Mobil
Hyundai Siapkan Mobil Baru untuk GIIAS 2026, Bakal Ada Kejutan di Segmen Hybrid atau Listrik?
Pabrikan otomotif asal Korea Selatan, Hyundai Motor Company, melalui perwakilannya di Indonesia, Hyundai Motors Indonesia, dikabarkan tengah menyiapkan sejumlah model kendaraan baru yang berpotensi meluncur pada ajang otomotif terbesar di Tanah Air, yaitu Gaikindo Indonesia International Auto Show 2026 atau GIIAS 2026.
Langkah ini menunjukkan strategi agresif Hyundai untuk memperkuat posisinya di pasar otomotif Indonesia yang semakin kompetitif, khususnya di segmen kendaraan ramah lingkungan seperti hybrid dan listrik.
Meski belum mengungkap detail model yang akan diluncurkan, manajemen Hyundai memastikan bahwa kejutan besar akan hadir dalam pameran otomotif tahunan tersebut.
Hyundai Siapkan 3–4 Model Baru untuk Pasar Indonesia
Chief Operating Officer Fransiscus Soerjopranoto menyatakan bahwa pihaknya saat ini tengah melakukan studi pasar untuk menentukan model kendaraan yang paling sesuai dengan kebutuhan konsumen Indonesia.
Dalam pernyataannya, Hyundai diketahui sedang menyiapkan:
3 hingga 4 model kendaraan baru

Model tersebut masih dalam tahap evaluasi, namun dipastikan akan mencakup berbagai jenis teknologi kendaraan, mulai dari mesin konvensional hingga elektrifikasi.
Kategori kendaraan yang sedang dikaji meliputi:
- ICE (Internal Combustion Engine)
- Hybrid
- BEV (Battery Electric Vehicle)
Strategi ini menunjukkan bahwa Hyundai ingin menjaga keseimbangan portofolio produk, sekaligus menyesuaikan tren pasar otomotif nasional yang mulai beralih ke kendaraan elektrifikasi.
GIIAS 2026 Jadi Panggung Peluncuran Produk Baru
Ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show 2026 dipastikan menjadi momentum penting bagi Hyundai untuk memperkenalkan inovasi terbaru mereka.
Selama beberapa tahun terakhir, Hyundai memang dikenal sering menggunakan GIIAS sebagai panggung peluncuran produk strategis, baik kendaraan listrik maupun model terbaru di segmen SUV dan MPV.
Potensi kejutan yang mungkin hadir:
- SUV hybrid baru
- Mobil listrik generasi terbaru
- Facelift model populer
- Model global yang masuk Indonesia
Meski masih dirahasiakan, langkah ini menunjukkan keseriusan Hyundai dalam mempertahankan momentum pertumbuhan di pasar nasional.
Market Share Hyundai Naik Signifikan di Awal 2026
Selain rencana peluncuran produk baru, performa penjualan Hyundai di Indonesia juga menunjukkan tren positif.
Menurut President Director Kenny Lee, pangsa pasar Hyundai mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa bulan terakhir.
Data terbaru menunjukkan:
Market share Hyundai:
Desember 2025
1,4%
Maret 2026
2,8%
Artinya, pangsa pasar Hyundai:
Naik dua kali lipat
Peningkatan ini menjadi indikator bahwa strategi produk dan layanan Hyundai mulai diterima oleh konsumen Indonesia.
Mobil
Altaf Ridwan Curi Perhatian di FIA Karting Academy Trophy Belgia 2026, Tunjukkan Mental Petarung di Genk
Talenta muda motorsport Indonesia kembali menunjukkan potensinya di panggung internasional. Pembalap karting Indonesia Altaf Ridwan sukses mencuri perhatian pada ajang FIA Karting Academy Trophy Round 1 2026 yang digelar di Karting Genk: The Home of Champions, Belgia, pada 21–24 Mei 2026.
Meski menghadapi tantangan berat sejak awal akhir pekan, pembalap berusia 16 tahun tersebut tampil impresif dengan semangat juang tinggi hingga berhasil menembus babak final dalam salah satu kejuaraan karting paling kompetitif di dunia.

Altaf tampil sebagai satu-satunya wakil Indonesia di kelas Academy Junior, bersaing melawan 54 pembalap dari berbagai negara dengan format balapan one-make yang terkenal sangat ketat dan kompetitif.
Bangkit dari Kendala Teknis, Altaf Tampil Agresif di Heat Race
Perjuangan Altaf di Genk tidak dimulai dengan mudah.
Pada sesi Qualifying Time Trial (QTT), Altaf hanya mampu menempati posisi ke-46. Hasil tersebut dipengaruhi kondisi sasis gokart yang mengalami kerusakan setelah insiden tabrakan sebelumnya.
Namun justru dari situ Altaf menunjukkan kualitas sesungguhnya.

Pada Heat 1 Grup B-C, Altaf memulai balapan dari posisi ke-23 dan tampil agresif dengan menyalip 11 pembalap untuk finis di posisi ke-12. Catatan lap terbaiknya menyentuh 54,6 detik, sekaligus membuatnya meraih penghargaan Most Movers berkat peningkatan posisi terbanyak.
Momentum positif berlanjut di Heat 2 Grup A-B. Start dari grid ke-24, Altaf kembali tampil menyerang dan berhasil finis di posisi ke-13 setelah menyalip 10 rival.
Kemudian pada Heat 3 Grup B-D, Altaf kembali melanjutkan performa konsisten dengan start dari P23 dan finis di urutan ke-14 setelah melewati sembilan pembalap.
Kombinasi performa tersebut membawanya naik ke peringkat 26 overall, cukup untuk mengamankan tiket ke babak final bersama 36 pembalap terbaik.
Tembus Final dan Tunjukkan Mentalitas Positif
Pada balapan final, Altaf kembali tampil kompetitif dan sempat menembus posisi ke-19.
Sayangnya perjuangannya harus terhenti lebih cepat usai terlibat insiden dengan pembalap asal Kenya Bwana Gessese ketika balapan masih menyisakan 17 lap. Race Direction kemudian menjatuhkan sanksi diskualifikasi kepada pembalap yang dinilai menjadi penyebab insiden tersebut.
Meski gagal finis di final, Altaf tetap menunjukkan mentalitas yang sangat positif.
Pembalap muda Indonesia itu mengaku menikmati seluruh proses perjuangan selama balapan, terutama saat harus bertarung dari posisi belakang dan melakukan banyak overtake.
“Saya senang berada di posisi belakang karena di setiap heat bisa overtake. Ini pengalaman yang menyenangkan dan saya selalu positif melihat segala kejadian dan masalah,” ujar Altaf Ridwan.
Penampilan Altaf di Belgia menjadi sinyal positif bagi masa depan motorsport Indonesia di level internasional.
Terlebih di FIA Karting Academy Trophy, seluruh peserta menggunakan spesifikasi mesin dan chassis identik, sehingga hasil balapan benar-benar ditentukan kemampuan pembalap, racecraft, konsistensi, dan mental saat bertarung wheel to wheel.
Dengan kemampuan menyalip puluhan lawan dan keberhasilan menembus babak final, Altaf Ridwan sekali lagi membuktikan bahwa talenta muda Indonesia punya kapasitas untuk bersaing di level dunia.
Electric Vehicle
Honda Resmi Jual Super-ONE, Mobil Listrik Mungil dengan Tenaga 93 dk Dibanderol Rp 380 Jutaan
Honda resmi memasarkan mobil listrik mungil terbarunya bernama Honda Super-ONE di pasar Jepang. Hadir di segmen kendaraan listrik kompak, Super-ONE membawa konsep berbeda dari city EV pada umumnya dengan menggabungkan efisiensi, teknologi modern, dan sensasi berkendara yang dibuat lebih fun.
Honda mengembangkan Super-ONE menggunakan basis platform N-Series khas Jepang, namun dengan revisi besar di sektor sasis. Dimensinya dibuat lebih lebar dengan posisi bodi lebih rendah untuk meningkatkan kestabilan saat bermanuver maupun melaju di kecepatan tinggi.

Secara tampilan, Honda Super-ONE tampil agresif layaknya hot hatch modern. Fender berukuran besar, bodi yang lebar, serta desain aerodinamis menjadi identitas utamanya. Karakternya terlihat sporty namun tetap mempertahankan bentuk kompak khas mobil perkotaan.
Untuk performa, Super-ONE dibekali motor listrik bertenaga 63 dk atau setara 47 kW dengan baterai berkapasitas 29,6 kWh. Menariknya, Honda menyediakan lima pilihan mode berkendara yakni Econ, City, Normal, Sport, dan Boost. Saat mode Boost diaktifkan, tenaga mobil meningkat hingga 93 dk atau sekitar 70 kW.
Salah satu fitur paling unik pada Super-ONE adalah hadirnya simulasi transmisi tujuh percepatan lengkap dengan paddle shift di balik setir. Honda juga menambahkan Active Sound Control, sistem suara virtual yang meniru karakter mesin bensin konvensional agar sensasi berkendaranya terasa lebih emosional meski berbasis tenaga listrik.
Masuk ke interior, nuansa sporty tetap terasa lewat penggunaan jok model bucket seat dengan desain khusus. Dashboard sudah dibekali layar infotainment 9 inci dengan sistem Google built-in. Honda juga menyematkan sistem audio premium Bose dengan delapan speaker plus subwoofer 13,1 liter di bagasi.

Dari sisi daya jelajah, Honda Super-ONE diklaim mampu menempuh hingga 274 km dalam sekali pengisian penuh berdasarkan standar WLTP. Untuk pengisian baterai, teknologi fast charging memungkinkan daya dari 10 persen ke 80 persen hanya dalam waktu sekitar 30 menit.
Mobil ini juga mendukung fitur one-pedal driving pada mode City, di mana pengemudi cukup melepas pedal akselerator untuk memperlambat kendaraan hingga berhenti total tanpa perlu sering menginjak rem.
Untuk pasar Jepang, Honda Super-ONE dibanderol mulai 3.390.200 yen, atau setara sekitar Rp 382 jutaan. Dengan desain kompak, fitur lengkap, serta sensasi berkendara yang dibuat menyerupai mobil bensin, Super-ONE menjadi salah satu mobil listrik mungil paling menarik yang hadir tahun ini.
Mobil
Toyota Pamer Land Hopper, Motor Listrik Roda Tiga Bergaya Land Cruiser yang Bisa Dilipat
Toyota kembali menunjukkan keseriusannya dalam mengembangkan mobilitas masa depan lewat sebuah konsep kendaraan unik bernama Toyota Land Hopper. Tampil dengan format motor listrik roda tiga, Land Hopper hadir membawa karakter petualang khas Land Cruiser dalam ukuran yang jauh lebih ringkas dan futuristis.
Meski secara bentuk jauh dari sosok SUV gagah seperti Toyota Land Cruiser, DNA adventure khas Toyota tetap terasa kuat pada kendaraan konsep ini. Land Hopper dirancang sebagai kendaraan listrik untuk mobilitas jarak pendek atau last mile mobility, cocok digunakan di kawasan perkotaan, area wisata, hingga jalur sempit yang sulit diakses kendaraan berukuran besar.

Secara desain, Land Hopper tampil seperti perpaduan skuter listrik, trike modern, dan kendaraan urban masa depan. Toyota membekalinya dengan dua roda depan yang menggunakan sistem leaning mechanism, memungkinkan bagian depan bergerak mengikuti arah tikungan dan kontur jalan. Teknologi ini diklaim memberi stabilitas lebih baik dibanding motor roda dua konvensional, sekaligus menghadirkan sensasi berkendara yang lebih natural dan menyenangkan.
Yang paling menarik, Land Hopper punya konsep bodi lipat. Saat tidak digunakan, kendaraan ini bisa dilipat menjadi lebih ringkas dan cukup masuk ke bagasi mobil. Dengan konsep tersebut, pengguna bisa membawa Land Hopper saat bepergian, lalu menurunkannya untuk menjelajah area sekitar dengan lebih praktis.
Toyota menyebut Land Hopper juga dirancang sebagai solusi mobilitas inklusif untuk berbagai kalangan, termasuk pengguna lanjut usia atau mereka yang sudah tidak aktif mengemudi mobil. Di Jepang, kendaraan seperti ini bahkan berpotensi masuk kategori kendaraan listrik ringan yang bisa digunakan tanpa SIM mobil konvensional oleh pengguna usia tertentu.
Dari sisi dimensi, Land Hopper punya ukuran yang sangat kompak dengan panjang 1.355 mm, lebar 600 mm, dan tinggi 930 mm. Ukurannya lebih kecil dibanding sepeda motor pada umumnya, dengan jok rendah yang memudahkan akses saat naik maupun berhenti.

Meski masih berstatus kendaraan konsep, kehadiran Land Hopper menjadi sinyal kuat bahwa Toyota tidak hanya fokus pada mobil listrik berukuran besar, tetapi juga mulai serius bermain di segmen kendaraan listrik mikro. Jika benar diproduksi massal, Land Hopper bisa menjadi solusi mobilitas urban masa depan yang praktis, fleksibel, dan tetap punya sentuhan adventure khas Toyota
-
Motor Balap1 year agoWawan Wello Resmi Comeback! Siap Tarung di LFN HP969 & Yamaha Cup Race! 🔥
-
Motor3 years ago
Polytron Memperkenalkan 11 Fitur Baru pada Motor Listrik Fox-R
-
Mobil2 years agoPORSCHE RWB GARAPAN AKIRA NAKAI: MODIFIKASI YANG MENJADI INVESTASI SENI MEWAH
-
Motor1 year agoSuzuki DR-Z4 Series 2025: Andalan Baru di Segmen Motor Trail & Supermoto!
-
Motor10 months agoHonda Wave 125 Terbaru Resmi Meluncur di Thailand: Bebek Legendaris, Iritnya Bikin Dompet Senyum Lebar .
-
Motor2 years ago“Yamaha Luncurkan Motor Turing Ganteng di Indonesia! Ini Dia Harganya yang Bikin Melongo!”
-
Mobil2 years agoJetour T2 Siap Tantang Chery J6 di Pasar SUV Off-road!
-
Event3 years ago
Kia EV9 GT-Line Unjuk Gigi di GIIAS Bandung, Harganya Dekati Rp 2 Miliar OTR
