Moto GP
Lap Terakhir Penuh Kontroversi! Acosta Juara Sprint Race Thailand
Sprint Race MotoGP Thailand 2026 menyajikan tontonan penuh tensi dan kejutan hingga lap terakhir. Balapan yang digelar di Sirkuit Buriram, Sabtu (28/2/2026) WIB, berubah menjadi panggung drama setelah insiden jatuhnya Marco Bezzecchi serta hukuman yang menjatuhkan Marc Marquez dari posisi terdepan. Di tengah kekacauan itu, Pedro Acosta justru tampil dingin dan keluar sebagai pemenang.

Sejak lampu start padam, balapan langsung memanas. Marc Marquez yang memulai balapan dari grid kedua langsung melejit dan merebut pimpinan lomba, menyalip pole sitter Marco Bezzecchi hanya dalam beberapa tikungan awal.
Namun drama tak terelakkan sejak lap pembuka. Alex Marquez terseret insiden usai bersenggolan dengan Fabio Di Giannantonio, membuat keduanya tercecer dari sepuluh besar. Di saat bersamaan, Acosta memanfaatkan celah dengan sempurna, merangsek ke posisi tiga setelah melewati Raul Fernandez.
Persaingan sengit terjadi di lap-lap awal ketika Marquez dan Bezzecchi saling bertukar posisi di barisan terdepan. Sayangnya, duel panas itu berakhir pahit bagi Bezzecchi. Pembalap Italia tersebut terjatuh di awal balapan dan harus mengakhiri sprint race lebih cepat, sekaligus mengubah peta persaingan.

Marquez kembali memimpin balapan dengan Acosta terus membayangi dari dekat. Tekanan demi tekanan dilancarkan pembalap muda KTM itu, hingga akhirnya momen krusial terjadi di dua lap terakhir. Acosta sukses merebut posisi pertama, meski Marquez sempat membalas di lap berikutnya lewat manuver agresif di tikungan terakhir.
Insiden hampir bersenggolan membuat Acosta melebar, dan keputusan pun datang dari steward. Marquez dinyatakan bersalah dan dikenai penalti turun satu posisi. Keputusan tersebut memastikan Acosta resmi menjadi pemenang Sprint Race, disusul Marquez dan Raul Fernandez di posisi podium.
Kemenangan ini terasa spesial bagi Acosta. Selain menjadi kemenangan perdananya di Sprint Race MotoGP, ia juga mencatatkan sejarah sebagai pembalap termuda yang memenangi sprint race, di usia 21 tahun 279 hari. Sebuah sinyal kuat bahwa era baru MotoGP sedang dimulai.
Moto GP
Update Kondisi Mario Aji: Target Kembali Balapan di GP Jerman 2026
Pebalap Honda Team Asia di kelas Moto2, Mario Suryo Aji, masih harus menepi dari lintasan akibat cedera serius pada area leher yang ia alami sejak insiden di Moto2 Spanyol, Jerez, akhir April 2026. Hingga kini, Mario sudah melewatkan tiga seri beruntun yakni Catalunya, Mugello, dan Hungaria, serta masih berpotensi absen pada dua seri berikutnya.
Cedera tersebut awalnya tidak terdeteksi secara menyeluruh sehingga Mario sempat tetap turun di Moto2 Prancis (Le Mans). Namun setelah evaluasi lanjutan, tim medis menemukan adanya retak pada tulang cervical C7 yang menyebabkan gejala serius hingga ke lengan, termasuk rasa mati rasa yang mengganggu kontrol saat membalap.

Kondisi ini jelas berdampak besar pada performanya, mengingat Moto2 menuntut presisi tinggi, kekuatan fisik, serta kontrol penuh terhadap motor. Setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan, Mario akhirnya menjalani operasi dan memasuki fase pemulihan intensif bersama tim medis.
Meski sempat absen cukup lama, perkembangan pemulihan Mario Aji dilaporkan menunjukkan tren positif. Ia juga masih aktif melakukan pengecekan kondisi secara berkala, termasuk rencana terbang ke Spanyol untuk evaluasi medis lanjutan.
Target terdekatnya adalah kembali ke grid Moto2 pada seri Jerman 2026, yang dijadwalkan berlangsung 12 Juli. Namun keputusan akhir tetap bergantung pada hasil pemeriksaan medis lanjutan dan kesiapan fisik sang rider.

Moto GP
Double Long Lap untuk Jorge Martin, Ini Kronologi Insiden MotoGP Hungaria
FIM MotoGP Stewards resmi mengeluarkan keputusan tegas terkait insiden besar di Tikungan 1 MotoGP Hungaria 2026 yang berlangsung di Sirkuit Balaton Park. Pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin, dinyatakan bersalah setelah memicu kecelakaan karambol yang melibatkan lima pembalap sekaligus pada lap pembuka.
Dalam keputusan resminya, Martin dijatuhi sanksi berat berupa double long lap penalty yang wajib dijalani pada seri Grand Prix berikutnya. Hukuman ini diberikan setelah proses investigasi mendalam yang melibatkan analisis ulang rekaman video, data telemetri, hingga pemeriksaan ulang insiden di zona pengereman keras Tikungan 1.

Insiden bermula saat Martin yang memulai balapan dari posisi delapan kehilangan kendali di area pengereman awal. Ban depan motornya terkunci dan membuatnya meluncur ke arah motor Marco Bezzecchi, yang saat itu berada di barisan depan sebagai pemimpin klasemen sementara.
Benturan keras tersebut menciptakan efek domino yang melibatkan Fabio Di Giannantonio, Fermin Aldeguer, dan Raul Fernandez. Kelima pembalap sempat menjalani pemeriksaan medis, namun beruntung tidak ditemukan cedera serius.
FIM menilai insiden ini sebagai pelanggaran serius karena berpotensi membahayakan banyak pembalap sekaligus. Selain itu, riwayat insiden serupa di Motegi musim lalu turut menjadi catatan dalam penentuan hukuman.

Dampak dari insiden ini juga memengaruhi klasemen sementara MotoGP 2026. Jorge Martin kini tertahan di posisi klasemen dengan selisih 20 poin dari Marco Bezzecchi, sementara Marc Marquez menjadi pihak yang paling diuntungkan setelah berhasil memperkecil jarak dalam perebutan gelar.
Moto GP
Drama Moto3 Hungaria 2026: Veda Gagal Poin, Tertahan di P16
Race Moto3 Hungaria 2026 di Sirkuit Balaton Park berlangsung dalam kondisi cuaca cerah dengan suhu lintasan yang cukup hangat, menghadirkan balapan yang penuh intensitas sejak awal. Pembalap Honda Team Asia, Veda Ega Pratama, memulai balapan dari posisi ke-9 setelah menunjukkan performa solid di sesi latihan dan kualifikasi, menandakan potensi besar untuk bersaing di kelompok depan.
Start berjalan cukup baik bagi Veda yang langsung mampu masuk ke rombongan depan pada lap-lap awal. Namun, momentum tersebut harus terganggu ketika ia menjalani Long Lap Penalty akibat pelanggaran di sesi kualifikasi. Hukuman ini menjadi titik balik balapan karena membuatnya kehilangan banyak posisi dan terlempar dari grup utama perebut poin.

Meski tertinggal, Veda tidak langsung menyerah. Ia berusaha keras memangkas jarak dan beberapa kali berhasil kembali mendekati zona poin. Namun, ritme balapan yang sudah terbagi membuatnya kesulitan untuk kembali ke posisi ideal, terutama saat masuk fase pertengahan hingga akhir race.
Di sisi lain, pembalap Honda Team Asia lainnya, Zen Mitani, juga menghadapi balapan sulit dari posisi start ke-23. Masalah degradasi ban pada paruh akhir membuatnya kehilangan kecepatan dan akhirnya finis di posisi ke-20.

Veda akhirnya menutup balapan di posisi ke-16, hanya satu langkah di luar zona poin. Meski tanpa hasil, performanya tetap menunjukkan kecepatan kompetitif sepanjang akhir pekan, menjadi modal penting menuju seri berikutnya di Brno.
-
Motor Balap1 year agoWawan Wello Resmi Comeback! Siap Tarung di LFN HP969 & Yamaha Cup Race! 🔥
-
Motor3 years ago
Polytron Memperkenalkan 11 Fitur Baru pada Motor Listrik Fox-R
-
Mobil2 years agoPORSCHE RWB GARAPAN AKIRA NAKAI: MODIFIKASI YANG MENJADI INVESTASI SENI MEWAH
-
Motor1 year agoSuzuki DR-Z4 Series 2025: Andalan Baru di Segmen Motor Trail & Supermoto!
-
Motor10 months agoHonda Wave 125 Terbaru Resmi Meluncur di Thailand: Bebek Legendaris, Iritnya Bikin Dompet Senyum Lebar .
-
Motor2 years ago“Yamaha Luncurkan Motor Turing Ganteng di Indonesia! Ini Dia Harganya yang Bikin Melongo!”
-
Mobil2 years agoJetour T2 Siap Tantang Chery J6 di Pasar SUV Off-road!
-
Event3 years ago
Kia EV9 GT-Line Unjuk Gigi di GIIAS Bandung, Harganya Dekati Rp 2 Miliar OTR
