Electric Vehicle
VinFast Siap Luncurkan 3 Motor Listrik di Indonesia, Andalkan Battery Swap dan Jarak Tempuh di Atas 100 Km
Pabrikan otomotif asal Vietnam, VinFast, semakin menunjukkan keseriusannya menggarap pasar kendaraan listrik di Indonesia. Pada Juni 2026 mendatang, VinFast berencana meluncurkan tiga motor listrik sekaligus sebagai langkah awal memperkuat eksistensinya di segmen roda dua nasional.
Tiga model yang akan diperkenalkan pada fase pertama adalah VinFast Evo, VinFast Feliz II, dan VinFast Viper. Ketiganya sebenarnya sudah lebih dulu dipasarkan di Vietnam, namun untuk pasar Indonesia akan hadir dengan peningkatan spesifikasi, terutama pada sektor performa dan jarak tempuh.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar VinFast dalam membangun ekosistem kendaraan listrik (EV) secara menyeluruh di Indonesia, termasuk pengembangan infrastruktur dan fasilitas produksi lokal.
Spesifikasi Disesuaikan dengan Kondisi Jalan dan Kebutuhan Konsumen Indonesia

Menurut pihak VinFast, spesifikasi motor listrik untuk pasar Indonesia dirancang lebih tinggi dibanding versi Vietnam. Penyesuaian ini dilakukan karena kondisi geografis, kepadatan lalu lintas, serta kebiasaan berkendara masyarakat Indonesia yang berbeda.
Salah satu peningkatan utama adalah jarak tempuh. Motor listrik VinFast versi Indonesia diklaim mampu menempuh jarak lebih dari 100 km dalam sekali pengisian daya, angka yang dinilai cukup untuk kebutuhan mobilitas harian seperti:
- Perjalanan ke kantor atau sekolah
- Aktivitas harian dalam kota
- Penggunaan ojek online atau delivery
- Mobilitas urban jarak menengah
Dengan jarak tempuh tersebut, motor listrik ini diharapkan dapat menjadi alternatif praktis bagi pengguna kendaraan konvensional.
Desain Berbeda, Menyasar Beragam Karakter Pengguna

Ketiga motor listrik dari VinFast hadir dengan karakter desain yang berbeda untuk menjangkau berbagai segmen pengguna.
Karakter desain masing-masing model:
VinFast Evo
- Gaya retro modern
- Terinspirasi skuter klasik Eropa
- Cocok untuk pengguna urban dan pelajar
VinFast Feliz II
- Desain elegan dan simpel
- Fokus kenyamanan harian
- Cocok untuk keluarga dan pekerja
VinFast Viper
- Tampilan sporty dan agresif
- Target pengguna muda
- Karakter lebih dinamis
Pendekatan desain ini menunjukkan bahwa VinFast ingin menjangkau pasar yang luas, dari pengguna pemula hingga pengendara yang menginginkan gaya lebih sporty.
Battery Swap Jadi Senjata Utama Ekosistem Motor Listrik VinFast
Salah satu fitur paling menarik dari strategi VinFast di Indonesia adalah penggunaan sistem battery swap atau penukaran baterai.
Keunggulan battery swap:
🔋 Tidak perlu menunggu charging lama
⚡ Proses penggantian baterai cepat
🏙️ Cocok untuk mobilitas harian
🚚 Ideal untuk kebutuhan operasional dan komersial
Saat ini, VinFast Indonesia sudah mulai menyebarkan stasiun battery swap di beberapa titik strategis. Selain itu, perusahaan juga telah membangun fasilitas produksi di:
Subang
Langkah ini menjadi bukti keseriusan VinFast dalam membangun ekosistem kendaraan listrik jangka panjang di Indonesia, bukan sekadar menjual produk.
Electric Vehicle
LiveWire Honcho Hadir, Motor Listrik Ringan Bergaya Americana yang Berbeda dari Harley-Davidson
Merek motor listrik milik LiveWire kembali menarik perhatian dengan menghadirkan model terbaru bernama LiveWire Honcho. Motor ini hadir dengan konsep yang cukup berbeda dari model sebelumnya seperti LiveWire One dan LiveWire S2 Del Mar, yang sebelumnya fokus pada performa tinggi dan segmen premium.
Setelah menghadapi tantangan penjualan pada lini motor listrik mahal, LiveWire kini mengubah strategi dengan menghadirkan produk yang lebih sederhana, ringan, dan terjangkau. Honcho dirancang untuk penggunaan harian, gaya hidup outdoor, serta mobilitas praktis di perkotaan maupun area semi-rural.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa LiveWire mulai serius masuk ke segmen motor listrik entry-level yang saat ini berkembang pesat di pasar global.
Desain Americana: Gaya Pit-Bike yang Santai dan Fungsional
Secara visual, LiveWire Honcho tampil sangat berbeda dari citra futuristik khas motor listrik modern. Motor ini justru mengusung gaya Americana, dengan karakter desain yang sederhana, tangguh, dan terinspirasi dari motor pit-bike.

Ciri desain utama:
- Ban tebal bergaya off-road
- Posisi berkendara tegak dan santai
- Dimensi ringkas dan ringan
- Tampilan kasual untuk gaya hidup outdoor
Konsep desainnya menggambarkan aktivitas khas pedesaan Amerika, seperti berkendara di jalan tanah, camping, memancing, hingga eksplorasi ringan di alam terbuka.
Pendekatan ini membuat motor terasa lebih dekat dengan pengguna muda yang mencari kendaraan praktis dan fun, bukan sekadar teknologi tinggi.
Platform S4: Motor Ringkas dengan Performa Setara 125cc
Menariknya, LiveWire Honcho menggunakan platform S4, yang sebelumnya diperkirakan akan digunakan untuk motor listrik berukuran besar. Namun, platform tersebut justru diadaptasi menjadi motor listrik ringkas dengan performa moderat.
Perkiraan spesifikasi performa:
- Tenaga sekitar 15 HP (10 kW)
- Kecepatan maksimum sekitar 85 km/jam
- Jarak tempuh hingga 160 km
- Setara motor bensin kelas 125 cc
Karakter performa ini membuat Honcho lebih cocok untuk penggunaan harian, commuting, dan aktivitas santai, dibandingkan untuk kecepatan tinggi.
Baterai Swappable: Solusi Praktis untuk Mobilitas Harian

Salah satu fitur penting dari LiveWire Honcho adalah penggunaan sistem baterai swappable atau dapat dilepas dan ditukar.
Keunggulan sistem ini:
🔋 Pengisian daya lebih fleksibel
⚡ Tidak perlu menunggu lama di charging station
🏙️ Cocok untuk mobilitas perkotaan
🔧 Perawatan lebih praktis
Fitur ini menjadi solusi untuk salah satu kendala utama kendaraan listrik, yaitu keterbatasan infrastruktur pengisian daya.

Target Pasar Baru: Segmen Motor Listrik Entry-Level
Dengan hadirnya LiveWire Honcho, LiveWire kini membidik segmen motor listrik ringan yang sedang tumbuh pesat di berbagai negara.
Segmen ini sebelumnya didominasi oleh merek seperti:
- Sur-Ron
- Segway
Namun, LiveWire memiliki keunggulan penting melalui dukungan jaringan dealer dari induk perusahaannya, yaitu Harley-Davidson, yang terkenal luas dalam hal layanan servis dan distribusi.
Jika strategi harga dan positioning tepat, Honcho berpotensi menjadi pintu masuk bagi generasi muda untuk mengenal brand LiveWire.
Electric Vehicle
BYD Sealion 05 2026 Resmi Mengaspal, SUV Listrik dengan Fast Charging 5 Menit dan Jarak Tempuh Hingga 2.100 Km
Produsen otomotif asal China, BYD, kembali membuat gebrakan di pasar kendaraan elektrifikasi dengan meluncurkan SUV terbaru mereka, BYD Sealion 05 model 2026. Mobil ini hadir membawa teknologi pengisian daya super cepat, efisiensi bahan bakar tinggi, serta jarak tempuh yang diklaim sangat jauh untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak jauh.
Menariknya, BYD Sealion 05 tersedia dalam dua pilihan teknologi penggerak, yaitu versi listrik murni (BEV) dan plug-in hybrid (DM-i). Kombinasi ini membuat model tersebut fleksibel untuk berbagai kebutuhan pengguna, mulai dari mobilitas perkotaan hingga perjalanan antarkota.

Teknologi Flash Charging: Isi Daya 5 Menit Bisa Jalan Lagi
Salah satu fitur paling menonjol dari BYD Sealion 05 adalah teknologi flash charging, yang memungkinkan pengisian energi dalam waktu sangat singkat.
Dalam kondisi ideal, mobil ini dapat mengisi daya dalam waktu sekitar:
± 5 menit
Durasi tersebut memungkinkan kendaraan mendapatkan tambahan jarak tempuh yang signifikan, hampir setara dengan pengalaman mengisi bensin di SPBU.
Keunggulan utama teknologi ini:
⚡ Waktu pengisian jauh lebih singkat
⚡ Lebih praktis untuk penggunaan harian
⚡ Mengurangi kekhawatiran soal jarak tempuh
⚡ Mendukung mobilitas tinggi
Teknologi ini menjadi salah satu langkah penting dalam mempercepat adopsi kendaraan listrik secara global.
Performa SUV Listrik: Jarak Tempuh 630 Km dan Akselerasi Responsif
Untuk varian listrik murni (BEV), BYD Sealion 05 menawarkan performa yang cukup impresif di kelas SUV elektrifikasi.
Spesifikasi performa utama:
- Jarak tempuh hingga 630 km
- Akselerasi 0–100 km/jam: 5,9 detik
- Tenaga responsif untuk jalan tol
- Stabil untuk penggunaan harian
Dengan performa tersebut, SUV ini tidak hanya efisien, tetapi juga tetap bertenaga untuk berbagai kondisi berkendara.

Versi Hybrid DM-i: Super Irit dengan Jarak Tempuh Lebih dari 2.000 Km
Selain versi listrik, BYD Sealion 05 juga hadir dalam varian DM-i (plug-in hybrid) yang mengusung teknologi generasi kelima dari BYD.
Keunggulan utama varian hybrid:
⛽ Konsumsi BBM hanya 3,1 liter / 100 km
🔋 Jarak tempuh gabungan hingga 2.105 km
⚡ Kombinasi mesin bensin dan motor listrik
🚗 Cocok untuk perjalanan jarak jauh
Angka efisiensi tersebut tergolong sangat impresif untuk ukuran SUV, terutama bagi pengguna yang mengutamakan biaya operasional rendah.
Pilihan Baterai dan Jarak Tempuh Listrik

Untuk mendukung performa dan efisiensi, BYD Sealion 05 menyediakan dua opsi kapasitas baterai.
Pilihan baterai:
26,6 kWh
→ Jarak listrik murni hingga 220 km
34,2 kWh
→ Jarak listrik murni hingga 305 km
Konfigurasi ini memberikan fleksibilitas bagi pengguna untuk memilih sesuai kebutuhan mobilitas harian.
Fitur Teknologi Canggih: Sistem Semi-Otonom dengan LiDAR
Dari sisi teknologi keselamatan dan bantuan berkendara, BYD Sealion 05 dilengkapi sistem ADAS terbaru bernama:
God’s Eye
Tersedia dalam dua versi:
God’s Eye C
→ Sistem bantuan berkendara standar
God’s Eye B (opsional)
→ Didukung sensor LiDAR
→ Kemampuan berkendara semi-otonom
→ Navigasi perkotaan lebih aman
Fitur ini menempatkan mobil pada level teknologi yang setara dengan SUV modern di kelas global.
Electric Vehicle
Hyundai Ioniq 3 Resmi Meluncur, Hatchback Listrik Kompak dengan Jarak Tempuh Hampir 500 Km
Produsen otomotif asal Korea Selatan, Hyundai Motor Company, resmi memperkenalkan mobil listrik terbarunya yaitu Hyundai Ioniq 3. Model ini hadir sebagai bagian dari ekspansi lini kendaraan listrik Hyundai yang menyasar segmen hatchback kompak dengan fokus pada efisiensi, teknologi, dan mobilitas perkotaan modern.
Dikembangkan khusus untuk pasar Eropa, Ioniq 3 mengusung desain aerodinamis, dimensi ringkas, serta teknologi terbaru yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan pengguna kendaraan listrik harian. Mobil ini juga menjadi salah satu model entry-level dalam keluarga Ioniq yang tetap menawarkan performa dan fitur modern.

Dengan platform listrik khusus dan pilihan baterai berbeda, Ioniq 3 hadir sebagai alternatif menarik bagi konsumen yang menginginkan mobil listrik praktis dengan jarak tempuh kompetitif.
Dibangun di Platform E-GMP dengan Sistem 400 Volt
Secara teknis, Hyundai Ioniq 3 menggunakan platform listrik modular milik Hyundai, yaitu:
E-GMP (Electric Global Modular Platform)
Platform ini memungkinkan efisiensi energi yang lebih baik serta distribusi bobot kendaraan yang optimal. Untuk varian Standard Range, mobil ini menggunakan motor listrik tunggal di bagian depan yang menghasilkan tenaga sekitar:
147 tenaga kuda
Tenaga tersebut disalurkan ke roda depan (FWD), menjadikannya cocok untuk penggunaan harian di lingkungan urban.
Dua Pilihan Baterai dengan Jarak Tempuh Berbeda

Salah satu daya tarik utama Hyundai Ioniq 3 adalah fleksibilitas jarak tempuh melalui dua opsi baterai.
Varian Standard Range
Kapasitas baterai:
42,2 kWh
Jarak tempuh:
sekitar 344 km (WLTP)
Tenaga:
147 hp
Akselerasi:
0–100 km/jam sekitar 9,0 detik
Varian Long Range
Kapasitas baterai:
61 kWh
Jarak tempuh:
hingga 496 km (WLTP)
Tenaga:
135 hp
Akselerasi:
0–100 km/jam sekitar 9,6 detik
Kedua varian memiliki karakter torsi yang sama, yaitu sekitar:
184 lb-ft
Sementara kecepatan maksimum dibatasi hingga:
169 km/jam
Konfigurasi ini menempatkan Ioniq 3 sebagai kendaraan listrik yang menyeimbangkan performa dan efisiensi energi.
Desain Aerodinamis dengan Filosofi ‘Art of Steel’

Dari sisi desain, Hyundai Ioniq 3 mengusung bahasa desain baru Hyundai yang disebut:
Art of Steel
Konsep ini menekankan garis bodi tegas dan aerodinamika tinggi. Hal tersebut terlihat dari nilai koefisien hambatan udara:
Cd 0,263
Angka ini menunjukkan efisiensi aerodinamis yang baik untuk kendaraan listrik kompak, membantu meningkatkan efisiensi energi dan jarak tempuh.
Dimensi utama:
- Panjang: sekitar 4,15 meter
- Segmen: hatchback kompak
- Fokus: mobilitas perkotaan
Ukuran ini membuat Ioniq 3 lebih ringkas dibanding model listrik lain seperti:
Hyundai GV60
Interior Modern dengan Sistem Infotainment Generasi Baru
Masuk ke dalam kabin, Hyundai Ioniq 3 menjadi model pertama di Eropa yang menggunakan sistem infotainment terbaru dari Hyundai.
Nama sistem:
Pleos Connect
Teknologi ini berbasis:
Android Automotive OS
Pilihan ukuran layar:
- 12,9 inci
- 14,6 inci
Fitur utama:
- Navigasi pintar
- Integrasi smartphone
- Update software OTA
- Antarmuka digital modern
Selain itu, Hyundai juga menghadirkan varian:
N Line
yang menawarkan tampilan lebih sporty untuk menarik konsumen yang menginginkan karakter visual lebih agresif.
Posisi Ioniq 3 di Pasar Mobil Listrik
Kehadiran Hyundai Ioniq 3 memperkuat strategi elektrifikasi Hyundai Motor Company di segmen kendaraan listrik kompak.
Target utama:
- Pengguna mobil listrik pertama
- Mobilitas harian
- Pasar urban
- Efisiensi biaya operasional
Model ini diproyeksikan menjadi pesaing kuat di segmen hatchback listrik, terutama di pasar Eropa yang pertumbuhan kendaraan listriknya sangat cepat.
-
Motor Balap1 year agoWawan Wello Resmi Comeback! Siap Tarung di LFN HP969 & Yamaha Cup Race! 🔥
-
Motor2 years ago
Polytron Memperkenalkan 11 Fitur Baru pada Motor Listrik Fox-R
-
Mobil2 years agoPORSCHE RWB GARAPAN AKIRA NAKAI: MODIFIKASI YANG MENJADI INVESTASI SENI MEWAH
-
Motor1 year agoSuzuki DR-Z4 Series 2025: Andalan Baru di Segmen Motor Trail & Supermoto!
-
Motor9 months agoHonda Wave 125 Terbaru Resmi Meluncur di Thailand: Bebek Legendaris, Iritnya Bikin Dompet Senyum Lebar .
-
Motor2 years ago“Yamaha Luncurkan Motor Turing Ganteng di Indonesia! Ini Dia Harganya yang Bikin Melongo!”
-
Mobil1 year agoJetour T2 Siap Tantang Chery J6 di Pasar SUV Off-road!
-
Event2 years ago
Kia EV9 GT-Line Unjuk Gigi di GIIAS Bandung, Harganya Dekati Rp 2 Miliar OTR
