Moto GP
Hasil Practice MotoGP Ceko 2026: Ai Ogura Antar Aprilia Kuasai Brno, Marc Marquez Alami Hari Sulit
Sesi Practice MotoGP Republik Ceko 2026 di Automotodrom Brno menghadirkan kejutan besar. Rookie Trackhouse Racing, Ai Ogura, sukses mencatatkan waktu tercepat sekaligus membawa Aprilia mendominasi posisi terdepan menjelang sesi kualifikasi dan Sprint Race.
Ogura tampil konsisten sepanjang sesi dengan torehan waktu 1 menit 51,735 detik, unggul tipis 0,091 detik atas rekan sesama Aprilia, Marco Bezzecchi. Dominasi posisi satu dan dua tersebut menjadi sinyal kuat bahwa paket RS-GP26 semakin kompetitif di lintasan Brno yang terkenal cepat dan teknikal.
Aprilia Tampil Perkasa, Ducati Masih Mengancam
Kecepatan Aprilia memang menjadi sorotan utama sepanjang Practice. Selain Ogura dan Bezzecchi, Raul Fernandez juga tampil impresif dengan menembus posisi sepuluh besar sekaligus memastikan tiga motor Aprilia lolos langsung ke sesi Qualifying 2 (Q2).
Di kubu Ducati, Fabio Di Giannantonio menjadi pembalap tercepat dengan menempati posisi ketiga. Sementara duet Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia dan Marc Marquez, harus puas berada di posisi keempat dan kelima.
Meski belum menjadi yang tercepat, performa Ducati tetap menunjukkan konsistensi sebagai salah satu kandidat kuat perebutan kemenangan akhir pekan ini.

Marc Marquez Alami Dua Kali Crash
Sesi latihan kali ini menjadi salah satu Practice paling berat bagi Marc Marquez.
Juara bertahan MotoGP tersebut kembali mengalami kecelakaan setelah sebelumnya juga terjatuh pada sesi Free Practice pagi hari. Insiden kedua terjadi ketika Marquez sedang berusaha meningkatkan catatan waktunya.
Beruntung motor Ducati GP26 miliknya masih dapat dihidupkan kembali sehingga ia mampu kembali ke pit, melakukan perbaikan, lalu melanjutkan sesi.
Meski sempat kehilangan banyak waktu akibat crash, Marquez berhasil memperbaiki lap time dan mengakhiri Practice di posisi kelima sehingga tetap mengamankan tiket langsung menuju Q2.
Honda Mulai Bangkit, Jorge Martin Gagal ke Q2

Performa positif juga ditunjukkan kubu Honda.
Joan Mir tampil kompetitif meski sempat mengalami kecelakaan pada penghujung sesi. Bersama rookie Diogo Moreira, keduanya berhasil memastikan tempat di sesi Q2.
Sebaliknya, Jorge Martin harus menerima hasil kurang memuaskan. Rider Aprilia tersebut gagal masuk sepuluh besar sehingga wajib menjalani Qualifying 1 (Q1) untuk memperebutkan tiket menuju Q2.
Sementara itu, Alex Marquez akhirnya kembali tampil setelah pulih dari cedera yang dialaminya di Catalunya. Pembalap Gresini Racing tersebut menyelesaikan Practice di posisi ke-15 dan masih harus memulai perjuangannya dari sesi Q1.
Hasil 10 Besar Practice MotoGP Ceko 2026
- Ai Ogura (Trackhouse Aprilia) – 1:51.735
- Marco Bezzecchi (Aprilia Racing) +0.091
- Fabio Di Giannantonio (Pertamina VR46 Ducati) +0.207
- Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) +0.248
- Marc Marquez (Ducati Lenovo) +0.253
- Pedro Acosta (Red Bull KTM)
- Joan Mir (Honda HRC Castrol)
- Diogo Moreira (LCR Honda)
- Fermin Aldeguer (Gresini Ducati)
- Raul Fernandez (Trackhouse Aprilia)
Dengan hasil ini, Aprilia menjadi pabrikan yang paling menjanjikan menjelang Sprint Race MotoGP Ceko 2026. Sementara Ducati masih memiliki pekerjaan rumah untuk menemukan setelan terbaik, terutama setelah Marc Marquez mengalami dua kali kecelakaan dalam satu hari.
Moto GP
Veda Ega Pratama Tercepat di Practice Moto3 GP Jerman 2026, Honda Team Asia Tunjukkan Performa Menjanjikan
Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, tampil luar biasa pada hari pertama Moto3 GP Jerman 2026. Rider Honda Team Asia tersebut sukses mencatatkan waktu tercepat di sesi Practice setelah menunjukkan peningkatan performa yang signifikan dibandingkan sesi Free Practice 1 (FP1).
Menghadapi akhir pekan balap di Sachsenring tanpa rekan setimnya, Zen Mitani, yang masih menjalani pemulihan cedera, Veda mampu memikul tanggung jawab sebagai ujung tombak Honda Team Asia dengan sangat baik.
Bangkit Setelah Kesulitan di FP1
Awal akhir pekan balap tidak berjalan mudah bagi Veda. Pada sesi Free Practice 1 (FP1), pembalap bernomor 9 itu masih berusaha memahami karakter teknis Sachsenring yang dikenal memiliki dominasi tikungan kiri serta perubahan elevasi yang cukup ekstrem.
Proses adaptasi tersebut membuat Veda menutup FP1 di posisi ke-23.
Namun, perubahan besar terjadi pada sesi Practice yang digelar pada sore hari.
Bersama kru Honda Team Asia, Veda melakukan sejumlah penyempurnaan setelan motor yang membuat performanya meningkat drastis.
Hasilnya sangat impresif.
Veda Ega Pratama berhasil mencatatkan waktu 1 menit 25,848 detik, sekaligus menjadi pembalap tercepat pada sesi Practice Moto3 GP Jerman 2026.
Catatan tersebut menjadi modal yang sangat positif menjelang FP2, sesi kualifikasi, dan balapan utama akhir pekan ini.

Performa Positif Berlanjut
Hasil di Sachsenring semakin mempertegas perkembangan performa Veda sepanjang musim Moto3 2026.
Dalam beberapa putaran terakhir, pembalap asal Indonesia tersebut terus menunjukkan peningkatan kecepatan dan semakin sering bersaing di kelompok depan bersama para pembalap papan atas Moto3.
Menjadi yang tercepat pada hari pertama juga memberikan suntikan motivasi besar bagi Honda Team Asia untuk menghadapi sisa akhir pekan balap.
Veda: Ini Baru Permulaan
Meski berhasil memimpin Practice, Veda memilih untuk tetap fokus.
“Saya sangat senang dengan hasil hari ini. Pagi tadi saya sedikit kesulitan menemukan feeling yang tepat dengan motor, jadi bersama tim kami bekerja keras memperbaikinya untuk sesi sore. Menjadi yang tercepat pada hari Jumat tentu memberikan perasaan yang luar biasa dan meningkatkan kepercayaan diri, tetapi ini baru hari pertama. Kami masih memiliki FP2, kualifikasi, dan balapan, jadi pekerjaan kami belum selesai,” ujar Veda.
Ia juga mengapresiasi kerja keras seluruh kru Honda Team Asia yang mampu menemukan setelan motor terbaik setelah FP1.
“Motor terasa jauh lebih baik pada sesi sore. Saya bisa berkendara lebih percaya diri dan mendorong motor mendekati batas maksimal. Terima kasih kepada seluruh tim yang telah bekerja luar biasa. Kami harus tetap fokus dan terus meningkatkan performa agar bisa meraih hasil terbaik di akhir pekan ini.”
Peluang Besar di Sachsenring
Dengan performa yang ditunjukkan pada hari pertama, peluang Veda Ega Pratama untuk kembali bersaing di barisan depan Moto3 GP Jerman semakin terbuka.
Apabila mampu mempertahankan konsistensi saat FP2 dan kualifikasi, pembalap binaan Astra Honda Racing Team tersebut memiliki peluang besar untuk memulai balapan dari posisi depan dan memburu hasil terbaiknya pada musim Moto3 2026.
Moto GP
Veda Ega Pratama Jadi Tumpuan Honda Team Asia di Moto3 GP Jerman 2026
Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, akan menjadi harapan utama Honda Team Asia pada putaran Moto3 GP Jerman 2026 di Sirkuit Sachsenring. Absennya Zen Mitani akibat cedera membuat tanggung jawab besar kini berada di pundak rider asal Gunungkidul tersebut.
Zen Mitani dipastikan tidak dapat tampil setelah mengalami kecelakaan pada balapan Moto3 GP Belanda di Assen pekan lalu. Rookie asal Jepang itu telah menjalani operasi dengan sukses dan kini fokus menjalani masa pemulihan sebelum kembali ke lintasan.
Dengan kondisi tersebut, Honda Team Asia hanya akan mengandalkan Veda Ega Pratama untuk mengamankan hasil maksimal di Sachsenring.

Modal Positif dari Assen
Meski gagal menyelesaikan balapan di Assen akibat terjatuh, Veda meninggalkan kesan positif sepanjang akhir pekan. Pembalap binaan Astra Honda Racing Team itu mampu menunjukkan kecepatan yang kompetitif dan beberapa kali bertarung di rombongan depan bersama para pembalap papan atas Moto3.
Performa tersebut menjadi bekal berharga menghadapi putaran berikutnya di Jerman, terlebih kepercayaan dirinya terus meningkat setelah mampu tampil kompetitif sepanjang akhir pekan di Belanda.
Sachsenring, Sirkuit Teknis yang Menuntut Presisi
Moto3 GP Jerman akan digelar di Sachsenring, salah satu sirkuit paling unik dalam kalender MotoGP.
Lintasan sepanjang 3,67 kilometer itu memiliki karakter yang sangat teknis dengan dominasi tikungan ke kiri, perubahan elevasi yang signifikan, serta ritme balap yang menuntut konsentrasi tinggi dari para pembalap.
Walaupun dikenal sebagai sirkuit dengan kecepatan rata-rata yang relatif rendah, Sachsenring hampir selalu menghadirkan pertarungan ketat hingga lap terakhir di seluruh kelas.
Veda Optimistis Raih Hasil Maksimal

Menjelang balapan, Veda mengaku sangat antusias kembali mengaspal di Sachsenring.
Menurutnya, meski hasil di Assen tidak sesuai harapan, performa yang ditunjukkan sepanjang akhir pekan memberikan tambahan kepercayaan diri untuk menghadapi seri berikutnya.
“Saya senang bisa kembali balapan setelah Assen. Memang hasilnya mengecewakan karena kami gagal finis, tetapi kami menunjukkan kecepatan untuk bertarung di depan. Itu memberi saya banyak kepercayaan diri,” ujar Veda.
Pembalap berusia muda tersebut juga mengaku menyukai karakter Sachsenring yang berbeda dari sirkuit lainnya.
“Sachsenring adalah salah satu sirkuit favorit saya. Trek ini sangat teknis dan memberikan tantangan yang berbeda. Target saya adalah terus meningkatkan performa sejak sesi pertama, bekerja sama dengan tim, dan menjalani akhir pekan yang kuat.”
Veda juga mendedikasikan penampilannya untuk rekan setimnya, Zen Mitani.
“Saya ingin mendedikasikan akhir pekan ini untuk Zen. Semoga dia segera pulih dan kembali balapan. Saya akan memberikan yang terbaik untuk tim.”
Harapan Indonesia di Moto3
Absennya Zen Mitani membuat seluruh perhatian Honda Team Asia kini tertuju kepada Veda Ega Pratama.
Dengan tren performa yang terus meningkat dalam beberapa putaran terakhir, pembalap Indonesia tersebut diharapkan mampu mengubah kecepatan yang dimilikinya menjadi hasil maksimal sekaligus membawa pulang poin penting dari Sachsenring.
Apabila mampu tampil konsisten sejak sesi latihan hingga balapan utama, bukan tidak mungkin Veda kembali bersaing di rombongan depan dan mencatatkan hasil terbaiknya pada musim Moto3 2026.
Moto GP
Alex Marquez dan Fabio Di Giannantonio Resmi Perkuat KTM untuk MotoGP 2027
Pergerakan bursa transfer pembalap MotoGP kembali memanas jelang musim 2027. KTM secara resmi mengumumkan bergabungnya Alex Marquez dan Fabio Di Giannantonio sebagai duet pembalap baru yang akan memperkuat tim pabrikan asal Austria tersebut mulai musim depan.
Kehadiran Alex Marquez menjadi bagian dari restrukturisasi besar yang dilakukan KTM setelah Pedro Acosta dipastikan meninggalkan tim dan bergabung dengan Ducati Lenovo Team untuk menghadapi MotoGP 2027. Dengan pengalaman dan performa yang terus meningkat dalam beberapa musim terakhir, Marquez diharapkan mampu menjadi salah satu ujung tombak KTM dalam perebutan gelar juara dunia.
Direktur Motorsport KTM, Pit Beirer, menyambut positif kedatangan pembalap asal Spanyol tersebut.
“Kami sangat senang menyambut Alex Marquez ke keluarga KTM. Statusnya sebagai runner-up Kejuaraan Dunia MotoGP 2025 membuktikan kualitasnya sebagai salah satu pembalap papan atas saat ini,” ujar Beirer.
Selama membela Gresini Racing, Alex Marquez menunjukkan perkembangan yang signifikan. Ia berhasil mengoleksi empat kemenangan Grand Prix serta enam kemenangan Sprint Race, sekaligus menjelma menjadi salah satu pembalap paling konsisten di barisan depan.
Tak hanya Alex Marquez, Fabio Di Giannantonio juga dipastikan akan memperkuat KTM pada musim 2027. Pembalap asal Italia tersebut dipercaya melengkapi komposisi baru tim untuk menghadapi persaingan yang diprediksi semakin ketat.

Meski demikian, KTM hingga kini belum memberikan pernyataan resmi mengenai masa depan Brad Binder. Situasi tersebut memunculkan spekulasi bahwa pembalap asal Afrika Selatan itu akan meninggalkan tim setelah bertahun-tahun menjadi bagian penting dalam proyek MotoGP KTM.
Di sisi lain, kepergian Alex Marquez menjadi kehilangan besar bagi Gresini Racing. Tim satelit Ducati itu harus merombak susunan pembalapnya demi menjaga daya saing pada musim mendatang.
Sebagai pengganti, Gresini Racing telah mengumumkan duet baru yang terdiri dari Joan Mir dan Dani Holgado untuk MotoGP 2027. Kombinasi mantan juara dunia dan talenta muda tersebut diharapkan mampu membawa tim kembali bersaing di papan atas.
Dengan perubahan komposisi pembalap di sejumlah tim besar, MotoGP 2027 diprediksi akan menghadirkan persaingan yang semakin sengit sejak seri pembuka

.
-
Motor Balap1 year agoWawan Wello Resmi Comeback! Siap Tarung di LFN HP969 & Yamaha Cup Race! 🔥
-
Motor3 years ago
Polytron Memperkenalkan 11 Fitur Baru pada Motor Listrik Fox-R
-
Mobil2 years agoPORSCHE RWB GARAPAN AKIRA NAKAI: MODIFIKASI YANG MENJADI INVESTASI SENI MEWAH
-
Motor11 months agoHonda Wave 125 Terbaru Resmi Meluncur di Thailand: Bebek Legendaris, Iritnya Bikin Dompet Senyum Lebar .
-
Motor2 years agoSuzuki DR-Z4 Series 2025: Andalan Baru di Segmen Motor Trail & Supermoto!
-
Motor2 years ago“Yamaha Luncurkan Motor Turing Ganteng di Indonesia! Ini Dia Harganya yang Bikin Melongo!”
-
Mobil2 years agoJetour T2 Siap Tantang Chery J6 di Pasar SUV Off-road!
-
Event3 years ago
Kia EV9 GT-Line Unjuk Gigi di GIIAS Bandung, Harganya Dekati Rp 2 Miliar OTR
