Moto GP
Marc Marquez Juarai MotoGP Ceko 2026, Ai Ogura Tampil Sensasional di Brno
Marc Marquez kembali menunjukkan mental juara pada seri MotoGP Ceko 2026 yang berlangsung di Automotodrom Brno. Pembalap Ducati Lenovo Team itu sukses mengamankan kemenangan setelah melewati pertarungan ketat sepanjang balapan bersama rookie sensasional Ai Ogura dari Trackhouse Aprilia.
Kemenangan ini menjadi kemenangan Grand Prix kedua secara beruntun bagi Marc Marquez sekaligus membuka kembali persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026.
Situasi klasemen juga berubah drastis setelah pemimpin klasemen sementara, Marco Bezzecchi, dipastikan tidak dapat mengikuti balapan akibat sanksi larangan tampil yang diterimanya setelah insiden pada Sprint Race sehari sebelumnya.

Momentum tersebut dimanfaatkan secara maksimal oleh Marquez untuk memangkas jarak poin dalam klasemen sementara.
Duel Sengit Ducati vs Aprilia
Saat lampu start padam, Ai Ogura langsung mempertahankan posisi terdepan dari kejaran Fabio Di Giannantonio dan Marc Marquez.
Namun balapan mulai berubah memasuki lap kedua ketika Francesco Bagnaia mengambil alih pimpinan lomba. Tidak lama berselang, Marc Marquez juga berhasil melewati Ogura dan mulai memberikan tekanan kepada rekan setimnya di Ducati Lenovo Team.
Pertarungan internal Ducati berlangsung sengit selama belasan lap sebelum akhirnya Marquez menemukan celah.
Momentum penentu hadir pada lap ke-16 ketika Marquez sukses melakukan overtake terhadap Bagnaia di Tikungan 4.

Setelah merebut posisi pertama, Marquez langsung membangun ritme balap yang konsisten demi menciptakan jarak aman.
Ai Ogura Nyaris Rebut Kemenangan
Performa Ai Ogura kembali menjadi sorotan sepanjang akhir pekan.
Setelah sebelumnya meraih pole position pertamanya di MotoGP dan finis kedua pada Sprint Race, pembalap Jepang tersebut kembali menunjukkan kecepatan luar biasa saat berhasil menyalip Bagnaia satu lap setelah Marquez memimpin.
Ogura kemudian terus menekan Marquez hingga lap terakhir.
Meski berhasil memangkas selisih waktu secara signifikan, pembalap Trackhouse Aprilia itu belum mampu menemukan ruang untuk melakukan manuver penyalipan.
Marquez akhirnya menyentuh garis finis pertama dengan keunggulan hanya 0,421 detik atas Ai Ogura.
Sementara Francesco Bagnaia melengkapi podium setelah berhasil mempertahankan posisi ketiga dari tekanan Fabio Di Giannantonio.
Honda Tampil Kompetitif
Honda juga menunjukkan perkembangan positif di Brno.
Joan Mir berhasil finis di posisi kelima setelah Pedro Acosta mengalami masalah teknis menjelang finis.
Luca Marini turut membawa Honda finis di posisi kedelapan, sedangkan rookie Diogo Moreira kembali mencetak hasil menjanjikan dengan finis di posisi ke-11.
Sementara Jorge Martin harus puas finis kesembilan setelah menjalani dua hukuman Long Lap Penalty selama balapan berlangsung.
Di sisi lain, Fabio Quartararo dan Alex Rins gagal menyelesaikan balapan akibat insiden kecelakaan.
Hasil 10 Besar MotoGP Ceko 2026
- Marc Marquez – Ducati Lenovo Team
- Ai Ogura – Trackhouse Aprilia (+0,421 detik)
- Francesco Bagnaia – Ducati Lenovo Team
- Fabio Di Giannantonio – Pertamina VR46 Ducati
- Joan Mir – Honda HRC Castrol
- Fermin Aldeguer – Gresini Ducati
- Raul Fernandez – Trackhouse Aprilia
- Luca Marini – Honda HRC Castrol
- Jorge Martin – Aprilia Racing
- Enea Bastianini – KTM Tech3
Kemenangan di Brno membuat Marc Marquez memangkas selisih poin menjadi hanya 40 angka dari Marco Bezzecchi sehingga perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 dipastikan kembali memanas pada seri berikutnya.
Moto GP
Luar Biasa! Start P20, Veda Ega Pratama Finish 5 Besar Moto3 Ceko 2026
NGASPALTV – Penampilan luar biasa kembali diperlihatkan Veda Ega Pratama pada seri Moto3 2026 di Automotodrom Brno, Republik Ceko. Meski harus memulai balapan dari posisi ke-20 akibat hukuman penalti grid, pembalap muda Indonesia tersebut mampu melakukan comeback spektakuler hingga finis di posisi kelima.
Hasil ini menjadi salah satu penampilan terbaik Veda sepanjang musim debutnya di Kejuaraan Dunia Moto3 sekaligus membuktikan perkembangan pesat pembalap binaan Astra Honda tersebut dalam menghadapi persaingan kelas dunia.

Comeback Spektakuler dari Baris Belakang
Start dari posisi ke-20 tentu bukan situasi yang ideal, apalagi di kelas Moto3 yang dikenal memiliki persaingan sangat ketat dengan selisih waktu antar pembalap yang sangat tipis.
Namun begitu lampu start padam, Veda langsung menunjukkan agresivitasnya. Pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta ini tampil percaya diri menyalip satu demi satu rivalnya sejak lap pembuka.
Pace balap yang konsisten membuat rider Honda Team Asia tersebut perlahan merangsek ke rombongan depan. Dalam beberapa lap saja, Veda sukses masuk tujuh besar dan mulai ikut bertarung memperebutkan podium bersama para pembalap papan atas.
Satu-satunya Honda di Tengah Dominasi KTM
Yang membuat performa Veda semakin layak mendapat apresiasi adalah komposisi rombongan terdepan.
Saat enam pembalap terdepan membentuk leading group, Veda menjadi satu-satunya pembalap Honda yang mampu bersaing di tengah dominasi motor KTM dan CFMOTO yang menggunakan basis mesin KTM.
Karakter Sirkuit Brno yang mengombinasikan trek cepat, perubahan elevasi, dan area pengereman keras menuntut pembalap memiliki keberanian serta presisi tinggi. Meski berada di bawah tekanan, Veda tetap mampu menjaga ritme balapnya hingga lap terakhir.
Bahkan peluang podium masih terbuka menjelang finis karena jarak antar pembalap hanya terpaut beberapa persepuluh detik.
Finish Kelima, Selisih Kurang dari Satu Detik
Memasuki lap terakhir, pertarungan di grup depan berlangsung sangat ketat. Veda beberapa kali terlibat duel posisi sebelum akhirnya mengibarkan bendera finis di urutan kelima.
Hebatnya lagi, pembalap berusia 17 tahun tersebut hanya terpaut 0,900 detik dari pemenang balapan, Hakim Danish, dan hanya berselisih 0,271 detik dari posisi podium ketiga.
Hasil ini menjadi sinyal positif bahwa Veda semakin kompetitif di Moto3 dan memiliki peluang besar untuk kembali bertarung memperebutkan podium pada seri-seri berikutnya.

Hasil Race Moto3 Ceko 2026 (10 Besar)
| Pos | Pembalap | Tim | Gap |
|---|---|---|---|
| 1 | Hakim Danish | A-M MSi Racing | 33:34.264 |
| 2 | Brian Uriarte | Red Bull KTM Ajo | +0.466 |
| 3 | Maximo Quiles | CFMOTO Aspar | +0.629 |
| 4 | David Almansa | Intact GP | +0.741 |
| 5 | Veda Ega Pratama | Honda Team Asia | +0.900 |
| 6 | Alvaro Carpe | Red Bull KTM Ajo | +0.906 |
| 7 | Marco Morelli | CFMOTO Aspar | +10.724 |
| 8 | Joel Kelso | GRYD Mlav Racing | +10.925 |
| 9 | Scott Ogden | CIP Green Power | +11.080 |
| 10 | Valentin Perrone | Red Bull KTM Tech3 | +11.394 |
Moto GP
Hasil Practice MotoGP Ceko 2026: Ai Ogura Antar Aprilia Kuasai Brno, Marc Marquez Alami Hari Sulit
Sesi Practice MotoGP Republik Ceko 2026 di Automotodrom Brno menghadirkan kejutan besar. Rookie Trackhouse Racing, Ai Ogura, sukses mencatatkan waktu tercepat sekaligus membawa Aprilia mendominasi posisi terdepan menjelang sesi kualifikasi dan Sprint Race.
Ogura tampil konsisten sepanjang sesi dengan torehan waktu 1 menit 51,735 detik, unggul tipis 0,091 detik atas rekan sesama Aprilia, Marco Bezzecchi. Dominasi posisi satu dan dua tersebut menjadi sinyal kuat bahwa paket RS-GP26 semakin kompetitif di lintasan Brno yang terkenal cepat dan teknikal.
Aprilia Tampil Perkasa, Ducati Masih Mengancam
Kecepatan Aprilia memang menjadi sorotan utama sepanjang Practice. Selain Ogura dan Bezzecchi, Raul Fernandez juga tampil impresif dengan menembus posisi sepuluh besar sekaligus memastikan tiga motor Aprilia lolos langsung ke sesi Qualifying 2 (Q2).
Di kubu Ducati, Fabio Di Giannantonio menjadi pembalap tercepat dengan menempati posisi ketiga. Sementara duet Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia dan Marc Marquez, harus puas berada di posisi keempat dan kelima.
Meski belum menjadi yang tercepat, performa Ducati tetap menunjukkan konsistensi sebagai salah satu kandidat kuat perebutan kemenangan akhir pekan ini.

Marc Marquez Alami Dua Kali Crash
Sesi latihan kali ini menjadi salah satu Practice paling berat bagi Marc Marquez.
Juara bertahan MotoGP tersebut kembali mengalami kecelakaan setelah sebelumnya juga terjatuh pada sesi Free Practice pagi hari. Insiden kedua terjadi ketika Marquez sedang berusaha meningkatkan catatan waktunya.
Beruntung motor Ducati GP26 miliknya masih dapat dihidupkan kembali sehingga ia mampu kembali ke pit, melakukan perbaikan, lalu melanjutkan sesi.
Meski sempat kehilangan banyak waktu akibat crash, Marquez berhasil memperbaiki lap time dan mengakhiri Practice di posisi kelima sehingga tetap mengamankan tiket langsung menuju Q2.
Honda Mulai Bangkit, Jorge Martin Gagal ke Q2

Performa positif juga ditunjukkan kubu Honda.
Joan Mir tampil kompetitif meski sempat mengalami kecelakaan pada penghujung sesi. Bersama rookie Diogo Moreira, keduanya berhasil memastikan tempat di sesi Q2.
Sebaliknya, Jorge Martin harus menerima hasil kurang memuaskan. Rider Aprilia tersebut gagal masuk sepuluh besar sehingga wajib menjalani Qualifying 1 (Q1) untuk memperebutkan tiket menuju Q2.
Sementara itu, Alex Marquez akhirnya kembali tampil setelah pulih dari cedera yang dialaminya di Catalunya. Pembalap Gresini Racing tersebut menyelesaikan Practice di posisi ke-15 dan masih harus memulai perjuangannya dari sesi Q1.
Hasil 10 Besar Practice MotoGP Ceko 2026
- Ai Ogura (Trackhouse Aprilia) – 1:51.735
- Marco Bezzecchi (Aprilia Racing) +0.091
- Fabio Di Giannantonio (Pertamina VR46 Ducati) +0.207
- Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) +0.248
- Marc Marquez (Ducati Lenovo) +0.253
- Pedro Acosta (Red Bull KTM)
- Joan Mir (Honda HRC Castrol)
- Diogo Moreira (LCR Honda)
- Fermin Aldeguer (Gresini Ducati)
- Raul Fernandez (Trackhouse Aprilia)
Dengan hasil ini, Aprilia menjadi pabrikan yang paling menjanjikan menjelang Sprint Race MotoGP Ceko 2026. Sementara Ducati masih memiliki pekerjaan rumah untuk menemukan setelan terbaik, terutama setelah Marc Marquez mengalami dua kali kecelakaan dalam satu hari.
Moto GP
Veda Ega Pratama Siap Taklukkan Brno, Bidik Kebangkitan di Moto3 Ceko 2026
Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama kembali bersiap melanjutkan perjuangannya pada putaran Moto3 2026 yang akan berlangsung di Automotodrom Brno, Republik Ceko. Seri ini menjadi tantangan baru bagi rider Honda Team Asia karena untuk pertama kalinya ia akan mengaspal di sirkuit legendaris tersebut.
Tak hanya Veda, rekan setimnya Zen Mitani juga berstatus rookie yang belum pernah merasakan karakter lintasan Brno. Meski demikian, keduanya datang dengan motivasi tinggi untuk memperbaiki performa sekaligus melanjutkan proses adaptasi di musim debut mereka pada Kejuaraan Dunia Moto3.
Brno, Sirkuit Bersejarah dengan Karakter Menantang

Automotodrom Brno dikenal sebagai salah satu lintasan paling ikonik dalam sejarah balap Grand Prix. Trek sepanjang 5,4 kilometer ini menawarkan kombinasi tikungan cepat, sektor teknis, serta perubahan elevasi yang cukup ekstrem sehingga menuntut kemampuan pembalap menjaga ritme dan presisi sepanjang balapan.
Sirkuit yang memiliki 14 tikungan tersebut kembali masuk kalender Kejuaraan Dunia MotoGP sejak musim 2025 dan langsung menjadi salah satu seri favorit para pembalap maupun penggemar karena karakteristiknya yang unik dan menantang.
Bagi para rookie seperti Veda, Brno bukan hanya menjadi tempat berburu poin, tetapi juga arena penting untuk menambah pengalaman di level tertinggi balap motor dunia.
Belajar dari Hungaria, Fokus Bangun Kepercayaan Diri
Setelah menghadapi akhir pekan yang sulit di Balaton Park, Hungaria, Veda mengaku membawa banyak pelajaran penting, terutama mengenai proses adaptasi di sirkuit baru dan bagaimana menghadapi berbagai situasi saat balapan berlangsung.
“Setelah Balaton Park, di mana hasil akhirnya tidak sesuai harapan, saya menantikan tantangan berikutnya di Brno. Kami belajar banyak dari akhir pekan itu, terutama tentang bagaimana beradaptasi lebih cepat di sirkuit baru dan menghadapi situasi sulit selama balapan.”
Menurut pembalap asal Gunungkidul tersebut, Brno memiliki karakter yang sangat menarik dengan kombinasi tikungan mengalir dan perubahan elevasi yang menuntut kepercayaan diri tinggi sejak awal sesi latihan.
Target Tampil Konsisten dan Raih Hasil Positif
Veda menegaskan fokus utamanya bukan hanya mengejar hasil akhir, tetapi membangun performa secara bertahap sepanjang akhir pekan balapan.
“Brno benar-benar trek baru bagi saya, tetapi saya sangat termotivasi. Target saya adalah memahami karakter lintasan sedikit demi sedikit, menemukan feeling terbaik dengan motor, membangun kepercayaan diri sejak sesi pertama, lalu terus berkembang setiap harinya agar bisa meraih hasil maksimal.”
Dengan bekal pengalaman dari beberapa putaran sebelumnya, Honda Team Asia optimistis Veda mampu menunjukkan perkembangan signifikan di Brno.
Dukungan dari para penggemar Indonesia juga diharapkan menjadi tambahan motivasi bagi pembalap muda berbakat tersebut untuk kembali bersaing di barisan depan dan mengamankan poin penting pada putaran Moto3 Republik Ceko 2026.
-
Motor Balap1 year agoWawan Wello Resmi Comeback! Siap Tarung di LFN HP969 & Yamaha Cup Race! 🔥
-
Motor3 years ago
Polytron Memperkenalkan 11 Fitur Baru pada Motor Listrik Fox-R
-
Mobil2 years agoPORSCHE RWB GARAPAN AKIRA NAKAI: MODIFIKASI YANG MENJADI INVESTASI SENI MEWAH
-
Motor10 months agoHonda Wave 125 Terbaru Resmi Meluncur di Thailand: Bebek Legendaris, Iritnya Bikin Dompet Senyum Lebar .
-
Motor1 year agoSuzuki DR-Z4 Series 2025: Andalan Baru di Segmen Motor Trail & Supermoto!
-
Motor2 years ago“Yamaha Luncurkan Motor Turing Ganteng di Indonesia! Ini Dia Harganya yang Bikin Melongo!”
-
Mobil2 years agoJetour T2 Siap Tantang Chery J6 di Pasar SUV Off-road!
-
Event3 years ago
Kia EV9 GT-Line Unjuk Gigi di GIIAS Bandung, Harganya Dekati Rp 2 Miliar OTR
