Event
Masalah Chattering pada Motor Balap Ducati dalam Tes MotoGP Qatar 2024
Beberapa pembalap Ducati menghadapi tantangan serupa pada motor balap mereka, dengan keluhan utama berasal dari pembalap Prima Pramac Racing, Jorge Martin, yang mencatatkan adanya chattering atau getaran pada kendaraannya.
Jorge Martin mengalami masalah ini selama sesi tes MotoGP Qatar 2024 pada tanggal 20 Februari. Kondisi ini menyebabkan Jorge Martin harus puas berada di urutan ke-7 dengan waktu 1 menit 51,466 detik, meskipun sehari sebelumnya ia berhasil mencapai peringkat ke-2.
“Saya tidak bisa membuka throttle sebebas yang saya inginkan. Getarannya terlalu kuat. Dalam kondisi seperti ini, sulit untuk bersaing untuk meraih kemenangan,” ujarnya.
“Mungkin masalahnya ada pada kopling, lengan ayun, atau rangka. Bisa menjadi apa saja. Tidak peduli motor apa yang digunakan di lintasan, getarannya menyulitkannya,” jelas pembalap asal Spanyol tersebut.
Selain Jorge Martin, pembalap dari tim pabrikan Ducati, Lenovo Team, Enea Bastianini, juga mengalami masalah serupa pada motor balapnya. Dia merasakan getaran di bagian belakang selama menjalani tes MotoGP Qatar 2024.
“Masalah saya adalah chattering yang berasal dari bagian belakang. Motor menimbulkan getaran yang tidak nyaman saat melintasi tikungan, terutama dengan ban medium. Lebih baik dengan campuran ban soft,” ungkap Enea Bastianini.
Meskipun sebelumnya tidak mengalami masalah getaran pada musim lalu, pembalap muda asal Italia ini tiba-tiba mengalami hal tersebut sebelum memasuki musim MotoGP 2024, terutama saat berbelok dengan sudut kemiringan maksimum.
Perlu dicatat bahwa Enea Bastianini menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam tes MotoGP Qatar 2024. Ini terlihat ketika ia berhasil meraih posisi ke-2 pada hari kedua dengan waktu 1 menit 51,072 detik. Pada hari pertama, mantan pembalap Gresini Racing itu menempati urutan ke-8 dengan waktu 1 menit 52,589 detik.
Event
Fuboru Resmi Gaspol Bareng Matapanah di Musim Balap 2026
Atmosfer panas Ramadhan Race di Sirkuit GBT Surabaya menjadi saksi lahirnya komitmen besar untuk musim balap mendatang. Fuboru secara resmi melanjutkan kolaborasi strategis bersama Matapanah Production untuk mengarungi kompetisi balap tahun 2026.
Kesepakatan ini ditegaskan langsung oleh TERRENCE , perwakilan manajemen Fuboru, bersama Rudi “Ceklek” selaku penggerak utama Matapanah Production. Kerja sama tersebut memastikan dukungan penuh Fuboru terhadap salah satu event balap paling digemari di Tanah Air, yakni Matapanah Cup Race (MCR).

Fuboru menilai Matapanah bukan sekadar promotor balap, melainkan ekosistem yang telah terbukti solid dengan basis penggemar kuat serta penyelenggaraan event yang konsisten dan profesional, khususnya di wilayah Jawa Timur. Faktor inilah yang membuat Fuboru mantap untuk kembali melangkah bersama di musim 2026.
Kolaborasi ini sejatinya merupakan kelanjutan dari hubungan panjang yang telah terjalin selama bertahun-tahun. Dukungan brand-brand Fuboru di berbagai event Matapanah sebelumnya menjadi fondasi kuat menuju kerja sama jangka panjang yang kini semakin matang dan terarah.
Di sisi lain, Matapanah Production menyambut kolaborasi ini dengan antusias tinggi. Kepercayaan dari Fuboru menjadi dorongan besar untuk terus menghadirkan event balap yang lebih kompetitif, dikemas lebih profesional, dan tetap dekat dengan para pecinta balap nasional.
Dengan Fuboru resmi berada dalam barisan pendukung utama musim 2026, dunia balap Jawa Timur dipastikan bakal menyuguhkan persaingan yang lebih panas, atmosfer yang lebih hidup, dan kualitas event yang semakin berkelas. Musim baru, energi baru—lintasan siap membara.
Event
Resmi! Daftar Motor Terbaik IIMS 2026, Favorit Pengunjung Terungkap
Panggung roda dua di Indonesia International Motor Show 2026 kembali membuktikan diri sebagai barometer tren otomotif terkini. Tak hanya menjadi ajang peluncuran produk, IIMS 2026 juga menghadirkan deretan motor terbaik yang dinilai dari desain, teknologi, performa, hingga inovasi elektrifikasi.
Sepanjang pameran, atmosfer persaingan terasa panas. Merek-merek global dan lokal berlomba menampilkan identitas terbaik mereka, dan hasilnya terangkum dalam daftar penerima penghargaan motor terbaik IIMS 2026—sebuah cerminan selera dan kebutuhan pengendara masa kini.
Di sisi presentasi, BMW Motorrad sukses mencuri perhatian dengan konsep display yang kuat, interaktif, dan premium, mengantarkan mereka meraih penghargaan Best Booth Motorcycle. Dari sinilah kesan eksklusif dan inovatif langsung terasa sejak pengunjung melangkah masuk area pameran.
Segmen petualang tak kalah bersinar. Morbidelli T502X dinobatkan sebagai Best Adventure berkat karakter tangguh dan desain yang siap melahap perjalanan jarak jauh. Sementara di kelas cruiser, kemewahan dan performa berpadu sempurna pada Harley-Davidson CVO Street Glide yang keluar sebagai Best Cruiser.
Nuansa klasik-modern juga mendapat tempat istimewa. Royal Enfield Bear 650 tampil sebagai Best Naked Bike dengan karakter mesin kembar yang berjiwa retro, sedangkan Scomadi dan Royal Alloy membawa kembali romantisme skuter klasik dengan sentuhan desain yang relevan untuk era modern.

Dari kubu performa, Kawasaki Ninja ZX25RR kembali menegaskan dominasinya sebagai Best Sport Bike. Raungan mesin empat silinder dan teknologi balap menjadi magnet kuat bagi para pecinta kecepatan. Tak heran jika BMW M 1000 RR juga dinobatkan sebagai Most Desirable Sport Bike, motor impian yang membuat pengunjung berhenti lebih lama di booth.
Di kategori skuter, inovasi dan gaya berjalan beriringan. Italjet R200 keluar sebagai Best Scooter, sementara Vespa Sprint Tech 150 dinobatkan sebagai Most Advanced Modern Classic Scooter—menggabungkan desain ikonik dengan teknologi terkini.
Sementara itu, gelombang elektrifikasi menjadi sorotan besar. Indomobil e-Motor tampil dominan di berbagai kategori EV, menandai keseriusan industri dalam menyongsong masa depan kendaraan ramah lingkungan. Di sisi lain, ALVA, Polytron, dan United menunjukkan bahwa motor listrik lokal kian matang dari sisi desain, fungsi, hingga harga yang semakin terjangkau.
Tak kalah penting, penghargaan favorit pengunjung menjadi bukti kedekatan merek dengan konsumen. Astra Honda Motor kembali menegaskan dominasinya lewat kategori Most Tested Bike dan Favorite Motorcycle Promo, sementara Yamaha Aerox Alpha Cybercity dinobatkan sebagai skuter favorit pengunjung.
IIMS 2026 akhirnya bukan sekadar pameran, melainkan etalase besar arah industri roda dua—dari mesin konvensional berperforma tinggi hingga motor listrik masa depan. Sebuah pesan jelas bahwa dunia otomotif terus bergerak, dan pengendara kini punya semakin banyak pilihan untuk mengekspresikan gaya serta kebutuhan berkendara mereka.
Event
Fantastis! Motor Termahal IIMS 2026 Sentuh Rp2,6 Miliar
Sorotan tertuju ke satu sudut pameran Indonesia International Motor Show 2026. Di tengah hiruk-pikuk deretan motor terbaru, MV Agusta sukses mencuri perhatian dengan sebuah mahakarya roda dua bernilai fantastis: Superveloce 1000 Ago.

Bukan sekadar motor, model neo-retro hypersport ini adalah simbol eksklusivitas tingkat tinggi. Diproduksi sangat terbatas—hanya 83 unit di seluruh dunia—Superveloce 1000 Ago langsung masuk radar para kolektor kelas atas. Untuk pasar Indonesia sendiri, jatahnya bahkan hanya dua unit, dan satu di antaranya telah resmi dimiliki konsumen Tanah Air.
Menurut perwakilan MV Agusta yang ditemui di JIExpo Kemayoran, motor ini tidak tersedia dalam kondisi ready stock. Setiap unit harus dipesan langsung dari Italia, dengan banderol Rp2,6 miliar off the road, menjadikannya motor termahal yang dipamerkan di IIMS 2026.
Nilai Superveloce 1000 Ago tak hanya terletak pada harganya, tetapi juga pada sejarah besar yang dibawanya. Motor ini diciptakan sebagai bentuk penghormatan kepada legenda balap dunia, Giacomo Agostini, sosok yang namanya identik dengan kejayaan MV Agusta di era emas balap Grand Prix.

Nuansa historis terasa kuat lewat detail desainnya. Aksen sabuk di bagian atas tangki menjadi pengingat motor-motor balap klasik Agostini, dipadukan dengan garis bodi modern yang agresif dan elegan.
Di balik tampilannya yang artistik, Superveloce 1000 Ago tetap buas secara teknis. Mesin tiga silinder segaris berkapasitas 798 cc ini mampu menyemburkan tenaga 148 tenaga kuda pada 13.000 rpm dan torsi puncak 88 Nm, disalurkan melalui transmisi manual enam percepatan.
Fitur elektroniknya pun tak main-main, mulai dari berbagai mode berkendara—Sport, Race, Rain, hingga Custom Race—hingga quickshifter MV EAS 2.0 Plus dan kontrol traksi dengan delapan tingkat pengaturan.

Kehadiran Superveloce 1000 Ago di IIMS 2026 bukan hanya soal angka miliaran rupiah, tetapi juga tentang emosi, sejarah, dan prestise. Sebuah motor yang tak sekadar dikendarai, melainkan dikoleksi sebagai karya seni otomotif Italia.
-
Motor Balap1 year agoWawan Wello Resmi Comeback! Siap Tarung di LFN HP969 & Yamaha Cup Race! 🔥
-
Motor2 years ago
Polytron Memperkenalkan 11 Fitur Baru pada Motor Listrik Fox-R
-
Mobil2 years agoPORSCHE RWB GARAPAN AKIRA NAKAI: MODIFIKASI YANG MENJADI INVESTASI SENI MEWAH
-
Motor1 year agoSuzuki DR-Z4 Series 2025: Andalan Baru di Segmen Motor Trail & Supermoto!
-
Motor8 months agoHonda Wave 125 Terbaru Resmi Meluncur di Thailand: Bebek Legendaris, Iritnya Bikin Dompet Senyum Lebar .
-
Motor2 years ago“Yamaha Luncurkan Motor Turing Ganteng di Indonesia! Ini Dia Harganya yang Bikin Melongo!”
-
Mobil1 year agoJetour T2 Siap Tantang Chery J6 di Pasar SUV Off-road!
-
Event2 years ago
Kia EV9 GT-Line Unjuk Gigi di GIIAS Bandung, Harganya Dekati Rp 2 Miliar OTR
