Connect with us

Electric Vehicle

“Bukan Kaleng-Kaleng! Sprinto 2025 Hadir dengan Fitur Kelas Atas, Harga Tetap Aksesibel!”

Published

on

PT Indomobil Emotor Internasional (IEI) kembali mengguncang panggung elektrifikasi Tanah Air dengan menghadirkan skuter listrik terbaru mereka, Sprinto, pada ajang GAIKINDO Jakarta Auto Week (GJAW) 2025. Debutnya di Hall 8 Booth C1a seolah menjadi sinyal bahwa era mobilitas cerdas semakin dekat dan lebih mudah dijangkau masyarakat.

“Sprinto kami hadirkan sebagai simbol mobilitas modern yang bisa dirasakan semua kalangan. Kami ingin pengguna menikmati perpaduan desain, performa, dan fitur yang memprioritaskan keamanan serta kenyamanan,” ungkap Pius Wirawan, CEO PT Indomobil Emotor Internasional. Ucapannya menggambarkan ambisi Sprinto untuk menjadi pemain besar di jalanan urban.

Dari tampilannya, Sprinto membawa gaya agresif yang memadukan desain sporty dan futuristik. Bagian depan dihiasi VoltAura Emblem, AeroBlade Panel, serta VoltArmor Panel yang menegaskan identitasnya sebagai skuter listrik modern. Buritan dengan Arc Tail Light dan Geoforce Ready Panel menambah sentuhan visual ala kendaraan masa depan.

Performa Sprinto pun tak kalah menggugah. Motor listrik 3,5 kW dengan torsi 195 Nm memberikan akselerasi cepat, mampu melesat dari 0–50 km/jam dalam 6,4 detik. Kecepatan puncaknya mencapai 95 km/jam—angka yang cukup agresif untuk skuter listrik perkotaan. Baterai 2,45 kWh diklaim mampu membawa pengendara hingga 110 km dalam sekali pengisian.

Untuk menunjang kenyamanan dan keselamatan, Sprinto hadir dengan sederet fitur modern: Traction Control System (TCS), Combi Brake Assist, Hill Start Assist, Regenerative Braking, Anti-Theft Alarm, hingga sertifikasi IP67 yang membuat komponen motor lebih tahan terhadap air dan debu. Pengguna juga dimanjakan lewat Keyless Start, Push Assist Mode, Reverse Mode, Wide Storage, dan Active Bluetooth Speaker yang menyatu dengan pengalaman berkendara.

Salah satu nilai jual paling kuat dari Sprinto adalah integrasi digitalnya. Melalui aplikasi Indonesia eMotor, pengguna dapat memantau motor secara real-time, mulai dari kondisi baterai, lokasi kendaraan, ScreenCast, OTA Update, hingga data odometer digital. “Sprinto dibangun dari pengalaman pengguna yang benar-benar terhubung. Semua bisa dilakukan lewat smartphone, termasuk update software dan layanan bantuan,” jelas Carla Karina, Marketing Head PT IEI.

Dengan kombinasi desain yang berkarakter, performa agresif, fitur komplit, dan ekosistem digital yang matang, Sprinto hadir sebagai skuter listrik yang bukan hanya alat transportasi—tetapi bagian dari gaya hidup mobilitas cerdas masa kini.

Electric Vehicle

Kairos EV: Kendaraan Roda Tiga Futuristis dengan Keamanan Tingkat Mobil

Published

on

By

Dunia kendaraan listrik kembali menghadirkan inovasi unik lewat kemunculan Kairos EV, kendaraan roda tiga futuristis yang menggabungkan sensasi berkendara motor dengan sistem keselamatan layaknya mobil modern.

Kairos EV merupakan prototipe trike listrik hasil rancangan dua desainer asal Prancis, Mathieu L’Hopitault dan Philippe Girardi. Konsep kendaraan ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih aman tanpa menghilangkan karakter lincah sepeda motor.

Secara desain, Kairos tampil sangat futuristis dengan bodi aerodinamis dan konfigurasi tiga roda. Menariknya, kendaraan ini mampu miring saat menikung seperti motor sport, sehingga tetap memberikan sensasi riding yang natural dan agresif.

Namun yang paling revolusioner bukan hanya desainnya, melainkan sistem keselamatannya. Kairos EV dibekali teknologi keselamatan pasif yang terinspirasi dari dunia otomotif roda empat, termasuk konsep crumple zone seperti pada mobil modern.

Teknologi pertama bernama Programmed Restraint Device (PRD), yaitu struktur tubular di bagian depan kendaraan yang dirancang untuk menyerap energi benturan frontal ringan. Sistem ini bekerja mirip crumple zone dan seatbelt pretensioner pada mobil, menjaga pengendara tetap aman saat terjadi tabrakan.

Jika benturan terjadi dalam kecepatan lebih tinggi, sistem PRD akan melepaskan pengendara secara terkontrol untuk meminimalkan risiko cedera serius. Konsep ini menjadi salah satu inovasi keselamatan paling unik di segmen kendaraan roda tiga listrik.

Selain itu, Kairos juga menggunakan teknologi Mobile Lateral Elements (MLE). Komponen berbentuk baji di sisi roda depan ini berfungsi membantu keseimbangan saat kendaraan miring, sekaligus menjadi penyerap energi tambahan ketika terjadi benturan samping.

Untuk sektor performa, Kairos EV dikabarkan menggunakan baterai solid-state berkapasitas 30 kWh yang dirancang untuk menghadirkan jarak tempuh setara motor bensin konvensional. Motor listriknya mampu menghasilkan tenaga hingga 70 kW atau setara 93,8 hp, dengan kecepatan maksimum mencapai 150 km/jam.

Saat ini Kairos EV masih berada dalam tahap validasi dan sertifikasi, dengan target pengembangan menuju produksi sekitar tahun 2029 hingga 2030. Meski spesifikasi final belum diumumkan sepenuhnya, konsep ini menunjukkan bagaimana masa depan kendaraan roda dua dan roda tiga akan semakin mengutamakan keselamatan tanpa mengorbankan sensasi berkendara.

Continue Reading

Electric Vehicle

Chery e-Vo REEV Debut di Beijing, Motor Hybrid Futuristik dengan Teknologi Range Extender

Published

on

By

Chery resmi membuat kejutan di ajang Beijing Auto Show 2026 dengan memperkenalkan motor konsep futuristik bernama e-Vo REEV. Ini menjadi langkah perdana pabrikan otomotif asal China tersebut untuk masuk ke pasar roda dua, sekaligus membawa pendekatan berbeda di era elektrifikasi.

Berbeda dari motor listrik konvensional, Chery e-Vo REEV mengusung teknologi Range-Extended Electric Vehicle (REEV). Sistem ini membuat roda belakang sepenuhnya digerakkan oleh motor listrik, sementara mesin bensin berkapasitas kecil hanya berfungsi sebagai generator pengisi daya baterai.

Konsep ini mirip seperti extender pada mobil listrik modern, di mana mesin pembakaran internal tidak terhubung langsung ke roda, melainkan menjaga suplai energi agar baterai tetap terisi selama perjalanan.

Desain Cyber-Cruiser Futuristik

Secara desain, e-Vo REEV tampil agresif dengan gaya Cyber-Cruiser. Siluet bodinya dibuat tajam dan muscular dengan sentuhan industrial yang cukup kuat.

Bagian depan dibekali lampu LED minimalis bergaya horizontal, sementara pelek alloy multi-spoke memberikan kesan modern dan ringan. Posisi riding dibuat lebih santai dengan footstep agak maju, memberikan ergonomi khas cruiser modern.

Motor konsep ini juga sudah dibekali:

  • ABS dual-channel
  • Suspensi modern
  • Rem cakram depan-belakang
  • Layar TFT full digital resolusi tinggi

Solusi Range Anxiety Motor Listrik?

Hal paling menarik tentu ada di teknologi REEV yang dibawa Chery.

Saat daya baterai mulai menipis, mesin bensin internal otomatis bekerja sebagai generator untuk mengisi ulang energi baterai. Dengan konsep ini, pengguna tidak sepenuhnya bergantung pada charging station karena tetap bisa mengisi bensin di SPBU.

Pendekatan ini menjadi solusi menarik untuk masalah klasik motor listrik: range anxiety atau kekhawatiran kehabisan daya di tengah perjalanan.

Jika teknologi ini benar-benar masuk tahap produksi, e-Vo REEV bisa membuka kategori baru di industri roda dua: motor hybrid listrik dengan generator bensin.

Fitur ADAS di Motor

Tak hanya bicara elektrifikasi, Chery juga menyematkan fitur teknologi tinggi pada e-Vo REEV.

Motor ini dibekali sistem ADAS level menengah, termasuk:

  • Blind spot warning dengan getaran pada setang
  • Monitoring aliran energi real-time
  • Interface digital modern

Langkah ini menunjukkan bahwa Chery tidak hanya ingin membuat motor listrik biasa, tetapi juga membawa pendekatan kendaraan roda dua yang lebih connected dan intelligent.

Meski masih berstatus konsep, kehadiran Chery e-Vo REEV menunjukkan keseriusan Chery dalam merambah segmen roda dua dengan inovasi yang cukup berbeda dari kompetitor.

Jika diproduksi massal, motor ini bisa menjadi salah satu konsep paling menarik di era elektrifikasi roda dua.

Continue Reading

Electric Vehicle

Freelander 8 Debut: SUV Elektrifikasi dengan DNA Off-Road Asli Kolaborasi Chery x JLR

Published

on

By

Kolaborasi antara Chery dan Jaguar Land Rover akhirnya melahirkan SUV tangguh bernama Freelander 8. Model ini resmi debut di China sebagai kendaraan energi baru (NEV) yang menggabungkan kemampuan off-road serius dengan teknologi elektrifikasi modern.

Sebelum diperkenalkan ke publik, Freelander 8 telah menjalani pengujian ekstrem di lebih dari 20 jenis medan berbeda. SUV ini juga dibekali sistem cerdas yang mampu membaca kondisi jalan dan menyesuaikan strategi berkendara secara real-time hanya dalam hitungan milidetik. Ini menjadi bukti bahwa DNA off-road bukan sekadar gimmick, melainkan benar-benar dikembangkan secara fungsional.

Untuk menunjang performa di medan berat, Freelander 8 dilengkapi fitur off-road kelas atas seperti front mechanical differential lock, rear limited-slip differential, virtual center lock, serta suspensi udara dual-chamber. Kombinasi ini memberikan traksi maksimal dan stabilitas tinggi saat melibas berbagai kondisi ekstrem, mulai dari lumpur hingga jalur berbatu.

Masuk ke dimensi, SUV ini tergolong full-size dengan panjang sekitar 5,1 meter dan konfigurasi tiga baris kursi yang luas. Platform yang digunakan juga fleksibel karena mendukung berbagai sistem penggerak, mulai dari BEV (listrik murni), PHEV (plug-in hybrid), hingga EREV (range extender), menjadikannya sangat adaptif terhadap kebutuhan pasar global.

Di sektor elektrifikasi, Freelander 8 mengusung arsitektur 800V yang memungkinkan pengisian daya super cepat hingga ratusan kW. Baterainya dikembangkan bersama CATL dan mendukung fast charging hingga 350 kW, sehingga waktu pengisian menjadi jauh lebih efisien.

Tak hanya itu, dari sisi teknologi kabin, SUV ini sudah menggunakan chipset terbaru dari Qualcomm dengan peningkatan performa CPU dan GPU hingga tiga kali lipat. Sistem ini juga mendukung fitur berbasis AI yang lebih canggih untuk meningkatkan pengalaman berkendara.

Meski sudah diperkenalkan, detail lengkap terkait spesifikasi powertrain masih belum diungkap. Namun dengan kombinasi teknologi, platform fleksibel, dan kemampuan off-road yang serius, Freelander 8 berpotensi menjadi pemain kuat di segmen SUV elektrifikasi global.

Continue Reading

Trending