deposit yang dapat dikembalikan.
Dengan kombinasi tenaga besar, bobot ringan, torsi instan, serta harga yang lebih terjangkau, Juiced Bike Nomadix hadir bukan hanya sebagai alternatif—tapi sebagai dirtbike listrik yang siap diajak bermain serius di jalur trail.
WSBK
FIM Resmi Tetapkan Regulasi Baru WorldSBK Musim 2026, Ada Perubahan pada Prosedur Start dan Pit Lane
Komisi Superbike FIM resmi menetapkan sejumlah regulasi baru yang akan mulai berlaku pada musim WorldSBK 2026. Keputusan tersebut telah disetujui oleh Permanent Bureau, sementara rincian lengkap regulasi kini sudah tersedia melalui situs resmi FIM.
Salah satu perubahan yang menjadi perhatian utama adalah revisi pada prosedur penundaan start atau Start Delayed Procedure.
Mulai musim 2026, apabila status Start Delayed diumumkan ketika seluruh pembalap sudah berada di posisi start grid, maka hitung mundur menuju warm up lap akan dimulai ulang dari papan 5 menit.
Sebelumnya, prosedur tersebut hanya dimulai kembali dari papan 3 menit.
Perubahan ini dilakukan untuk memberi waktu tambahan bagi tim dan pembalap dalam mempersiapkan diri ketika terjadi penundaan menjelang start.
Aturan tersebut juga tidak hanya berlaku di WorldSBK, tetapi diterapkan untuk seluruh seri FIM Circuit Racing Championships.
Selain itu, FIM juga memperketat aturan terkait pelanggaran batas kecepatan di pit lane.
Mulai musim depan, pembalap yang melanggar speed limit di area pit lane akan langsung dikenai denda resmi dari FIM WorldSBK Stewards.

Jika pelanggaran serupa terjadi lebih dari satu kali, nominal denda akan ditingkatkan secara bertahap.
Bahkan, hukuman yang lebih berat dapat diberikan apabila pelanggaran dilakukan dengan kecepatan yang jauh melebihi batas yang ditentukan atau jika terjadi akumulasi pelanggaran dalam satu musim.
Regulasi baru ini menjadi bagian dari langkah FIM untuk meningkatkan keselamatan balap sekaligus menjaga keteraturan jalannya kompetisi di paddock maupun di lintasan.
Dengan aturan yang lebih tegas, seluruh tim dan pembalap WorldSBK dipastikan harus beradaptasi lebih cepat sebelum musim 2026 resmi dimulai.

-
Motor Balap1 year agoWawan Wello Resmi Comeback! Siap Tarung di LFN HP969 & Yamaha Cup Race! 🔥
-
Motor3 years ago
Polytron Memperkenalkan 11 Fitur Baru pada Motor Listrik Fox-R
-
Mobil2 years agoPORSCHE RWB GARAPAN AKIRA NAKAI: MODIFIKASI YANG MENJADI INVESTASI SENI MEWAH
-
Motor1 year agoSuzuki DR-Z4 Series 2025: Andalan Baru di Segmen Motor Trail & Supermoto!
-
Motor9 months agoHonda Wave 125 Terbaru Resmi Meluncur di Thailand: Bebek Legendaris, Iritnya Bikin Dompet Senyum Lebar .
-
Motor2 years ago“Yamaha Luncurkan Motor Turing Ganteng di Indonesia! Ini Dia Harganya yang Bikin Melongo!”
-
Mobil1 year agoJetour T2 Siap Tantang Chery J6 di Pasar SUV Off-road!
-
Event3 years ago
Kia EV9 GT-Line Unjuk Gigi di GIIAS Bandung, Harganya Dekati Rp 2 Miliar OTR
