Connect with us

Motor Balap

Kiandra Ramadhipa Menang Dramatis di Sachsenring, Naik ke Posisi Tiga Klasemen Rookies Cup 2026

Published

on

Pembalap muda Indonesia, Kiandra Ramadhipa, kembali mengharumkan nama bangsa setelah meraih kemenangan pada Race 2 Red Bull MotoGP Rookies Cup 2026 di Sirkuit Sachsenring, Jerman, Minggu (12/7/2026) malam WIB. Kemenangan dramatis ini menjadi yang kedua bagi Kiandra musim ini sekaligus mengangkat posisinya ke peringkat ketiga klasemen sementara.

Hasil gemilang tersebut menjadi bukti konsistensi pembalap binaan Astra Honda Racing Team (AHRT) yang terus menunjukkan perkembangan signifikan di ajang pembinaan menuju MotoGP tersebut. Tambahan 25 poin membuat Kiandra kini mengoleksi 101 poin, sekaligus menjaga peluang dalam perebutan gelar juara musim 2026.

Bangkit Setelah Race 1

Sebelumnya, pada Race 1 yang digelar sehari sebelumnya, Kiandra harus puas mengakhiri balapan di posisi kelima setelah terlibat persaingan ketat sepanjang lomba.

Namun, Race 2 menjadi panggung pembuktian bagi pembalap asal Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta itu.

Memulai balapan dari grid ketiga, Kiandra langsung melesat begitu lampu start padam. Ia segera bergabung dengan kelompok terdepan dan terlibat duel sengit bersama David Gonzalez, Fynn Kratochwil, serta sejumlah pembalap lainnya.

Duel Sengit Hingga Lap Terakhir

Balapan berlangsung sangat ketat. Posisi terdepan terus berganti sepanjang lomba, sementara Kiandra beberapa kali terlibat aksi saling salip dengan David Gonzalez.

Meski sempat turun ke posisi ketiga, Kiandra tetap tenang dan mampu memanfaatkan setiap peluang untuk kembali merebut pimpinan balapan.

Memasuki lap ke-14, pembalap Indonesia tersebut berhasil mengambil alih posisi pertama dan mempertahankannya di tengah tekanan para rival.

Namun drama terjadi menjelang akhir balapan.

Insiden yang melibatkan Fernando Bujosa dan Beñat Fernández membuat Race Director mengibarkan bendera merah demi alasan keselamatan.

Karena balapan tidak dapat dilanjutkan, hasil akhir ditetapkan berdasarkan urutan pembalap pada lap ke-14, yang menempatkan Kiandra Ramadhipa sebagai pemenang Race 2 Sachsenring.

Modal Besar Menuju Perebutan Gelar

Kemenangan di Sachsenring menjadi kemenangan kedua Kiandra sepanjang musim 2026 sekaligus memperkecil jarak poin dengan para pesaing di papan atas klasemen.

Saat ini, klasemen sementara Red Bull MotoGP Rookies Cup dipimpin oleh Beñat Fernández dengan 148 poin, diikuti Ryota Ogiwara dengan 131 poin, sementara Kiandra Ramadhipa berada di posisi ketiga dengan 101 poin.

Masih tersisa empat balapan pada musim ini, masing-masing dua race di Misano dan dua race di Red Bull Ring. Peluang Kiandra untuk terus mengejar dua pembalap terdepan masih terbuka apabila mampu mempertahankan performa impresifnya.

Dengan konsistensi yang terus meningkat serta kepercayaan diri yang semakin tinggi, Kiandra kini menjadi salah satu kandidat kuat dalam perebutan gelar Red Bull MotoGP Rookies Cup 2026 sekaligus membawa harapan besar bagi Indonesia di ajang balap internasional.

PosPembalapPoin
1Beñat Fernández148
2Ryota Ogiwara131
3Kiandra Ramadhipa101
4Fernando Bujosa97
5David González96
6Kiattisak Singhapong89
7Fynn Kratochwil81
8Kristian Daniel Jr.77
9Yaroslav Karpushin75
10Carlos Cano72

Moto GP

Klasemen MotoGP 2026 Usai Silverstone: Jorge Martin Kokoh di Puncak, Bezzecchi Geser Ogura

Published

on

By

Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah balapan di Sirkuit Silverstone. Jorge Martin masih kokoh di puncak klasemen setelah finis kedua pada Grand Prix Inggris, sekaligus mengantongi tambahan poin yang membuat keunggulannya melebar menjadi 31 poin atas Marco Bezzecchi.

Martin kini mengoleksi 240 poin, sementara Bezzecchi naik ke posisi kedua dengan 209 poin. Pembalap Aprilia tersebut memanfaatkan kegagalan rekan satu pabrikan sekaligus rivalnya, Ai Ogura, yang terjatuh dan gagal menyelesaikan balapan. Ogura pun turun ke posisi ketiga dengan 203 poin.

Di sisi lain, Marc Marquez masih menghadapi tekanan. Juara dunia bertahan tersebut hanya finis ketujuh di Silverstone dan kini mengoleksi 200 poin. Marquez tertinggal 40 poin dari Martin dan hanya unggul satu poin atas Fabio Di Giannantonio yang berada di posisi kelima dengan 199 poin.

Raul Fernandez Ikut Masuk Perburuan

Kemenangan di Silverstone membuat Raul Fernandez semakin dekat dengan papan atas. Pembalap Trackhouse Aprilia tersebut mengemas kemenangan Grand Prix pertamanya musim ini dan kini berada di posisi keenam klasemen dengan 184 poin.

Fernandez hanya tertinggal 56 poin dari Martin. Dengan masih banyak balapan tersisa, peluangnya untuk ikut meramaikan persaingan papan atas masih terbuka.

Hasil di Silverstone juga semakin memperlihatkan kekuatan Aprilia di MotoGP 2026. Tiga pembalap Aprilia menempati posisi teratas klasemen, dengan Martin memimpin, Bezzecchi di posisi kedua, dan Ogura di posisi ketiga. Fernandez pun menjadi ancaman berikutnya dari kubu Aprilia.

Marc Marquez Mulai Tertekan

Bagi Marc Marquez, hasil Silverstone menjadi momentum yang kurang ideal. Setelah hanya mampu finis ketujuh, jaraknya dengan Martin semakin melebar. Bahkan, posisi Marquez di empat besar kini mulai mendapat tekanan serius dari Di Giannantonio.

Dengan selisih hanya satu poin, perebutan posisi keempat klasemen bisa berubah pada seri berikutnya. Sementara itu, Bezzecchi dan Ogura juga masih berada dalam jarak yang memungkinkan mereka mengejar Martin.

Persaingan MotoGP 2026 pun semakin menarik. Martin memang masih menjadi pemimpin klasemen, tetapi Bezzecchi, Ogura, Marquez, Di Giannantonio, hingga Raul Fernandez masih memiliki peluang untuk mengubah peta persaingan menuju gelar juara dunia.

Continue Reading

Moto GP

Veda Ega Pratama Dapat Tandem Baru, Kiattisak Singhapong Debut di Moto3 Silverstone 2026

Published

on

By

Kejuaraan Dunia Moto3 2026 kembali bergulir setelah jeda musim panas selama tiga pekan. Memasuki seri ke-12 di Sirkuit Silverstone, Inggris, Honda Team Asia menghadirkan perubahan pada susunan pembalap. Kiattisak Singhapong dipercaya menggantikan Zen Mitani yang masih menjalani pemulihan cedera tangan akibat insiden di MotoGP Belanda, Assen.

Pembalap muda asal Thailand tersebut akan menjalani debutnya di Moto3 World Championship sekaligus menjadi tandem baru bagi Veda Ega Pratama. Sebelumnya, Kiattisak berkompetisi di FIM JuniorGP World Championship dan Red Bull MotoGP Rookies Cup. Pengalamannya di ajang balap pembinaan menjadi modal untuk menghadapi tantangan baru di kelas Grand Prix bersama Honda Team Asia.

Sementara itu, Veda datang ke Silverstone dengan momentum positif. Rookie asal Indonesia tersebut berhasil finis kedelapan di Sachsenring pada seri terakhir sebelum jeda musim panas. Hasil tersebut menjadi tambahan kepercayaan diri bagi pembalap bernomor #9 untuk melanjutkan perkembangan performanya di paruh kedua musim.

Silverstone Jadi Tantangan Besar bagi Debutan

Silverstone menjadi salah satu lintasan paling menantang dalam kalender Moto3. Sirkuit sepanjang hampir 6 km ini memiliki kombinasi tikungan berkecepatan tinggi, area pengereman keras, lintasan lebar, serta sejumlah peluang overtaking.

Karakter tersebut membuat Silverstone membutuhkan presisi tinggi dalam menentukan racing line dan menjaga momentum. Bagi Kiattisak, tantangannya semakin besar karena ia harus beradaptasi dengan motor Honda NSF250RW, lingkungan tim baru, sekaligus atmosfer Kejuaraan Dunia Moto3 dalam waktu singkat.

Kiattisak mengaku tidak ingin memasang target berlebihan pada debutnya. Fokus utamanya adalah memahami karakter motor dan bekerja secara bertahap di setiap sesi.

“Ekspektasi saya adalah berkembang selangkah demi selangkah di setiap sesi, belajar sebanyak mungkin, dan memberikan usaha maksimal.”

Pendekatan tersebut menjadi strategi realistis bagi pembalap muda Thailand tersebut untuk membangun pengalaman sebelum menentukan target yang lebih tinggi.

Veda Bidik Performa Lebih Konsisten

Di sisi lain, Veda memiliki target yang berbeda. Setelah mengakhiri paruh pertama musim dengan finis kedelapan di Jerman, pembalap #9 ingin mempertahankan tren positif sekaligus semakin mendekati kelompok terdepan.

Veda menilai Silverstone merupakan sirkuit yang spesial karena karakter lintasannya yang panjang dan cepat. Ia bersama Honda Team Asia akan berusaha menemukan set-up motor terbaik sejak sesi pertama agar dapat tampil kompetitif hingga race day.

“Target saya adalah terus berkembang, tampil kompetitif sepanjang akhir pekan, dan bertarung lebih dekat di barisan depan.”

Team Manager Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, juga berharap Veda mampu melanjutkan progresnya. Sementara bagi Kiattisak, seri Silverstone menjadi kesempatan penting untuk mengumpulkan pengalaman di panggung balap dunia.

Dengan absennya Zen Mitani dan hadirnya Kiattisak Singhapong, perhatian publik Indonesia tentu akan tertuju pada garasi Honda Team Asia. Akankah Veda kembali mencetak hasil positif, sementara Kiattisak mampu memberikan kejutan dalam debutnya di Moto3?

Continue Reading

Motor

Veda Ega Pratama Optimistis Lanjutkan Tren Positif di Moto3 Inggris 2026

Published

on

By

Paruh kedua Moto3 World Championship 2026 resmi dimulai akhir pekan ini melalui Grand Prix Qatar Airways Inggris di Sirkuit Silverstone. Balapan legendaris tersebut menjadi momentum penting bagi para pembalap untuk kembali berburu poin usai jeda musim panas, termasuk rookie Indonesia, Veda Ega Pratama, yang datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah tampil impresif di seri sebelumnya.

Pembalap Honda Team Asia itu sukses mengamankan finis kedelapan pada Moto3 GP Jerman di Sachsenring, hasil yang menjadi salah satu pencapaian terbaiknya sepanjang musim debut di Kejuaraan Dunia Moto3. Performa tersebut menjadi modal berharga untuk menghadapi karakter Silverstone yang dikenal cepat, mengalir (flowing), dan memiliki cuaca yang sulit diprediksi.

Selain Veda, Honda Team Asia juga menghadirkan pembalap Thailand Kiattisak Singhapong yang menjalani debut di Moto3 World Championship menggantikan Zen Mitani yang masih menjalani pemulihan cedera tangan. Kiattisak sendiri merupakan pembalap binaan Honda yang saat ini berkompetisi di FIM JuniorGP World Championship serta Red Bull MotoGP Rookies Cup.

Silverstone menjadi salah satu sirkuit paling ikonik dalam kalender MotoGP dengan sejarah lebih dari tujuh dekade. Kombinasi tikungan berkecepatan tinggi, lintasan panjang, serta perubahan cuaca yang cepat membuat sirkuit ini menjadi tantangan besar bagi seluruh pembalap dan tim.

Veda mengaku jeda musim dimanfaatkannya untuk memulihkan kondisi fisik sekaligus mempersiapkan diri menghadapi paruh kedua musim. Ia merasa hasil positif di Sachsenring memberikan tambahan kepercayaan diri untuk terus berkembang.

“Balapan terakhir di Jerman memberi saya lebih banyak kepercayaan diri karena kami kembali menunjukkan kecepatan yang bagus dan mencetak poin penting. Setiap akhir pekan saya terus belajar tentang Moto3 dan itu memberi motivasi tambahan untuk tampil lebih baik,” ujar Veda.

Pembalap bernomor #9 tersebut juga menegaskan targetnya adalah mempertahankan konsistensi sejak sesi latihan bebas hingga balapan utama agar mampu kembali bersaing di rombongan depan dan membawa pulang poin penting bagi Honda Team Asia.

Continue Reading

Trending