Moto GP
7 Pembalap Indonesia Siap Tempur di Eropa Akhir Pekan Ini, Tersebar di Mugello dan Aragon
Akhir pekan ini menjadi momen spesial bagi motorsport Indonesia. Sebanyak tujuh pembalap Tanah Air dipastikan kembali membawa Merah Putih bersaing di panggung balap internasional sepanjang 29–31 Mei 2026.
Mereka akan turun di dua venue balap bergengsi Eropa: Sirkuit Mugello, Italia, yang menjadi bagian dari rangkaian MotoGP Italia, serta MotorLand Aragon, Spanyol, tuan rumah seri pendukung WorldSBK.
Mulai dari Moto2, Moto3, Red Bull Rookies Cup, World Supersport, World Sportbike, hingga Harley-Davidson Bagger Cup—nama-nama pembalap Indonesia kembali hadir di lintasan dunia.
Agenda padat ini menjadi panggung penting bagi rider muda Indonesia untuk menunjukkan konsistensi, kecepatan, dan daya saing di level internasional.
Aksi Merah Putih di Mugello, Italia
Sorotan utama datang dari Mugello. Sirkuit legendaris Italia tersebut akhir pekan ini akan dipenuhi aksi para rider Indonesia di berbagai kelas balap.
Line-up Indonesia di Mugello:
- Mario Suryo Aji — Moto2 | Idemitsu Honda Team Asia
- Veda Ega Pratama — Moto3 | Honda Team Asia
- Kiandra Ramadhipa — Red Bull Rookies Cup
- Dimas Ekky Pratama — Harley-Davidson Bagger Cup
Mario Aji kembali turun di kelas Moto2 bersama Idemitsu Honda Team Asia di tengah proses pemulihan pasca operasi tulang belakang C7 akibat insiden sebelumnya. Kehadirannya di Mugello tentu tetap dinantikan para penggemar Indonesia.

Sementara itu, Veda Ega Pratama datang dengan performa yang sedang menanjak. Rider muda Indonesia tersebut tampil impresif di musim debut Moto3 2026 dengan koleksi 58 poin dan konsisten bersaing di posisi kompetitif.

Di Red Bull Rookies Cup, Kiandra Ramadhipa kembali melanjutkan perjuangannya menghadapi persaingan ketat para rider muda terbaik dunia.
Sedangkan Dimas Ekky Pratama siap tampil di kategori yang tak kalah menarik, yakni Harley-Davidson Bagger Cup, menghadirkan tantangan berbeda dengan karakter motor berkapasitas besar.

Persaingan Sengit di MotorLand Aragon
Tak hanya di Italia, Merah Putih juga hadir di MotorLand Aragon, Spanyol lewat kejuaraan WorldSBK support class.
Tiga pembalap Indonesia akan turun di sana:
- Aldi Satya Mahendra — WorldSSP | Yamaha BLU CRU Evan Bros Team
- Felix Putra Mulya — WorldSPB | ProGP NitiRacing
- Arai Agaska — WorldSPB | ProGP NitiRacing
Aldi Satya Mahendra, yang dikenal dengan julukan El Dablek, datang dengan motivasi tinggi setelah menunjukkan performa menjanjikan di seri sebelumnya.
Sementara itu, Felix Putra Mulya dan Arai Agaska terus menunjukkan progres positif bersama ProGP NitiRacing dan akan kembali memburu hasil maksimal serta peluang menembus zona poin di Aragon.
Akhir Pekan Penting untuk Motorsport Indonesia
Kehadiran tujuh rider Indonesia di dua sirkuit Eropa sekaligus menjadi bukti perkembangan besar motorsport Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.
Mulai dari Grand Prix paddock di Mugello hingga WorldSBK paddock di Aragon, pembalap-pembalap Merah Putih kini semakin rutin hadir dan bersaing di level dunia.
Akhir pekan ini bukan sekadar soal hasil akhir di lintasan, tetapi juga tentang bagaimana Indonesia terus memperlihatkan eksistensinya di panggung balap internasional.
Semua mata kini tertuju ke Mugello dan Aragon.
Akankah akhir pekan ini kembali menghadirkan hasil besar untuk Merah Putih?
Moto GP
Lolos ke Q2, Veda Ega Pratama Tampil Impresif di Practice Moto3 Italia 2026
Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama kembali menunjukkan performa menjanjikan di ajang Moto3 World Championship 2026. Rider Honda Team Asia itu sukses mengamankan tiket langsung ke Q2 usai tampil impresif pada sesi practice Moto3 Grand Prix Italia di Sirkuit Mugello, Jumat.
Hari pertama Moto3 di Mugello berlangsung dengan tantangan besar. Cuaca di kawasan Tuscany berubah drastis sepanjang hari, memaksa para pembalap beradaptasi dengan dua karakter lintasan yang sangat berbeda.
Pada sesi pagi, hujan deras mengguyur Mugello dan membuat trek berada dalam kondisi basah serta licin. Situasi tersebut membuat seluruh rider harus berhati-hati mencari grip di lintasan yang dikenal cepat dengan banyak tikungan flowing berkecepatan tinggi.
Dalam kondisi wet track tersebut, Veda menutup sesi pagi di posisi ke-20. Sementara rekan setimnya Zen Mitani berada di urutan ke-24.
Bangkit di Sesi Sore, Veda Tembus Posisi 9 Besar

Memasuki sesi practice sore, kondisi berubah total.
Cuaca mulai cerah dan lintasan Mugello perlahan mengering. Momentum ini langsung dimanfaatkan Veda dengan sangat baik.
Pembalap asal Indonesia itu tampil semakin percaya diri sepanjang sesi dan terus mempertajam catatan waktunya lap demi lap.
Pada time attack terakhir, Veda mencetak waktu terbaik 1 menit 56,305 detik.
Catatan tersebut menempatkannya di posisi kesembilan, sekaligus memastikan satu tiket otomatis menuju Q2.
Hasil ini menjadi pencapaian penting bagi Veda karena kembali memperlihatkan progres positif di musim debutnya di Kejuaraan Dunia Moto3.
Veda: Feeling Saya Positif
Usai sesi, Veda mengaku puas dengan hasil yang diraih, terlebih karena harus menghadapi kondisi trek yang berubah drastis sejak pagi.
Menurutnya, tantangan terbesar datang saat sesi basah karena itu menjadi pengalaman pertamanya menaklukkan Mugello dalam kondisi wet race.
“Secara keseluruhan, hari ini berjalan positif. Kondisi pagi sangat sulit karena ini pertama kalinya saya balapan dalam kondisi basah di Mugello dan treknya sangat licin. Jadi saya mencoba meningkatkan performa selangkah demi selangkah sambil memahami batas kemampuan,” ujar Veda.
Ia juga merasa lebih nyaman ketika trek mengering dan mampu memaksimalkan performa motor saat time attack.
“Dalam sesi latihan saya bisa meningkatkan performa lap demi lap dan akhirnya mengamankan akses langsung ke Q2 lewat serangan waktu terakhir. Saya senang dengan hasil itu karena sangat penting untuk besok.”
Meski begitu, Veda menegaskan masih ada beberapa hal yang perlu dibenahi untuk menghadapi sesi berikutnya.
“Kami masih perlu menyesuaikan beberapa hal pada motor dan meningkatkan konsistensi untuk kecepatan balapan. Tetapi feeling saya positif dan saya ingin terus berusaha untuk mendapatkan hasil kualifikasi terbaik.”
Modal Positif Menuju Kualifikasi Moto3 Mugello
Hasil ini menjadi modal yang sangat positif bagi Veda menghadapi sesi kualifikasi Moto3 Mugello.
Lolos langsung ke Q2 memberi keuntungan strategis karena ia bisa fokus mengejar posisi start terbaik tanpa harus melalui Q1 terlebih dahulu.
Honda Team Asia kini akan melanjutkan evaluasi data untuk mempersiapkan set-up motor terbaik menghadapi sesi kualifikasi dan balapan utama akhir pekan di Mugello.
Dengan performa yang terus meningkat, peluang Veda untuk kembali bersaing di barisan depan Moto3 Italia akhir pekan ini terbuka lebar.
Moto GP
Veda Ega Pratama Percaya Diri Hadapi Moto3 Italia 2026, Siap Lanjutkan Tren Positif di Mugello
Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama datang ke putaran Moto3 Italia 2026 di Sirkuit Mugello dengan rasa percaya diri tinggi. Rider Honda Team Asia itu membawa modal penting setelah menunjukkan performa solid pada seri sebelumnya di Catalunya.
Pada balapan di Barcelona, Veda tampil impresif lewat comeback luar biasa dari posisi start ke-20 hingga finis di posisi kedelapan. Penampilan tersebut menjadi salah satu performa terbaiknya musim ini sekaligus mempertegas perkembangan signifikan sang rookie di ajang Moto3 World Championship.

Tak hanya mampu menembus delapan besar, Veda juga sukses naik 12 posisi sepanjang balapan dan sempat bergabung di rombongan depan yang bertarung memperebutkan podium.
Hasil tersebut menjadi sinyal positif bahwa adaptasi Veda bersama Honda Team Asia semakin matang dari seri ke seri.
Momentum Positif Honda Team Asia Jelang Mugello
Honda Team Asia datang ke Italia dengan atmosfer yang cukup positif usai menunjukkan progres kompetitif di Catalunya.
Selain Veda yang tampil impresif, tandemnya Zen Mitani juga terus mengalami peningkatan performa. Pebalap asal Jepang tersebut mulai semakin nyaman dengan karakter motor Moto3 dan perlahan mendekati perebutan zona poin.

Kondisi ini membuat Honda Team Asia optimistis menghadapi akhir pekan di Mugello.
Sirkuit Mugello sendiri dikenal sebagai salah satu trek paling menantang di kalender MotoGP. Layout sepanjang 5,245 km ini punya karakter kombinasi trek lurus panjang, tikungan cepat, elevasi naik turun, serta area pengereman keras yang sangat menuntut konsistensi rider dan setting motor.
Veda: Kepercayaan Diri dengan Motor Terus Meningkat
Jelang balapan akhir pekan ini, Veda mengaku datang dengan perasaan yang sangat positif.
Menurutnya, progres bersama tim terus berkembang dan chemistry dengan motor semakin membaik di setiap seri.
“Saya tiba di Mugello dengan perasaan yang sangat positif setelah balapan terakhir. Selangkah demi selangkah kami terus meningkat setiap akhir pekan, dan di Catalunya kami sekali lagi menunjukkan bahwa bahkan memulai dari belakang pun kami bisa berjuang dan tetap dekat dengan kelompok depan. Kepercayaan diri dengan motor semakin meningkat dan komunikasi dengan tim juga semakin kuat di setiap balapan,” ujar Veda.
Rider bernomor #9 itu juga mengaku Mugello merupakan salah satu trek favoritnya sepanjang kalender balap.
Karakter cepat dan teknikal yang dimiliki Mugello dinilai sangat cocok dengan gaya membalapnya.
“Mugello adalah trek yang sangat saya sukai karena sangat cepat dan teknis sekaligus. Lintasan lurus yang panjang dan tikungan cepat membuatnya sangat istimewa untuk Moto3.”
Veda menegaskan target utamanya akhir pekan ini adalah melanjutkan tren positif yang sudah dibangun sejak Catalunya.
Fokus utamanya adalah langsung tampil kompetitif sejak sesi latihan bebas hari Jumat, menjaga ritme sepanjang akhir pekan, dan berusaha meraih hasil terbaik saat balapan.

“Tujuan akhir pekan ini adalah terus bekerja ke arah yang sama, meningkatkan performa sejak hari Jumat dan mencoba tetap kompetitif sepanjang akhir pekan. Kami sedang membangun momentum yang baik dan saya ingin terus belajar serta berjuang untuk hasil yang kuat.”
Dengan performa yang terus menanjak, rasa percaya diri yang meningkat, serta karakter Mugello yang cukup bersahabat baginya, Veda Ega Pratama berpeluang kembali tampil di barisan depan Moto3 Italia 2026 dan membawa hasil penting bagi Honda Team Asia.
Moto GP
Veda Ega Pratama Siap Hadapi Mugello, Honda Dikabarkan Bawa Paket Upgrade Baru untuk NSF250RW
Putaran ketujuh Moto3 World Championship 2026 akhir pekan ini akan berlangsung di Autodromo Internazionale del Mugello, Italia. Sorotan publik Indonesia tentu tertuju pada Veda Ega Pratama yang datang dengan kepercayaan diri tinggi menghadapi salah satu sirkuit paling ikonik di kalender MotoGP tersebut.
Bagi Veda, Mugello bukan sekadar lintasan sepanjang 5,245 kilometer dengan trek lurus panjang dan tikungan cepat. Sirkuit di kawasan Toscana itu juga menyimpan catatan positif dalam perjalanan kariernya. Pembalap muda Indonesia tersebut pernah tampil impresif di Mugello saat berlaga di Red Bull MotoGP Rookies Cup, termasuk mencatat kemenangan yang membuat namanya semakin diperhitungkan di paddock junior Grand Prix.
Modal itu menjadi bekal penting jelang Moto3 Italia 2026. Apalagi performa Veda sepanjang musim ini juga terus menunjukkan tren positif.

Saat ini Veda mengoleksi 58 poin, sejajar dengan Marco Morelli di klasemen sementara. Ia juga masih memimpin perebutan gelar Rookie of The Year dengan keunggulan 16 poin atas Brian Uriarte.
Honda Dikabarkan Siapkan Paket Upgrade Baru NSF250RW
Menariknya, jelang GP Italia muncul kabar bahwa Honda Racing Corporation (HRC) membawa paket pengembangan terbaru untuk motor Honda NSF250RW milik Veda.
Meski belum ada konfirmasi resmi dari tim, paddock Mugello diramaikan isu soal hadirnya beberapa komponen baru dari Jepang yang dipersiapkan khusus menghadapi karakter sirkuit Mugello yang sangat menuntut kecepatan puncak dan stabilitas motor.
Setidaknya ada tiga area yang disebut menjadi fokus pengembangan:
- Aerodinamika baru untuk meningkatkan top speed di trek lurus utama Mugello
- Update sistem exhaust/knalpot untuk mendukung performa akselerasi keluar tikungan
- Setelan sasis terbaru demi meningkatkan stabilitas saat hard braking dan corner entry di tikungan cepat
Jika benar digunakan, paket ini bisa menjadi keuntungan besar bagi Veda, terutama di sektor-sektor cepat yang selama ini menjadi kunci lap time di Mugello.
Mugello dan Peluang Podium Kedua Veda

Secara karakter, Mugello dikenal sebagai salah satu trek paling teknis di kalender Moto3. Kombinasi trek lurus panjang, late braking keras di San Donato, hingga rangkaian tikungan cepat seperti Arrabbiata 1 dan Arrabbiata 2 membuat motor dan pembalap harus bekerja maksimal.
Gaya balap Veda yang agresif saat pengereman serta kuat dalam perubahan arah cepat dinilai cukup cocok dengan karakter Mugello.
Area yang bisa menjadi kekuatan utamanya antara lain:
- San Donato (T1): titik pengereman keras setelah trek lurus utama
- Luco–Poggio Secco: sektor teknikal yang menuntut kelincahan motor
- Arrabbiata 1 & 2: tikungan cepat yang menuntut keberanian dan corner speed tinggi
Dengan kombinasi pengalaman positif di Mugello, performa kompetitif sepanjang musim, serta potensi hadirnya upgrade baru dari HRC, peluang Veda untuk kembali bertarung di grup depan terbuka cukup lebar.
Jika semuanya berjalan sesuai rencana, Mugello bisa menjadi panggung sempurna bagi Veda Ega Pratama untuk memburu podium keduanya musim ini di ajang Moto3 World Championship 2026.
-
Motor Balap1 year agoWawan Wello Resmi Comeback! Siap Tarung di LFN HP969 & Yamaha Cup Race! 🔥
-
Motor3 years ago
Polytron Memperkenalkan 11 Fitur Baru pada Motor Listrik Fox-R
-
Mobil2 years agoPORSCHE RWB GARAPAN AKIRA NAKAI: MODIFIKASI YANG MENJADI INVESTASI SENI MEWAH
-
Motor1 year agoSuzuki DR-Z4 Series 2025: Andalan Baru di Segmen Motor Trail & Supermoto!
-
Motor10 months agoHonda Wave 125 Terbaru Resmi Meluncur di Thailand: Bebek Legendaris, Iritnya Bikin Dompet Senyum Lebar .
-
Motor2 years ago“Yamaha Luncurkan Motor Turing Ganteng di Indonesia! Ini Dia Harganya yang Bikin Melongo!”
-
Mobil1 year agoJetour T2 Siap Tantang Chery J6 di Pasar SUV Off-road!
-
Event3 years ago
Kia EV9 GT-Line Unjuk Gigi di GIIAS Bandung, Harganya Dekati Rp 2 Miliar OTR
