Connect with us

Motor

Bimota KB998 Rimini Elite, Superbike Spek WorldSBK Produksi Hanya 5 Unit di Dunia

Published

on

Pabrikan motor eksotis asal Italia, Bimota, kembali menunjukkan taringnya lewat peluncuran Bimota KB998 Rimini Elite, sebuah superbike edisi ultra-terbatas yang dikembangkan langsung dengan standar balap Superbike World Championship atau WorldSBK.

Motor performa tinggi ini dikembangkan bersama Provec Racing, tim yang berada di balik proyek Bimota by Kawasaki Racing Team di ajang WorldSBK. Hasilnya adalah motor dengan spesifikasi mendekati motor balap profesional, namun tetap legal untuk dimiliki kolektor dan penggemar motorsport.

Yang membuatnya semakin eksklusif, KB998 Rimini Elite hanya diproduksi sebanyak lima unit di seluruh dunia, menjadikannya salah satu superbike paling langka yang pernah dibuat oleh Bimota.


Tenaga 212 HP, Lebih Buas dari Versi Standar

Performa menjadi fokus utama pada Bimota KB998 Rimini Elite. Mesin yang digunakan mampu menghasilkan tenaga hingga:

212 bhp

Angka ini meningkat sekitar:

+15 hp
atau sekitar
+7,5 persen

dibanding versi standar KB998 Rimini.

Peningkatan performa tersebut membuat motor ini semakin siap digunakan untuk:

  • Track day profesional
  • Balap kompetitif
  • Koleksi superbike eksklusif
  • Pengalaman berkendara level WorldSBK

Bobot Dipangkas, Rasio Power-to-Weight Semakin Agresif

Selain peningkatan tenaga, tim pengembang juga melakukan diet ekstrem pada sektor bobot.

Pengurangan bobot:

16,7 kg

Bobot kosong sekarang:

176 kg

Kombinasi tenaga besar dan bobot ringan ini menghasilkan rasio tenaga terhadap bobot yang jauh lebih agresif, faktor penting untuk:

  • Akselerasi cepat
  • Handling presisi
  • Stabilitas di kecepatan tinggi
  • Performa maksimal di lintasan

Komponen Premium Kelas Balap

Sebagai superbike spesial, hampir seluruh komponen pada Bimota KB998 Rimini Elite berasal dari brand kelas dunia.

Komponen utama:

Sistem pengereman:
Brembo

Suspensi:
Showa

Knalpot:
Akrapovič

Ban:
Pirelli

Kombinasi ini memastikan performa motor tetap stabil dalam kondisi balap ekstrem.


Elektronik Canggih dengan Telemetri Balap

Di sektor elektronik, Bimota menggandeng Mectronik untuk menghadirkan sistem telemetri balap 2D yang telah dioptimalkan khusus untuk lintasan.

Fitur elektronik:

  • Engine mapping pilihan
  • Traction control
  • Engine brake control
  • Data telemetry balap
  • Pengaturan performa detail

Teknologi ini memungkinkan rider menyesuaikan karakter motor sesuai kondisi lintasan dan gaya berkendara.


Diuji Langsung Rider WorldSBK

Sebelum dipasarkan, superbike ini telah melalui pengujian langsung oleh rider profesional, termasuk:

  • Xavi Forés (test rider)
  • Alex Lowes
  • Axel Bassani

Motor ini juga sempat tampil di ajang balap nasional Spanyol, yaitu:

Spanish Superbike Championship ESBK 2025

Dalam debutnya, mantan pembalap MotoGP:

Tito Rabat

berhasil membawa motor ini finis di posisi podium, membuktikan bahwa performanya bukan sekadar angka di atas kertas.


Harga Rp1,9 Miliar dan Pengalaman Balap Eksklusif

Untuk memilikinya, calon pembeli harus menyiapkan dana besar.

Harga resmi:

99.800 Euro
sekitar
Rp1,9 miliar
(belum termasuk pajak)

Namun menariknya, pembeli tidak hanya mendapatkan motor, tetapi juga pengalaman balap eksklusif bersama tim profesional.

Benefit untuk pemilik:

  • Track experience bersama rider WorldSBK
  • Setup motor langsung dari tim balap
  • Dukungan teknis profesional
  • Layanan VIP di event WorldSBK

Hal ini menjadikan Bimota KB998 Rimini Elite bukan sekadar motor, tetapi sebuah paket pengalaman motorsport premium.

Motor

Harley-Davidson Rilis Lini Model 2026 di Indonesia, Touring Premium dan Cruiser Baru Mulai Rp 602 Juta

Published

on

By

Pabrikan motor legendaris asal Amerika Serikat, Harley-Davidson, resmi meluncurkan lini sepeda motor model tahun 2026 di Indonesia. Peluncuran ini dilakukan oleh PT JLM Auto Indonesia sebagai importir dan distributor resmi, sekaligus menegaskan komitmen mereka untuk menghadirkan model global terbaru yang sesuai dengan kebutuhan pasar domestik.

Deretan model terbaru ini menghadirkan kombinasi motor baru dan model penyempurnaan yang telah mendapatkan peningkatan signifikan, mulai dari performa mesin, fitur teknologi, hingga desain yang kini tampil lebih modern dan premium. Kehadiran lini model 2026 juga menandai langkah penting Harley-Davidson dalam memperkuat eksistensinya di segmen motor besar di Indonesia, khususnya untuk pengendara yang mengutamakan kenyamanan touring dan karakter khas cruiser Amerika.


Street Glide Limited dan Road Glide Limited Jadi Sorotan Utama

Sorotan utama dalam peluncuran kali ini adalah hadirnya dua model flagship di kategori Grand American Touring, yakni:

  • Harley-Davidson Street Glide Limited
  • Harley-Davidson Road Glide Limited

Kedua motor ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman berkendara jarak jauh dengan tingkat kenyamanan tinggi, performa stabil, serta fitur hiburan modern.

Menariknya, Road Glide Limited melakukan debut perdananya di Indonesia, sementara Street Glide Limited hadir dengan identitas baru yang lebih modern dan sporty setelah sebelumnya dikenal sebagai Ultra Limited.


Mesin Milwaukee-Eight VVT 117, Tenaga Lebih Responsif untuk Touring

Kedua model touring premium tersebut dibekali mesin:

Milwaukee-Eight VVT 117

Keunggulan mesin ini:

  • Tenaga lebih besar
  • Torsi lebih kuat
  • Respons akselerasi lebih halus
  • Efisiensi bahan bakar lebih baik

Mesin ini juga dilengkapi teknologi Variable Valve Timing (VVT) yang membantu meningkatkan performa di berbagai kondisi berkendara, terutama saat touring jarak jauh atau membawa beban berat.


Fitur Modern: Skyline OS, Audio Premium, dan Navigasi Terintegrasi

Untuk meningkatkan kenyamanan pengendara, Harley-Davidson menyematkan berbagai fitur teknologi terbaru pada lini model 2026.

Fitur utama:

  • Sistem operasi Skyline OS
  • Layar sentuh full color
  • Navigasi terintegrasi
  • Audio premium Harley-Davidson Audio powered by Rockford Fosgate
  • Desain ulang Grand Tour-Pak
  • Rider Safety Enhancements

Kombinasi fitur ini membuat motor touring Harley semakin nyaman digunakan untuk perjalanan jarak jauh.


Segmen Cruiser hingga Adventure Touring Ikut Diperbarui

Selain model touring, lini model 2026 juga mencakup berbagai segmen lain yang populer di kalangan penggemar motor besar.

Segmen Cruiser

Beberapa model yang hadir:

  • Harley-Davidson Low Rider ST
  • Harley-Davidson Fat Boy

Seluruh model cruiser ini menggunakan mesin:

Milwaukee-Eight 117

dengan tiga karakter penyetelan berbeda melalui:

  • Intake
  • Exhaust
  • Profil cam
  • Riding mode

Segmen Sport

Di kategori sport performance, hadir:

Harley-Davidson Sportster S

Motor ini mengandalkan mesin:

Revolution Max

yang terkenal dengan performa tinggi dan teknologi modern, serta kini hadir dengan desain penutup mesin baru untuk tampilan lebih agresif.


Segmen Adventure Touring

Untuk penggemar perjalanan jarak jauh dan petualangan, hadir:

Harley-Davidson Pan America 1250 ST

Fitur utama:

  • Suspensi premium
  • Sistem pengereman performa tinggi
  • Roda 17 inci
  • Quick shifter
  • Handling fokus jalan aspal

Motor ini dirancang untuk memberikan performa optimal di jalan raya sekaligus kenyamanan saat touring.


Harga Mulai Rp 602 Juta, Targetkan Segmen Premium

Untuk pasar Indonesia, lini model Harley-Davidson model tahun 2026 dibanderol dengan harga mulai dari:

Rp 602 juta

Harga tersebut menempatkan motor Harley-Davidson tetap berada di segmen premium, dengan target konsumen yang menginginkan:

  • Motor besar berkarakter kuat
  • Kenyamanan touring
  • Teknologi modern
  • Prestige brand
Continue Reading

Motor

QJMotor COV 125 S dan COV 125 X Resmi Hadir, Motor Trail dan Supermoto 125cc Ramah Pemula

Published

on

By

Pabrikan asal Tiongkok, QJMotor, resmi memperkenalkan dua motor terbaru di segmen entry-level, yakni QJMotor COV 125 X dan QJMotor COV 125 S. Kedua model ini dirancang khusus untuk pengendara pemula di kelas lisensi A1, dengan fokus pada performa yang mudah dikendalikan namun tetap menawarkan pengalaman berkendara yang menyenangkan.

Menariknya, meski berada di kelas 125cc, QJMotor mengusung konsep yang cukup ambisius dengan menghadirkan fitur dan komponen yang biasanya ditemukan pada motor kelas lebih tinggi. Hal ini membuat COV 125 S dan COV 125 X berpotensi menjadi pilihan menarik bagi rider pemula yang ingin mencoba sensasi berkendara di jalur off-road maupun jalan raya.


Dua Karakter Berbeda: Enduro dan Supermoto

Secara konsep, QJMotor COV 125 X dan QJMotor COV 125 S hadir dengan karakter yang sangat berbeda meski berbagi platform mesin yang sama.

Perbedaan utama:

COV 125 X (Enduro)

  • Fokus penggunaan off-road
  • Ground clearance tinggi
  • Suspensi lebih siap medan berat
  • Ban dual-purpose

COV 125 S (Supermoto)

  • Fokus penggunaan jalan aspal
  • Handling lebih presisi
  • Posisi berkendara lebih rendah
  • Ban on-road

Perbedaan ini membuat kedua model memiliki segmentasi pengguna yang jelas, baik untuk penggemar trail ringan maupun rider harian di perkotaan.


Mesin 125cc DOHC, Tenaga Maksimal Sesuai Regulasi Pemula

Di sektor dapur pacu, kedua motor ini dibekali mesin:

125cc
4 katup
pendingin cairan

Tenaga maksimum:

11 kW
sekitar 14,7 hp

Output tersebut memang mengikuti regulasi untuk pengendara pemula di banyak negara, namun tetap cukup untuk:

  • Mobilitas harian
  • Touring jarak dekat
  • Latihan off-road ringan
  • Penggunaan pemula

Karakter mesin ini dirancang agar responsif namun tetap mudah dikendalikan.


Suspensi USD 43 mm dan Rem ABS Bosch, Fitur Kelas Atas

Salah satu nilai jual utama dari QJMotor COV 125 X dan QJMotor COV 125 S adalah penggunaan komponen yang tergolong premium di kelas 125cc.

Fitur utama:

Suspensi depan:
USD 43 mm

Rem depan:
Cakram 320 mm

Rem belakang:
Cakram 220 mm

Sistem keselamatan:
ABS dual-channel dari Bosch

Kombinasi ini memberikan:

  • Pengereman lebih stabil
  • Kontrol lebih aman
  • Rasa berkendara lebih percaya diri
  • Standar keselamatan lebih tinggi

Perbedaan Dimensi dan Roda Jadi Pembeda Utama

Perbedaan paling signifikan antara kedua model ini terlihat pada sektor roda dan ergonomi.

QJMotor COV 125 X

Velg depan:
21 inci

Velg belakang:
18 inci

Ground clearance:
310 mm

Tinggi jok:
920 mm

Karakter:
Lebih cocok untuk jalur tanah dan medan berat


QJMotor COV 125 S

Velg depan dan belakang:
17 inci

Tinggi jok:
860 mm

Karakter:
Lebih stabil dan nyaman di jalan aspal


Fitur Modern: LCD, Full LED, dan Setang Fat Bar

Meski masuk kategori motor pemula, fitur yang ditawarkan cukup lengkap.

Fitur tambahan:

  • Panel instrumen LCD
  • Lampu full LED
  • Setang Fat Bar dari Renthal
  • Hand guard terintegrasi

Hal ini membuat motor terlihat lebih modern dan siap digunakan untuk berbagai kebutuhan berkendara.


Harga Kompetitif di Segmen Entry-Level

Untuk pasar global, QJMotor memasarkan kedua model ini dengan harga yang cukup kompetitif.

Perkiraan harga:

COV 125 S
sekitar £2.799
sekitar Rp64 jutaan

COV 125 X
sekitar £2.999
sekitar Rp69 jutaan

Dengan spesifikasi tersebut, kedua motor ini berpotensi menjadi pilihan menarik bagi rider pemula yang menginginkan motor trail atau supermoto dengan fitur modern dan harga terjangkau.

Continue Reading

WSBK

Race 2 WorldSBK Belanda 2026: Nicolo Bulega Samai Rekor Toprak Razgatlioglu, Ducati Dominasi Assen

Published

on

By

Pembalap Italia Nicolo Bulega kembali mencatatkan sejarah di ajang Superbike World Championship setelah meraih kemenangan pada Race 2 seri Belanda 2026 yang digelar di sirkuit legendaris TT Circuit Assen.

Kemenangan ini terasa spesial karena membuat Bulega sukses menyamai rekor kemenangan beruntun milik Toprak Razgatlioglu, yakni 13 kemenangan berturut-turut di WorldSBK. Catatan impresif tersebut menunjukkan dominasi luar biasa dari rider tim Aruba.it Racing – Ducati sepanjang awal musim 2026.

Dengan performa yang konsisten dan minim kesalahan, Bulega kini semakin kokoh di puncak klasemen sementara WorldSBK 2026 dan mulai disebut sebagai kandidat terkuat peraih gelar juara dunia musim ini.


Balapan Ketat Sejak Start, Bulega Harus Berjuang Rebut Posisi

Meski memulai balapan dari pole position dan langsung meraih holeshot di Tikungan 1, kemenangan Nicolo Bulega tidak diraih dengan mudah. Persaingan sengit langsung terjadi sejak lap awal.

Posisinya sempat direbut oleh:

  • Sam Lowes
  • Iker Lecuona

Pada lap kedua, Sam Lowes bahkan sempat memimpin jalannya balapan dan mempertahankan posisi terdepan dari tekanan Lecuona. Namun pada awal lap ketiga, Lecuona berhasil mengambil alih posisi pertama.

Tidak butuh waktu lama bagi Bulega untuk merespons. Ia melakukan manuver agresif dengan menyalip Lowes di Tikungan 4, lalu mengambil kembali posisi terdepan dari Lecuona di akhir lap ketiga.

Sejak momen tersebut, ritme balapan berubah drastis.


Dominasi Ducati, Enam Besar Dikuasai Panigale V4 R

Setelah kembali memimpin, Nicolo Bulega mulai memperlebar jarak secara konsisten. Memasuki lap kesembilan, keunggulannya sudah lebih dari satu detik.

Saat bendera finis dikibarkan, ia unggul hingga:

2,7 detik

Podium Race 2 sepenuhnya dikuasai motor Ducati Panigale V4 R, menunjukkan dominasi teknis dan performa pabrikan Italia tersebut di lintasan Assen.

Urutan teratas:

  1. Nicolo Bulega
  2. Iker Lecuona
  3. Sam Lowes

Dominasi Ducati semakin terlihat karena:

6 posisi teratas semuanya menggunakan Ducati

Sementara pembalap non-Ducati terbaik adalah:

  • Xavi Vierge — posisi 7 (Yamaha)
  • Danilo Petrucci — posisi 9 (BMW)
  • Jonathan Rea — posisi 19 (Honda)

Bulega Makin Kokoh di Puncak Klasemen

Kemenangan di Assen membuat Nicolo Bulega memperlebar jarak di klasemen sementara WorldSBK 2026.

Keunggulan poin saat ini:

69 poin

Setelah tiga putaran awal musim, performa konsisten dan kemenangan beruntun membuatnya menjadi:

Favorit kuat juara dunia WorldSBK 2026

Jika tren kemenangan ini berlanjut, bukan tidak mungkin Bulega akan memecahkan rekor baru dalam sejarah WorldSBK.

Continue Reading

Trending