Motor
Italjet Dragster Malossi Edition: Desain Agresif, Performa Buas, dan Harga Eksklusif
Italjet kembali mencuri perhatian di IIMS 2025 dengan jajaran produk andalannya. Salah satu yang paling menarik adalah Dragster Malossi Edition, yang hadir dengan kombinasi warna mencolok dan DNA racing khas Malossi.
Secara desain, Dragster tampil unik dan agresif. Fascia tajam dengan garis aerodinamis berpadu dengan kaki-kaki depan single arm, serta suspensi hydro pneumatic yang terpasang di tengah dek, memberikan kesan futuristis dan berbeda dari skutik lainnya.

Bagian rangka trellis dibiarkan terbuka tanpa fairing, semakin mempertegas karakter sporty-nya. Khusus untuk Malossi Edition, rangka dicat kuning stabilo, sementara bodi menggunakan livery khas Malossi berwarna oranye dengan logo naga yang ikonik, membuat tampilannya semakin mencolok di jalanan.
Dari segi performa, Dragster Malossi Edition dibekali mesin 250cc, menghasilkan tenaga 22,3 dk pada 8.250 RPM dan torsi 21 Nm di 6.250 RPM. Tenaga tersebut disalurkan ke roda belakang melalui transmisi CVT, memberikan akselerasi yang responsif dan agresif.
Soal harga, skutik eksklusif ini dibanderol Rp 141 juta. Unit yang masuk ke Indonesia pun terbatas, dan bagi yang berminat harus melakukan inden dengan estimasi waktu tunggu hingga tiga bulan.
Motor ini bukan sekadar skutik biasa, tapi sebuah statement bagi mereka yang menginginkan performa, eksklusivitas, dan desain yang benar-benar berbeda.
Motor
Lambretta Siap Masuk Indonesia Lagi, Benelli Motor Indonesia Disebut Jadi Kandidat Distributor Baru
Merek skuter legendaris asal Italia, Lambretta, dikabarkan tengah bersiap kembali meramaikan pasar roda dua Indonesia. Setelah sempat hadir beberapa tahun lalu namun kemudian vakum, kini Lambretta disebut tengah menjajaki langkah untuk comeback dengan menggandeng distributor baru.
Kabar tersebut menguat setelah unggahan Steven Kentjana Putra, CEO Benelli Motor Indonesia, pada pertengahan Mei 2026 yang memperlihatkan kedekatannya dengan jajaran petinggi Lambretta global.
Dalam pernyataannya, Steven mengungkap bahwa Walter Scheffrahn, Global CEO Lambretta, datang langsung ke Jakarta dan bertemu dengannya dalam agenda khusus yang berkaitan dengan rencana ekspansi merek tersebut di Indonesia.

“Beberapa waktu kemarin Mr. Walter Scheffrahn, Global CEO of Lambretta datang ke Jakarta dan bertemu saya. Salah satu tujuannya Lambretta ingin masuk Indonesia lagi dengan mencari distributor baru,” ungkap Steven.
Pernah Hadir di Indonesia Lewat V125 dan V200
Lambretta sebelumnya sempat masuk ke pasar Indonesia pada 2019 melalui PT Skuter Motor Indonesia (SMI).

Saat debut di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019, Lambretta memperkenalkan dua model sekaligus:
- Lambretta V125
- Lambretta V200
Kala itu, V125 dipasarkan dengan harga Rp44,5 juta OTR Jakarta, sementara V200 dibanderol Rp52,5 juta OTR Jakarta.
Skuter bergaya retro-modern ini sempat mendapat respons positif dari pecinta skuter premium di Indonesia berkat desain khas Italia yang ikonik dan karakter berbeda dibanding kompetitornya.
Namun dalam perjalanannya, operasional Lambretta di Indonesia akhirnya berhenti. Meski tak pernah dijelaskan secara rinci, persoalan administrasi dokumen kendaraan disebut menjadi salah satu isu yang paling banyak diperbincangkan saat itu.
Ada Koneksi dengan Keeway Group
Nama Steven Kentjana Putra dikaitkan kuat dengan kembalinya Lambretta bukan tanpa alasan.
Benelli Motor Indonesia saat ini memasarkan beberapa merek seperti:
- Benelli
- Keeway
- Morbidelli
- Benda
Di balik itu, ada hubungan bisnis yang erat dengan Keeway Group—grup otomotif global yang juga memiliki keterkaitan langsung dengan Lambretta.
Steven menjelaskan bahwa Lambretta saat ini merupakan salah satu brand yang proses produksinya dilakukan di bawah jaringan Keeway Group, termasuk untuk distribusi globalnya di berbagai kawasan seperti Eropa, China, hingga Amerika Selatan.
“Lambretta adalah salah satu merek yang produksinya dibuat oleh Keeway Group termasuk distribusi globalnya mulai South America, Eropa dan China. Kemarin juga baru diresmikan dealer baru Lambretta di Shanghai kerja sama dengan Keeway,” jelas Steven.
Sebagai catatan, fasilitas produksi Keeway berada di Ziyang, Chengdu, China, yang kini menjadi basis manufaktur utama untuk berbagai model motor menengah hingga besar, termasuk brand-brand di bawah grup tersebut.
Lambretta Ingin Hadir Lebih Premium dan Eksklusif di Indonesia
Menariknya, jika benar kembali masuk Indonesia, Lambretta disebut tidak ingin mengulang pendekatan sebelumnya.
Menurut Steven, Lambretta ingin memulai lembaran baru dengan positioning yang lebih eksklusif.
Ia menyebut bila dirinya dipercaya memegang distribusi Lambretta di Indonesia, maka akan dibuat entitas bisnis berbeda dan tidak dicampur dengan jaringan merek yang sudah ada saat ini.
“Saya juga akan pakai nama lain kalau misalnya pegang Lambretta, tidak bercampur dengan merek yang ada sekarang. Mereka ingin eksklusif dealer dan berada di kawasan premium Jakarta,” tambahnya.
Strategi tersebut menunjukkan Lambretta ingin tampil sebagai brand skuter premium lifestyle dengan showroom eksklusif yang menyasar konsumen urban premium di Indonesia.
Jika rencana ini benar terealisasi, maka Lambretta berpotensi kembali menjadi pemain menarik di segmen skuter premium retro yang saat ini terus berkembang di pasar roda dua nasional.
Moto GP
7 Pembalap Indonesia Siap Tempur di Eropa Akhir Pekan Ini, Tersebar di Mugello dan Aragon
Akhir pekan ini menjadi momen spesial bagi motorsport Indonesia. Sebanyak tujuh pembalap Tanah Air dipastikan kembali membawa Merah Putih bersaing di panggung balap internasional sepanjang 29–31 Mei 2026.
Mereka akan turun di dua venue balap bergengsi Eropa: Sirkuit Mugello, Italia, yang menjadi bagian dari rangkaian MotoGP Italia, serta MotorLand Aragon, Spanyol, tuan rumah seri pendukung WorldSBK.
Mulai dari Moto2, Moto3, Red Bull Rookies Cup, World Supersport, World Sportbike, hingga Harley-Davidson Bagger Cup—nama-nama pembalap Indonesia kembali hadir di lintasan dunia.
Agenda padat ini menjadi panggung penting bagi rider muda Indonesia untuk menunjukkan konsistensi, kecepatan, dan daya saing di level internasional.
Aksi Merah Putih di Mugello, Italia
Sorotan utama datang dari Mugello. Sirkuit legendaris Italia tersebut akhir pekan ini akan dipenuhi aksi para rider Indonesia di berbagai kelas balap.
Line-up Indonesia di Mugello:
- Mario Suryo Aji — Moto2 | Idemitsu Honda Team Asia
- Veda Ega Pratama — Moto3 | Honda Team Asia
- Kiandra Ramadhipa — Red Bull Rookies Cup
- Dimas Ekky Pratama — Harley-Davidson Bagger Cup
Mario Aji kembali turun di kelas Moto2 bersama Idemitsu Honda Team Asia di tengah proses pemulihan pasca operasi tulang belakang C7 akibat insiden sebelumnya. Kehadirannya di Mugello tentu tetap dinantikan para penggemar Indonesia.

Sementara itu, Veda Ega Pratama datang dengan performa yang sedang menanjak. Rider muda Indonesia tersebut tampil impresif di musim debut Moto3 2026 dengan koleksi 58 poin dan konsisten bersaing di posisi kompetitif.

Di Red Bull Rookies Cup, Kiandra Ramadhipa kembali melanjutkan perjuangannya menghadapi persaingan ketat para rider muda terbaik dunia.
Sedangkan Dimas Ekky Pratama siap tampil di kategori yang tak kalah menarik, yakni Harley-Davidson Bagger Cup, menghadirkan tantangan berbeda dengan karakter motor berkapasitas besar.

Persaingan Sengit di MotorLand Aragon
Tak hanya di Italia, Merah Putih juga hadir di MotorLand Aragon, Spanyol lewat kejuaraan WorldSBK support class.
Tiga pembalap Indonesia akan turun di sana:
- Aldi Satya Mahendra — WorldSSP | Yamaha BLU CRU Evan Bros Team
- Felix Putra Mulya — WorldSPB | ProGP NitiRacing
- Arai Agaska — WorldSPB | ProGP NitiRacing
Aldi Satya Mahendra, yang dikenal dengan julukan El Dablek, datang dengan motivasi tinggi setelah menunjukkan performa menjanjikan di seri sebelumnya.
Sementara itu, Felix Putra Mulya dan Arai Agaska terus menunjukkan progres positif bersama ProGP NitiRacing dan akan kembali memburu hasil maksimal serta peluang menembus zona poin di Aragon.
Akhir Pekan Penting untuk Motorsport Indonesia
Kehadiran tujuh rider Indonesia di dua sirkuit Eropa sekaligus menjadi bukti perkembangan besar motorsport Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.
Mulai dari Grand Prix paddock di Mugello hingga WorldSBK paddock di Aragon, pembalap-pembalap Merah Putih kini semakin rutin hadir dan bersaing di level dunia.
Akhir pekan ini bukan sekadar soal hasil akhir di lintasan, tetapi juga tentang bagaimana Indonesia terus memperlihatkan eksistensinya di panggung balap internasional.
Semua mata kini tertuju ke Mugello dan Aragon.
Akankah akhir pekan ini kembali menghadirkan hasil besar untuk Merah Putih?
Motor
Sambut 100 Tahun Borgo Panigale, Ducati Rilis Collezione 100 dan Livery Spesial Mugello 2026 yang Penuh Sejarah
Ducati merayakan tonggak sejarah terbesarnya di tahun 2026. Genap 100 tahun sejak berdiri di Borgo Panigale, Italia (1926–2026), pabrikan asal Italia tersebut resmi meluncurkan proyek spesial bertajuk “Collezione 100”, bersamaan dengan hadirnya livery edisi khusus Mugello 2026 untuk motor MotoGP mereka.
Peluncuran spesial ini dilakukan di Mugello Circuit—sirkuit yang punya nilai emosional besar bagi Ducati dan publik Italia. Mugello selama ini dikenal sebagai rumah kemenangan Desmosedici di panggung MotoGP, dan kini menjadi tempat peluncuran salah satu karya paling bersejarah Ducati dalam satu abad terakhir.

Collezione 100: 10 Livery Ikonik, Produksi Sangat Terbatas
Melalui Collezione 100, Ducati menghadirkan sepuluh desain livery berbeda yang masing-masing merepresentasikan perjalanan panjang mereka di dunia otomotif dan balap motor.
Setiap corak dibuat sebagai penghormatan terhadap berbagai era penting Ducati—mulai dari warisan desain klasik, evolusi teknologi Desmo, hingga dominasi mereka di lintasan balap dunia.
Yang membuat koleksi ini semakin spesial, setiap desain hanya diproduksi 100 unit di seluruh dunia dalam format numbered edition. Artinya, setiap unit menjadi koleksi eksklusif yang sangat terbatas dan berpotensi menjadi incaran para kolektor Ducati global.
Ducati Lenovo Tampil Spesial di Mugello dengan Livery Seabad Ducati
Momen peluncuran terasa semakin emosional ketika duo pembalap tim Ducati Lenovo Team, yakni Marc Márquez dan Francesco Bagnaia, memperkenalkan Desmosedici GP26 dengan balutan livery spesial untuk MotoGP Mugello 2026.
Tampilan motor tersebut memadukan dua karakter desain yang berbeda namun harmonis:
🔺 Pola geometris modern dan agresif, khas DNA motor balap Ducati masa kini
🏁 Kolase elemen historis, yang diambil langsung dari sepuluh desain Collezione 100
Hasilnya membuat Desmosedici GP26 tampil seperti “kanvas hidup” yang membawa perjalanan 100 tahun sejarah Ducati ke lintasan MotoGP.
Detail grafisnya memuat berbagai referensi visual dari motor-motor legendaris Ducati masa lalu, termasuk sentuhan yang terinspirasi dari era Ducati 750 Imola Desmo, berpadu dengan bahasa desain modern Desmosedici generasi terbaru.
Selebrasi Sejarah, Dari Pabrikan Radio hingga Penguasa MotoGP
Peluncuran Collezione 100 menjadi simbol bagaimana Ducati terus membawa sejarahnya ke masa depan.
Berawal dari pabrikan kecil pembuat komponen radio di tahun 1926 di Borgo Panigale, Ducati kini menjelma menjadi salah satu nama terbesar di industri roda dua dunia—baik di pasar motor premium maupun di arena MotoGP.
Kehadiran livery spesial Mugello 2026 menegaskan satu hal: Ducati bukan hanya sedang merayakan usia ke-100, tetapi juga merayakan perjalanan panjang penuh inovasi, performa, dan kemenangan.
Perpaduan desain klasik dan bahasa balap modern yang dibawa Marc Márquez dan Pecco Bagnaia di Mugello diprediksi akan menjadi salah satu visual paling ikonik sepanjang musim MotoGP 2026.
-
Motor Balap1 year agoWawan Wello Resmi Comeback! Siap Tarung di LFN HP969 & Yamaha Cup Race! 🔥
-
Motor3 years ago
Polytron Memperkenalkan 11 Fitur Baru pada Motor Listrik Fox-R
-
Mobil2 years agoPORSCHE RWB GARAPAN AKIRA NAKAI: MODIFIKASI YANG MENJADI INVESTASI SENI MEWAH
-
Motor1 year agoSuzuki DR-Z4 Series 2025: Andalan Baru di Segmen Motor Trail & Supermoto!
-
Motor10 months agoHonda Wave 125 Terbaru Resmi Meluncur di Thailand: Bebek Legendaris, Iritnya Bikin Dompet Senyum Lebar .
-
Motor2 years ago“Yamaha Luncurkan Motor Turing Ganteng di Indonesia! Ini Dia Harganya yang Bikin Melongo!”
-
Mobil1 year agoJetour T2 Siap Tantang Chery J6 di Pasar SUV Off-road!
-
Event3 years ago
Kia EV9 GT-Line Unjuk Gigi di GIIAS Bandung, Harganya Dekati Rp 2 Miliar OTR
