Connect with us

WSBK

RAZGATLIOGLU MENGUASAI RACE 1 WSBK INGGRIS, DOMINASI TANPA TANDING!

Published

on

Pembalap BMW, Toprak Razgatlioglu, mencatat kemenangan kelima beruntun dengan finis tercepat di WSBK Inggris, Donington Park, Sabtu (13/7/2024). Podium kali ini dihuni oleh perwakilan pabrikan berbeda, Alex Lowes dan Alvaro Bautista, yang menambah ketegangan pada balapan ini. Faktor penentu utama adalah pemilihan ban yang tepat di lintasan kering namun dingin. Razgatlioglu kembali menunjukkan performa luar biasa.

“Mendominasi? Rasanya luar biasa, kami menang sangat kuat dengan selisih lebih dari 10 detik. Ini pertama kali dalam karier saya dengan gap sebesar ini, pasti yang lain tidak menikmati. Saya harap bisa menang lagi besok,” ujar Razgatlioglu.

Di belakangnya, pembalap Bonovo, Scott Redding, sempat mengejar namun akhirnya melewati rute yang salah, memberi jalan bagi Nicolo Bulega untuk naik ke posisi kedua. Sementara itu, Jonathan Rea perlahan mendekati Bautista yang bertengger di peringkat keenam. Pembalap Marc VDS, Sam Lowes, kehilangan waktu akibat meluncur ke gravel trap di Tikungan 4, mengakibatkan ia keluar dari 10 besar dan melorot ke peringkat ke-21.

Pertarungan seru antara Yamaha dan Ducati terjadi di lap 6. Andrea Locatelli dan Bautista berebut peringkat kelima, dengan Rea yang terganggu oleh Petrucci di belakang mereka.

Setelah tanpa henti menyerang, Alex Lowes akhirnya berhasil menyingkirkan Redding dari zona podium setelah lap 13. Pada putaran berikutnya, Lowes dan Bautista menampilkan daya juang tinggi, dengan Lowes melewati Bulega dan Bautista menyalip Locatelli.

Dengan enam lap tersisa, Razgatlioglu semakin jauh dengan gap hampir 9 detik dari Alex Lowes. Pembalap nomor 22 juga membangun selisih 1,8 detik dari Bulega. Bautista menunjukkan pertahanan mumpuni ketika Redding berusaha merebut kembali posisi keempat. Dua pembalap Yamaha, Locatelli dan Rea, saling menekan, namun Redding mengalami anti-klimaks karena problem mekanis yang membuatnya terpaksa menepi.

Juara WSBK dua musim itu mendapat angin segar karena tidak lagi khawatir dengan ancaman Redding dan bisa fokus menyingkirkan rekannya, Bulega, dari podium. Locatelli dan Rea juga menikmati keluarnya rider tuan rumah karena otomatis maju ke enam besar.

Dengan dua lap tersisa, juara WSBK enam kali itu tak mengampuni kesalahan rekannya, menurunkan Locatelli satu tangga dari urutan kelima. Petrucci menjadi pembalap tim pelanggan terbaik dalam Race 1 dengan posisi ketujuh, diikuti Dominique Aegerter dan Michael van der Mark di urutan kedelapan dan kesembilan.

Razgatlioglu kini mengantongi 204 poin, menjadikannya pembalap BMW pertama yang memuncaki klasemen setelah 12 musim. Sementara itu, dua pembalap Aruba.it, Bulega dan Bautista, berbagi 171 poin.

WSBK

Aldi Satya Mahendra Bangkit di WorldSSP Ceko 2026, Finis Ke-4 Setelah Terjatuh di Race 1

Published

on

By

Aldi Satya Mahendra menunjukkan mental bertarung luar biasa pada putaran World Supersport 2026 di Republik Ceko. Pebalap muda Indonesia yang membela tim BrCorse bersama dukungan Yamaha Racing Indonesia sukses bangkit dan finis di posisi ke-4 pada Race 2, setelah sebelumnya mengalami insiden crash di Race 1.

Pada balapan pertama, Aldi harus menerima hasil pahit usai terjatuh dan hanya tercatat finis di posisi ke-31. Namun rider yang dijuluki “El Dablek” itu membalasnya dengan performa impresif sehari kemudian. Tampil lebih agresif dan konsisten sepanjang race, Aldi berhasil menembus barisan depan dan mengamankan posisi keempat saat garis finis.

Hasil ini sekaligus menjadi pencapaian terbaik Aldi di sirkuit Autodrom Most sepanjang kariernya di WorldSSP. Catatan tersebut melampaui hasil musim 2025 ketika dirinya finis di posisi ke-5 di trek yang sama. Performa ini memperlihatkan perkembangan signifikan Aldi di musim keduanya tampil penuh di ajang World Supersport.

Dengan tambahan poin penting dari seri Ceko, Aldi kini menempati posisi ke-12 klasemen sementara WorldSSP 2026 dengan total 54 poin. Tren positif ini menjadi modal penting untuk menghadapi seri-seri berikutnya di kalender Kejuaraan Dunia Supersport.

Salah satu faktor yang ikut mendukung peningkatan performanya adalah keputusan Aldi untuk tetap tinggal di Eropa selama musim berlangsung. Strategi tersebut diambil demi menjaga kondisi fisik, mempermudah adaptasi dengan karakter lintasan, serta mempercepat recovery antarseri. Langkah itu terbukti efektif dalam menjaga ritme balap sekaligus meningkatkan kepercayaan dirinya di atas motor Yamaha R9.

Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Wahyu Rusmayadi, turut memberikan apresiasi atas perkembangan Aldi sepanjang musim ini. Menurutnya, Aldi berhasil menunjukkan karakter pebalap pekerja keras yang mampu bangkit dari tekanan dan kembali tampil kompetitif di level dunia.

“Perkembangan Aldi Satya Mahendra terlihat sangat positif. Dia mampu kembali ke performa terbaiknya seperti saat meraih podium bersejarah di Phillip Island. Meski sempat mengalami kesulitan, Aldi bisa bangkit, menembus 10 besar bahkan kembali masuk top 5. Kami berharap tren ini terus berlanjut agar dia semakin konsisten meraih poin dan memperbaiki posisi klasemen,” ujar Wahyu Rusmayadi.

Hasil di Ceko menjadi sinyal kuat bahwa Aldi Satya Mahendra mulai kembali menemukan ritme terbaiknya di WorldSSP 2026. Jika konsistensi ini terus terjaga, peluang Aldi untuk rutin bersaing di lima besar musim ini terbuka lebar.

Continue Reading

WSBK

FIM Resmi Tetapkan Regulasi Baru WorldSBK Musim 2026, Ada Perubahan pada Prosedur Start dan Pit Lane

Published

on

By

Komisi Superbike FIM resmi menetapkan sejumlah regulasi baru yang akan mulai berlaku pada musim WorldSBK 2026. Keputusan tersebut telah disetujui oleh Permanent Bureau, sementara rincian lengkap regulasi kini sudah tersedia melalui situs resmi FIM.

Salah satu perubahan yang menjadi perhatian utama adalah revisi pada prosedur penundaan start atau Start Delayed Procedure.

Mulai musim 2026, apabila status Start Delayed diumumkan ketika seluruh pembalap sudah berada di posisi start grid, maka hitung mundur menuju warm up lap akan dimulai ulang dari papan 5 menit.

Sebelumnya, prosedur tersebut hanya dimulai kembali dari papan 3 menit.

Perubahan ini dilakukan untuk memberi waktu tambahan bagi tim dan pembalap dalam mempersiapkan diri ketika terjadi penundaan menjelang start.

Aturan tersebut juga tidak hanya berlaku di WorldSBK, tetapi diterapkan untuk seluruh seri FIM Circuit Racing Championships.

Selain itu, FIM juga memperketat aturan terkait pelanggaran batas kecepatan di pit lane.

Mulai musim depan, pembalap yang melanggar speed limit di area pit lane akan langsung dikenai denda resmi dari FIM WorldSBK Stewards.

Jika pelanggaran serupa terjadi lebih dari satu kali, nominal denda akan ditingkatkan secara bertahap.

Bahkan, hukuman yang lebih berat dapat diberikan apabila pelanggaran dilakukan dengan kecepatan yang jauh melebihi batas yang ditentukan atau jika terjadi akumulasi pelanggaran dalam satu musim.

Regulasi baru ini menjadi bagian dari langkah FIM untuk meningkatkan keselamatan balap sekaligus menjaga keteraturan jalannya kompetisi di paddock maupun di lintasan.

Dengan aturan yang lebih tegas, seluruh tim dan pembalap WorldSBK dipastikan harus beradaptasi lebih cepat sebelum musim 2026 resmi dimulai.

Continue Reading

Motor Balap

Nicolo Bulega Tak Terbendung! Sapu Bersih Race 2 Hungaria dan Pecahkan Rekor

Published

on

By

Dominasi World Superbike Championship 2026 semakin mengerikan lewat performa Nicolo Bulega. Pada Race 2 di Balaton Park Circuit, pembalap Ducati tersebut kembali meraih kemenangan sekaligus memperpanjang rekor menjadi 16 kemenangan beruntun.

Tak hanya itu, Bulega juga sukses menyapu bersih 12 kemenangan dari 12 balapan musim ini dan mencatatkan 25 podium berturut-turut—menyamai rekor sepanjang sejarah WorldSBK. Awal musimnya jelas masuk kategori paling dominan dalam sejarah kejuaraan ini.


Tekanan Lecuona Tak Cukup, Ducati Tetap Superior

Di belakang Bulega, Iker Lecuona sempat memberikan tekanan serius. Sepanjang balapan, ia menjaga jarak di bawah satu detik. Namun, memasuki lap-lap akhir, gap melebar hingga 2,5 detik—menegaskan konsistensi pace Bulega yang sulit ditandingi.

Podium ketiga diamankan oleh Yari Montella yang tampil solid sejak awal. Ia memanfaatkan kesalahan Lorenzo Baldassarri dan Alvaro Bautista di tikungan 15 untuk mengunci posisi.


Persaingan Ketat di Grup Tengah

Baldassarri sempat mencoba comeback di lap akhir, namun gagal menyalip Montella dan harus puas finis keempat. Posisi lima besar ditutup oleh Garrett Gerloff sebagai pembalap non-Ducati terbaik.

Sementara itu, performa impresif ditunjukkan Sam Lowes yang naik dari posisi 11 ke posisi 6. Di belakangnya, Remy Gardner dan Stefano Manzi membawa Yamaha masuk 10 besar, dengan Manzi mencatatkan top 10 pertamanya di WorldSBK.


Bulega Makin Dekat Gelar Dunia

Dengan performa nyaris sempurna sejauh ini, Nicolo Bulega semakin mengukuhkan diri sebagai kandidat terkuat juara dunia WorldSBK 2026. Konsistensi, kecepatan, dan minim kesalahan menjadi kunci dominasinya musim ini.

Continue Reading

Trending