Connect with us

Moto GP

Aprilia Tunjukkan Taring di Tes Resmi Buriram, Ducati Dapat Tekanan Serius

Published

on

Sesi tes resmi MotoGP di Sirkuit Buriram, Thailand, menghadirkan kejutan besar. Dominasi yang selama ini identik dengan Ducati mulai mendapat ancaman nyata setelah Aprilia tampil luar biasa dan menguasai papan waktu.

Sorotan utama tertuju pada Marco Bezzecchi yang mencatatkan waktu tercepat. Performa impresif itu diperkuat oleh rider muda sensasional Ai Ogura, yang hanya terpaut tipis di belakangnya. Dua motor RS-GP berada di puncak, menegaskan bahwa Aprilia bukan sekadar kuda hitam, melainkan penantang serius musim ini.

Padahal sehari sebelumnya, Ducati masih menunjukkan kekuatan melalui Alex Marquez. Namun, hasil terbaru ini memberi sinyal kuat bahwa peta persaingan mulai bergeser.

Nama besar Marc Marquez, yang kini menjadi tumpuan Ducati bersama Francesco Bagnaia, belum sepenuhnya bersinar. Marc harus menghadapi sesi sulit setelah terjatuh beberapa kali, dan finis di posisi ketiga. Kondisi ini mengindikasikan bahwa sang juara dunia masih berjuang menemukan rasa terbaiknya usai cedera musim lalu.

Di kubu pabrikan lain, KTM menunjukkan progres lewat Pedro Acosta sebagai rider tercepat mereka, sementara Honda mulai menampakkan perbaikan meski belum menembus barisan depan. Yamaha justru terlihat masih berkutat dengan adaptasi mesin baru, terlihat dari ekspresi frustrasi beberapa ridernya yang kesulitan menggali potensi maksimal motor.

Tes Buriram ini menjadi alarm dini jelang musim berjalan. Aprilia datang dengan kepercayaan diri tinggi, Ducati tak lagi sendirian di puncak, dan pabrikan lain perlahan mendekat. Jika tren ini berlanjut, MotoGP musim depan berpotensi menjadi salah satu yang paling panas dan tak terduga dalam beberapa tahun terakhir.

Moto GP

Update Kondisi Mario Aji: Target Kembali Balapan di GP Jerman 2026

Published

on

By

Pebalap Honda Team Asia di kelas Moto2, Mario Suryo Aji, masih harus menepi dari lintasan akibat cedera serius pada area leher yang ia alami sejak insiden di Moto2 Spanyol, Jerez, akhir April 2026. Hingga kini, Mario sudah melewatkan tiga seri beruntun yakni Catalunya, Mugello, dan Hungaria, serta masih berpotensi absen pada dua seri berikutnya.

Cedera tersebut awalnya tidak terdeteksi secara menyeluruh sehingga Mario sempat tetap turun di Moto2 Prancis (Le Mans). Namun setelah evaluasi lanjutan, tim medis menemukan adanya retak pada tulang cervical C7 yang menyebabkan gejala serius hingga ke lengan, termasuk rasa mati rasa yang mengganggu kontrol saat membalap.

Kondisi ini jelas berdampak besar pada performanya, mengingat Moto2 menuntut presisi tinggi, kekuatan fisik, serta kontrol penuh terhadap motor. Setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan, Mario akhirnya menjalani operasi dan memasuki fase pemulihan intensif bersama tim medis.

Meski sempat absen cukup lama, perkembangan pemulihan Mario Aji dilaporkan menunjukkan tren positif. Ia juga masih aktif melakukan pengecekan kondisi secara berkala, termasuk rencana terbang ke Spanyol untuk evaluasi medis lanjutan.

Target terdekatnya adalah kembali ke grid Moto2 pada seri Jerman 2026, yang dijadwalkan berlangsung 12 Juli. Namun keputusan akhir tetap bergantung pada hasil pemeriksaan medis lanjutan dan kesiapan fisik sang rider.

Continue Reading

Moto GP

Double Long Lap untuk Jorge Martin, Ini Kronologi Insiden MotoGP Hungaria

Published

on

By

FIM MotoGP Stewards resmi mengeluarkan keputusan tegas terkait insiden besar di Tikungan 1 MotoGP Hungaria 2026 yang berlangsung di Sirkuit Balaton Park. Pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin, dinyatakan bersalah setelah memicu kecelakaan karambol yang melibatkan lima pembalap sekaligus pada lap pembuka.

Dalam keputusan resminya, Martin dijatuhi sanksi berat berupa double long lap penalty yang wajib dijalani pada seri Grand Prix berikutnya. Hukuman ini diberikan setelah proses investigasi mendalam yang melibatkan analisis ulang rekaman video, data telemetri, hingga pemeriksaan ulang insiden di zona pengereman keras Tikungan 1.

Insiden bermula saat Martin yang memulai balapan dari posisi delapan kehilangan kendali di area pengereman awal. Ban depan motornya terkunci dan membuatnya meluncur ke arah motor Marco Bezzecchi, yang saat itu berada di barisan depan sebagai pemimpin klasemen sementara.

Benturan keras tersebut menciptakan efek domino yang melibatkan Fabio Di Giannantonio, Fermin Aldeguer, dan Raul Fernandez. Kelima pembalap sempat menjalani pemeriksaan medis, namun beruntung tidak ditemukan cedera serius.

FIM menilai insiden ini sebagai pelanggaran serius karena berpotensi membahayakan banyak pembalap sekaligus. Selain itu, riwayat insiden serupa di Motegi musim lalu turut menjadi catatan dalam penentuan hukuman.

Dampak dari insiden ini juga memengaruhi klasemen sementara MotoGP 2026. Jorge Martin kini tertahan di posisi klasemen dengan selisih 20 poin dari Marco Bezzecchi, sementara Marc Marquez menjadi pihak yang paling diuntungkan setelah berhasil memperkecil jarak dalam perebutan gelar.

Continue Reading

Moto GP

Drama Moto3 Hungaria 2026: Veda Gagal Poin, Tertahan di P16

Published

on

By

Race Moto3 Hungaria 2026 di Sirkuit Balaton Park berlangsung dalam kondisi cuaca cerah dengan suhu lintasan yang cukup hangat, menghadirkan balapan yang penuh intensitas sejak awal. Pembalap Honda Team Asia, Veda Ega Pratama, memulai balapan dari posisi ke-9 setelah menunjukkan performa solid di sesi latihan dan kualifikasi, menandakan potensi besar untuk bersaing di kelompok depan.

Start berjalan cukup baik bagi Veda yang langsung mampu masuk ke rombongan depan pada lap-lap awal. Namun, momentum tersebut harus terganggu ketika ia menjalani Long Lap Penalty akibat pelanggaran di sesi kualifikasi. Hukuman ini menjadi titik balik balapan karena membuatnya kehilangan banyak posisi dan terlempar dari grup utama perebut poin.

Meski tertinggal, Veda tidak langsung menyerah. Ia berusaha keras memangkas jarak dan beberapa kali berhasil kembali mendekati zona poin. Namun, ritme balapan yang sudah terbagi membuatnya kesulitan untuk kembali ke posisi ideal, terutama saat masuk fase pertengahan hingga akhir race.

Di sisi lain, pembalap Honda Team Asia lainnya, Zen Mitani, juga menghadapi balapan sulit dari posisi start ke-23. Masalah degradasi ban pada paruh akhir membuatnya kehilangan kecepatan dan akhirnya finis di posisi ke-20.

Veda akhirnya menutup balapan di posisi ke-16, hanya satu langkah di luar zona poin. Meski tanpa hasil, performanya tetap menunjukkan kecepatan kompetitif sepanjang akhir pekan, menjadi modal penting menuju seri berikutnya di Brno.

Continue Reading

Trending