Connect with us

Moto GP

Misi Bangkit di Jerez, Veda Ega Pratama Siap Ubah Potensi Jadi Poin di Moto3

Published

on

Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama datang ke seri berikutnya dengan motivasi tinggi jelang putaran Moto3 World Championship di Circuito de Jerez. Bersama tim Honda Team Asia, Veda membawa misi penting untuk membalikkan hasil kurang maksimal pada seri sebelumnya di Amerika Serikat.

Pada balapan di Circuit of the Americas, baik Veda maupun rekan setimnya Zen Mitani sebenarnya menunjukkan kecepatan yang kompetitif. Namun, keduanya gagal mengamankan poin setelah tidak berhasil menyelesaikan balapan hingga garis finis.

Kini, setelah jeda tiga minggu dimanfaatkan untuk evaluasi dan latihan intensif, tim yang dipimpin oleh Hiroshi Aoyama optimistis bisa tampil lebih solid di sirkuit teknis Jerez yang terkenal menuntut presisi tinggi dan konsistensi sepanjang balapan.


Jerez, Sirkuit Teknis yang Menuntut Presisi dan Konsistensi

Balapan di Circuito de Jerez selalu menghadirkan tantangan tersendiri bagi pembalap kelas Moto3. Karakter lintasan yang teknis, banyak tikungan cepat, serta peluang menyalip yang sempit membuat selisih waktu antar pembalap biasanya sangat tipis.

Menurut Hiroshi Aoyama, detail kecil seperti pemilihan racing line, manajemen ban, hingga konsistensi lap time dapat menentukan hasil akhir balapan.

Hal inilah yang membuat persiapan mental dan teknis menjadi sangat penting bagi para pembalap muda yang ingin bersaing di papan tengah hingga zona poin.


Veda Siap Bangkit dan Bidik Zona Poin

Bagi Veda Ega Pratama, balapan di Jerez menjadi momentum penting untuk membuktikan bahwa potensi kecepatan yang dimiliki dapat diterjemahkan menjadi hasil nyata.

Setelah pengalaman pahit di seri sebelumnya, Veda menargetkan performa yang lebih konsisten sejak sesi latihan bebas hingga balapan utama. Keunggulan lainnya, ia sudah cukup familiar dengan karakter lintasan Jerez, sehingga bisa langsung fokus pada peningkatan performa.

Target utama yang diusung adalah sederhana namun krusial:
finish race, tampil konsisten, dan mendekat ke zona poin.

Moto GP

Aprilia Racing Resmi Gandeng Monster Energy di MotoGP: Awal Era Baru di Kelas Premier

Published

on

By

Aprilia Racing resmi memasuki babak baru di ajang MotoGP setelah mengumumkan kerja sama strategis dengan Monster Energy. Kolaborasi ini menjadi langkah penting bagi pabrikan asal Noale, Italia, dalam memperkuat posisi mereka di persaingan kelas premier.

Monster Energy akan menjadi main sponsor Aprilia Racing untuk musim 2026, sebelum naik status menjadi title sponsor mulai musim 2027. Artinya, ini bukan sekadar kerja sama jangka pendek, tetapi proyek besar jangka panjang di dunia balap motor paling bergengsi.


Branding Global di RS-GP MotoGP

Dalam kesepakatan ini, logo ikonis Monster Energy akan terpampang di berbagai elemen penting tim, termasuk motor Aprilia RS-GP, racing suit pembalap, hingga seluruh branding paddock resmi.

Kehadiran sponsor global ini mempertegas ambisi Aprilia yang dalam beberapa musim terakhir terus menunjukkan peningkatan performa dan konsistensi di grid MotoGP.


Langkah Strategis Menuju Puncak Kompetisi

Bagi Aprilia Racing, ini bukan sekadar kerja sama bisnis, tetapi juga milestone penting karena Monster Energy menjadi title sponsor pertama dalam sejarah tim MotoGP mereka.

Dengan dukungan finansial dan branding global, Aprilia kini punya modal kuat untuk semakin agresif menantang dominasi pabrikan besar di MotoGP.

Continue Reading

Moto GP

Lolos ke Q2, Veda Ega Pratama Tampil Impresif di Practice Moto3 Italia 2026

Published

on

By

Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama kembali menunjukkan performa menjanjikan di ajang Moto3 World Championship 2026. Rider Honda Team Asia itu sukses mengamankan tiket langsung ke Q2 usai tampil impresif pada sesi practice Moto3 Grand Prix Italia di Sirkuit Mugello, Jumat.

Hari pertama Moto3 di Mugello berlangsung dengan tantangan besar. Cuaca di kawasan Tuscany berubah drastis sepanjang hari, memaksa para pembalap beradaptasi dengan dua karakter lintasan yang sangat berbeda.

Pada sesi pagi, hujan deras mengguyur Mugello dan membuat trek berada dalam kondisi basah serta licin. Situasi tersebut membuat seluruh rider harus berhati-hati mencari grip di lintasan yang dikenal cepat dengan banyak tikungan flowing berkecepatan tinggi.

Dalam kondisi wet track tersebut, Veda menutup sesi pagi di posisi ke-20. Sementara rekan setimnya Zen Mitani berada di urutan ke-24.


Bangkit di Sesi Sore, Veda Tembus Posisi 9 Besar

Memasuki sesi practice sore, kondisi berubah total.

Cuaca mulai cerah dan lintasan Mugello perlahan mengering. Momentum ini langsung dimanfaatkan Veda dengan sangat baik.

Pembalap asal Indonesia itu tampil semakin percaya diri sepanjang sesi dan terus mempertajam catatan waktunya lap demi lap.

Pada time attack terakhir, Veda mencetak waktu terbaik 1 menit 56,305 detik.

Catatan tersebut menempatkannya di posisi kesembilan, sekaligus memastikan satu tiket otomatis menuju Q2.

Hasil ini menjadi pencapaian penting bagi Veda karena kembali memperlihatkan progres positif di musim debutnya di Kejuaraan Dunia Moto3.


Veda: Feeling Saya Positif

Usai sesi, Veda mengaku puas dengan hasil yang diraih, terlebih karena harus menghadapi kondisi trek yang berubah drastis sejak pagi.

Menurutnya, tantangan terbesar datang saat sesi basah karena itu menjadi pengalaman pertamanya menaklukkan Mugello dalam kondisi wet race.

“Secara keseluruhan, hari ini berjalan positif. Kondisi pagi sangat sulit karena ini pertama kalinya saya balapan dalam kondisi basah di Mugello dan treknya sangat licin. Jadi saya mencoba meningkatkan performa selangkah demi selangkah sambil memahami batas kemampuan,” ujar Veda.

Ia juga merasa lebih nyaman ketika trek mengering dan mampu memaksimalkan performa motor saat time attack.

“Dalam sesi latihan saya bisa meningkatkan performa lap demi lap dan akhirnya mengamankan akses langsung ke Q2 lewat serangan waktu terakhir. Saya senang dengan hasil itu karena sangat penting untuk besok.”

Meski begitu, Veda menegaskan masih ada beberapa hal yang perlu dibenahi untuk menghadapi sesi berikutnya.

“Kami masih perlu menyesuaikan beberapa hal pada motor dan meningkatkan konsistensi untuk kecepatan balapan. Tetapi feeling saya positif dan saya ingin terus berusaha untuk mendapatkan hasil kualifikasi terbaik.”


Modal Positif Menuju Kualifikasi Moto3 Mugello

Hasil ini menjadi modal yang sangat positif bagi Veda menghadapi sesi kualifikasi Moto3 Mugello.

Lolos langsung ke Q2 memberi keuntungan strategis karena ia bisa fokus mengejar posisi start terbaik tanpa harus melalui Q1 terlebih dahulu.

Honda Team Asia kini akan melanjutkan evaluasi data untuk mempersiapkan set-up motor terbaik menghadapi sesi kualifikasi dan balapan utama akhir pekan di Mugello.

Dengan performa yang terus meningkat, peluang Veda untuk kembali bersaing di barisan depan Moto3 Italia akhir pekan ini terbuka lebar.

Continue Reading

Moto GP

7 Pembalap Indonesia Siap Tempur di Eropa Akhir Pekan Ini, Tersebar di Mugello dan Aragon

Published

on

By

Akhir pekan ini menjadi momen spesial bagi motorsport Indonesia. Sebanyak tujuh pembalap Tanah Air dipastikan kembali membawa Merah Putih bersaing di panggung balap internasional sepanjang 29–31 Mei 2026.

Mereka akan turun di dua venue balap bergengsi Eropa: Sirkuit Mugello, Italia, yang menjadi bagian dari rangkaian MotoGP Italia, serta MotorLand Aragon, Spanyol, tuan rumah seri pendukung WorldSBK.

Mulai dari Moto2, Moto3, Red Bull Rookies Cup, World Supersport, World Sportbike, hingga Harley-Davidson Bagger Cup—nama-nama pembalap Indonesia kembali hadir di lintasan dunia.

Agenda padat ini menjadi panggung penting bagi rider muda Indonesia untuk menunjukkan konsistensi, kecepatan, dan daya saing di level internasional.


Aksi Merah Putih di Mugello, Italia

Sorotan utama datang dari Mugello. Sirkuit legendaris Italia tersebut akhir pekan ini akan dipenuhi aksi para rider Indonesia di berbagai kelas balap.

Line-up Indonesia di Mugello:

  • Mario Suryo Aji — Moto2 | Idemitsu Honda Team Asia
  • Veda Ega Pratama — Moto3 | Honda Team Asia
  • Kiandra Ramadhipa — Red Bull Rookies Cup
  • Dimas Ekky Pratama — Harley-Davidson Bagger Cup

Mario Aji kembali turun di kelas Moto2 bersama Idemitsu Honda Team Asia di tengah proses pemulihan pasca operasi tulang belakang C7 akibat insiden sebelumnya. Kehadirannya di Mugello tentu tetap dinantikan para penggemar Indonesia.

Sementara itu, Veda Ega Pratama datang dengan performa yang sedang menanjak. Rider muda Indonesia tersebut tampil impresif di musim debut Moto3 2026 dengan koleksi 58 poin dan konsisten bersaing di posisi kompetitif.

Di Red Bull Rookies Cup, Kiandra Ramadhipa kembali melanjutkan perjuangannya menghadapi persaingan ketat para rider muda terbaik dunia.

Sedangkan Dimas Ekky Pratama siap tampil di kategori yang tak kalah menarik, yakni Harley-Davidson Bagger Cup, menghadirkan tantangan berbeda dengan karakter motor berkapasitas besar.


Persaingan Sengit di MotorLand Aragon

Tak hanya di Italia, Merah Putih juga hadir di MotorLand Aragon, Spanyol lewat kejuaraan WorldSBK support class.

Tiga pembalap Indonesia akan turun di sana:

  • Aldi Satya Mahendra — WorldSSP | Yamaha BLU CRU Evan Bros Team
  • Felix Putra Mulya — WorldSPB | ProGP NitiRacing
  • Arai Agaska — WorldSPB | ProGP NitiRacing

Aldi Satya Mahendra, yang dikenal dengan julukan El Dablek, datang dengan motivasi tinggi setelah menunjukkan performa menjanjikan di seri sebelumnya.

Sementara itu, Felix Putra Mulya dan Arai Agaska terus menunjukkan progres positif bersama ProGP NitiRacing dan akan kembali memburu hasil maksimal serta peluang menembus zona poin di Aragon.


Akhir Pekan Penting untuk Motorsport Indonesia

Kehadiran tujuh rider Indonesia di dua sirkuit Eropa sekaligus menjadi bukti perkembangan besar motorsport Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.

Mulai dari Grand Prix paddock di Mugello hingga WorldSBK paddock di Aragon, pembalap-pembalap Merah Putih kini semakin rutin hadir dan bersaing di level dunia.

Akhir pekan ini bukan sekadar soal hasil akhir di lintasan, tetapi juga tentang bagaimana Indonesia terus memperlihatkan eksistensinya di panggung balap internasional.

Semua mata kini tertuju ke Mugello dan Aragon.

Akankah akhir pekan ini kembali menghadirkan hasil besar untuk Merah Putih?

Continue Reading

Trending