Motor
Yamaha TMAX Ludes Kilat, 50 Unit Habis Kurang dari Setengah Jam
Daya tarik Yamaha TMAX di pasar skutik premium Indonesia kembali terbukti nyata. Dalam hitungan menit, seluruh kuota 50 unit Yamaha TMAX yang ditawarkan melalui program order online MAX Special Livery dan TMAX TECHMAX langsung diserbu konsumen dan dinyatakan habis terjual hanya dalam 25 menit sejak pemesanan dibuka, Sabtu (25/1).
Lonjakan minat ini terjadi pada hari pertama program pemesanan online yang digelar Yamaha Indonesia selama lima hari, mulai 25 hingga 29 Januari 2026. Melalui kanal digital tersebut, konsumen diberi kesempatan memesan lini MAXi Yamaha edisi terbatas, mulai dari TMAX, XMAX, hingga NMAX dengan balutan livery spesial, termasuk varian tertinggi TMAX TECHMAX.

Di antara seluruh model yang ditawarkan, Yamaha TMAX menjadi magnet utama. Baik versi MAX Special Livery maupun TECHMAX, seluruh unitnya langsung ludes dalam waktu singkat, menegaskan status TMAX sebagai skutik premium dengan daya pikat yang sangat kuat di Tanah Air.
Transaksi Fantastis, Antusiasme Tak Terbendung
Berdasarkan catatan Yamaha Indonesia, penjualan kilat tersebut menghasilkan nilai transaksi yang ditaksir mencapai Rp23 miliar hanya dalam kurun waktu 25 menit. Angka ini mencerminkan tingginya kepercayaan sekaligus loyalitas konsumen terhadap produk flagship Yamaha di segmen skutik besar.
Assistant General Manager Sales PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Hendri Kartono, mengungkapkan apresiasinya terhadap sambutan luar biasa dari pasar Indonesia.
“Melalui program order online yang kami hadirkan, Yamaha TMAX langsung sold out hanya dalam 25 menit. Ini menunjukkan antusiasme dan minat yang sangat tinggi dari konsumen,” ujarnya.
Keberhasilan ini sekaligus mempertegas posisi Yamaha TMAX sebagai ikon skutik premium, dengan basis penggemar yang solid dan pasar yang matang di Indonesia.
Generasi Terbaru, Citra Premium Kian Kuat
Yamaha TMAX generasi ke-9 (model 2025) hadir membawa berbagai penyempurnaan penting. Mulai dari peningkatan performa mesin, teknologi yang semakin modern, hingga fitur-fitur eksklusif yang mendukung kenyamanan dan karakter sporty. Seluruh pembaruan tersebut memperkokoh reputasi TMAX sebagai Premium Sport Scooter di kelasnya.
Tak hanya TMAX, antusiasme konsumen juga terlihat pada Yamaha XMAX Connected 25th Special Livery. Sebanyak 50 unit XMAX edisi khusus ini turut habis dipesan di hari pertama, bahkan dalam waktu kurang dari 25 menit sejak pemesanan dibuka.
Program order online MAXi Yamaha sendiri masih berlangsung hingga Kamis, 29 Januari 2026, dan dapat diakses melalui situs resmi www.maxi25.com, memberikan kesempatan bagi konsumen untuk mengamankan model MAXi Yamaha edisi spesial lainnya.
Motor
Jawa 730 Twin 2026: Nafas Klasik Eropa dengan Jantung Twin 730 cc
Jawa Moto kembali membangkitkan romantisme motor Eropa dengan menghadirkan Jawa 730 Twin model tahun 2026, sebuah café racer neo-klasik yang lahir langsung dari tanah asalnya di Republik Ceko. Model ini menjadi penegasan bahwa Jawa tak sekadar bernostalgia, tetapi juga serius membawa identitas klasiknya ke era modern.

Dari sisi tampilan, Jawa 730 Twin memancarkan aura café racer yang kuat. Siluet ramping berpadu dengan sentuhan modern, diperkuat oleh cover jok belakang khas motor balap klasik dan dudukan pelat nomor tubular yang dipasang di sisi lengan ayun. Detail-detail ini memberi kesan motor custom pabrikan yang elegan namun tetap berkarakter agresif.
Secara teknis, Jawa 730 Twin dikembangkan dari basis Jawa JD 750 Retro yang lebih dulu diperkenalkan pada 2025. Meski mengusung embel-embel “Retro”, platform dasarnya justru berasal dari motor naked modern berbasis Jedi 750 asal Tiongkok—platform yang juga digunakan beberapa merek Eropa lain, seperti Mash FR 750. Namun Jawa melakukan penyesuaian menyeluruh agar tetap selaras dengan DNA merek legendarisnya.

Sektor dapur pacu menjadi salah satu daya tarik utama. Motor ini dibekali mesin dua silinder sejajar berkapasitas 730 cc, berpendingin cairan, hasil pengembangan Jedi dengan dukungan teknis dari Suter Engineering asal Swiss. Tenaga puncaknya mencapai 75 hp pada 8.200 rpm, dengan torsi yang siap menemani perjalanan santai maupun agresif. Mesin ini juga sudah mengantongi standar emisi Euro 5+, menjadikannya relevan untuk pasar Eropa saat ini.
Menariknya, Jawa juga menyiapkan varian yang ramah pemegang lisensi A2, dengan output tenaga dibatasi hingga 48 hp. Sementara versi full power diklaim mampu melesat hingga 205 km/jam, angka yang cukup impresif untuk motor bergaya klasik.

Berbeda dari platform Jedi sebelumnya yang menggunakan rangka aluminium, Jawa 730 Twin memilih rangka pipa baja model bridge frame dengan penyangga atas ganda. Kombinasi ini memberi karakter berkendara yang lebih solid sekaligus mempertahankan nuansa mekanis khas motor klasik. Lengan ayun aluminium tetap dipertahankan demi menjaga kestabilan dan rigiditas saat dipacu.
Urusan suspensi, Jawa mempercayakan kepada Kayaba (KYB), dengan garpu depan upside-down dan monoshock belakang yang dapat disetel. Sistem pengereman ditangani oleh Brembo, lengkap dengan ABS dari Bosch, memastikan performa berhenti yang sepadan dengan tenaganya. Ban berprofil sport ukuran 120/70-17 di depan dan 180/55-17 di belakang terpasang pada velg aluminium cor.
Dalam kondisi kering, bobot Jawa 730 Twin berada di kisaran 213 kg. Tangki bahan bakar berkapasitas sekitar 16 liter dibuat dari material plastik oleh Acerbis Italia. Meski tergolong berbobot, motor ini tetap bersahabat untuk banyak pengendara berkat tinggi jok yang relatif rendah, sekitar 785 mm.

Tak hanya mengandalkan gaya klasik, Jawa 730 Twin juga dibekali fitur modern. Sistem pencahayaan sudah full LED, panel instrumen menggunakan layar TFT berwarna dengan dukungan konektivitas dan navigasi, serta sistem keyless yang menambah kepraktisan penggunaan harian.
Jawa memastikan versi produksi Jawa 730 Twin akan melakoni debut resminya pada ajang Motosalon Brno, Republik Ceko, pada 5 Maret 2026. Pada momen tersebut, harga resmi café racer neo-klasik ini juga akan diumumkan, sekaligus menandai langkah serius Jawa untuk kembali bersaing di segmen motor Eropa berkarakter klasik-modern.
Motor
Vespa 946 Horse Hadir Rayakan Tahun Kuda dengan Sentuhan Seni dan Kemewahan
Vespa kembali merayakan momen spesial dalam kalender Lunar dengan memperkenalkan Vespa 946 Horse, sebuah edisi terbatas yang memaknai Tahun Kuda sebagai simbol kebebasan, kekuatan, dan energi tanpa batas. Setelah sukses dengan edisi Dragon dan Snake, Vespa kini menghadirkan interpretasi baru yang lebih berkarakter, memadukan filosofi Timur dengan estetika desain Italia yang ikonik.
Sebagai bagian dari lini Vespa 946 yang dikenal eksklusif, edisi Horse tampil sebagai karya seni bergerak. Setiap lekuk bodinya dirancang dengan presisi tinggi, menghadirkan perpaduan harmonis antara desain klasik Vespa dan sentuhan modern yang elegan, mencerminkan jiwa petualang dan kemewahan dalam satu kesatuan.

Balutan Warna Bay dan Aksen Emas Pertegas Karakter Eksklusif
Identitas Vespa 946 Horse langsung terlihat dari pilihan warna bay, nuansa cokelat tua yang terinspirasi dari kilau alami bulu kuda. Warna ini diaplikasikan pada bodi baja khas Vespa dengan kombinasi finishing matte dan glossy yang memberikan kesan dalam, hangat, dan berkelas.
Detail emas menjadi aksen yang memperkuat aura eksklusivitas. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah monogram huruf “V” berwarna emas yang tercetak timbul pada elemen tapal kuda di bawah jok, menjadi simbol kemewahan sekaligus penanda edisi terbatas yang tidak diproduksi massal.
Jok Kulit Handmade, Terinspirasi Dunia Berkuda
Nuansa premium Vespa 946 Horse semakin terasa lewat jok kulit yang dirancang terinspirasi dari perlengkapan berkuda klasik. Jok ini dibuat secara handmade oleh perajin Italia berpengalaman, menghasilkan kualitas sentuhan yang tidak hanya mewah, tetapi juga sarat nilai craftsmanship.
Material kulit premium juga diaplikasikan pada bagian setang dan spion, menghadirkan kontinuitas desain yang mempertegas identitas Vespa 946 Horse sebagai skuter lifestyle kelas atas dengan karakter kuat dan autentik.

Aksesori Khusus dan Helm Eksklusif Edisi Horse
Vespa tak berhenti pada desain utama. Edisi 946 Horse turut dibekali berbagai aksesori eksklusif, termasuk tas penyimpanan belakang berbahan kulit senada dengan jok yang menggabungkan fungsi dan estetika.
Windshield dengan penyangga aluminium menambah sentuhan modern, sementara helm jet khusus dengan logo “V” emas tiga dimensi di bagian belakang menjadi pelengkap sempurna yang menegaskan status Vespa 946 Horse sebagai koleksi istimewa bagi para pecinta Vespa.
Sudah Pre-Order Global, Indonesia Masih Menanti Kepastian
Vespa 946 Horse telah membuka masa pre-order global sejak 26 Januari 2025, tersedia melalui situs resmi vespa.com dan dipajang di gerai VESPA THE EMPTY SPACE di Milan.
Untuk pasar Indonesia, model ini sudah mulai ditampilkan di situs resmi Vespa Indonesia. Namun hingga saat ini, belum ada pengumuman resmi terkait jadwal peluncuran maupun ketersediaannya di Tanah Air, membuat para penggemar Vespa harus sedikit bersabar menanti kehadiran edisi istimewa ini.
Motor
Yamaha MT-09 Perkenalkan Y-AMT, Transmisi Otomatis yang Tetap Mempertahankan Jiwa Manual
Evolusi teknologi transmisi di dunia sepeda motor terus melaju pesat. Jika sebelumnya sistem otomatis identik dengan skuter atau CVT, kini konsep tersebut hadir dalam wujud yang jauh lebih revolusioner. Yamaha menjawab tantangan itu melalui teknologi Y-AMT yang diterapkan pada Yamaha MT-09, menghadirkan sensasi berkendara otomatis tanpa menghilangkan karakter motor sport sejati.
Y-AMT, kependekan dari Yamaha Automated Manual Transmission, bukanlah transmisi otomatis konvensional. Di balik mesin CP3 yang bertenaga, Yamaha tetap mempertahankan girboks manual tradisional lengkap dengan kopling mekanis. Bedanya, seluruh proses pengoperasian kopling dan perpindahan gigi kini diambil alih oleh sistem aktuator elektronik yang dikontrol melalui tombol di setang.

Tidak ada CVT berbasis fluida, tidak pula sistem kopling ganda yang rumit dan berat. Pendekatan Yamaha justru terasa lebih elegan: sederhana, ringan, dan fokus pada rasa berkendara. Satu-satunya perubahan signifikan pada susunan transmisi adalah posisi netral yang kini berada di bawah gigi satu, bukan di antara gigi pertama dan kedua seperti motor manual pada umumnya.
Awalnya, para insinyur Yamaha di Iwata sempat mengembangkan konsep ekstrem berupa “tangan robot” untuk kopling dan “kaki robot” untuk tuas persneling. Namun saat dilihat lebih dekat, sistem tersebut bekerja layaknya motor elektrik presisi tinggi yang terhubung ke mekanisme gearbox dan poros keluaran. Hasilnya adalah perpindahan gigi yang konsisten, cepat, dan minim gejala kasar.
Dengan terpasangnya dua unit aktuator ini, Yamaha MT-09 Y-AMT sepenuhnya menghilangkan kebutuhan tuas kopling dan pedal persneling. Pengendara cukup fokus pada gas dan rem, sementara sistem transmisi bekerja di balik layar.
Dalam mode otomatis (AT), motor akan memilih gigi secara mandiri, meski pengendara tetap bisa melakukan intervensi manual untuk menurunkan atau menaikkan gigi kapan pun dibutuhkan. Mode AT sendiri terbagi menjadi dua karakter: D dan D+. Mode D dirancang untuk berkendara santai, dengan perpindahan gigi di putaran mesin rendah demi efisiensi dan kenyamanan. Sementara D+ memberikan respons sedikit lebih agresif, menjaga putaran mesin lebih tinggi sebelum berpindah gigi.
Namun sensasi paling memuaskan justru hadir di mode manual (MT). Di sini, pengendara sepenuhnya mengendalikan perpindahan gigi melalui tombol plus dan minus di setang kiri, menghadirkan pengalaman layaknya quickshifter modern—tanpa perlu menarik kopling.
Menariknya, banyak pengendara sempat kebingungan saat pertama kali mencoba MT-09 Y-AMT karena motor tidak bisa langsung dinyalakan. Tanpa tuas kopling, Yamaha mensyaratkan rem depan harus ditarik saat menekan tombol starter—mirip sistem keamanan pada mobil otomatis masa kini.
Setelah mesin hidup, motor akan berada di posisi netral dengan urutan gigi N-1-2-3-4-5-6. Saat berhenti dan diparkir, motor bisa dibiarkan di gigi satu untuk mencegahnya menggelinding, sekaligus menambah lapisan keamanan. Bahkan, tanpa sistem kunci konvensional, motor ini nyaris mustahil dipindahkan secara manual oleh orang tak bertanggung jawab.
Dalam penggunaan harian, Y-AMT menunjukkan keunggulannya. Perpindahan gigi terasa halus dan nyaris tanpa hentakan, berkat kerja kopling yang presisi dan intuitif. Saat melaju di jalan raya, respons transmisinya menyerupai quickshifter konvensional—kopling hanya aktif saat start dan berhenti, sementara selebihnya aktuator bekerja secara otomatis.
Ketika gas diputar penuh di mode D+, MT-09 akan mempertahankan gigi hingga menyentuh redline sebelum berpindah ke rasio berikutnya. Sebaliknya, saat deselerasi, sistem menurunkan gigi dengan lembut di putaran rendah, menjaga kenyamanan tanpa engine brake agresif.
Melalui Y-AMT, Yamaha seolah ingin membuktikan bahwa teknologi tidak harus mengorbankan rasa. MT-09 tetap buas, tetap emosional, namun kini hadir dengan kecerdasan baru—membuat pengendara lebih fokus menikmati setiap tarikan gas dan setiap tikungan.
-
Motor Balap12 months agoWawan Wello Resmi Comeback! Siap Tarung di LFN HP969 & Yamaha Cup Race! 🔥
-
Motor2 years ago
Polytron Memperkenalkan 11 Fitur Baru pada Motor Listrik Fox-R
-
Mobil1 year agoPORSCHE RWB GARAPAN AKIRA NAKAI: MODIFIKASI YANG MENJADI INVESTASI SENI MEWAH
-
Motor1 year agoSuzuki DR-Z4 Series 2025: Andalan Baru di Segmen Motor Trail & Supermoto!
-
Motor6 months agoHonda Wave 125 Terbaru Resmi Meluncur di Thailand: Bebek Legendaris, Iritnya Bikin Dompet Senyum Lebar .
-
Motor1 year ago“Yamaha Luncurkan Motor Turing Ganteng di Indonesia! Ini Dia Harganya yang Bikin Melongo!”
-
Event2 years ago
Kia EV9 GT-Line Unjuk Gigi di GIIAS Bandung, Harganya Dekati Rp 2 Miliar OTR
-
Event2 years ago
Prestasi Gemilang: Ebon Raih Gelar Terbaik FFA 2 Tak 402 M Dragbike IDW Racertees Ekitoyama 2024
