Event
Hasil Tes Hari Pertama MotoGP Qatar: Pecco Bagnaia Cetak Rekor Tercepat, Marc Marquez di Posisi 16
Pembalap Ducati Lenovo Team, Francesco Bagnaia, mencatatkan penampilan impresif sebagai yang tercepat pada hari pertama tes MotoGP di Sirkuit Internasional Lusail, Qatar, pada Senin, 19 Februari 2024. Dengan Ducati Desmosedici GP24, Bagnaia mencetak waktu terbaik 1 menit 52,040 detik setelah menyelesaikan 51 putaran, dengan prestasi puncak diraih pada putaran ke-36.
Jorge Martin dari Pramac Racing, yang juga mengendarai Ducati Desmosedici GP24, menempati posisi kedua tercepat dengan selisih +0,220 detik setelah menyelesaikan 58 putaran. Sementara itu, posisi ketiga ditempati oleh Aleix Espargaro dari Aprilia Racing dengan catatan waktu terbaik 1 menit 52,332 detik pada putaran ke-50.
Brad Binder dari Red Bull KTM Factory Racing menunjukkan persaingan yang ketat dengan menempati posisi keempat setelah mencatat waktu 1 menit 52,336 detik. Fabio Di Giannantonio dari Pertamina Enduro VR36 Racing Team mengejutkan dengan penampilan apik di posisi kelima, meski menggunakan motor Ducati Desmosedici GP23 (spek tahun lalu) dengan waktu 1 menit 52,467 detik.
Juara dunia delapan kali, Marc Marquez, yang membela Gresini Racing, belum mampu menunjukkan kecepatannya dan hanya berada di posisi 16. Marquez melahap total 58 putaran dengan waktu terbaik 1 menit 52,959 detik pada putaran ke-46.
Sesi tes kedua, yang juga merupakan hari terakhir sesi tes resmi sebelum sesi MotoGP dimulai pada 8-10 Maret 2024, akan dijalani oleh seluruh pembalap. Berikut adalah hasil lengkap tes MotoGP hari pertama di Qatar:
Hasil Tes MotoGP Qatar Hari Pertama:
Rider Nat Team Time
1 Francesco Bagnaia ITA Ducati Lenovo (GP24) 1m 52.04s
2 Jorge Martin SPA Pramac Ducati (GP24) +0.220s
3 Aleix Espargaro SPA Aprilia Racing (RS-GP24) +0.292s
4 Brad Binder RSA Red Bull KTM (RC16) +0.296s
5 Fabio Di Giannantonio ITA VR46 Ducati (GP23) +0.427s
6 Maverick Viñales SPA Aprilia Racing (RS-GP24) +0.455s
7 Alex Marquez SPA Gresini Ducati (GP23) +0.516s
8 Enea Bastianini ITA Ducati Lenovo (GP24) +0.549s
9 Johann Zarco FRA LCR Honda (RC213V) +0.592s
10 Fabio Quartararo FRA Monster Yamaha (YZR-M1) +0.597s
11 Marco Bezzecchi ITA VR46 Ducati (GP23) +0.759s
12 Raul Fernandez SPA Trackhouse Aprilia (RS-GP23) +0.774s
13 Joan Mir SPA Repsol Honda (RC213V) +0.783s
14 Jack Miller AUS Red Bull KTM (RC16) +0.856s
15 Pedro Acosta SPA Red Bull GASGAS Tech3 (RC16) +0.898s
16 Marc Marquez SPA Gresini Ducati (GP23) +0.919s
17 Takaaki Nakagami JPN LCR Honda (RC213V) +1.168s
18 Luca Marini ITA Repsol Honda (RC213V) +1.393s
19 Alex Rins SPA Monster Yamaha (YZR-M1) +1.602s
20 Augusto Fernandez SPA Red Bull GASGAS Tech3 (RC16) +1.715s
21 Miguel Oliveira POR Trackhouse Aprilia (RS-GP24) +1.903s
22 Michele Pirro ITA Pramac Ducati (GP24) +2.469s
23 Cal Crutchlow GBR Yamaha Test Rider (YZR-M1) +2.471s
MOTOGP
Event
Menaklukkan Gurun, Jejelogy Bawa Mimpi Indonesia di Debut Rally Dakar 2026
Rally Dakar 2026 kembali menjadi ujian tertinggi bagi ketangguhan manusia dan mesin. Di tengah ganasnya gurun Arab Saudi, satu nama dari Indonesia siap mencatat sejarah: Julian Johan, atau yang akrab disapa Jeje—Jejelogy. Kehadirannya bukan sekadar memenuhi daftar peserta, melainkan membawa harapan panjang publik otomotif Tanah Air untuk kembali melihat Merah Putih berjuang hingga garis finis di reli paling ekstrem di dunia.
Lebih dari sekadar balapan, Dakar menjadi panggung pembuktian bagi Jeje. Indonesia tercatat terakhir kali mengirim pereli ke ajang ini lebih dari satu dekade lalu. Dua nama senior, Tinton Soeprapto dan Kasih Anggoro, pernah membuka jalan, namun belum mampu menuntaskan seluruh etape. Kini, Jeje datang dengan misi sederhana namun sarat makna: bertahan, konsisten, dan menyelesaikan setiap kilometer hingga akhir.

Menjelang debutnya pada awal Januari 2026, emosi Jeje bercampur aduk. Gugup, antusias, dan rasa tak percaya menyatu dalam satu momen. Pasalnya, hanya beberapa tahun lalu, tepatnya pada Dakar 2023, ia masih berdiri di sisi lintasan sebagai penonton, menyaksikan langsung betapa brutalnya tantangan gurun pasir. Pengalaman itu justru menjadi titik balik yang membulatkan tekadnya untuk kembali, kali ini sebagai peserta.
“Masih terasa sulit dipercaya akhirnya bisa berdiri di sini sebagai pebalap,” ujar Jeje. Rasa gugup diakuinya tak terhindarkan, namun ia memilih menyingkirkan tekanan. Fokus utamanya bukan soal kecepatan, melainkan ketahanan—menyelesaikan setiap etape dengan aman dan konsisten hingga finis.
Untuk menjawab tantangan Dakar, persiapan matang pun dijalani. Jeje mengasah fisik dan kemampuan navigasi lewat latihan intensif di Maroko, wilayah yang dikenal memiliki karakter medan dan iklim serupa dengan Arab Saudi. Senjata utamanya adalah Toyota Land Cruiser 100 yang telah dimodifikasi secara khusus agar sanggup melahap ribuan kilometer gurun tanpa kompromi.
Target Jeje pun terdengar realistis namun sarat makna: menuntaskan sekitar 8.000 kilometer reli hingga 17 Januari 2026 dalam kondisi fisik prima. Bagi Jeje, Dakar bukan soal podium, melainkan tentang daya tahan, adaptasi, dan keberanian menghadapi batas diri. Jika mampu menyentuh garis finis, namanya bukan hanya tercatat dalam sejarah pribadi, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan Indonesia di panggung reli dunia.
Event
Reli Dakar 2026 Resmi Dimulai, 115 Pebalap Motor Siap Menaklukkan Gurun Arab Saudi
Debu gurun kembali beterbangan. Reli Dakar 2026 resmi bergulir hari ini, Jumat (3/1/2026), menandai dimulainya edisi ke-47 dari ajang reli paling ekstrem di dunia. Balapan legendaris ini akan berlangsung hingga 17 Januari 2026, menghadirkan pertarungan ketahanan manusia dan mesin di medan paling brutal di planet ini.
Sebanyak 317 kendaraan ambil bagian, melibatkan total 564 pereli yang terdiri dari pengendara, pengemudi, dan navigator dari 49 negara. Dari jumlah tersebut, 115 peserta turun di kategori sepeda motor—kelas yang dikenal paling menguji fisik, mental, dan strategi.

Tahun ini menjadi musim ketujuh berturut-turut Arab Saudi dipercaya sebagai tuan rumah Reli Dakar. Kota pesisir Yanbu di tepi Laut Merah dipilih sebagai lokasi Prologue sekaligus garis finis. Prologue hari ini akan menentukan posisi start para peserta untuk Etape 1 yang dimulai esok hari.
Secara keseluruhan, reli akan menempuh jarak sekitar 8.000 kilometer, dengan hampir 4.500 kilometer di antaranya berupa special stage yang menentukan klasemen. Meski edisi 2026 tak lagi melewati kawasan ekstrem Empty Quarter dan tanpa format etape 48 jam seperti tahun sebelumnya, tingkat kesulitan tetap tinggi dengan total jarak spesial mendekati rekor terpanjang sepanjang penyelenggaraan di Arab Saudi.
Rute Dakar 2026 akan membawa para pereli melintasi Yanbu, Al Ula, Ha’il, Riyadh, Wadi Ad Dawasir, Bisha, hingga Al Henakiyah. Kota Riyadh dijadwalkan menjadi Rest Day pada 10 Januari 2026, memberi jeda singkat sebelum kembali menghadapi kerasnya gurun.

Sorotan khusus datang dari Indonesia. Setelah penantian panjang selama 14 tahun, Merah Putih akhirnya kembali berkibar di Reli Dakar. Julian Johan atau yang akrab disapa Jeje menjadi pereli Indonesia ketiga yang tampil di ajang ini, menyusul jejak Tinton Soeprapto dan Kasih Anggoro.
Jeje turun di kategori Dakar Classic dengan mengandalkan Toyota Land Cruiser 100 legendaris yang telah dimodifikasi. Targetnya jelas dan sarat makna: menjadi orang Indonesia pertama yang mampu menyentuh garis finis Reli Dakar, sekaligus menorehkan sejarah baru di panggung motorsport dunia
Event
Lando Norris Resmi Jadi Raja Baru F1 2025! Drama Poin Tipis Akhirnya Tentukan Juara Dunia
Lando Norris akhirnya menuliskan namanya dalam sejarah Formula 1 sebagai juara dunia baru musim 2025, menutup perjalanan panjang yang penuh kerja keras, tekanan, dan pembuktian. Pembalap McLaren berusia 26 tahun itu mengunci gelar setelah finish di posisi ketiga pada seri penutup di Yas Marina, Abu Dhabi—hasil yang cukup untuk menyingkirkan rival terberatnya, Max Verstappen, hanya dengan selisih dua poin.

Momen ini menjadi puncak emosi luar biasa, bukan hanya bagi Norris, tetapi juga bagi McLaren dan para penggemarnya di seluruh dunia. Setelah bertahun-tahun menunggu, tawa khas Norris yang selama ini jadi ciri dirinya akhirnya berubah menjadi ekspresi lega dan bangga. Ia telah sampai di puncak, setelah debut penuh di F1 sejak 2019.
Simbol Kebangkitan McLaren & Dominasi Inggris di F1
Dengan gelar ini, Norris menambah daftar panjang pembalap Inggris yang pernah menjadi juara dunia. Ia kini berdiri sejajar dengan legenda-legenda besar seperti Lewis Hamilton, Jackie Stewart, Jim Clark, Graham Hill, hingga Nigel Mansell.

Tak hanya itu, Norris juga menjadi pembalap kedelapan yang berhasil menjadi juara dunia menggunakan sasis McLaren, melanjutkan warisan para ikon seperti Ayrton Senna, Alain Prost, Mika Hakkinen, hingga Hamilton.
Musim Paling Ketat dalam Satu Dekade
Musim 2025 disebut sebagai salah satu musim paling menegangkan dalam era modern F1. Pertarungan Norris vs Verstappen berlangsung hingga lap terakhir musim ini. Verstappen tampil garang sepanjang tahun, tetapi Norris menunjukkan konsistensi dan ketenangan yang akhirnya membawanya ke puncak klasemen.
Dengan total 423 poin, Norris menutup musim penuh drama — sebuah penantian panjang yang akhirnya terbayar lunas.
-
Motor2 years ago
Polytron Memperkenalkan 11 Fitur Baru pada Motor Listrik Fox-R
-
Mobil1 year agoPORSCHE RWB GARAPAN AKIRA NAKAI: MODIFIKASI YANG MENJADI INVESTASI SENI MEWAH
-
Motor1 year agoSuzuki DR-Z4 Series 2025: Andalan Baru di Segmen Motor Trail & Supermoto!
-
Motor5 months agoHonda Wave 125 Terbaru Resmi Meluncur di Thailand: Bebek Legendaris, Iritnya Bikin Dompet Senyum Lebar .
-
Motor Balap11 months agoWawan Wello Resmi Comeback! Siap Tarung di LFN HP969 & Yamaha Cup Race! 🔥
-
Motor1 year ago“Yamaha Luncurkan Motor Turing Ganteng di Indonesia! Ini Dia Harganya yang Bikin Melongo!”
-
Event2 years ago
Kia EV9 GT-Line Unjuk Gigi di GIIAS Bandung, Harganya Dekati Rp 2 Miliar OTR
-
Event2 years ago
Prestasi Gemilang: Ebon Raih Gelar Terbaik FFA 2 Tak 402 M Dragbike IDW Racertees Ekitoyama 2024
