Connect with us

Motor

Ducati Perkenalkan Monster Sport Livery 2026, Tampilan Baru yang Lebih Agresif dan Ikonik

Published

on

Pabrikan asal Italia, Ducati, kembali menghadirkan sentuhan segar untuk lini naked bike andalannya dengan merilis Sport Livery terbaru untuk Ducati Monster 2026. Tampilan anyar ini resmi diperkenalkan pada 12 Maret 2026 dan akan mulai tersedia di jaringan dealer resmi Ducati pada April mendatang.

Kehadiran livery baru ini melengkapi pilihan warna sebelumnya seperti Ducati Red dan Iceberg White, sekaligus mempertegas karakter Monster sebagai motor yang menggabungkan estetika klasik dengan performa modern.

Inspirasi desain Sport Livery kali ini diambil dari salah satu model legendaris Ducati, yakni Ducati Monster S4, yang dikenal sebagai Monster pertama dengan mesin 4 katup. Sentuhan warna abu-abu elegan dipadukan dengan aksen Racing Red menciptakan aura agresif yang tetap berkelas.

Untuk varian Monster Plus, tampilan semakin sporty berkat tambahan mini fairing dan cover jok penumpang yang memperkuat identitas racing khas Ducati.


Performa V2 Bertenaga, Responsif di Segala Putaran

Di balik desain barunya, Monster 2026 tetap mengandalkan mesin V2 Euro 5+ yang menjadi ciri khasnya. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga hingga 111 hp dan torsi puncak 91,1 Nm, dengan distribusi tenaga yang merata sejak putaran rendah.

Karakter mesin yang responsif membuat motor ini tetap nyaman digunakan di dalam kota, namun tetap buas saat dibawa keluar untuk riding agresif. Bahkan lebih dari 80% tenaga sudah tersedia sejak 4.000 rpm, memberikan akselerasi instan khas Ducati.

Salah satu keunggulan yang patut diapresiasi adalah interval servis katup yang mencapai 45.000 km, menjadikannya salah satu yang paling efisien di kelasnya.


Lebih Ringan, Lebih Lincah, Lebih Mudah Dikendalikan

Ducati tetap mempertahankan DNA ringan pada Monster. Generasi terbaru ini bahkan mengalami pengurangan bobot hingga 4 kg, membuatnya semakin gesit saat diajak bermanuver.

Rangka monocoque aluminium yang dipadukan dengan subframe hybrid menghasilkan keseimbangan sempurna antara kekuatan dan bobot ringan. Posisi berkendara juga dirancang ergonomis dengan tinggi jok 815 mm, memberikan rasa percaya diri bagi berbagai tipe pengendara.

Baik untuk menghadapi kemacetan perkotaan maupun menaklukkan jalan berliku, Monster 2026 menawarkan kontrol yang presisi sekaligus kenyamanan maksimal.


Teknologi Modern untuk Performa dan Keselamatan

Dari sisi teknologi, Monster 2026 dibekali paket elektronik canggih yang semakin meningkatkan pengalaman berkendara.

Fitur standar yang disematkan meliputi:

  • ABS Cornering
  • Ducati Traction Control (DTC)
  • Ducati Wheelie Control (DWC)
  • Engine Brake Control (EBC)

Semua informasi ditampilkan melalui layar TFT 5 inci yang modern dan telah terintegrasi dengan Ducati Multimedia System serta navigasi turn-by-turn.

Menariknya, untuk pertama kalinya Monster juga dilengkapi fitur cruise control, memberikan kenyamanan ekstra saat touring jarak jauh.

Empat pilihan riding mode memungkinkan karakter motor berubah sesuai kebutuhan, mulai dari santai di perkotaan hingga agresif di jalur pegunungan.


Perpaduan Warisan dan Teknologi Modern

Hadirnya Ducati Monster 2026 dengan Sport Livery terbaru menjadi bukti bagaimana Ducati terus menjaga warisan desain ikoniknya, sekaligus menggabungkannya dengan teknologi modern dan performa tinggi.

Dengan tampilan yang semakin berani, performa mesin yang bertenaga, serta fitur elektronik yang lengkap, Monster 2026 siap menjadi pilihan utama bagi para pecinta naked bike di seluruh dunia.

Bagi para “Monsterista”, ini bukan sekadar motor—ini adalah identitas, gaya hidup, dan adrenalin dalam satu paket

Motor

Suzuki SUI 2026 Meluncur, Skutik Retro Bergaya Kalcer Bermesin 125 cc

Published

on

By

NGASPALTV – Suzuki kembali menghadirkan warna baru di segmen skutik urban melalui Suzuki SUI 2026. Mengusung konsep Suzuki Urban Icon, motor matik ini tampil berbeda dibanding rival-rivalnya dengan desain membulat bergaya retro modern yang kini sedang digandrungi pecinta gaya hidup urban atau kalcer.

Nama SUI sendiri merupakan singkatan dari Suzuki Urban Icon. Menariknya, dalam pelafalan bahasa Taiwan, kata “SUI” juga memiliki arti cantik atau keren, sesuai dengan karakter desain yang ingin ditonjolkan Suzuki.

Desain Retro Modern dengan Sentuhan Kei Car Jepang

Jika sebagian besar skutik modern tampil dengan desain tajam dan agresif, Suzuki justru memilih pendekatan berbeda.

Suzuki SUI mengusung garis bodi membulat, lampu depan bergaya klasik, serta lekukan bodi yang sederhana namun elegan. Hasilnya, motor ini tampil unik dan memiliki identitas kuat sebagai skutik urban bergaya retro.

Tak hanya soal tampilan, Suzuki juga mengadaptasi filosofi Kei Car Jepang, yakni kendaraan kompak yang mampu memaksimalkan ruang.

Konsep tersebut diwujudkan melalui dek kaki yang luas, jok yang lega, serta berbagai ruang penyimpanan yang dirancang untuk menunjang aktivitas harian penggunanya.

Mesin 125 cc Irit dan Cocok untuk Mobilitas Kota

Di balik tampilannya yang klasik, Suzuki SUI dibekali mesin 124 cc, satu silinder, SOHC 2-katup, berpendingin udara yang telah menggunakan teknologi Suzuki Eco Performance (SEP).

Mesin tersebut menghasilkan tenaga 8,84 hp pada 7.000 rpm dan torsi maksimum 9,6 Nm di 6.000 rpm yang disalurkan melalui transmisi otomatis CVT.

Karakter mesin ini lebih difokuskan pada efisiensi bahan bakar dan kenyamanan berkendara di lingkungan perkotaan.

Suzuki mengklaim konsumsi bahan bakarnya mampu mencapai 47,18 km/liter. Dengan kapasitas tangki 5,5 liter, skutik ini memiliki daya jelajah yang cukup panjang untuk penggunaan harian tanpa harus sering mampir ke SPBU.

Fitur Praktis untuk Aktivitas Sehari-hari

Suzuki SUI bukan sekadar menawarkan desain menarik, tetapi juga menghadirkan berbagai fitur yang menunjang mobilitas.

Motor ini menggunakan jok berukuran 700 x 360 mm yang cukup luas untuk pengendara maupun pembonceng.

Bagasi di bawah jok memiliki bukaan lebar dan mampu menampung beberapa model helm half face.

Selain itu tersedia:

  • Kompartemen penyimpanan depan
  • Hook atau pengait barang
  • Tempat botol minum berkapasitas 600 ml
  • Dek kaki yang luas

Pada sektor kaki-kaki, Suzuki membekali SUI dengan velg 10 inci yang dipadukan ban berukuran 100/90-10 di depan maupun belakang.

Sistem pengereman menggunakan cakram depan 200 mm serta rem tromol di roda belakang.

Sementara suspensi belakang mengandalkan dual shock absorber dengan tiga tingkat pengaturan preload agar tetap nyaman saat membawa penumpang maupun barang.

Pilihan Warna Atraktif, Harga Setara Rp43 Jutaan

Untuk pasar Taiwan, Suzuki menawarkan delapan pilihan warna yang mencerminkan karakter urban modern, yaitu:

  • Soda Blue
  • Lemon Yellow
  • Ash Gray
  • Thai Milk Red
  • Matcha Green
  • Miyou Yellow
  • Parmesan White
  • Current Black

Suzuki SUI 2026 dipasarkan dengan harga NT$77.000 atau setara Rp43 jutaan.

Dengan desain retro modern, efisiensi bahan bakar tinggi, serta fitur-fitur praktis, Suzuki SUI menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang menginginkan skutik bergaya klasik tanpa mengorbankan kenyamanan mobilitas sehari-hari.

Continue Reading

Motor

Chigee SR-1 Hadir, Radar Blind Spot Universal yang Membawa Teknologi Keselamatan Premium ke Semua Motor

Published

on

By

Teknologi keselamatan aktif kini tidak lagi menjadi hak eksklusif motor adventure premium atau motor touring berharga ratusan juta rupiah. Melalui produk terbarunya, Chigee SR-1, perusahaan teknologi asal China menghadirkan sistem radar blind spot universal yang dapat dipasang pada hampir semua jenis sepeda motor.

Perangkat ini dirancang untuk memberikan perlindungan ekstra bagi pengendara dengan menghadirkan fitur keselamatan layaknya motor premium. Mulai dari motor sport, naked bike, skutik, motor klasik hingga motor touring kini dapat menikmati teknologi radar modern tanpa harus mengganti kendaraan.

Mengandalkan Radar Gelombang Milimeter 77 GHz

Chigee SR-1 menggunakan sensor radar gelombang milimeter (Millimeter Wave Radar) berfrekuensi 77 GHz, teknologi yang juga digunakan pada berbagai kendaraan premium.

Radar tersebut bekerja dengan memantau area belakang dan samping motor secara real-time untuk mendeteksi keberadaan kendaraan yang berada di titik buta (blind spot).

Menariknya, sistem ini dikembangkan khusus untuk karakteristik sepeda motor, sehingga mampu membaca perubahan posisi kendaraan saat berpindah jalur, menyalip, hingga melakukan lane splitting di tengah kemacetan.

Empat Fitur Keselamatan Aktif dalam Satu Perangkat

Chigee membekali SR-1 dengan empat fitur utama yang bekerja secara bersamaan, yaitu:

  • Blind Spot Detection (BSD) untuk mendeteksi kendaraan di area titik buta.
  • Lane Change Assist (LCA) yang membantu memastikan jalur aman sebelum berpindah lajur.
  • Overtaking Warning sebagai peringatan ketika ada kendaraan yang sedang menyalip.
  • Rear Collision Warning (RCW) untuk memberi peringatan dini jika terdapat potensi tabrakan dari arah belakang.

Seluruh sistem bekerja secara otomatis menggunakan radar dengan sudut pemindaian mencapai 110 derajat dan jangkauan hingga 70 meter.

Tetap Akurat di Berbagai Kondisi Cuaca

Keunggulan lain Chigee SR-1 terletak pada kemampuannya bekerja di berbagai kondisi lingkungan.

Radar tetap mampu membaca objek secara akurat saat hujan, berkabut, berdebu, maupun pada malam hari dengan minim pencahayaan.

Teknologi radar juga mampu mengukur jarak dan kecepatan relatif kendaraan lain dengan tingkat presisi tinggi, sehingga peringatan yang diberikan lebih cepat dan akurat dibanding sistem berbasis kamera.

Instalasi Praktis Tanpa Mengubah Sistem Motor

Salah satu daya tarik utama Chigee SR-1 adalah proses pemasangannya yang relatif sederhana.

Modul radar ditempatkan di bagian belakang motor, umumnya di sekitar area pelat nomor, sedangkan indikator peringatan dipasang di dekat spion agar mudah terlihat oleh pengendara.

Menariknya, perangkat ini dapat beroperasi secara mandiri tanpa harus menggunakan layar tambahan. Namun bagi pengguna smart display Chigee, radar dapat diintegrasikan sehingga peringatan visual juga dilengkapi notifikasi suara.

Membawa Teknologi Motor Premium ke Kendaraan Harian

Hadirnya Chigee SR-1 menjadi solusi menarik bagi pemilik motor lawas maupun motor harian yang menginginkan fitur keselamatan modern tanpa harus membeli motor baru.

Dengan teknologi radar 77 GHz, blind spot detection, hingga rear collision warning, perangkat ini berpotensi menjadi salah satu aksesori keselamatan paling inovatif yang hadir di dunia roda dua dalam beberapa tahun terakhir.

Continue Reading

Motor

Ducati DesertX V2 Resmi Mengaspal di Indonesia, Motor Adventure Premium Kini Lebih Ringan dan Bertenaga

Published

on

By

Ducati Indonesia resmi menghadirkan Ducati DesertX V2 sebagai generasi terbaru motor adventure premium yang dirancang untuk menjawab kebutuhan pengendara pecinta touring maupun penjelajah lintasan ekstrem. Setelah melakukan debut global pada ajang Ducati World Premiere 2026 di Bologna, Italia, kini motor bergaya rally tersebut resmi menyapa pasar Indonesia dengan sederet pembaruan signifikan.

Model terbaru ini tidak hanya membawa penyegaran desain, tetapi juga mengusung mesin Ducati V2 generasi terbaru, rangka monokok yang lebih ringan, suspensi dengan performa lebih tinggi, hingga paket elektronik paling lengkap di kelas adventure premium.

Mesin Ducati V2 890 cc, Responsif di Segala Medan

Jantung pacu DesertX V2 kini mengandalkan mesin V2 berkapasitas 890 cc yang mampu menghasilkan tenaga maksimum 110 hp serta torsi puncak 92 Nm.

Keunggulan mesin ini terletak pada karakter torsinya yang sangat responsif. Ducati mengklaim sekitar 70 persen torsi maksimal sudah tersedia sejak 3.000 rpm, sehingga akselerasi terasa lebih instan saat melewati tanjakan, jalur berbatu, maupun saat melakukan overtake di jalan raya.

Demi mendukung karakter adventure sejati, Ducati juga merancang rasio transmisi baru. Empat gigi pertama dibuat lebih pendek untuk memberikan traksi maksimal di medan berat, sedangkan gigi keenam memiliki rasio lebih panjang sehingga putaran mesin lebih rendah ketika digunakan touring jarak jauh.

Rangka Baru Lebih Ringan, Handling Semakin Presisi

Salah satu perubahan terbesar pada DesertX V2 adalah penggunaan rangka monokok generasi terbaru yang lebih ringan namun memiliki tingkat rigiditas lebih baik.

Perubahan ini membuat pengendalian motor menjadi lebih presisi baik saat melibas tikungan aspal maupun jalur off-road.

Pada sektor suspensi, Ducati mempercayakan garpu upside down KYB 46 mm fully adjustable di bagian depan, sementara belakang menggunakan monoshock KYB yang juga dapat diatur sesuai kebutuhan pengendara.

Kombinasi roda depan 21 inci dan roda belakang 18 inci dengan ban Pirelli Scorpion Rally Street menjadikan DesertX V2 tetap nyaman digunakan di jalan raya sekaligus siap menghadapi jalur tanah, bebatuan hingga pasir.

Paket Elektronik Semakin Lengkap

Ducati membekali DesertX V2 dengan platform IMU enam sumbu yang mengatur berbagai fitur keselamatan modern, di antaranya:

  • Cornering ABS
  • Ducati Traction Control
  • Ducati Wheelie Control
  • Engine Brake Control
  • Ducati Quick Shift 2.0

Motor ini juga menawarkan enam Riding Mode, yaitu:

  • Sport
  • Touring
  • Urban
  • Wet
  • Enduro
  • Rally

Seluruh pengaturan tersebut dapat diakses melalui panel instrumen TFT 5 inci beresolusi tinggi yang telah mendukung Ducati Multimedia System serta navigasi Turn-by-Turn.

Terinspirasi Pengalaman Reli Dunia

DesertX V2 lahir dari pengalaman Ducati di berbagai ajang reli dan enduro internasional seperti Erzbergrodeo, Rally of Albania, Transanatolia, hingga NORRA Mexican 1000 Rally.

COO Ducati Indonesia, Eja Donalsha, menyebut kehadiran DesertX V2 merupakan bagian dari komitmen Ducati menghadirkan lini motor premium yang sesuai dengan kebutuhan para Ducatisti Indonesia, khususnya bagi mereka yang gemar bertualang di berbagai kondisi jalan.

Meski telah resmi diperkenalkan kepada publik Indonesia, Ducati masih belum mengumumkan harga resmi DesertX V2. Informasi mengenai banderol dipastikan akan diumumkan dalam waktu dekat.

Continue Reading

Trending