Connect with us

Uncategorized

Ducati Panigale V4 Marc Marquez Edition, Superbike Jalan Raya Rasa MotoGP dengan Harga Fantastis

Published

on

Ducati kembali menaikkan standar superbike jalan raya lewat Panigale V4 edisi khusus Marc Marquez, sebuah motor yang bukan sekadar replika visual, tetapi membawa DNA MotoGP yang nyata. Berbasis Panigale V4 S model year 2025, edisi ini tampil jauh lebih radikal dan eksklusif, hingga membuat harganya menembus angka miliaran rupiah.

Aura Desmosedici GP25 terasa kuat sejak pandangan pertama. Livery balap khas Ducati MotoGP membungkus seluruh bodi, dipadukan dengan detail aerodinamika yang benar-benar diambil dari lintasan balap. Salah satu sorotan utamanya adalah penggunaan Corner Sidepods, teknologi aerodinamika yang pertama kali diperkenalkan Ducati di MotoGP 2021 untuk memaksimalkan ground effect saat motor berada dalam kondisi rebah ekstrem.

Menurut Ducati, perangkat ini mampu meningkatkan traksi ban secara signifikan dan memungkinkan kecepatan menikung lebih tinggi, sekaligus memangkas waktu putaran. Artinya, motor ini tak hanya agresif secara tampilan, tetapi juga bekerja secara fungsional layaknya motor balap sungguhan.

Sektor pengereman menjadi bukti lain betapa seriusnya Ducati menggarap edisi ini. Panigale V4 Marquez dibekali sistem Front Brake Pro+, yang telah lolos homologasi jalan raya. Kombinasinya mengandalkan cakram Brembo T-Drive 338,5 mm dengan ketebalan 6,2 mm, dipasangkan kaliper Brembo GP4 Sport Production—perangkat yang berasal langsung dari pengembangan World Superbike.

Tak berhenti di situ, master rem depan menggunakan MCS 19.21 dengan pengaturan jarak tuas ala MotoGP, memberi sensasi kontrol pengereman presisi tinggi, baik di jalan maupun sirkuit.

Di balik fairing agresifnya, mesin Desmosedici Stradale 1.103 cc mendapat sentuhan khusus. Output tenaga meningkat menjadi 218,5 hp pada 13.500 rpm, lebih buas dari Panigale V4 S standar. Lonjakan performa ini dicapai berkat knalpot Akrapovič dengan mapping mesin khusus, sekaligus memangkas bobot motor hingga 2,5 kg.

Bobot semakin ringan berkat penggunaan velg serat karbon lima palang, yang mengurangi massa hingga 0,95 kg dibandingkan velg forged standar. Efeknya bukan hanya akselerasi yang lebih responsif, tetapi juga handling yang terasa lebih tajam.

Sebagai motor edisi kolektor, Ducati melengkapinya dengan berbagai komponen premium, mulai dari kopling kering, footstep aluminium billet yang dapat disetel, modul GPS, hingga paket perlengkapan lintasan seperti pelindung kaliper rem, penutup kopling karbon terbuka, dan kit pelepas dudukan pelat nomor.

Suspensi tetap mempercayakan komponen kelas dunia, yakni garpu Öhlins NPX-30 43 mm di depan dan shock Öhlins TTX 36 di belakang, keduanya full adjustable untuk kebutuhan harian maupun balap.

Sentuhan emosional paling kuat hadir di bagian tangki bahan bakar, yang ditandatangani langsung oleh Marc Marquez. Tanda tangan ini menjadi simbol perjalanan bersejarah sang pembalap Spanyol, yang sukses meraih gelar juara dunia MotoGP 2025 bersama Ducati—gelar ketujuhnya di kelas utama dan titel kesembilan sepanjang kariernya.

Ducati Panigale V4 Marc Marquez Edition diproduksi sangat terbatas, hanya 293 unit di seluruh dunia, dengan banderol mencapai £79.300 atau sekitar Rp1,7 miliar. Sebuah angka yang sepadan bagi mereka yang menginginkan motor jalan raya dengan rasa MotoGP yang nyaris tanpa kompromi.

Uncategorized

SYM DRGBT 2026 Resmi Hadir, Skutik Maxi Taiwan Makin Pintar dan Penuh Karakter

Published

on

By

SYM kembali menaikkan standar skutik maxi lewat kehadiran DRGBT 2026, model terbaru yang tak sekadar tampil segar, tetapi juga membawa lompatan besar pada sisi teknologi keselamatan dan performa. Skuter sporty asal Taiwan ini kini tampil sebagai salah satu produk paling advance di kelas 150 cc.

Nama DRGBT sendiri sudah lama identik dengan performa dan desain agresif. Mengusung bahasa desain Art-Fusion yang terinspirasi dari siluet bio-naga, DRGBT tampil berotot dengan postur tajam dan aura sport yang kuat. Mesin berpendingin cairan menjadi jantung pacunya, sementara pencapaian Red Dot Design Award 2024 pada generasi sebelumnya menjadi bukti keseriusan SYM dalam menghadirkan skutik berkelas dunia.

Memasuki model tahun 2026, SYM menaruh fokus besar pada faktor keselamatan. DRGBT terbaru kini mencatat sejarah sebagai satu-satunya skuter di Taiwan yang mengombinasikan ABS dan Cornering Traction Control System (TCS). Sistem ini bekerja memantau kondisi motor secara real-time, memastikan distribusi pengereman dan tenaga tetap stabil meski motor sedang dalam kondisi miring. Teknologi yang biasanya hanya ditemui pada motor berkapasitas besar, kini hadir di skutik 150 cc.

Sektor pengereman pun ikut diperbarui. DRGBT 2026 kini menggunakan floating disc di roda depan dan belakang, dengan diameter cakram depan diperbesar menjadi 268 mm. Hasilnya, performa pengereman diklaim meningkat hingga 15 persen, menghadirkan rasa tuas rem yang lebih presisi dan meyakinkan, terutama saat situasi darurat.

Soal performa, karakter sporty tetap menjadi DNA utama. Mesin 158 cc berpendingin cairan mampu menghasilkan tenaga 15,7 hp dan torsi puncak 15,1 Nm. Dukungan teknologi Hyper-SVIS dan ZRSG 3.0 membuat respons gas terasa lebih padat sejak putaran bawah, dengan akselerasi yang halus namun agresif di kecepatan menengah hingga tinggi. Bahkan, dalam tes akselerasi 0–100 meter, DRGBT 2026 diklaim unggul hingga tiga panjang motor dibanding generasi sebelumnya.

Tampilan visual juga mendapat sentuhan baru. Warna Lava Black hadir memperkuat kesan garang sekaligus elegan, dipadukan desain lampu sein belakang dengan efek mengalir yang membuat tampilannya semakin futuristis dan mudah dikenali saat malam hari.

Khusus varian Keyless Cornering, SYM menyematkan fitur start darurat berbasis sentuhan, solusi praktis ketika baterai remote keyless berada dalam kondisi lemah.

Di pasar domestik Taiwan, SYM DRGBT 2026 dipasarkan mulai NT$120.000 atau sekitar Rp64 jutaan untuk versi TCS. Sementara varian tertinggi Keyless Cornering dibanderol NT$124.000 atau setara Rp66 jutaan—harga yang sepadan dengan teknologi dan karakter yang ditawarkan.

Continue Reading

Uncategorized

Reli Dakar 2026 Etape 2: Daniel Sanders Tegaskan Dominasi KTM

Published

on

By

Persaingan Reli Dakar 2026 mulai memperlihatkan arah kekuatan. Memasuki Etape 2, Daniel Sanders tampil impresif dan langsung mengukuhkan diri sebagai ujung tombak dominasi Red Bull KTM Factory Racing. Hanya dalam tiga etape, pereli asal Australia itu sudah mampu menunjukkan konsistensi dan ketenangan yang menjadi ciri khas juara.

Kemenangan di Etape 2 bukan sekadar hasil manis, tetapi juga memiliki nilai historis bagi Sanders. Catatan tersebut menjadi kemenangan etape ke-10 sepanjang kariernya di Dakar, sekaligus menempatkannya sebagai pereli ke-22 dalam sejarah ajang reli paling ekstrem di dunia ini yang mampu menembus dua digit kemenangan etape.

Seperti etape sebelumnya, strategi KTM kembali berjalan rapi. Sanders dan rekan setimnya, Edgar Canet, memainkan peran penting dalam perburuan bonus waktu pembuka jalan. Canet yang memulai etape sebagai pembuka lintasan—berkat kemenangan di Prolog dan Stage 1—sempat memimpin hingga 100 kilometer pertama. Namun, insiden kecil dan kesalahan navigasi membuat ritmenya sedikit terganggu, memberi celah bagi Sanders untuk mengambil alih kendali lomba.

Setelah berada di depan, kedua pereli KTM ini bekerja sama dengan cerdas untuk memaksimalkan keuntungan. Canet mengamankan bonus waktu sebesar 5 menit 42 detik, sementara Sanders meraih tambahan 4 menit 4 detik. Hasilnya, Sanders menuntaskan Etape 2 dengan keunggulan 1 menit 35 detik atas Canet dan resmi naik ke puncak klasemen umum.

Di sisi lain, pereli Monster Energy Honda HRC, Ricky Brabec, sebenarnya mencatatkan waktu lintasan yang sangat kompetitif. Namun, akumulasi bonus waktu yang diraih kubu KTM membuat juara Dakar sebelumnya itu harus puas finis di posisi ketiga pada etape ini.

Dengan performa solid dan strategi tim yang matang, KTM semakin menegaskan statusnya sebagai kekuatan utama di Dakar 2026. Sementara itu, persaingan dengan Honda dipastikan masih akan terus memanas seiring semakin beratnya medan dan panjangnya etape yang harus ditaklukkan.

Continue Reading

Uncategorized

Bukan Motor Biasa! Tromox M05 Buktikan Motor Listrik Bisa Stylish dan Aman

Published

on

By

Tromox M05 hadir sebagai interpretasi scrambler listrik yang dirancang khusus untuk ritme kota yang santai dan modern. Motor ini tak sekadar mengandalkan tampilan, tetapi juga menawarkan kemudahan berkendara yang ramah bagi pemula, sekaligus relevan dengan gaya hidup urban yang mengutamakan efisiensi dan kepraktisan.

Secara visual, Tromox M05 tampil menawan dengan desain ringkas dan karakter scrambler yang kuat, membuatnya cocok untuk rolling city tanpa ribet. Pengoperasiannya sederhana, minim getaran, dan terasa intuitif—sebuah kombinasi yang pas untuk mobilitas harian di tengah padatnya lalu lintas perkotaan.

Motor listrik ini dibekali penggerak brushless berdaya 3 kW yang terpasang di roda belakang. Kecepatan puncaknya berada di rentang 45 km/jam hingga 70 km/jam, bergantung pada varian yang dipilih. Sumber tenaganya berasal dari baterai LFP berkapasitas 2,3 kWh yang bersifat swappable, memungkinkan proses pengisian lebih praktis dengan jarak tempuh mencapai sekitar 80 km dalam kondisi ideal.

Keunggulan lain Tromox M05 terletak pada bobotnya yang sangat ringan. Dengan berat hanya 88 kg, motor ini bahkan lebih enteng dibanding Honda BeAT, namun tetap sanggup menahan beban hingga 150 kg—memberikan rasa percaya diri saat dikendarai di berbagai situasi.

Menariknya, meski bermain di segmen motor listrik berperforma moderat, Tromox M05 sudah dibekali fitur keselamatan yang tergolong canggih. Mulai dari sistem ABS, kontrol traksi elektrik (E-TCS), hingga sensor Blind Spot Assist, semuanya dirancang untuk meningkatkan rasa aman dan kenyamanan saat berkendara di lingkungan perkotaan.

Tromox M05 membuktikan bahwa motor listrik bukan hanya soal ramah lingkungan, tetapi juga bisa tampil stylish, ringan, dan cerdas untuk kebutuhan mobilitas harian.

Continue Reading

Trending