Motor
Empat Ducati Desmo450 MX Tembus 6 Besar MX1 Internasional di Klaten
Performa Ducati Desmo450 MX kembali mencuri perhatian di ajang motocross. Empat pembalap yang mengandalkan motor garapan Ducati tersebut berhasil menembus enam besar kelas MX1 Internasional pada Round 6 Kejuaraan Internasional dan Nasional Motocross 2026 di Sirkuit Bokong Semar, Klaten, Jawa Tengah.

Tidak hanya tampil kompetitif di kelas internasional, Ducati juga menunjukkan dominasinya di kelas MX1 Nasional. Tiga pembalap yang mengendarai Desmo450 MX berhasil mengisi seluruh posisi podium.
Empat pembalap Ducati yang tampil di MX1 Internasional adalah Diva Ismayana dan Hilman Maksum dari Ducati MX Team Indonesia, M Zidane dari No Limit Racing Team, serta Witsarut Salangam dari Montana MX Team asal Thailand.
Hasil tersebut menjadi gambaran menarik mengenai perkembangan Ducati Desmo450 MX dalam menghadapi persaingan motocross dengan pembalap dari berbagai latar belakang dan level kompetisi.
Ducati Langsung Kompetitif Sejak Kualifikasi
Ducati sudah menunjukkan kecepatannya sejak sesi kualifikasi pada Sabtu (22/8).
Diva Ismayana menjadi pembalap tercepat pada sesi time practice. Sementara itu, M Zidane menunjukkan performa kuat dengan memenangkan qualifying race.
Hasil tersebut memberikan posisi start yang cukup menguntungkan sebelum para pembalap menghadapi dua race utama pada Minggu (23/8).
Memasuki Race 1, M Zidane langsung memperlihatkan agresivitasnya dengan mengambil posisi terdepan selepas start. Lewis Stewart kemudian memberikan tekanan dari belakang, sementara Diva Ismayana dan Witsarut Salangam terlibat duel ketat untuk memperebutkan posisi ketiga.
Persaingan berlangsung sengit hingga beberapa lap. Posisi Diva dan Witsarut bahkan sempat bertukar beberapa kali.
Namun, drama terjadi menjelang akhir balapan ketika M Zidane mengalami crash saat sedang memimpin. Meski sempat kehilangan posisi, pembalap No Limit Racing Team tersebut mampu kembali ke lintasan dan menyelesaikan Race 1 di posisi kedua.
Diva finis ketiga, Witsarut keempat, sedangkan Hilman Maksum mengamankan posisi kedelapan.
Race 2 Kembali Diwarnai Drama
Persaingan kembali memanas pada Race 2.

M Zidane kembali menunjukkan start kuat dengan mengamankan holeshot dan memimpin selepas tikungan pertama. Diva langsung membuntuti, sementara Lewis Stewart dan Witsarut berada di rombongan depan.
Nasib kurang beruntung kembali dialami Hilman Maksum. Ia harus keluar lintasan setelah terlibat insiden dengan sejumlah pembalap di tikungan pertama.
Di barisan depan, duel M Zidane dan Lewis Stewart berlangsung semakin ketat. Keduanya bahkan mengalami kontak ketika melewati bagian lompatan.
Zidane kemudian terjatuh saat melakukan pendaratan. Insiden tersebut menyebabkan motor Ducati Desmo450 MX miliknya mengalami kerusakan sehingga harus masuk pit lane untuk melakukan perbaikan.
Setelah motor kembali siap, Zidane melanjutkan balapan dari posisi paling belakang.
Witsarut justru berhasil menjaga ritme dan finis di posisi kedua. Diva kembali mengamankan posisi ketiga, sedangkan Hilman menunjukkan fighting spirit dengan bangkit hingga finis keenam.
Zidane akhirnya menutup Race 2 di posisi ketujuh setelah melakukan recovery dari belakang.
Empat Ducati Masuk Enam Besar MX1 Internasional
Jika melihat klasemen hasil keseluruhan, empat Ducati Desmo450 MX berhasil menunjukkan performa konsisten di MX1 Internasional.
Witsarut Salangam menjadi pembalap Ducati dengan posisi terbaik setelah mengoleksi 40 poin dan menempati posisi kedua.
Diva Ismayana juga mengumpulkan 40 poin dan berada di posisi ketiga.
M Zidane menempati posisi keempat dengan 36 poin, sedangkan Hilman Maksum berada di posisi keenam dengan 28 poin.
Dengan demikian, empat Ducati Desmo450 MX dari tiga tim berbeda berhasil mengisi enam besar MX1 Internasional.
Capaian tersebut menjadi indikator bahwa Ducati Desmo450 MX tidak hanya kompetitif ketika digunakan oleh satu tim, tetapi mampu menunjukkan performa di beberapa tim dengan karakter pembalap yang berbeda.
Ducati Sapu Bersih Podium MX1 Nasional
Performa Ducati semakin lengkap melalui kelas MX1 Nasional.
Tiga pembalap Ducati berhasil menyapu bersih podium.
Diva Ismayana menjadi juara dengan koleksi 47 poin, disusul M Zidane di posisi kedua dengan 43 poin. Hilman Maksum melengkapi podium dengan 36 poin.
Hasil ini memperlihatkan kedalaman performa Desmo450 MX di Sirkuit Bokong Semar, baik ketika berhadapan dengan pembalap internasional maupun kompetitor nasional.
Team Principal/Owner Ducati MX Team Indonesia, Jimmy Budhijanto, turut mengapresiasi pencapaian para pembalap Ducati.
Menurutnya, keberhasilan empat Ducati Desmo450 MX masuk enam besar MX1 Internasional bukan hanya mengenai hasil akhir, tetapi juga menunjukkan kemampuan motor dan pembalap untuk bertarung di barisan depan.
Hasil di Klaten sekaligus menjadi modal penting bagi Ducati untuk terus mengembangkan Desmo450 MX di arena motocross.
Dengan performa empat pembalap dari tiga tim berbeda yang mampu menembus enam besar MX1 Internasional, Ducati Desmo450 MX mulai menunjukkan bahwa kehadirannya di lintasan tanah bukan sekadar proyek eksperimental.
Motor
Honda CBR1000RR-R Fireblade SP John McGuinness Cuma Dibuat 15 Unit
Honda Inggris menghadirkan motor edisi terbatas untuk merayakan perjalanan panjang John McGuinness di ajang Isle of Man TT. Motor tersebut bernama Honda CBR1000RR-R Fireblade SP JM 30th Anniversary Edition dan hanya diproduksi sebanyak 15 unit di dunia.
Menariknya, motor ini bukan sekadar Fireblade dengan ubahan kosmetik. Honda membuatnya sebagai replika dari CBR1000RR-R Fireblade SP yang digunakan McGuinness saat berlaga di Isle of Man TT 2026. Livery dan sejumlah detailnya dibuat khusus untuk memperingati tiga dekade kiprah pembalap legendaris Inggris tersebut di lintasan TT.

John McGuinness pertama kali tampil di Isle of Man TT pada 1996. Selama tiga dekade berkarier di ajang tersebut, ia berkembang menjadi salah satu pembalap paling sukses dalam sejarah TT dan mengoleksi berbagai kemenangan bergengsi.
Livery Terinspirasi Motor Debut 1996

Untuk memperingati 30 tahun kiprahnya, Honda Racing UK menghadirkan desain yang menghubungkan Fireblade modern dengan perjalanan McGuinness sejak debutnya.
Livery CBR1000RR-R Fireblade SP 2026 terinspirasi dari motor yang digunakan McGuinness pada awal kariernya di Isle of Man TT. Desain tersebut mengambil referensi dari Honda RS250 yang digunakannya bersama Paul Bird Motorsport pada 1996.
Detail lainnya terdapat pada papan nomor berwarna hijau. Warna dan desainnya dibuat menyerupai nomor yang digunakan McGuinness ketika berkompetisi di kelas ringan pada awal kariernya.
Perpaduan desain modern Fireblade dengan elemen historis tersebut membuat motor edisi khusus ini memiliki nilai lebih bagi penggemar Honda maupun kolektor motor balap.
Berbasis Honda CBR1000RR-R Fireblade SP
Secara teknis, Honda CBR1000RR-R Fireblade SP JM 30th Anniversary Edition tetap mengandalkan basis CBR1000RR-R Fireblade SP 2026.
Motor ini menggunakan mesin empat silinder segaris berkapasitas 999 cc dengan sistem pendingin cairan. Tenaga maksimalnya mencapai 214 CV.
Tidak hanya mengandalkan performa mesin, Fireblade SP juga membawa sejumlah teknologi yang terinspirasi langsung dari dunia balap.
Honda membekali motor ini dengan throttle body terpisah, lengan ayun yang mengambil inspirasi dari RC213V-S, serta perangkat aerodinamika yang dikembangkan oleh Honda Racing Corporation atau HRC.
Sistem elektroniknya juga didukung IMU enam sumbu, sementara sektor pembuangan menggunakan sistem knalpot titanium hasil pengembangan Akrapovic.
Dengan basis tersebut, Fireblade SP JM 30th Anniversary Edition tetap memiliki karakter sebagai superbike berperforma tinggi, bukan sekadar motor pajangan edisi kolektor.
Mendapat Perlengkapan Khusus

Sebagai motor edisi John McGuinness, Honda memberikan sejumlah perlengkapan tambahan yang tidak hanya berfungsi sebagai pemanis.
Setiap unit mendapatkan livery replika motor balap McGuinness serta pelat nomor produksi yang dibuat secara individual. Motor ini juga dilengkapi engine cover dari GB Racing, radiator guard, brake lever guard, dan paddock stand support dari Evotech.
Ban Metzeler menjadi perlengkapan standar, sementara ban bawaan motor juga disertakan sebagai suku cadang.
Paket tersebut membuat motor ini terasa lebih dekat dengan dunia balap yang menjadi inspirasi kelahirannya.
Pemilik Bisa Bertemu John McGuinness
Menariknya, pengalaman kepemilikan motor ini tidak berhenti ketika unit diserahkan kepada konsumen.
Honda menyiapkan acara penyerahan khusus di Isle of Man. Pemilik CBR1000RR-R Fireblade SP JM 30th Anniversary Edition mendapatkan kesempatan bertemu langsung dengan John McGuinness dan mengikuti sesi berkeliling lintasan TT bersamanya.
Tidak hanya itu, Honda juga menyediakan helm KYT KX-1 edisi khusus yang dibuat dengan desain menyerupai helm McGuinness.
Helm tersebut akan ditandatangani langsung oleh McGuinness dan disediakan sesuai ukuran pemilik.
Paket eksklusif ini turut dilengkapi paddock stand belakang Gee-Tech dengan logo 30th Anniversary serta karpet garasi yang dipersonalisasi.
Hanya 15 Unit di Dunia
Dengan produksi yang hanya mencapai 15 unit, Honda CBR1000RR-R Fireblade SP JM 30th Anniversary Edition jelas menyasar kolektor dan penggemar berat John McGuinness serta Isle of Man TT.
Motor ini menggabungkan tiga elemen utama: performa Fireblade SP, sejarah balap John McGuinness, dan eksklusivitas produksi terbatas.
Bagi Honda, edisi ini menjadi bentuk penghormatan terhadap perjalanan McGuinness selama 30 tahun di Isle of Man TT.
Sementara bagi kolektor, Fireblade ini bukan hanya sebuah superbike 999 cc, tetapi juga bagian dari sejarah panjang salah satu ajang road racing paling ikonik di dunia.
Moto GP
Cedera Tangan, Ai Ogura Absen di MotoGP Aragon dan Digantikan Lorenzo Savadori
Kabar kurang baik datang dari Ai Ogura jelang gelaran MotoGP Aragon. Pembalap Trackhouse MotoGP tersebut dipastikan tidak dapat tampil pada putaran akhir pekan ini setelah mengalami cedera pada tangan kiri saat menjalani sesi latihan di Jepang.
Hasil pemeriksaan medis setelah Ogura tiba di Eropa menunjukkan adanya patah tulang di bagian dekat ibu jari tangan kiri. Cedera tersebut membutuhkan penanganan operasi yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis pekan ini.

Dengan kondisi tersebut, Ogura harus kembali menepi dari persaingan MotoGP. Untuk mengisi posisi yang ditinggalkan pembalap Jepang tersebut, Trackhouse menunjuk Lorenzo Savadori sebagai pengganti untuk MotoGP Aragon.
Savadori merupakan pembalap penguji Aprilia yang sudah memiliki pengalaman dengan motor RS-GP. Ia akan mengendarai motor yang sebelumnya digunakan Ogura di Aragon.
Cedera Terjadi Saat Latihan di Jepang
Cedera Ogura terjadi ketika dirinya menjalani latihan di Jepang sebagai persiapan menghadapi putaran MotoGP berikutnya.
Awalnya, pembalap Trackhouse tersebut menjalani pemeriksaan medis setelah tiba di Eropa. Dari hasil pemeriksaan tersebut diketahui terdapat patah tulang pada area tangan kiri di sekitar ibu jari.
Kondisi tersebut membuat tim dan pihak medis memutuskan bahwa operasi diperlukan sebelum Ogura dapat kembali menjalani aktivitas balap.
Bagi seorang pembalap MotoGP, cedera tangan tentu menjadi persoalan serius. Tangan kiri memiliki peran penting dalam pengoperasian motor, termasuk kontrol kopling pada motor balap serta berbagai input yang dibutuhkan ketika berada di lintasan.

Karena itu, pemulihan secara maksimal menjadi prioritas sebelum Ogura kembali ke atas motor.
Lorenzo Savadori Isi Kursi Ogura
Trackhouse kemudian mengonfirmasi Lorenzo Savadori sebagai pembalap pengganti Ai Ogura di MotoGP Aragon.
Savadori bukan nama asing bagi Aprilia. Pembalap asal Italia tersebut berstatus sebagai test rider Aprilia dan memiliki pengalaman mengembangkan sekaligus menguji motor RS-GP.
Kesempatan ini membuat Savadori kembali mendapatkan pengalaman balap penuh di MotoGP bersama Trackhouse.
Ia nantinya akan bergabung dengan Raul Fernandez, yang datang ke Aragon dengan modal positif setelah meraih kemenangan di MotoGP Inggris di Silverstone.
Pergantian pembalap ini bersifat sementara hingga Ogura dinyatakan cukup pulih untuk kembali berkompetisi.
Ogura Kembali Melewatkan MotoGP Aragon
Menariknya, MotoGP Aragon kembali menjadi seri yang harus dilewatkan Ogura karena cedera.
Pada musim 2025, pembalap Jepang tersebut juga tidak tampil di Aragon setelah mengalami cedera pada bagian kaki.
Kini, setahun berselang, Ogura kembali harus absen di sirkuit yang sama. Bedanya, kali ini cedera terjadi pada tangan kiri setelah menjalani latihan di Jepang.
Absennya Ogura juga datang di saat yang cukup krusial dalam perjalanan MotoGP 2026.
Pembalap Trackhouse tersebut tengah berada di posisi ketiga klasemen sementara kejuaraan dunia.
Ogura berada di belakang dua pembalap Aprilia, yaitu Jorge Martin dan Marco Bezzecchi.
Sebelumnya, Ogura juga sempat mencatatkan hasil penting dengan memenangkan MotoGP Belanda sebelum menghadapi akhir pekan yang kurang maksimal di Silverstone.
Posisi Ketiga Bisa Terancam

Dari sisi klasemen, absennya Ogura di Aragon berpotensi memberikan dampak cukup besar.
Ogura saat ini tertinggal 37 poin dari Jorge Martin yang berada di puncak klasemen. Sementara jaraknya dengan Marco Bezzecchi di posisi kedua hanya enam poin.
Masalahnya, beberapa pembalap di belakang Ogura memiliki selisih poin yang cukup dekat.
Marc Marquez, Fabio Di Giannantonio, dan Raul Fernandez berada dalam jarak 19 poin dari pembalap Jepang tersebut.
Artinya, tanpa tambahan poin dari Aragon, posisi Ogura di klasemen berpotensi turun secara signifikan setelah balapan akhir pekan ini.
Secara matematis, Ogura bahkan bisa terlempar dari posisi ketiga hingga posisi keenam apabila para rivalnya mampu meraih hasil maksimal.
Situasi tersebut tentu bukan kondisi ideal bagi Ogura yang sebelumnya sedang berada dalam persaingan papan atas MotoGP 2026.
Fokus Pemulihan Sebelum Kembali Balapan
Kini, prioritas utama Ai Ogura adalah menjalani operasi dan memulihkan cedera tangannya.
Musim MotoGP 2026 masih menyisakan banyak balapan, sehingga Ogura masih memiliki kesempatan untuk kembali mengejar ketertinggalan apabila kondisi fisiknya sudah memungkinkan.
Di sisi lain, Trackhouse akan mengandalkan pengalaman Lorenzo Savadori untuk mengisi posisi Ogura di Aragon.
Dengan Raul Fernandez yang baru saja meraih kemenangan di Silverstone, Trackhouse tetap memiliki peluang untuk meraih hasil positif di akhir pekan MotoGP Aragon.
Bagi Ogura, absennya kali ini menjadi pukulan tersendiri. Apalagi ia tengah berada di posisi ketiga klasemen dan memiliki peluang bersaing di barisan depan kejuaraan dunia.
Namun, daripada memaksakan diri, pemulihan cedera menjadi langkah paling penting sebelum kembali bertarung di lintasan.
Electric Vehicle
United RX6000 Resmi Hadir, Motor Listrik Dual-Purpose yang Bisa Ngecas di SPKLU
Motor listrik di Indonesia mulai hadir dengan konsep yang semakin beragam. Tidak hanya mengandalkan desain skutik untuk kebutuhan mobilitas perkotaan, United E-Motor RX6000 menawarkan pendekatan berbeda melalui konsep All-Terrain E-Performance.
Motor listrik besutan PT Terang Dunia Internusa Tbk (UNTD) tersebut menggabungkan karakter dual-purpose dengan performa yang ditujukan untuk penggunaan harian sekaligus menjelajah berbagai kondisi jalan.
Salah satu fitur yang menjadi pembeda adalah sistem pengisian dayanya. United RX6000 kompatibel dengan SPKLU Euro Type 2, sehingga pengguna memiliki pilihan pengisian selain menggunakan sumber listrik di rumah.

Dengan kemampuan tersebut, RX6000 bisa melakukan pengisian melalui sumber listrik rumah, SPKLU Euro Type 2 Charging Station, hingga Ultra Charging Station.
Bisa Ngecas di Rumah dan SPKLU
Salah satu tantangan motor listrik saat ini adalah fleksibilitas pengisian daya. United mencoba menjawab kebutuhan tersebut melalui RX6000 yang menggunakan sistem direct charging.
Baterai dapat diisi menggunakan sumber listrik rumah dengan kebutuhan daya mulai dari 1.300 VA hingga 4.400 VA.
Selain pengisian di rumah, motor listrik ini juga sudah mendukung SPKLU dengan konektor Euro Type 2.
Artinya, pengguna memiliki alternatif lokasi pengisian ketika sedang melakukan perjalanan dan tidak memungkinkan melakukan charging di rumah.
United juga membekali RX6000 dengan fitur fast charging. Pengisian baterai dari kondisi 0 hingga 80 persen diklaim membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam.

Sistem pengisian tersebut turut dilengkapi auto cut-off dan cooling fan untuk mendukung proses charging.
Tenaga 6.000 Watt, Torsi 55 Nm
Dari sisi performa, United RX6000 menggunakan motor listrik dengan top power 6.000 watt.
Torsi maksimumnya mencapai 55 Nm pada 550 rpm, dengan klaim kecepatan maksimum mencapai 100 km/jam.
Sementara untuk kebutuhan perjalanan, baterai lithium berkapasitas 72V 54Ah menjadi sumber tenaga utama.
United mengklaim RX6000 mampu menempuh jarak hingga 120 kilometer dalam satu kali pengisian daya.
Kombinasi tenaga, torsi, dan kapasitas baterai tersebut membuat RX6000 tidak hanya diarahkan sebagai kendaraan komuter, tetapi juga membawa karakter performa yang lebih kuat.
Bukan Skutik Biasa, Bawa Karakter Dual-Purpose
Dari desain, United RX6000 mengambil inspirasi dari motor trail yang kemudian dipadukan dengan sentuhan urban sport-bike.
Posisi berkendara dibuat tegak dengan jangkauan setang yang relatif pendek. Karakter tersebut ditujukan agar motor tetap nyaman digunakan di perkotaan sekaligus memiliki kemampuan menghadapi kondisi jalan yang lebih beragam.
Karakter dual-purpose semakin terlihat dari penggunaan ban dengan profil yang mendukung penggunaan di berbagai permukaan.
Bagian depan menggunakan ban 110/80-17, sedangkan roda belakang menggunakan ukuran 130/80-17.
Suspensinya juga dirancang untuk mendukung karakter tersebut. Di depan terdapat USD atau upside-down suspension, sementara bagian belakang menggunakan Direct-Mount Monoshock.
Salah satu angka yang menarik adalah ground clearance 225 mm. Jarak terendah ke tanah tersebut memberikan ruang yang lebih aman ketika RX6000 digunakan melewati jalan rusak, permukaan tidak rata, maupun jalur non-aspal ringan.
Spesifikasi United RX6000
| Spesifikasi | United RX6000 |
|---|---|
| Konsep | All-Terrain E-Performance |
| Jenis | Motor listrik dual-purpose |
| Top Power | 6.000 watt |
| Torsi Maksimum | 55 Nm @ 550 rpm |
| Top Speed | 100 km/jam |
| Baterai | Lithium 72V 54Ah |
| Jarak Tempuh | Hingga 120 km |
| Fast Charging | 0–80% sekitar 1,5 jam |
| Pengisian | Rumah, SPKLU Euro Type 2 |
| Ban Depan | 110/80-17 |
| Ban Belakang | 130/80-17 |
| Suspensi Depan | USD |
| Suspensi Belakang | Direct-Mount Monoshock |
| Ground Clearance | 225 mm |
| Harga | Rp69,9 juta OTR Jakarta |
Harga Rp69,9 Juta
Dengan kombinasi performa, kemampuan dual-purpose, serta fleksibilitas pengisian daya, United RX6000 dipasarkan dengan harga Rp69,9 juta OTR Jakarta.
Kehadiran RX6000 menunjukkan bahwa motor listrik mulai bergerak ke segmen yang lebih beragam. Tidak hanya mengejar efisiensi untuk perjalanan perkotaan, tetapi juga menawarkan karakter berkendara yang lebih aktif dengan kemampuan menghadapi medan non-aspal ringan.
Apalagi dukungan SPKLU Euro Type 2 membuat pengguna memiliki opsi charging yang lebih fleksibel saat melakukan perjalanan.
Dengan konsep All-Terrain E-Performance, RX6000 mencoba menggabungkan tiga kebutuhan sekaligus: performa, kemampuan dual-purpose, dan fleksibilitas pengisian daya.
-
Motor Balap2 years agoWawan Wello Resmi Comeback! Siap Tarung di LFN HP969 & Yamaha Cup Race! 🔥
-
Motor3 years ago
Polytron Memperkenalkan 11 Fitur Baru pada Motor Listrik Fox-R
-
Mobil2 years agoPORSCHE RWB GARAPAN AKIRA NAKAI: MODIFIKASI YANG MENJADI INVESTASI SENI MEWAH
-
Motor1 year agoHonda Wave 125 Terbaru Resmi Meluncur di Thailand: Bebek Legendaris, Iritnya Bikin Dompet Senyum Lebar .
-
Motor2 years agoSuzuki DR-Z4 Series 2025: Andalan Baru di Segmen Motor Trail & Supermoto!
-
Motor2 years ago“Yamaha Luncurkan Motor Turing Ganteng di Indonesia! Ini Dia Harganya yang Bikin Melongo!”
-
Mobil2 years agoJetour T2 Siap Tantang Chery J6 di Pasar SUV Off-road!
-
Event3 years ago
Kia EV9 GT-Line Unjuk Gigi di GIIAS Bandung, Harganya Dekati Rp 2 Miliar OTR
