Motor
Kawasaki Ninja H2 Baru Siap Meluncur, Teaser Bikin Penggemar Supercharged Penasaran
Kawasaki kembali menggoda penggemar motor sport berperforma tinggi. Pabrikan asal Jepang tersebut resmi merilis teaser yang mengindikasikan kehadiran generasi terbaru Ninja H2. Video singkat tersebut dipublikasikan melalui kanal resmi Kawasaki Europe dan langsung memunculkan spekulasi mengenai evolusi terbaru motor sport dengan teknologi supercharged tersebut.
Meski hanya berdurasi sekitar 12 detik, teaser ini menyimpan pesan yang cukup kuat. Kawasaki memperdengarkan raungan mesin khas Ninja H2, kemudian menampilkan slogan “Return To Beyond Belief”.

Pemilihan kalimat tersebut juga terasa seperti sebuah kilas balik. Kawasaki sebelumnya menggunakan slogan “Built Beyond Belief” ketika memperkenalkan Ninja H2 pada 2014. Saat itu, Kawasaki membangun hype melalui teaser “Mysterious Sound” yang juga mengandalkan suara mesin sebagai elemen utama sebelum motor tersebut diperkenalkan kepada publik.
Kini, setelah lebih dari satu dekade menjadi salah satu ikon Kawasaki di segmen hypersport, Ninja H2 tampaknya bersiap memasuki babak baru.
Mesin Supercharged Jadi Pusat Perhatian
Salah satu bagian paling menarik dari rumor Ninja H2 generasi terbaru adalah sektor mesin. Berdasarkan laporan mengenai dokumen sertifikasi emisi di Amerika Serikat, Ninja H2 baru disebut berpotensi menggunakan konfigurasi mesin yang memiliki karakter lebih dekat dengan Kawasaki Z H2.

Kawasaki Z H2 sendiri menggunakan mesin empat silinder segaris berteknologi supercharged dengan output klaim sekitar 197 PS, sementara Ninja H2 yang saat ini beredar di Amerika Serikat memiliki sertifikasi EPA dengan angka tenaga sekitar 228 PS.
Jika informasi tersebut benar, Ninja H2 terbaru justru berpotensi mengalami penyesuaian output tenaga dibanding model sebelumnya.
Namun, penurunan angka tenaga tidak serta-merta berarti Kawasaki melakukan downgrade. Perubahan tersebut bisa berkaitan erat dengan kebutuhan memenuhi regulasi emisi di sejumlah pasar, terutama Eropa.
Regulasi Emisi Jadi Tantangan
Ninja H2 versi sebelumnya masih tersedia untuk model tahun 2026 di Amerika Serikat dan beberapa pasar lainnya. Namun, motor tersebut sudah tidak dipasarkan di Eropa sejak 2021 karena persoalan pemenuhan standar emisi Euro 5.
Di sisi lain, Kawasaki masih mempertahankan Z H2 dan Ninja H2 SX di pasar Eropa. Kedua model tersebut bahkan terus mendapatkan pembaruan untuk model tahun 2027.
Karena itu, penggunaan basis atau karakter mesin Z H2 pada Ninja H2 generasi baru bisa menjadi langkah strategis Kawasaki untuk membawa kembali motor hypersport supercharged tersebut ke pasar Eropa.
Konsekuensinya, konsumen di Amerika Serikat kemungkinan harus menerima karakter output yang berbeda dari Ninja H2 generasi sebelumnya.
Ninja H2 Carbon Ikut Hadir?
Selain versi standar, Ninja H2 terbaru juga diperkirakan akan kembali hadir dalam varian Ninja H2 Carbon. Namun, hingga saat ini Kawasaki belum memberikan detail resmi mengenai spesifikasi mesin, tenaga, bobot, elektronik, maupun perubahan desain yang akan dibawa generasi terbaru tersebut.

Justru karena informasi teknisnya masih minim, teaser Kawasaki menjadi semakin menarik. Suara mesin dalam video menjadi petunjuk utama bahwa DNA empat silinder supercharged masih menjadi bagian penting dari identitas Ninja H2.
Pertanyaannya sekarang bukan lagi apakah Kawasaki akan menghadirkan Ninja H2 baru, tetapi seberapa besar perubahan yang akan diberikan Kawasaki pada sang hypersport supercharged tersebut.
Berpotensi Debut di EICMA
Kawasaki memang belum mengumumkan tanggal peluncuran resmi Ninja H2 terbaru. Namun, jika melihat pola peluncuran sebelumnya, November menjadi periode yang cukup masuk akal untuk memperkenalkan model baru tersebut.
Ajang EICMA di Italia juga memiliki nilai historis tersendiri. Ninja H2 pertama kali diperkenalkan kepada publik pada 2014 di pameran otomotif roda dua tersebut.
Jika skenario ini benar, EICMA kembali bisa menjadi panggung lahirnya generasi baru Ninja H2.
Satu hal yang pasti, Kawasaki sudah mulai menyalakan mesin hype. Setelah teaser “Return To Beyond Belief” dirilis, perhatian penggemar motor sport kini tertuju pada satu pertanyaan:
Seperti apa wajah dan performa Ninja H2 generasi berikutnya?
Motor
Wahyu Nugroho Menang Lagi di ARRC 2026, Yamaha Racing Indonesia Back-to-Back Juara
SELANGOR, MALAYSIA – Yamaha Racing Indonesia kembali menunjukkan taringnya di Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026. Pada Race 2 Round 5 kelas SuperSports 600 (SS600) di Sepang International Circuit, Malaysia, Wahyu Nugroho sukses merebut kemenangan sekaligus mencatatkan kemenangan beruntun dalam dua seri terakhir.
Hasil di Sepang menjadi lanjutan dari performa apik Wahyu pada Round 4 di Pertamina Mandalika International Circuit. Di seri sebelumnya, pembalap asal Boyolali, Jawa Tengah, tersebut juga berhasil mengamankan kemenangan pada Race 2 SS600.

Artinya, dalam dua putaran terakhir ARRC 2026, Wahyu berhasil membawa Yamaha Racing Indonesia meraih dua kemenangan secara beruntun di kelas SS600. Konsistensi tersebut menjadi modal penting bagi Wahyu untuk terus menekan persaingan papan atas klasemen.
Bukan hanya Race 2, Wahyu juga tampil solid pada Race 1 SS600 Sepang. Ia berhasil mengamankan posisi ketiga untuk menambah koleksi poinnya. Hingga Round 5, Wahyu berada di posisi keempat klasemen sementara SS600 dengan 137 poin.

Performa Internasional Wahyu Terus Menanjak
Rentetan hasil positif Wahyu tidak hanya terjadi di ARRC. Sepanjang musim 2026, rider Yamaha Racing Indonesia tersebut juga menunjukkan performa kompetitif di sejumlah ajang balap internasional dan nasional.
Di Jepang, Wahyu berhasil finis keenam pada seri ketiga ST600 All Japan Road Race Championship (JRR) 2026 di Motegi. Sementara di Indonesia, ia juga sukses meraih kemenangan seri ketiga kelas National Sport 600 cc pada Kejurnas Mandalika Racing Series.
Kombinasi hasil tersebut menunjukkan kemampuan Wahyu beradaptasi dengan karakter lintasan dan level persaingan yang berbeda. Kini, fokusnya tertuju pada satu target: menutup musim ARRC 2026 dengan kemenangan ketiga secara beruntun.
M Faerozi Bangkit di Race 2 SS600
Kinerja Yamaha Racing Indonesia di SS600 juga diperkuat oleh M Faerozi. Setelah hanya mampu finis di posisi ke-11 pada Race 1, Faerozi memberikan respons positif pada Race 2 dengan mengakhiri balapan di posisi keempat.
Faerozi bahkan sempat terlibat dalam perebutan posisi depan. Ia beberapa kali berada di posisi kedua dan juga sempat memimpin jalannya balapan sebelum persaingan ketat pada lap-lap terakhir membuatnya harus kehilangan peluang podium.
Meski gagal naik podium, hasil tersebut tetap memberikan tambahan poin penting. Faerozi kini berada di posisi kedelapan klasemen sementara SS600 dengan koleksi 72 poin, naik satu posisi dibanding sebelumnya.
Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Wahyu Rusmayadi, menilai kemenangan beruntun tersebut menjadi bukti kemampuan kompetitif para pembalap Yamaha Racing Indonesia dalam menghadapi persaingan ketat di kelas SS600.

“Kemenangan beruntun di kelas SS600 dalam dua seri terakhir memperlihatkan kapabilitas kompetitif para rider menghadapi rival-rival mereka. Di Sepang, Wahyu Nugroho konsisten bertarung di barisan depan sehingga mendukungnya juara,” ujar Wahyu Rusmayadi.
Yamaha Racing Indonesia Juga Kompetitif di AP250
Konsistensi Yamaha Racing Indonesia tidak hanya terlihat di kelas SS600. Pada kategori Asia Production 250 (AP250), Yamaha juga terus menjaga tradisi podium sepanjang lima seri yang telah berlangsung.
Di Sepang, Fadhil Musyavi menjadi salah satu penyumbang hasil terbaik Yamaha dengan mengamankan posisi kedua pada Race 1 dan Race 2. Hasil tersebut menjadi podium ketiganya sepanjang musim 2026 setelah sebelumnya meraih podium ketiga di Mandalika.
Tambahan poin dari Sepang membuat Fadhil berada di posisi keenam klasemen sementara AP250 dengan 86 poin.
Sementara itu, Candra Hermawan juga memperlihatkan peningkatan performa. Setelah finis di posisi ke-10 pada Race 1, Candra mampu bangkit dan mengakhiri Race 2 di posisi kelima.
Candra saat ini mengoleksi 86 poin dan menempati posisi keempat klasemen sementara AP250. Dengan demikian, Yamaha Racing Indonesia tetap memiliki dua pembalap yang berada di papan atas klasemen AP250.
Bidik Kemenangan Ketiga di Buriram
Bagi Wahyu Nugroho, dua kemenangan beruntun di Mandalika dan Sepang menjadi pencapaian penting dalam perjalanan bersama Yamaha Racing Indonesia.
“Dua kemenangan berturut-turut pada seri 4 dan 5 adalah berkah luar biasa. Terima kasih kepada tim yang telah bekerja sama dengan optimal, bersama-sama kami mencapai hasil maksimal yang diinginkan. Selanjutnya, saya bertekad menang lagi pada seri penutup nanti untuk mengakhiri musim ini dengan memorable,” kata Wahyu.
Dengan dua kemenangan beruntun di kantong, tantangan berikutnya sudah menanti. Putaran terakhir ARRC 2026 akan berlangsung di Buriram, Thailand, pada awal Desember.
Jika kembali mampu meraih kemenangan, Wahyu Nugroho berpeluang menutup musim dengan tiga kemenangan beruntun sekaligus mempertegas statusnya sebagai salah satu rider yang paling kompetitif di kelas SS600 ARRC 2026.
Persaingan final musim pun dipastikan menarik. Setelah menaklukkan Mandalika dan Sepang, mampukah Wahyu kembali menguasai Buriram?
Motor
Moto Guzzi 105th Anniversary Edition Resmi Diperkenalkan, Hadir dalam Lima Model
MANDELLO DEL LARIO – Moto Guzzi merayakan perjalanan panjangnya selama 105 tahun dengan memperkenalkan Moto Guzzi 105th Anniversary Edition. Edisi khusus ini hadir sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah merek sepeda motor asal Italia tersebut sekaligus menandai babak baru Moto Guzzi di Mandello del Lario.
Perkenalan edisi spesial ini berlangsung bersamaan dengan pembukaan kompleks baru Moto Guzzi di Mandello del Lario, Italia. Fasilitas tersebut menjadi bagian penting dari transformasi Moto Guzzi karena tidak hanya mencakup area produksi, tetapi juga museum serta ruang untuk berbagai aktivitas dan kunjungan.

Kompleks baru tersebut dirancang oleh arsitek asal Amerika Serikat, Greg Lynn. Konsep arsitektur dan karakter visual fasilitas baru inilah yang kemudian menjadi salah satu inspirasi utama dalam pengembangan desain Moto Guzzi 105th Anniversary Edition.
Desain Eksklusif dengan Sentuhan Arsitektur Mandello
Moto Guzzi memberikan identitas visual yang berbeda pada edisi 105 tahun ini. Warna abu-abu glossy pearlescent menjadi warna utama yang memberikan kesan elegan sekaligus menghadirkan karakter industrial dan metalik.

Kelir tersebut kemudian dipadukan dengan aksen kuning pada sejumlah bagian bodi dan detail motor. Kombinasi abu-abu dan kuning membuat tampilan motor terasa lebih modern tanpa menghilangkan karakter klasik Moto Guzzi.
Salah satu detail paling mencolok terdapat pada tangki bahan bakar. Grafis khusus bertuliskan 105th Anniversary ditempatkan secara vertikal di kedua sisi tangki.

Menariknya, angka 105 mengambil posisi yang biasanya ditempati logo Eagle ikonik Moto Guzzi. Identitas angka tersebut juga diterapkan pada bagian pelek belakang untuk memperkuat karakter edisi perayaan.
Tidak berhenti pada bodi, bagian jok juga mendapatkan sentuhan khusus. Moto Guzzi menghadirkan siluet Moto Guzzi Eagle dengan jahitan berwarna kuning sebagai aksen, sehingga detail edisi terbatas ini terasa hingga ke area yang lebih kecil.
Lima Model Mendapat Sentuhan 105th Anniversary
Moto Guzzi tidak hanya menghadirkan edisi perayaan ini pada satu model. 105th Anniversary Edition akan tersedia pada lima model dengan karakter dan orientasi berkendara yang berbeda.
Kelima model tersebut adalah:
- Moto Guzzi Stelvio
- Moto Guzzi Stelvio PFF Rider Assistance Solution
- Moto Guzzi V100 Mandello
- Moto Guzzi V85 Strada
- Moto Guzzi V7 Stone
Masing-masing model tetap mempertahankan karakter dasarnya, tetapi mendapatkan sejumlah elemen visual khusus yang menjadi identitas 105th Anniversary Edition.
Dengan demikian, edisi ini bukan sekadar perubahan warna, tetapi menjadi paket visual yang dirancang untuk menandai perjalanan panjang Moto Guzzi sekaligus memberikan pembeda dari versi standar.
Mulai Dijual Oktober 2026
Moto Guzzi 105th Anniversary Edition dijadwalkan mulai tersedia pada Oktober 2026 dengan periode penjualan terbatas.
Edisi khusus tersebut akan ditawarkan hingga akhir 2027, sehingga kesempatan untuk mendapatkan salah satu model perayaan 105 tahun Moto Guzzi tidak akan berlangsung tanpa batas.
Bagi para Guzzisti dan kolektor, daya tarik edisi ini bukan hanya terletak pada tampilannya. Kombinasi antara sejarah Moto Guzzi, desain khusus, serta status sebagai edisi perayaan menjadikannya bagian dari perjalanan penting merek tersebut.
Kehadiran 105th Anniversary Edition juga bertepatan dengan momentum transformasi besar Moto Guzzi di Mandello del Lario. Kompleks baru tersebut diproyeksikan menjadi pusat aktivitas industri, museum, budaya, dan pengalaman bagi pengunjung dari berbagai negara.
Melalui 105th Anniversary Edition, Moto Guzzi tidak hanya melihat kembali perjalanan 105 tahun yang telah dilewati, tetapi juga menjadikan warisan tersebut sebagai bagian dari langkah baru merek asal Italia ini.
105 tahun sejarah, satu identitas yang tetap dipertahankan: Moto Guzzi.
Motor
KTM 450 SMR 2027 Makin Agresif, Supermoto dengan DNA Balap yang Kental
KTM kembali memperkuat lini motor kompetisinya melalui KTM 450 SMR 2027. Mengusung konsep Supermoto berorientasi balap, model terbaru ini hadir dengan tampilan yang lebih agresif sekaligus mempertahankan paket performa yang dirancang untuk menghadapi kerasnya lintasan.
KTM 450 SMR 2027 menggabungkan mesin 450 cc, perangkat elektronik pendukung performa, sasis ringan, suspensi WP XACT, hingga sistem pengereman Brembo. Kombinasi tersebut membuat motor ini tidak sekadar mengandalkan tenaga besar, tetapi juga dirancang untuk memberikan kontrol ketika pembalap harus melakukan pengereman keras, perubahan arah cepat, hingga sliding di tikungan.
Selain pembaruan pada motor, KTM juga memberikan dukungan Premium Manufacturer’s Warranty sebagai perlindungan tambahan bagi pemilik.

Mesin SOHC 450 cc dengan Elektronik Pendukung
Jantung pacu KTM 450 SMR 2027 menggunakan mesin SOHC 450 cc yang dirancang dengan pendekatan ringan, kompak, dan responsif.
Karakter mesin tersebut kemudian dipadukan dengan sejumlah perangkat elektronik yang dapat membantu pengendara mengatur karakter motor sesuai kebutuhan lintasan.
Paket tersebut mencakup ride mode, traction control, dan launch control. Kehadiran fitur-fitur tersebut menjadi penting dalam kompetisi karena karakter tenaga dan traksi perlu disesuaikan dengan kondisi lintasan serta gaya berkendara pembalap.
KTM juga membekali motor ini dengan Suter slipper clutch. Komponen tersebut dirancang untuk membantu menjaga kestabilan roda belakang ketika pembalap melakukan deselerasi dan pengereman agresif sebelum masuk tikungan.
Untuk kebutuhan kompetisi, mesin KTM 450 SMR juga memenuhi batas kebisingan FIM sebesar 109 dB.
Sasis Dirancang untuk Perubahan Arah Cepat
Di lintasan Supermoto, motor tidak hanya dituntut memiliki tenaga besar. Kemampuan melakukan perubahan arah secara cepat juga menjadi salah satu faktor penting.

Karena itu, KTM merancang sasis 450 SMR dengan fokus pada bobot, pemusatan massa, dan kontrol.
Ergonomi pengendara dibuat untuk mendukung pergerakan tubuh saat motor diajak bermanuver. Posisi tersebut juga menjadi bagian penting ketika pembalap harus mengontrol roda belakang saat melakukan sliding.
Karakter seperti ini membuat KTM 450 SMR tidak hanya diarahkan untuk melaju cepat, tetapi juga memberikan kontrol ketika motor dipaksa mengubah arah dalam waktu singkat.
Suspensi WP XACT Siap Diajak Bertarung
Salah satu perangkat penting pada KTM 450 SMR 2027 adalah suspensi WP XACT.
Di bagian depan digunakan garpu closed-cartridge berdiameter 48 mm yang dapat disetel sesuai kebutuhan pengendara.
Sementara bagian belakang juga memiliki pengaturan yang memungkinkan karakter suspensi disesuaikan dengan kondisi lintasan dan preferensi pembalap.
Kemampuan melakukan penyetelan menjadi penting pada motor kompetisi karena karakter lintasan Supermoto bisa sangat beragam. Motor harus mampu memberikan feedback yang konsisten ketika digunakan pada permukaan aspal maupun bagian lintasan yang memiliki karakter berbeda.
Rem Brembo untuk Deselerasi Agresif
Memiliki mesin 450 cc berarti sistem pengereman juga harus mampu mengimbangi performa motor.
KTM 450 SMR 2027 menggunakan sistem pengereman Brembo yang dirancang untuk memberikan kemampuan deselerasi kuat ketika motor memasuki zona pengereman.
Dalam balapan Supermoto, pengereman bukan hanya soal memperlambat laju motor. Pembalap harus mampu mengatur titik pengereman secara presisi sebelum mengubah arah dan kembali membuka throttle.
Karena itu, kombinasi antara rem, suspensi, sasis, dan kontrol elektronik menjadi bagian penting dari keseluruhan paket performa.
Tampil Makin Agresif
Secara visual, KTM 450 SMR 2027 tetap membawa bahasa desain khas KTM dengan dominasi warna oranye yang dipadukan aksen hitam.
Beberapa komponen seperti handguard, pelek, silencer, dan jok menggunakan warna hitam sehingga menghasilkan kontras yang membuat tampilannya semakin agresif.
Desainnya juga tetap berorientasi pada kebutuhan motor balap, dengan ergonomi yang mendukung pergerakan pengendara ketika melakukan manuver ekstrem.
Tidak hanya tampilan, KTM juga memperhatikan aspek perawatan. Area airbox dirancang agar mudah diakses sehingga pemeriksaan dan servis dapat dilakukan lebih praktis.
Punya DNA Kompetisi Internasional
KTM 450 SMR bukan motor yang lahir tanpa pengalaman di lintasan.
Model ini memiliki rekam jejak kompetisi di ajang Supermoto internasional. KTM 450 SMR berhasil membawa Lukas Höllbacher meraih gelar FIM Supermoto World Championship 2025 di kelas S1GP.
Pengalaman tersebut menjadi bagian dari DNA pengembangan motor yang memang dirancang untuk kebutuhan kompetisi.
KTM juga menyediakan lini PowerParts bagi konsumen yang ingin meningkatkan personalisasi maupun menyesuaikan motor dengan kebutuhan balap.
Dapat Premium Manufacturer’s Warranty
Selain perubahan tampilan dan paket teknis, KTM 450 SMR 2027 juga mendapatkan Premium Manufacturer’s Warranty.
Program tersebut memberikan perlindungan tambahan tanpa biaya ekstra bagi pemilik, menjadi nilai tambah di luar kemampuan motor sebagai kendaraan kompetisi.
Dengan kombinasi mesin SOHC 450 cc, elektronik performa, sasis berorientasi balap, suspensi WP XACT, dan pengereman Brembo, KTM 450 SMR 2027 tetap mempertahankan satu tujuan utama: memberikan performa maksimal di lintasan Supermoto.
Buat penggemar Supermoto, motor ini menawarkan paket yang tidak hanya agresif dari sisi desain, tetapi juga serius dari sisi engineering dan karakter balap.
-
Motor Balap2 years agoWawan Wello Resmi Comeback! Siap Tarung di LFN HP969 & Yamaha Cup Race! 🔥
-
Motor3 years ago
Polytron Memperkenalkan 11 Fitur Baru pada Motor Listrik Fox-R
-
Mobil2 years agoPORSCHE RWB GARAPAN AKIRA NAKAI: MODIFIKASI YANG MENJADI INVESTASI SENI MEWAH
-
Motor1 year agoHonda Wave 125 Terbaru Resmi Meluncur di Thailand: Bebek Legendaris, Iritnya Bikin Dompet Senyum Lebar .
-
Motor2 years agoSuzuki DR-Z4 Series 2025: Andalan Baru di Segmen Motor Trail & Supermoto!
-
Motor2 years ago“Yamaha Luncurkan Motor Turing Ganteng di Indonesia! Ini Dia Harganya yang Bikin Melongo!”
-
Mobil2 years agoJetour T2 Siap Tantang Chery J6 di Pasar SUV Off-road!
-
Event3 years ago
Kia EV9 GT-Line Unjuk Gigi di GIIAS Bandung, Harganya Dekati Rp 2 Miliar OTR
