Connect with us

Moto GP

Lolos ke Q2, Veda Ega Pratama Tampil Impresif di Practice Moto3 Italia 2026

Published

on

Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama kembali menunjukkan performa menjanjikan di ajang Moto3 World Championship 2026. Rider Honda Team Asia itu sukses mengamankan tiket langsung ke Q2 usai tampil impresif pada sesi practice Moto3 Grand Prix Italia di Sirkuit Mugello, Jumat.

Hari pertama Moto3 di Mugello berlangsung dengan tantangan besar. Cuaca di kawasan Tuscany berubah drastis sepanjang hari, memaksa para pembalap beradaptasi dengan dua karakter lintasan yang sangat berbeda.

Pada sesi pagi, hujan deras mengguyur Mugello dan membuat trek berada dalam kondisi basah serta licin. Situasi tersebut membuat seluruh rider harus berhati-hati mencari grip di lintasan yang dikenal cepat dengan banyak tikungan flowing berkecepatan tinggi.

Dalam kondisi wet track tersebut, Veda menutup sesi pagi di posisi ke-20. Sementara rekan setimnya Zen Mitani berada di urutan ke-24.


Bangkit di Sesi Sore, Veda Tembus Posisi 9 Besar

Memasuki sesi practice sore, kondisi berubah total.

Cuaca mulai cerah dan lintasan Mugello perlahan mengering. Momentum ini langsung dimanfaatkan Veda dengan sangat baik.

Pembalap asal Indonesia itu tampil semakin percaya diri sepanjang sesi dan terus mempertajam catatan waktunya lap demi lap.

Pada time attack terakhir, Veda mencetak waktu terbaik 1 menit 56,305 detik.

Catatan tersebut menempatkannya di posisi kesembilan, sekaligus memastikan satu tiket otomatis menuju Q2.

Hasil ini menjadi pencapaian penting bagi Veda karena kembali memperlihatkan progres positif di musim debutnya di Kejuaraan Dunia Moto3.


Veda: Feeling Saya Positif

Usai sesi, Veda mengaku puas dengan hasil yang diraih, terlebih karena harus menghadapi kondisi trek yang berubah drastis sejak pagi.

Menurutnya, tantangan terbesar datang saat sesi basah karena itu menjadi pengalaman pertamanya menaklukkan Mugello dalam kondisi wet race.

“Secara keseluruhan, hari ini berjalan positif. Kondisi pagi sangat sulit karena ini pertama kalinya saya balapan dalam kondisi basah di Mugello dan treknya sangat licin. Jadi saya mencoba meningkatkan performa selangkah demi selangkah sambil memahami batas kemampuan,” ujar Veda.

Ia juga merasa lebih nyaman ketika trek mengering dan mampu memaksimalkan performa motor saat time attack.

“Dalam sesi latihan saya bisa meningkatkan performa lap demi lap dan akhirnya mengamankan akses langsung ke Q2 lewat serangan waktu terakhir. Saya senang dengan hasil itu karena sangat penting untuk besok.”

Meski begitu, Veda menegaskan masih ada beberapa hal yang perlu dibenahi untuk menghadapi sesi berikutnya.

“Kami masih perlu menyesuaikan beberapa hal pada motor dan meningkatkan konsistensi untuk kecepatan balapan. Tetapi feeling saya positif dan saya ingin terus berusaha untuk mendapatkan hasil kualifikasi terbaik.”


Modal Positif Menuju Kualifikasi Moto3 Mugello

Hasil ini menjadi modal yang sangat positif bagi Veda menghadapi sesi kualifikasi Moto3 Mugello.

Lolos langsung ke Q2 memberi keuntungan strategis karena ia bisa fokus mengejar posisi start terbaik tanpa harus melalui Q1 terlebih dahulu.

Honda Team Asia kini akan melanjutkan evaluasi data untuk mempersiapkan set-up motor terbaik menghadapi sesi kualifikasi dan balapan utama akhir pekan di Mugello.

Dengan performa yang terus meningkat, peluang Veda untuk kembali bersaing di barisan depan Moto3 Italia akhir pekan ini terbuka lebar.

Moto GP

Double Long Lap untuk Jorge Martin, Ini Kronologi Insiden MotoGP Hungaria

Published

on

By

FIM MotoGP Stewards resmi mengeluarkan keputusan tegas terkait insiden besar di Tikungan 1 MotoGP Hungaria 2026 yang berlangsung di Sirkuit Balaton Park. Pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin, dinyatakan bersalah setelah memicu kecelakaan karambol yang melibatkan lima pembalap sekaligus pada lap pembuka.

Dalam keputusan resminya, Martin dijatuhi sanksi berat berupa double long lap penalty yang wajib dijalani pada seri Grand Prix berikutnya. Hukuman ini diberikan setelah proses investigasi mendalam yang melibatkan analisis ulang rekaman video, data telemetri, hingga pemeriksaan ulang insiden di zona pengereman keras Tikungan 1.

Insiden bermula saat Martin yang memulai balapan dari posisi delapan kehilangan kendali di area pengereman awal. Ban depan motornya terkunci dan membuatnya meluncur ke arah motor Marco Bezzecchi, yang saat itu berada di barisan depan sebagai pemimpin klasemen sementara.

Benturan keras tersebut menciptakan efek domino yang melibatkan Fabio Di Giannantonio, Fermin Aldeguer, dan Raul Fernandez. Kelima pembalap sempat menjalani pemeriksaan medis, namun beruntung tidak ditemukan cedera serius.

FIM menilai insiden ini sebagai pelanggaran serius karena berpotensi membahayakan banyak pembalap sekaligus. Selain itu, riwayat insiden serupa di Motegi musim lalu turut menjadi catatan dalam penentuan hukuman.

Dampak dari insiden ini juga memengaruhi klasemen sementara MotoGP 2026. Jorge Martin kini tertahan di posisi klasemen dengan selisih 20 poin dari Marco Bezzecchi, sementara Marc Marquez menjadi pihak yang paling diuntungkan setelah berhasil memperkecil jarak dalam perebutan gelar.

Continue Reading

Moto GP

Drama Moto3 Hungaria 2026: Veda Gagal Poin, Tertahan di P16

Published

on

By

Race Moto3 Hungaria 2026 di Sirkuit Balaton Park berlangsung dalam kondisi cuaca cerah dengan suhu lintasan yang cukup hangat, menghadirkan balapan yang penuh intensitas sejak awal. Pembalap Honda Team Asia, Veda Ega Pratama, memulai balapan dari posisi ke-9 setelah menunjukkan performa solid di sesi latihan dan kualifikasi, menandakan potensi besar untuk bersaing di kelompok depan.

Start berjalan cukup baik bagi Veda yang langsung mampu masuk ke rombongan depan pada lap-lap awal. Namun, momentum tersebut harus terganggu ketika ia menjalani Long Lap Penalty akibat pelanggaran di sesi kualifikasi. Hukuman ini menjadi titik balik balapan karena membuatnya kehilangan banyak posisi dan terlempar dari grup utama perebut poin.

Meski tertinggal, Veda tidak langsung menyerah. Ia berusaha keras memangkas jarak dan beberapa kali berhasil kembali mendekati zona poin. Namun, ritme balapan yang sudah terbagi membuatnya kesulitan untuk kembali ke posisi ideal, terutama saat masuk fase pertengahan hingga akhir race.

Di sisi lain, pembalap Honda Team Asia lainnya, Zen Mitani, juga menghadapi balapan sulit dari posisi start ke-23. Masalah degradasi ban pada paruh akhir membuatnya kehilangan kecepatan dan akhirnya finis di posisi ke-20.

Veda akhirnya menutup balapan di posisi ke-16, hanya satu langkah di luar zona poin. Meski tanpa hasil, performanya tetap menunjukkan kecepatan kompetitif sepanjang akhir pekan, menjadi modal penting menuju seri berikutnya di Brno.

Continue Reading

Moto GP

Race Gila Hungaria 2026: Marquez Cetak Kemenangan ke-100 GP

Published

on

By

Race MotoGP Hungaria 2026 berlangsung dalam tensi tinggi sejak lampu start padam. Balapan langsung berubah chaos di Tikungan 1 ketika Jorge Martin kehilangan kendali saat pengereman keras, memicu insiden beruntun yang melibatkan beberapa pembalap lain termasuk Marco Bezzecchi, Fermin Aldeguer, Raul Fernandez, hingga Fabio Di Giannantonio. Insiden ini langsung mengubah peta balapan sejak lap pertama.

Di tengah situasi kacau tersebut, Marc Marquez dari Ducati Lenovo Team berhasil tampil tenang dan efektif. Start dari posisi depan, Marquez langsung mengamankan holeshot dan memimpin jalannya balapan, sebelum kemudian terlibat duel ketat dengan Pedro Acosta yang tampil agresif dengan strategi ban soft. Acosta sempat memimpin balapan dan membuka jarak hingga lebih dari satu detik, namun Marquez memilih strategi konservatif dengan ban medium untuk menjaga konsistensi hingga akhir race.

Memasuki pertengahan balapan, duel antara Marquez dan Acosta menjadi sorotan utama. Keduanya saling bertukar posisi dalam pertarungan wheel-to-wheel, termasuk kontak kecil saat berebut posisi di Tikungan 9. Namun pengalaman Marquez menjadi pembeda. Setelah manuver bersih di lap-lap krusial, ia berhasil mengambil alih pimpinan dan langsung memperlebar jarak dengan catatan lap tercepat.

Marc Marquez akhirnya menutup balapan dengan kemenangan setelah unggul 1,3 detik dari Pedro Acosta, sementara Francesco Bagnaia melengkapi podium di posisi ketiga. Kemenangan ini menjadi sangat spesial karena merupakan kemenangan Grand Prix ke-100 dalam karier Marquez di semua kelas, sekaligus kemenangan penting bagi Ducati Lenovo Team musim ini.

Di belakang podium, Ai Ogura tampil solid di posisi keempat, diikuti Luca Marini sebagai Honda terbaik, serta Diogo Moreira di P6. Beberapa nama juga mencuri perhatian seperti Toprak Razgatlioglu yang finis P11 pada debutnya, sementara sejumlah pembalap seperti Quartararo, Mir, dan Bezzecchi harus gagal finis akibat insiden dan penalti.

Hasil ini membuat Marc Marquez semakin memangkas jarak di klasemen, kini hanya terpaut 72 poin dari pemimpin sementara Marco Bezzecchi, membuka kembali peluang perebutan gelar MotoGP 2026.

Continue Reading

Trending