Connect with us

Motor

Lambretta Siap Masuk Indonesia Lagi, Benelli Motor Indonesia Disebut Jadi Kandidat Distributor Baru

Published

on

Merek skuter legendaris asal Italia, Lambretta, dikabarkan tengah bersiap kembali meramaikan pasar roda dua Indonesia. Setelah sempat hadir beberapa tahun lalu namun kemudian vakum, kini Lambretta disebut tengah menjajaki langkah untuk comeback dengan menggandeng distributor baru.

Kabar tersebut menguat setelah unggahan Steven Kentjana Putra, CEO Benelli Motor Indonesia, pada pertengahan Mei 2026 yang memperlihatkan kedekatannya dengan jajaran petinggi Lambretta global.

Dalam pernyataannya, Steven mengungkap bahwa Walter Scheffrahn, Global CEO Lambretta, datang langsung ke Jakarta dan bertemu dengannya dalam agenda khusus yang berkaitan dengan rencana ekspansi merek tersebut di Indonesia.

“Beberapa waktu kemarin Mr. Walter Scheffrahn, Global CEO of Lambretta datang ke Jakarta dan bertemu saya. Salah satu tujuannya Lambretta ingin masuk Indonesia lagi dengan mencari distributor baru,” ungkap Steven.


Pernah Hadir di Indonesia Lewat V125 dan V200

Lambretta sebelumnya sempat masuk ke pasar Indonesia pada 2019 melalui PT Skuter Motor Indonesia (SMI).

Saat debut di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019, Lambretta memperkenalkan dua model sekaligus:

  • Lambretta V125
  • Lambretta V200

Kala itu, V125 dipasarkan dengan harga Rp44,5 juta OTR Jakarta, sementara V200 dibanderol Rp52,5 juta OTR Jakarta.

Skuter bergaya retro-modern ini sempat mendapat respons positif dari pecinta skuter premium di Indonesia berkat desain khas Italia yang ikonik dan karakter berbeda dibanding kompetitornya.

Namun dalam perjalanannya, operasional Lambretta di Indonesia akhirnya berhenti. Meski tak pernah dijelaskan secara rinci, persoalan administrasi dokumen kendaraan disebut menjadi salah satu isu yang paling banyak diperbincangkan saat itu.


Ada Koneksi dengan Keeway Group

Nama Steven Kentjana Putra dikaitkan kuat dengan kembalinya Lambretta bukan tanpa alasan.

Benelli Motor Indonesia saat ini memasarkan beberapa merek seperti:

  • Benelli
  • Keeway
  • Morbidelli
  • Benda

Di balik itu, ada hubungan bisnis yang erat dengan Keeway Group—grup otomotif global yang juga memiliki keterkaitan langsung dengan Lambretta.

Steven menjelaskan bahwa Lambretta saat ini merupakan salah satu brand yang proses produksinya dilakukan di bawah jaringan Keeway Group, termasuk untuk distribusi globalnya di berbagai kawasan seperti Eropa, China, hingga Amerika Selatan.

“Lambretta adalah salah satu merek yang produksinya dibuat oleh Keeway Group termasuk distribusi globalnya mulai South America, Eropa dan China. Kemarin juga baru diresmikan dealer baru Lambretta di Shanghai kerja sama dengan Keeway,” jelas Steven.

Sebagai catatan, fasilitas produksi Keeway berada di Ziyang, Chengdu, China, yang kini menjadi basis manufaktur utama untuk berbagai model motor menengah hingga besar, termasuk brand-brand di bawah grup tersebut.


Lambretta Ingin Hadir Lebih Premium dan Eksklusif di Indonesia

Menariknya, jika benar kembali masuk Indonesia, Lambretta disebut tidak ingin mengulang pendekatan sebelumnya.

Menurut Steven, Lambretta ingin memulai lembaran baru dengan positioning yang lebih eksklusif.

Ia menyebut bila dirinya dipercaya memegang distribusi Lambretta di Indonesia, maka akan dibuat entitas bisnis berbeda dan tidak dicampur dengan jaringan merek yang sudah ada saat ini.

“Saya juga akan pakai nama lain kalau misalnya pegang Lambretta, tidak bercampur dengan merek yang ada sekarang. Mereka ingin eksklusif dealer dan berada di kawasan premium Jakarta,” tambahnya.

Strategi tersebut menunjukkan Lambretta ingin tampil sebagai brand skuter premium lifestyle dengan showroom eksklusif yang menyasar konsumen urban premium di Indonesia.

Jika rencana ini benar terealisasi, maka Lambretta berpotensi kembali menjadi pemain menarik di segmen skuter premium retro yang saat ini terus berkembang di pasar roda dua nasional.

Electric Vehicle

Skutik Maxi TVS 160cc Baru, Mesin Liquid-Cooled Siap Guncang Pasar

Published

on

By

TVS kembali bersiap mengguncang pasar skutik premium dengan proyek terbaru mereka di kelas maxi scooter 160cc. Pabrikan asal India ini dikabarkan tengah mengembangkan platform baru yang benar-benar berbeda dari lini Ntorq yang selama ini menjadi andalan mereka. Langkah ini menjadi strategi besar TVS untuk masuk lebih dalam ke segmen skutik bongsor yang saat ini didominasi oleh pabrikan Jepang.

Berbeda dengan rumor sebelumnya yang menyebutkan pengembangan Ntorq 150, proyek ini justru merupakan platform baru yang benar-benar fresh. TVS menyiapkan mesin 160cc berpendingin cairan (liquid-cooled), sebuah peningkatan signifikan dibanding mayoritas skutik mereka saat ini yang masih menggunakan pendingin udara. Dengan konfigurasi ini, motor diproyeksikan mampu menghasilkan tenaga di kisaran 14 hingga 15 HP, bahkan berpotensi lebih tinggi untuk menantang kompetitor di kelas 150–160cc.

Dari sisi teknologi, TVS juga tidak main-main. Skutik maxi ini akan mengadopsi fitur konektivitas modern yang sebelumnya digunakan pada skutik listrik premium mereka seperti TVS X. Artinya, motor ini kemungkinan akan dibekali fitur digital, konektivitas smartphone, hingga sistem riding assist yang lebih canggih dibanding generasi sebelumnya.

Secara tampilan, TVS masih merahasiakan desain finalnya. Namun ada beberapa arah yang kemungkinan diambil: apakah akan dibuat sporty seperti Aerox, adventure seperti ADV160, atau maxi klasik seperti NMAX. Yang jelas, penggunaan roda berdiameter 14 inci menjadi indikasi bahwa stabilitas dan kenyamanan akan menjadi fokus utama.

Proyek skutik maxi 160cc ini tidak hanya ditujukan untuk pasar India, tetapi juga disiapkan sebagai produk global. Bahkan rencananya motor ini akan diekspor ke berbagai negara termasuk Eropa. Peluncurannya sendiri diperkirakan baru akan terjadi pada akhir 2027, menjadikannya salah satu proyek paling ambisius TVS dalam beberapa tahun terakhir.

Continue Reading

Motor

Steam Motorcycle: Teknologi Gila yang Tembus 300+ km/jam

Published

on

By

Dunia otomotif kembali diguncang oleh sebuah inovasi ekstrem dari Inggris, di mana sebuah sepeda motor bertenaga mesin uap berhasil mencatatkan rekor kecepatan luar biasa di ajang drag race. Motor ini bukan hasil pabrikan massal, melainkan proyek eksperimental yang dirancang secara mandiri oleh Graham Sykes, seorang insinyur berusia 62 tahun bersama istrinya di workshop pribadi mereka di North Yorkshire.

Berbeda dengan motor konvensional, sistem penggerak motor ini menggunakan prinsip kerja mesin uap bertekanan tinggi yang sangat kompleks. Sebelum berjalan, unit eksternal bernama “Mothership” digunakan untuk memanaskan sekitar 120 liter air deionisasi hingga suhu 260°C dengan tekanan mencapai 40–50 bar. Setelah mencapai kondisi siap, sistem akan melepaskan air melalui nosel berkecepatan supersonik, hingga 1,1 kali kecepatan suara, menciptakan dorongan ekstrem layaknya roket.

Saat tombol di setang ditekan, katup nitrogen membuka dan air super panas langsung berubah menjadi uap dengan ekspansi rasio hingga 1.620:1. Hasilnya adalah semburan energi masif yang menghasilkan gaya dorong hingga 6G, lengkap dengan suara ledakan supersonik yang mirip sonic boom pesawat tempur saat melewati batas kecepatan suara.

Dalam pengujian drag race, motor ini mencatatkan performa luar biasa: jarak seperempat mil ditempuh hanya dalam 5,503 detik dengan kecepatan 310,5 km/jam, menjadikannya salah satu motor tercepat di dunia—hanya kalah dari motor roket Eric Teboul. Sementara untuk jarak 1/8 mil, ia mencatat 3,258 detik dengan kecepatan 337,8 km/jam.

Meski begitu, sang pembuat menegaskan bahwa motor ini tidak akan diproduksi massal. Alasannya sederhana: sistem tenaga yang hanya memiliki mode ON dan OFF tanpa kontrol akselerasi bertahap membuatnya terlalu ekstrem untuk penggunaan normal di jalan raya.

Namun eksperimen ini belum selesai. Graham Sykes menargetkan peningkatan performa lebih jauh, dengan ambisi menembus waktu di bawah 5 detik untuk 1/4 mil dan 2 detik untuk 1/8 mil pada pengujian berikutnya.

Continue Reading

Motor

Yamaha FZ Rave 2026 Hadir Sebagai Naked Sport 150cc Streetfighter Irit dan Harian

Published

on

By

Yamaha kembali memperkuat dominasi di segmen naked sport 150cc melalui kehadiran Yamaha FZ Rave 2026, sebuah motor yang dirancang untuk menjawab kebutuhan pengendara muda maupun pengguna harian yang menginginkan kombinasi antara tampilan agresif, efisiensi bahan bakar, serta kenyamanan berkendara dalam satu paket yang seimbang.

Segmen motor naked sport 150cc sendiri selama ini menjadi salah satu pasar paling kompetitif, karena banyak digunakan sebagai kendaraan harian sekaligus representasi gaya hidup pengendara modern. Melihat kondisi tersebut, Yamaha menghadirkan FZ Rave 2026 sebagai varian tertinggi dalam keluarga FZ, dengan sejumlah pembaruan yang membuatnya tampil lebih segar, modern, dan relevan dengan kebutuhan saat ini.

Dari sisi desain, Yamaha FZ Rave 2026 langsung menampilkan karakter kuat khas streetfighter. Motor ini memiliki tampilan yang berani dan berotot dengan lekukan bodi yang lebih tegas dibanding generasi sebelumnya. Yamaha juga memberikan sentuhan grafis baru yang membuat tampilannya lebih segar dan tidak monoton.

Bagian tangki bahan bakar dibuat berukuran besar, memberikan kesan motor sport sejati yang siap digunakan di berbagai kondisi jalan. Kombinasi desain ini membuat FZ Rave 2026 terlihat lebih premium dibandingkan banyak motor komuter di kelas 150cc, sekaligus mempertegas identitasnya sebagai streetfighter harian.

Pada bagian pencahayaan, Yamaha menyematkan lampu utama LED modern yang tidak hanya meningkatkan visibilitas saat malam hari, tetapi juga menambah kesan futuristis pada tampilan depan motor. Desain lampu ini menyatu dengan karakter bodi yang tajam, sehingga membuat aura sport semakin kuat.

Sementara itu, panel instrumen sudah menggunakan layar LCD digital yang menyajikan informasi berkendara secara lengkap dan mudah dibaca. Tampilan ini memberikan kesan modern sekaligus membantu pengendara dalam memantau kondisi motor secara real time saat berkendara di berbagai situasi.

Masuk ke sektor performa, Yamaha FZ Rave 2026 dibekali mesin satu silinder 149cc berpendingin udara yang dirancang lebih fokus pada efisiensi dan kehalusan karakter berkendara. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga sekitar 12,2 bhp pada 7.250 rpm dengan torsi maksimum 13,3 Nm pada 5.500 rpm.

Tenaga tersebut disalurkan melalui transmisi manual 5 percepatan yang terkenal halus dan mudah dioperasikan, sehingga cocok untuk pengendara pemula maupun pengguna harian yang membutuhkan motor dengan karakter ringan dan tidak agresif berlebihan.

Karakter mesin FZ Rave 2026 memang tidak dirancang untuk performa ekstrem, melainkan lebih mengutamakan kenyamanan, efisiensi, dan kemudahan dalam pengendalian. Respons throttle dibuat halus sehingga motor terasa lebih mudah dikendalikan dalam lalu lintas padat maupun saat digunakan perjalanan santai.

Salah satu keunggulan paling menonjol dari motor ini adalah efisiensi bahan bakarnya. Berdasarkan data penggunaan, Yamaha FZ Rave 2026 mampu mencatat konsumsi hingga sekitar 50 km per liter dalam kondisi ideal, yang tergolong sangat irit untuk kelas naked sport 150cc.

Dengan kapasitas tangki bahan bakar sebesar 13 liter, motor ini memiliki potensi jarak tempuh hingga kurang lebih 650 kilometer dalam kondisi optimal. Hal ini tentu menjadi nilai tambah besar bagi pengguna yang menginginkan motor ekonomis untuk aktivitas harian tanpa sering mengisi bahan bakar.

Pada sektor kaki-kaki, Yamaha menggunakan pelek alloy berukuran 17 inci di bagian depan dan belakang. Ban depan berukuran 100/80-17, sedangkan ban belakang 140/60R-17 yang memberikan tampilan lebih lebar dan sporty, sekaligus meningkatkan stabilitas saat berkendara.

Kedua ban sudah menggunakan teknologi tubeless, sehingga lebih praktis dan aman jika terjadi kebocoran kecil di jalan. Kombinasi ini membuat FZ Rave 2026 tetap nyaman digunakan di berbagai kondisi jalan, baik perkotaan maupun jalur luar kota.

Untuk sistem pengereman, motor ini sudah dilengkapi rem cakram depan berdiameter 282 mm dan cakram belakang 220 mm. Yamaha juga menyematkan fitur Single Channel ABS yang berfungsi membantu mencegah roda depan terkunci saat pengereman mendadak, sehingga meningkatkan aspek keselamatan.

Posisi berkendara dibuat tegak dan santai, sehingga tidak membuat cepat lelah saat digunakan harian. Dengan bobot sekitar 136 kg, motor ini masih terasa stabil saat melaju namun tetap mudah dikendalikan saat bermanuver di jalanan padat.

Meskipun memiliki banyak keunggulan, Yamaha FZ Rave 2026 juga memiliki beberapa catatan. Tenaga mesinnya tergolong standar jika dibandingkan dengan beberapa kompetitor di kelas 150cc modern, bahkan sebagian motor 125cc terbaru sudah mulai mendekati angka performa tersebut.

Selain itu, penggunaan ABS yang masih single channel juga menjadi salah satu kekurangan jika dibandingkan kompetitor yang sudah menawarkan dual channel ABS sebagai standar keamanan yang lebih tinggi.

Namun secara keseluruhan, Yamaha FZ Rave 2026 tetap menjadi motor naked sport yang sangat seimbang. Motor ini mengandalkan desain yang menarik, kenyamanan tinggi, efisiensi bahan bakar yang sangat baik, serta biaya operasional yang rendah.

Bagi pengendara yang mencari motor harian bergaya streetfighter dengan karakter mudah dikendalikan, irit, dan tidak ribet untuk penggunaan sehari-hari, Yamaha FZ Rave 2026 tetap menjadi salah satu pilihan paling realistis dan menarik di kelas 150cc.

Continue Reading

Trending