Connect with us

TIPS & TRIK

Penyebab CVT Motor Matik Berisik? Jangan Sepelekan Part Kecil Ini!

Published

on

Suara berisik pada CVT motor matik sering kali berasal dari komponen kecil yang sering diabaikan. Salah satu penyebab utama adalah slider plastik pada tutup rumah roller, yang bisa aus seiring pemakaian dan menimbulkan suara tidak nyaman.

Menurut Rusli Susanto, mekanik dari bengkel Armost Cibinong, Jawa Barat, slider yang aus akan menciptakan celah antara tutup rumah roller dan rumah roller, sehingga menyebabkan getaran dan suara berisik saat motor berjalan.

“Bukan cuma menimbulkan suara mengganggu, tapi kalau dibiarkan bisa bikin kerja CVT jadi tidak stabil,” jelasnya.

Meskipun terlihat sepele, slider CVT yang aus bisa berdampak pada performa. Jika sudah mulai longgar atau oblak, sebaiknya segera diganti. Apalagi, harganya cukup terjangkau, berkisar Rp 10-15 ribu per buah, dan setiap motor umumnya memerlukan tiga buah slider.

Jadi, kalau CVT motormu mulai berisik, jangan cuma cek roller dan rumah roller! Periksa juga kondisi slider plastik ini agar tarikan tetap halus dan nyaman!

Motor

Honda CBR250RR Bergaya Big Bike Berhasil Raih Gelar Tertinggi di HMC 2025

Published

on

By

Gelombang tepuk tangan pecah di arena Honda Modif Contest 2025 ketika nama Fakhrudin diumumkan sebagai National Champion kelas All Sport. Di balik kemenangan itu, berdiri sebuah karya ambisius: Honda CBR250RR yang ia sulap menjadi sportbike berkarakter big bike, lengkap dengan detail premium dan finishing kelas kontes.

Berbasis model tahun 2016, motor ini dibangun dengan visi yang jelas—menjaga DNA agresif CBR, namun menanamkan aura moge tanpa kehilangan fungsinya sebagai motor harian. Hasilnya adalah sebuah sportbike 250 cc yang tampil lebih gagah, lebih padat, dan terasa seperti saudara dekat CBR1000RR.

“Dari dulu saya jatuh hati pada karakter CBR. Untuk proyek ini, total sudah habis sekitar Rp85 jutaan dalam perjalanan enam bulan,” ujar Fakhrudin, yang tampak emosional merespons kemenangannya.

🔧 Detail Modifikasi: Rapi, Mahal, dan Bernyawa

Seluruh bodi motor dibentuk ulang menggunakan aluminium, kemudian diperkuat dengan sentuhan carbon kevlar di titik-titik strategis. Lapisan cat dibuat lewat airbrush livery racing, menegaskan watak kompetitif yang ingin ia tampilkan.

Bagian mesin dipercantik lewat clear cover crankcase, dikombinasikan dengan finishing powder coating yang memberikan kesan mekanis yang bersih—layaknya mesin-mesin pada motor kelas premium. Rangkanya pun ikut dipoles ulang agar tampil lebih segar sekaligus tahan korosi.

🦾 Kaki-Kaki Big Bike: Ini yang Mencuri Perhatian

Sektor kaki-kaki menjadi sorotan utama.
• Suspensi depan mengadopsi basis Honda CBR650R yang telah dimodifikasi.
• Suspensi belakang memakai Ohlins yang disetel khusus untuk kebutuhan kontes.
• Swingarm diganti ke model CBR1000RR, menciptakan postur yang lebih kekar.
• Velg Evo Forged sudah dipasang dengan ban 120/70 depan dan 180/55 belakang—proporsi moge sejati.

Untuk sistem pengereman, komponen aftermarket berbasis CBR650R disematkan, ditutup dengan disc Brembo R11 sebagai highlight performa dan estetika.

Knalpot Honda CB650R dipilih demi suara yang lebih padat dan karakter lebih berisi.

💡 Pencahayaan & Fitur: Futuristis Namun Tetap Elegan

Lampu depan menggunakan AES retrofit Biled, sementara lampu belakang dan sein full RGB memberi nuansa modern.
Fitur tambahan seperti Honda Smartkey, selang rem HEL, step Sato Racing, hingga setang dan segitiga custom memperkaya detail motor ini.

🏆 Hasil Akhir: Big Bike Look, Big Statement

Keseluruhan modifikasi ini menciptakan sebuah visual yang tidak hanya memikat mata, tetapi juga menyampaikan karakter yang tegap dan ambisius. CBR250RR karya Fakhrudin bukan cuma motor modifikasi; ia seperti pernyataan lantang bahwa kreativitas anak bangsa terus berkembang dan tak takut menantang kelas yang lebih tinggi.

Kepaduan estetika, presisi pengerjaan, serta pemilihan komponen premium membuat motor ini layak menyabet gelar National Champion Honda Modif Contest 2025—sebuah penghargaan yang menandai kesuksesan perjalanan enam bulan penuh dedikasi.

Continue Reading

Motor

Shoei GT-Air 3 Smart: Revolusi Helm Masa Depan dengan Teknologi AR Terintegrasi

Published

on

By

Dunia helm premium kembali diguncang. Shoei, produsen helm Jepang yang dikenal dengan standar keselamatan tinggi, resmi memperkenalkan GT-Air 3 Smart, helm full face pertama yang mengusung teknologi Augmented Reality (AR) secara bawaan. Bukan sekadar pembaruan model—ini adalah lompatan besar menuju masa depan keselamatan berkendara.

AR di Dalam Helm, Bukan Lagi Sekadar Konsep

Shoei bekerja sama dengan EyeLights, perusahaan teknologi Prancis yang sebelumnya memikat perhatian dunia melalui proyek HUD futuristik mereka. Lewat kolaborasi ini, lahirlah sistem AR generasi ketiga yang mampu memproyeksikan data langsung ke visor helm—tanpa perangkat tambahan, bracket, atau modul eksternal.

Informasi seperti:

  • kecepatan
  • navigasi GPS
  • peringatan radar
  • panggilan masuk

…semuanya muncul tepat di bidang pandang pengendara, seolah melayang pada jarak optik sekitar tiga meter. Pengendara cukup mengangkat pandangan sedikit, tanpa perlu mengalihkan fokus dari jalan.

Reaksi Lebih Cepat, Keselamatan Lebih Tinggi

EyeLights mengklaim teknologi HUD ini dapat mempercepat waktu reaksi lebih dari 32%, sebuah peningkatan signifikan bagi keselamatan pengendara harian maupun touring jarak jauh.

Panel nano-OLED Full HD yang digunakan juga memastikan visibilitas tetap jelas meski di bawah terik matahari. Teknologi ini menjawab salah satu masalah klasik HUD: layar yang sulit dibaca di kondisi terang.

Sistem Komunikasi Menyeluruh di Dalam Helm

Tidak berhenti pada AR, Shoei juga menyematkan sistem komunikasi yang sudah terintegrasi penuh:

  • interkom universal dengan jangkauan tak terbatas
  • kompatibel lintas merek
  • mode mesh online & offline
  • mikrofon noise-cancelling
  • dukungan perintah suara Siri & Google Assistant

Semua perangkat—baterai, speaker, mikrofon, hingga proyektor—sudah tertanam rapi dalam shell helm tanpa modul tambahan. Baterainya mampu bertahan lebih dari 10 jam.

Keamanan Standar Tinggi dan Konstruksi Premium

Di balik teknologi futuristiknya, Shoei tetap mengandalkan konstruksi AIM (Advanced Integrated Matrix) yang membuat GT-Air 3 Smart lulus standar ketat DOT dan ECE 22.06.

Beberapa fitur pelengkap:

  • visor utama CNS-1C kompatibel Pinlock
  • visor internal QSV-2
  • sistem ventilasi Defogger dengan dua intake besar
  • bobot sedikit di atas versi standar 1,77 kg

Pilihan Warna & Harga

Shoei menyediakan lima warna:

  • White
  • Matte Black
  • Matte Metallic Blue
  • Matte Metallic Gray
  • REALM TC10

Ukuran tersedia dari S hingga XXL.
Harganya berada di angka US$1.199 (sekitar Rp20 jutaan)—dua kali lipat dari GT-Air 3 versi standar, namun sebanding dengan teknologi yang dibawanya.

Continue Reading

Motor

Teknisi Yamaha Indonesia Harumkan Nama Bangsa, Raih Juara Dunia di WTGP 2025

Published

on

By

Indonesia kembali membuktikan diri di panggung otomotif internasional. Robet B. Simanullang, teknisi Yamaha dari Alfa Scorpii Tanjung Morawa Medan, sukses meraih posisi Juara 3 World Technician Grand Prix (WTGP) 2025—ajang kompetisi teknisi Yamaha paling bergengsi di dunia.

WTGP dikenal sebagai puncak pembuktian kemampuan teknisi terbaik dari berbagai negara. Tahun ini, Robet harus berhadapan dengan 19 teknisi dari 22 negara, melewati serangkaian ujian ketat mulai dari analisis teknis pada lini MAXi Series, troubleshooting presisi, hingga skill komunikasi pelanggan.

Perjuangan Robet tidak mudah—setiap detik dalam kompetisi menjadi arena penentuan, tempat ketenangan, kecepatan, dan ketelitian diuji. Namun berkat dedikasi dan mental tangguh, ia berhasil membawa pulang gelar bergengsi dan dijuluki “Shine Slayer for Indonesia.”

Johannes B.M. Siahaan, Assistant General Manager CS Division YIMM, menyampaikan kebanggaannya:
“Robet bukan hanya berprestasi, ia menunjukkan standar baru teknisi Indonesia. Pengetahuan, pengalaman, dan mental juangnya menjadi inspirasi bagi seluruh teknisi Yamaha untuk terus berkembang dan meraih mimpi setinggi mungkin.”

Prestasi ini semakin memperpanjang daftar teknisi Tanah Air yang bersinar di WTGP, sekaligus menegaskan bahwa Indonesia tidak hanya hebat di panggung balap, tetapi juga pada level keahlian teknik kelas dunia.

Continue Reading

Trending