Connect with us

Motor

Kawasaki KLX230 DF 2026 Resmi Mengaspal: Trail Modern yang Siap Diajak “Naik Kelas” ke Semua Medan

Published

on

Kawasaki kembali mengobarkan semangat petualangan dengan merilis KLX230 DF 2026, motor trail terbaru yang dirancang untuk mereka yang ingin merasakan kebebasan tanpa batas—baik di aspal kota maupun jalur tanah yang ganas. Motor ini hadir sebagai jawaban bagi rider yang butuh performa kuat, handling stabil, dan fitur perlindungan bawaan yang benar-benar terasa manfaatnya saat melibas rute ekstrem.

KLX230 DF 2026 kami siapkan untuk pengendara yang ingin motor serbaguna—nyaman untuk harian, sekaligus tangguh untuk bertualang tanpa ragu,” ungkap Michael C. Tanadhi, Dept. Head of Sales & Promotion KMI, menegaskan komitmen Kawasaki menghadirkan motor trail yang mudah dikendalikan oleh pengendara dari berbagai level.

Di balik tampilannya yang kokoh, KLX230 DF membawa mesin 233 cc SOHC 2-valve berpendingin udara lengkap dengan fuel injection Ø32 mm. Tenaganya mencapai 18 PS pada 8.000 rpm dan torsi 18 Nm di 6.400 rpm, menghasilkan karakter low-end yang kuat—jenis tenaga yang paling dibutuhkan untuk menaklukkan tanjakan atau jalur semi-teknikal. Meski punya DNA off-road, motor ini tetap halus dan nyaman dipakai untuk mobilitas sehari-hari.

Kawasaki juga membekalinya dengan transmisi 6-percepatan, memberi fleksibilitas lebih saat berpindah dari jalan raya ke trek tanah. Sementara rangka high-tensile steel perimeter memberikan kestabilan ekstra tanpa membuat motor terasa berat saat dipakai bermanuver.

Bagian suspensi mendapat upgrade signifikan: telescopic fork 37 mm di depan dan New Uni Trak adjustable preload di belakang, memberikan wheel travel 200 mm dan 223 mm—cukup dalam untuk meredam guncangan dan membuat rider lebih percaya diri di jalur berbatu.

Sistem pengereman menggunakan petal disc 265 mm twin-piston di depan dan 220 mm single-piston di belakang, lengkap dengan selectable ABS yang bisa diaktifkan atau dinonaktifkan sesuai kebutuhan.

KLX230 DF tampil garang dengan velg jari-jari 21–18 inci, ban dual-purpose, serta ban belakang tubeless yang terinspirasi dari Sherpa untuk kemudahan perawatan. Fitur bawaan seperti lampu LED, aluminium skid plate, engine guard, tapered handlebar, hand guard, hingga rear carrier 3 kg menjadikan motor ini siap tempur sejak keluar dari dealer.

Tinggi jok 845 mm membuatnya ramah untuk berbagai postur rider, sementara panel instrumen digital modern kini mendukung konektivitas smartphone—memudahkan pemantauan data motor sekaligus menambah nilai fungsi.

KLX230 DF 2026 tampil dalam warna premium Medium Cloudy Gray, dipadukan frame dan komponen hitam yang mempertegas kesan adventure modern.

Motor ini dipasarkan dengan harga Rp66.200.000 dan tersedia di seluruh dealer resmi Kawasaki Indonesia.

Motor

Kawasaki KLX150 SM SE+ 2027, Motor Supermoto Ringan dengan Aura Premium

Published

on

By

Kawasaki KLX150 SM SE+ 2027 resmi meluncur dengan penyegaran warna baru yang membuat tampilannya semakin agresif dan fresh di segmen supermoto ringan.

Motor supermoto andalan Kawasaki ini hadir dengan beberapa pilihan warna anyar seperti Bright White, Neon Green/Ebony, Ebony, hingga Battle Gray. Meski tidak mendapat ubahan besar dari sisi desain maupun spesifikasi, karakter khas KLX150 SM tetap dipertahankan sebagai motor fun bike yang lincah untuk penggunaan harian maupun hobi.

Secara tampilan, KLX150 SM SE+ 2027 masih mengusung desain supermoto agresif dengan postur ramping dan ergonomi tegak khas motor dual purpose. Aura sporty semakin kuat berkat penggunaan pelek 17 inci bergaya supermoto serta detail premium di beberapa bagian.

Pada sektor kaki-kaki, Kawasaki tetap membekali motor ini dengan suspensi depan inverted fork berdiameter 35 mm dengan travel mencapai 175 mm. Sementara di bagian belakang, digunakan suspensi Uni Trak lengkap dengan pengaturan preload yang bisa disesuaikan sesuai kebutuhan pengendara.

Sistem pengereman juga menjadi salah satu nilai jual utama. Kawasaki menyematkan cakram depan berukuran 300 mm untuk memberikan kontrol pengereman lebih optimal, terutama saat digunakan bermanuver agresif di jalan aspal.

Fitur penunjang tampilannya juga cukup lengkap. Motor ini sudah menggunakan fat-type handlebar, hand cover, skid plate, frame cover, pelek hitam, hingga tabung suspensi depan berwarna emas yang memperkuat kesan premium dan sporty.

Untuk dapur pacu, Kawasaki KLX150 SM SE+ 2027 masih mengandalkan mesin 144 cc single-cylinder 4-tak SOHC berpendingin udara dengan sistem bahan bakar karburator Keihin NCV24.

Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga maksimum 8,6 kW atau sekitar 11,5 hp pada 8.000 rpm, serta torsi puncak 11,3 Nm di 6.500 rpm. Karakter mesinnya dikenal responsif di putaran bawah hingga menengah, cocok untuk riding perkotaan maupun jalur twisty.

Di sektor roda, motor ini menggunakan ban depan 100/80-17 dan ban belakang 120/70-17 yang semakin mempertegas identitas supermoto. Kapasitas tangki bahan bakarnya mencapai 6,9 liter dengan bobot kosong sekitar 120 kg, membuat handling tetap terasa ringan dan mudah dikendalikan.

Untuk pasar Indonesia, Kawasaki KLX150 SM SE+ 2027 dipasarkan dengan harga sekitar Rp41,5 juta OTR Jakarta. Dengan kombinasi desain agresif, fitur lengkap, dan pilihan warna baru, motor ini masih menjadi salah satu supermoto ringan paling menarik di kelasnya.

Continue Reading

Motor

Honda GB350 Jepang Masuk Indonesia, Siap Tantang Motor Retro Premium

Published

on

By

Honda GB350 resmi masuk pasar Indonesia melalui jalur importir umum (IU), membawa kombinasi desain retro klasik khas motor Inggris dengan sentuhan teknologi modern ala motor Jepang masa kini.

Motor bergaya neo-retro ini langsung mencuri perhatian pecinta roda dua klasik karena menawarkan karakter riding santai, mesin bertorsi besar, serta tampilan elegan yang cocok untuk penggunaan harian maupun touring jarak jauh.

Secara global, Honda GB350 memiliki tiga varian utama yaitu GB350 standar, GB350 S, dan GB350 C. Namun untuk pasar Indonesia, unit yang didatangkan langsung dari Jepang hanya tersedia dalam versi GB350 standar dan GB350 C.

Dari sisi desain, Honda GB350 tampil sangat klasik dengan tangki berbentuk membulat, lampu depan bulat, jok datar, hingga penggunaan spion dan fender model lawas yang memperkuat aura retro-nya. Posisi duduknya juga dibuat nyaman dengan ergonomi santai khas roadster klasik.

Di sektor dapur pacu, Honda GB350 mengandalkan mesin 1 silinder 348 cc SOHC berpendingin udara. Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga 20 PS pada 5.500 rpm dengan torsi puncak 29 Nm di 3.000 rpm.

Karakter mesin ini memang tidak dibuat agresif, melainkan fokus pada distribusi torsi bawah dan menengah agar lebih nyaman digunakan cruising maupun touring. Tenaga disalurkan melalui transmisi manual 5-percepatan dengan sistem injeksi PGM-FI khas Honda.

Menariknya, meski tampil retro, fitur modern yang disematkan cukup lengkap. Honda GB350 sudah menggunakan sistem pencahayaan full LED dan rem ABS dual-channel di roda depan maupun belakang.

Tak hanya itu, motor ini juga dibekali Honda Selectable Torque Control (HSTC) atau traction control yang membantu menjaga traksi roda belakang saat berkendara di jalan licin atau kondisi permukaan yang kurang ideal.

Pada sektor kaki-kaki, Honda GB350 menggunakan suspensi depan teleskopik dan dual shockbreaker di belakang. Kombinasi roda depan 19 inci dan belakang 18 inci membuat handling terasa stabil sekaligus nyaman untuk perjalanan jauh.

Bobot motor mencapai sekitar 179 kg dengan tinggi jok 800 mm, angka yang masih cukup ramah untuk berbagai postur pengendara. Ditambah kapasitas tangki 15 liter, motor ini memang dirancang untuk rider yang gemar menikmati perjalanan panjang dengan gaya santai.

Di Jepang, Honda GB350 dikenal sebagai motor neo-retro premium dengan kualitas khas motor Jepang yang halus, nyaman, dan minim getaran. Karena masuk ke Indonesia dalam status CBU Jepang dan jumlah unit terbatas, Honda GB350 diprediksi bakal menjadi incaran kolektor sekaligus pecinta motor klasik modern.

Continue Reading

Electric Vehicle

Kairos EV: Kendaraan Roda Tiga Futuristis dengan Keamanan Tingkat Mobil

Published

on

By

Dunia kendaraan listrik kembali menghadirkan inovasi unik lewat kemunculan Kairos EV, kendaraan roda tiga futuristis yang menggabungkan sensasi berkendara motor dengan sistem keselamatan layaknya mobil modern.

Kairos EV merupakan prototipe trike listrik hasil rancangan dua desainer asal Prancis, Mathieu L’Hopitault dan Philippe Girardi. Konsep kendaraan ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih aman tanpa menghilangkan karakter lincah sepeda motor.

Secara desain, Kairos tampil sangat futuristis dengan bodi aerodinamis dan konfigurasi tiga roda. Menariknya, kendaraan ini mampu miring saat menikung seperti motor sport, sehingga tetap memberikan sensasi riding yang natural dan agresif.

Namun yang paling revolusioner bukan hanya desainnya, melainkan sistem keselamatannya. Kairos EV dibekali teknologi keselamatan pasif yang terinspirasi dari dunia otomotif roda empat, termasuk konsep crumple zone seperti pada mobil modern.

Teknologi pertama bernama Programmed Restraint Device (PRD), yaitu struktur tubular di bagian depan kendaraan yang dirancang untuk menyerap energi benturan frontal ringan. Sistem ini bekerja mirip crumple zone dan seatbelt pretensioner pada mobil, menjaga pengendara tetap aman saat terjadi tabrakan.

Jika benturan terjadi dalam kecepatan lebih tinggi, sistem PRD akan melepaskan pengendara secara terkontrol untuk meminimalkan risiko cedera serius. Konsep ini menjadi salah satu inovasi keselamatan paling unik di segmen kendaraan roda tiga listrik.

Selain itu, Kairos juga menggunakan teknologi Mobile Lateral Elements (MLE). Komponen berbentuk baji di sisi roda depan ini berfungsi membantu keseimbangan saat kendaraan miring, sekaligus menjadi penyerap energi tambahan ketika terjadi benturan samping.

Untuk sektor performa, Kairos EV dikabarkan menggunakan baterai solid-state berkapasitas 30 kWh yang dirancang untuk menghadirkan jarak tempuh setara motor bensin konvensional. Motor listriknya mampu menghasilkan tenaga hingga 70 kW atau setara 93,8 hp, dengan kecepatan maksimum mencapai 150 km/jam.

Saat ini Kairos EV masih berada dalam tahap validasi dan sertifikasi, dengan target pengembangan menuju produksi sekitar tahun 2029 hingga 2030. Meski spesifikasi final belum diumumkan sepenuhnya, konsep ini menunjukkan bagaimana masa depan kendaraan roda dua dan roda tiga akan semakin mengutamakan keselamatan tanpa mengorbankan sensasi berkendara.

Continue Reading

Trending