Electric Vehicle
BYD Sealion 05 2026 Resmi Mengaspal, SUV Listrik dengan Fast Charging 5 Menit dan Jarak Tempuh Hingga 2.100 Km
Produsen otomotif asal China, BYD, kembali membuat gebrakan di pasar kendaraan elektrifikasi dengan meluncurkan SUV terbaru mereka, BYD Sealion 05 model 2026. Mobil ini hadir membawa teknologi pengisian daya super cepat, efisiensi bahan bakar tinggi, serta jarak tempuh yang diklaim sangat jauh untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak jauh.
Menariknya, BYD Sealion 05 tersedia dalam dua pilihan teknologi penggerak, yaitu versi listrik murni (BEV) dan plug-in hybrid (DM-i). Kombinasi ini membuat model tersebut fleksibel untuk berbagai kebutuhan pengguna, mulai dari mobilitas perkotaan hingga perjalanan antarkota.

Teknologi Flash Charging: Isi Daya 5 Menit Bisa Jalan Lagi
Salah satu fitur paling menonjol dari BYD Sealion 05 adalah teknologi flash charging, yang memungkinkan pengisian energi dalam waktu sangat singkat.
Dalam kondisi ideal, mobil ini dapat mengisi daya dalam waktu sekitar:
± 5 menit
Durasi tersebut memungkinkan kendaraan mendapatkan tambahan jarak tempuh yang signifikan, hampir setara dengan pengalaman mengisi bensin di SPBU.
Keunggulan utama teknologi ini:
⚡ Waktu pengisian jauh lebih singkat
⚡ Lebih praktis untuk penggunaan harian
⚡ Mengurangi kekhawatiran soal jarak tempuh
⚡ Mendukung mobilitas tinggi
Teknologi ini menjadi salah satu langkah penting dalam mempercepat adopsi kendaraan listrik secara global.
Performa SUV Listrik: Jarak Tempuh 630 Km dan Akselerasi Responsif
Untuk varian listrik murni (BEV), BYD Sealion 05 menawarkan performa yang cukup impresif di kelas SUV elektrifikasi.
Spesifikasi performa utama:
- Jarak tempuh hingga 630 km
- Akselerasi 0–100 km/jam: 5,9 detik
- Tenaga responsif untuk jalan tol
- Stabil untuk penggunaan harian
Dengan performa tersebut, SUV ini tidak hanya efisien, tetapi juga tetap bertenaga untuk berbagai kondisi berkendara.

Versi Hybrid DM-i: Super Irit dengan Jarak Tempuh Lebih dari 2.000 Km
Selain versi listrik, BYD Sealion 05 juga hadir dalam varian DM-i (plug-in hybrid) yang mengusung teknologi generasi kelima dari BYD.
Keunggulan utama varian hybrid:
⛽ Konsumsi BBM hanya 3,1 liter / 100 km
🔋 Jarak tempuh gabungan hingga 2.105 km
⚡ Kombinasi mesin bensin dan motor listrik
🚗 Cocok untuk perjalanan jarak jauh
Angka efisiensi tersebut tergolong sangat impresif untuk ukuran SUV, terutama bagi pengguna yang mengutamakan biaya operasional rendah.
Pilihan Baterai dan Jarak Tempuh Listrik

Untuk mendukung performa dan efisiensi, BYD Sealion 05 menyediakan dua opsi kapasitas baterai.
Pilihan baterai:
26,6 kWh
→ Jarak listrik murni hingga 220 km
34,2 kWh
→ Jarak listrik murni hingga 305 km
Konfigurasi ini memberikan fleksibilitas bagi pengguna untuk memilih sesuai kebutuhan mobilitas harian.
Fitur Teknologi Canggih: Sistem Semi-Otonom dengan LiDAR
Dari sisi teknologi keselamatan dan bantuan berkendara, BYD Sealion 05 dilengkapi sistem ADAS terbaru bernama:
God’s Eye
Tersedia dalam dua versi:
God’s Eye C
→ Sistem bantuan berkendara standar
God’s Eye B (opsional)
→ Didukung sensor LiDAR
→ Kemampuan berkendara semi-otonom
→ Navigasi perkotaan lebih aman
Fitur ini menempatkan mobil pada level teknologi yang setara dengan SUV modern di kelas global.
Electric Vehicle
Okinawa R30, Skuter Listrik Murah Bergaya Simpel yang Siap Jadi Andalan Mobilitas Harian di Perkotaan
Okinawa Autotech ikut meramaikan pasar kendaraan listrik lewat salah satu skuter andalannya, Okinawa R30. Motor listrik ini hadir membawa konsep simpel, ringan, dan praktis, dengan fokus utama pada kebutuhan mobilitas harian di lingkungan perkotaan.
Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan listrik berbiaya operasional rendah, Okinawa R30 muncul sebagai pilihan menarik di kelas skuter listrik entry-level. Karakternya dibuat mudah dikendarai, minim perawatan, serta cocok digunakan untuk aktivitas harian seperti berangkat kerja, ke kampus, hingga perjalanan jarak pendek di dalam kota.
Dari sisi desain, Okinawa R30 mengusung tampilan yang sederhana namun tetap modern. Bagian depannya memakai desain lampu utama yang ditempatkan di area apron, dipadukan aksen hitam glossy yang memberi sentuhan lebih stylish. Meski tampil minimalis, skuter listrik ini tetap terlihat modern dan tidak monoton.
Motor ini juga sudah dibekali panel instrumen digital yang menampilkan informasi kendaraan dengan tampilan lebih modern dibanding skuter listrik entry-level pada umumnya. Layout dashboard dibuat simpel namun fungsional sehingga mudah dibaca saat berkendara.

Untuk kenyamanan, Okinawa R30 memiliki tinggi jok sekitar 735 mm, membuatnya cukup ramah digunakan oleh berbagai postur pengendara. Area dek kaki rata juga menjadi nilai plus karena lebih praktis saat membawa tas, barang belanjaan, atau kebutuhan harian lainnya. Menariknya, skuter listrik ini disebut mampu membawa beban hingga 150 kg.
Soal pilihan warna, Okinawa menawarkan lima warna atraktif yaitu Pearl White, Glossy Red, Metallic Orange, Sea Green, dan Sunrise Yellow. Pilihan warna tersebut membuat karakter Okinawa R30 terlihat lebih playful dan cocok digunakan kalangan muda maupun pengguna urban sehari-hari.
Masuk ke sektor performa, Okinawa R30 menggunakan motor BLDC waterproof dengan tenaga sekitar 0,25 kW. Secara angka memang tidak besar, namun sudah cukup untuk kebutuhan berkendara santai di area perkotaan dengan karakter stop and go yang padat.
Untuk harga, Okinawa R30 dijual di India sekitar 61.998 Rupee, atau jika dikonversikan setara di kisaran Rp11 juta hingga Rp12 jutaan. Jika suatu saat masuk pasar Indonesia, harga jualnya diperkirakan bisa berada di rentang Rp15 juta hingga Rp18 jutaan setelah menyesuaikan biaya distribusi dan pajak.
Saat ini Okinawa R30 memang belum resmi dijual di Indonesia. Namun bila masuk ke Tanah Air, skuter listrik ini berpotensi menjadi salah satu opsi menarik di segmen skuter listrik perkotaan, terutama bagi pengguna yang mencari kendaraan praktis, ekonomis, dan bergaya simpel modern.
Electric Vehicle
Honda Resmi Jual Super-ONE, Mobil Listrik Mungil dengan Tenaga 93 dk Dibanderol Rp 380 Jutaan
Honda resmi memasarkan mobil listrik mungil terbarunya bernama Honda Super-ONE di pasar Jepang. Hadir di segmen kendaraan listrik kompak, Super-ONE membawa konsep berbeda dari city EV pada umumnya dengan menggabungkan efisiensi, teknologi modern, dan sensasi berkendara yang dibuat lebih fun.
Honda mengembangkan Super-ONE menggunakan basis platform N-Series khas Jepang, namun dengan revisi besar di sektor sasis. Dimensinya dibuat lebih lebar dengan posisi bodi lebih rendah untuk meningkatkan kestabilan saat bermanuver maupun melaju di kecepatan tinggi.

Secara tampilan, Honda Super-ONE tampil agresif layaknya hot hatch modern. Fender berukuran besar, bodi yang lebar, serta desain aerodinamis menjadi identitas utamanya. Karakternya terlihat sporty namun tetap mempertahankan bentuk kompak khas mobil perkotaan.
Untuk performa, Super-ONE dibekali motor listrik bertenaga 63 dk atau setara 47 kW dengan baterai berkapasitas 29,6 kWh. Menariknya, Honda menyediakan lima pilihan mode berkendara yakni Econ, City, Normal, Sport, dan Boost. Saat mode Boost diaktifkan, tenaga mobil meningkat hingga 93 dk atau sekitar 70 kW.
Salah satu fitur paling unik pada Super-ONE adalah hadirnya simulasi transmisi tujuh percepatan lengkap dengan paddle shift di balik setir. Honda juga menambahkan Active Sound Control, sistem suara virtual yang meniru karakter mesin bensin konvensional agar sensasi berkendaranya terasa lebih emosional meski berbasis tenaga listrik.
Masuk ke interior, nuansa sporty tetap terasa lewat penggunaan jok model bucket seat dengan desain khusus. Dashboard sudah dibekali layar infotainment 9 inci dengan sistem Google built-in. Honda juga menyematkan sistem audio premium Bose dengan delapan speaker plus subwoofer 13,1 liter di bagasi.

Dari sisi daya jelajah, Honda Super-ONE diklaim mampu menempuh hingga 274 km dalam sekali pengisian penuh berdasarkan standar WLTP. Untuk pengisian baterai, teknologi fast charging memungkinkan daya dari 10 persen ke 80 persen hanya dalam waktu sekitar 30 menit.
Mobil ini juga mendukung fitur one-pedal driving pada mode City, di mana pengemudi cukup melepas pedal akselerator untuk memperlambat kendaraan hingga berhenti total tanpa perlu sering menginjak rem.
Untuk pasar Jepang, Honda Super-ONE dibanderol mulai 3.390.200 yen, atau setara sekitar Rp 382 jutaan. Dengan desain kompak, fitur lengkap, serta sensasi berkendara yang dibuat menyerupai mobil bensin, Super-ONE menjadi salah satu mobil listrik mungil paling menarik yang hadir tahun ini.
Electric Vehicle
BMW Vision K18 Bikin Heboh! Motor Konsep 1800cc dengan 6 Knalpot dan Desain Ekstrem
BMW Motorrad kembali mencuri perhatian dunia otomotif lewat kemunculan BMW Vision K18, motor konsep futuristik yang disebut-sebut menjadi arah baru penerus lini touring legendaris K1600. Motor ini hadir dengan tampilan ekstrem bergaya bagger modern yang menggabungkan kemewahan khas touring BMW dengan aura performa agresif.

BMW Vision K18 dibangun menggunakan mesin enam silinder segaris berkapasitas 1.800 cc, mempertahankan identitas khas BMW Motorrad yang selama ini dikenal lewat karakter mesin halus, bertenaga, dan penuh torsi. Namun berbeda dari seri K1600 GTL yang identik dengan kenyamanan touring, Vision K18 justru tampil jauh lebih emosional dan dramatis.
Secara desain, BMW menghadirkan siluet memanjang yang terinspirasi dari pesawat supersonik Concorde. Detail unik langsung terlihat lewat penggunaan enam lampu depan LED, enam saluran udara, hingga enam knalpot yang menjadi simbol konfigurasi mesin inline-six milik BMW.
Karakter premium motor konsep ini juga diperkuat dengan penggunaan material eksklusif seperti panel aluminium handmade, forged carbon, dan finishing metalik spesial yang terinspirasi dari knalpot mobil Formula 1. BMW bahkan menyematkan sistem suspensi hidrolik adaptif yang mampu menurunkan tinggi motor secara otomatis untuk meningkatkan kenyamanan dan aksesibilitas.

BMW menyebut Vision K18 bukan sekadar motor konsep pajangan. Pabrikan asal Jerman tersebut mengisyaratkan bahwa desain dan teknologi pada motor ini akan menjadi inspirasi untuk model produksi di masa depan. Hal ini memperkuat dugaan bahwa BMW tengah menyiapkan generasi baru motor touring enam silinder dengan pendekatan yang lebih modern, sporty, dan futuristik.
CEO BMW Motorrad, Markus Flasch, juga menegaskan bahwa mesin enam silinder tetap menjadi bagian penting identitas BMW Motorrad. Menurutnya, mesin tersebut bukan hanya sekadar sumber tenaga, tetapi juga simbol karakter dan warisan BMW di dunia roda dua premium.
Dengan usia platform K1600 yang sudah lebih dari satu dekade, kehadiran BMW Vision K18 menjadi sinyal kuat bahwa BMW siap memasuki era baru motor touring premium dengan desain lebih agresif, teknologi modern, dan performa yang semakin emosional.
-
Motor Balap1 year agoWawan Wello Resmi Comeback! Siap Tarung di LFN HP969 & Yamaha Cup Race! 🔥
-
Motor3 years ago
Polytron Memperkenalkan 11 Fitur Baru pada Motor Listrik Fox-R
-
Mobil2 years agoPORSCHE RWB GARAPAN AKIRA NAKAI: MODIFIKASI YANG MENJADI INVESTASI SENI MEWAH
-
Motor1 year agoSuzuki DR-Z4 Series 2025: Andalan Baru di Segmen Motor Trail & Supermoto!
-
Motor10 months agoHonda Wave 125 Terbaru Resmi Meluncur di Thailand: Bebek Legendaris, Iritnya Bikin Dompet Senyum Lebar .
-
Motor2 years ago“Yamaha Luncurkan Motor Turing Ganteng di Indonesia! Ini Dia Harganya yang Bikin Melongo!”
-
Mobil2 years agoJetour T2 Siap Tantang Chery J6 di Pasar SUV Off-road!
-
Event3 years ago
Kia EV9 GT-Line Unjuk Gigi di GIIAS Bandung, Harganya Dekati Rp 2 Miliar OTR
