Connect with us

Moto GP

Alex Marquez Dipastikan Absen di MotoGP Italia dan Hungaria Usai Crash Keras di Catalunya

Published

on

Alex Márquez dipastikan harus menepi dari dua seri awal musim panas MotoGP 2026 setelah mengalami kecelakaan hebat dalam balapan MotoGP Catalunya di Sirkuit Barcelona-Catalunya.

Pembalap Gresini Racing itu mengalami insiden pada lap ke-12 ketika tengah tampil kompetitif dan berusaha mengejar pimpinan balapan, Pedro Acosta. Dalam duel kecepatan tinggi di lintasan lurus, Alex diketahui menyentuh bagian belakang motor KTM milik Acosta yang diduga mengalami kendala teknis, hingga memicu kecelakaan besar.

Benturan tersebut membuat motor Alex Marquez mengalami kerusakan parah. Bagian roda depan terlepas dari motor dan ikut mengenai motor milik Fabio Di Giannantonio, yang membuat rider VR46 itu turut terjatuh.

Alex kemudian terlempar ke lintasan dengan kecepatan tinggi sebelum akhirnya mengalami crash keras. Usai mendapat penanganan medis, Alex didiagnosis mengalami cedera serius berupa patah tulang selangka kanan serta cedera pada area tulang leher bagian vertebra C7.

Pembalap asal Spanyol tersebut langsung menjalani operasi pada Minggu malam setelah insiden terjadi. Tim medis menyatakan proses operasi berjalan lancar dan kini Alex memasuki masa pemulihan intensif.

Melalui pernyataan resmi, Gresini Racing mengonfirmasi Alex Marquez dipastikan absen di MotoGP Italia yang berlangsung pada 29–31 Mei serta MotoGP Hungaria pada 5–7 Juni 2026.

Tim menargetkan Alex Marquez dapat kembali turun balapan pada MotoGP Republik Ceko yang dijadwalkan berlangsung 19–21 Juli 2026, tergantung perkembangan proses pemulihan dan hasil evaluasi medis lanjutan.

Absennya Alex menjadi kehilangan besar bagi Gresini Racing, mengingat dirinya tengah menunjukkan performa cukup kompetitif musim ini dan konsisten berada di papan tengah persaingan MotoGP 2026.

Moto GP

Veda Ega Pratama Percaya Diri Hadapi Moto3 Italia 2026, Siap Lanjutkan Tren Positif di Mugello

Published

on

By

Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama datang ke putaran Moto3 Italia 2026 di Sirkuit Mugello dengan rasa percaya diri tinggi. Rider Honda Team Asia itu membawa modal penting setelah menunjukkan performa solid pada seri sebelumnya di Catalunya.

Pada balapan di Barcelona, Veda tampil impresif lewat comeback luar biasa dari posisi start ke-20 hingga finis di posisi kedelapan. Penampilan tersebut menjadi salah satu performa terbaiknya musim ini sekaligus mempertegas perkembangan signifikan sang rookie di ajang Moto3 World Championship.

Tak hanya mampu menembus delapan besar, Veda juga sukses naik 12 posisi sepanjang balapan dan sempat bergabung di rombongan depan yang bertarung memperebutkan podium.

Hasil tersebut menjadi sinyal positif bahwa adaptasi Veda bersama Honda Team Asia semakin matang dari seri ke seri.


Momentum Positif Honda Team Asia Jelang Mugello

Honda Team Asia datang ke Italia dengan atmosfer yang cukup positif usai menunjukkan progres kompetitif di Catalunya.

Selain Veda yang tampil impresif, tandemnya Zen Mitani juga terus mengalami peningkatan performa. Pebalap asal Jepang tersebut mulai semakin nyaman dengan karakter motor Moto3 dan perlahan mendekati perebutan zona poin.

Kondisi ini membuat Honda Team Asia optimistis menghadapi akhir pekan di Mugello.

Sirkuit Mugello sendiri dikenal sebagai salah satu trek paling menantang di kalender MotoGP. Layout sepanjang 5,245 km ini punya karakter kombinasi trek lurus panjang, tikungan cepat, elevasi naik turun, serta area pengereman keras yang sangat menuntut konsistensi rider dan setting motor.


Veda: Kepercayaan Diri dengan Motor Terus Meningkat

Jelang balapan akhir pekan ini, Veda mengaku datang dengan perasaan yang sangat positif.

Menurutnya, progres bersama tim terus berkembang dan chemistry dengan motor semakin membaik di setiap seri.

“Saya tiba di Mugello dengan perasaan yang sangat positif setelah balapan terakhir. Selangkah demi selangkah kami terus meningkat setiap akhir pekan, dan di Catalunya kami sekali lagi menunjukkan bahwa bahkan memulai dari belakang pun kami bisa berjuang dan tetap dekat dengan kelompok depan. Kepercayaan diri dengan motor semakin meningkat dan komunikasi dengan tim juga semakin kuat di setiap balapan,” ujar Veda.

Rider bernomor #9 itu juga mengaku Mugello merupakan salah satu trek favoritnya sepanjang kalender balap.

Karakter cepat dan teknikal yang dimiliki Mugello dinilai sangat cocok dengan gaya membalapnya.

“Mugello adalah trek yang sangat saya sukai karena sangat cepat dan teknis sekaligus. Lintasan lurus yang panjang dan tikungan cepat membuatnya sangat istimewa untuk Moto3.”

Veda menegaskan target utamanya akhir pekan ini adalah melanjutkan tren positif yang sudah dibangun sejak Catalunya.

Fokus utamanya adalah langsung tampil kompetitif sejak sesi latihan bebas hari Jumat, menjaga ritme sepanjang akhir pekan, dan berusaha meraih hasil terbaik saat balapan.

“Tujuan akhir pekan ini adalah terus bekerja ke arah yang sama, meningkatkan performa sejak hari Jumat dan mencoba tetap kompetitif sepanjang akhir pekan. Kami sedang membangun momentum yang baik dan saya ingin terus belajar serta berjuang untuk hasil yang kuat.”

Dengan performa yang terus menanjak, rasa percaya diri yang meningkat, serta karakter Mugello yang cukup bersahabat baginya, Veda Ega Pratama berpeluang kembali tampil di barisan depan Moto3 Italia 2026 dan membawa hasil penting bagi Honda Team Asia.

Continue Reading

Moto GP

Veda Ega Pratama Siap Hadapi Mugello, Honda Dikabarkan Bawa Paket Upgrade Baru untuk NSF250RW

Published

on

By

Putaran ketujuh Moto3 World Championship 2026 akhir pekan ini akan berlangsung di Autodromo Internazionale del Mugello, Italia. Sorotan publik Indonesia tentu tertuju pada Veda Ega Pratama yang datang dengan kepercayaan diri tinggi menghadapi salah satu sirkuit paling ikonik di kalender MotoGP tersebut.

Bagi Veda, Mugello bukan sekadar lintasan sepanjang 5,245 kilometer dengan trek lurus panjang dan tikungan cepat. Sirkuit di kawasan Toscana itu juga menyimpan catatan positif dalam perjalanan kariernya. Pembalap muda Indonesia tersebut pernah tampil impresif di Mugello saat berlaga di Red Bull MotoGP Rookies Cup, termasuk mencatat kemenangan yang membuat namanya semakin diperhitungkan di paddock junior Grand Prix.

Modal itu menjadi bekal penting jelang Moto3 Italia 2026. Apalagi performa Veda sepanjang musim ini juga terus menunjukkan tren positif.

Saat ini Veda mengoleksi 58 poin, sejajar dengan Marco Morelli di klasemen sementara. Ia juga masih memimpin perebutan gelar Rookie of The Year dengan keunggulan 16 poin atas Brian Uriarte.


Honda Dikabarkan Siapkan Paket Upgrade Baru NSF250RW

Menariknya, jelang GP Italia muncul kabar bahwa Honda Racing Corporation (HRC) membawa paket pengembangan terbaru untuk motor Honda NSF250RW milik Veda.

Meski belum ada konfirmasi resmi dari tim, paddock Mugello diramaikan isu soal hadirnya beberapa komponen baru dari Jepang yang dipersiapkan khusus menghadapi karakter sirkuit Mugello yang sangat menuntut kecepatan puncak dan stabilitas motor.

Setidaknya ada tiga area yang disebut menjadi fokus pengembangan:

  • Aerodinamika baru untuk meningkatkan top speed di trek lurus utama Mugello
  • Update sistem exhaust/knalpot untuk mendukung performa akselerasi keluar tikungan
  • Setelan sasis terbaru demi meningkatkan stabilitas saat hard braking dan corner entry di tikungan cepat

Jika benar digunakan, paket ini bisa menjadi keuntungan besar bagi Veda, terutama di sektor-sektor cepat yang selama ini menjadi kunci lap time di Mugello.


Mugello dan Peluang Podium Kedua Veda

Secara karakter, Mugello dikenal sebagai salah satu trek paling teknis di kalender Moto3. Kombinasi trek lurus panjang, late braking keras di San Donato, hingga rangkaian tikungan cepat seperti Arrabbiata 1 dan Arrabbiata 2 membuat motor dan pembalap harus bekerja maksimal.

Gaya balap Veda yang agresif saat pengereman serta kuat dalam perubahan arah cepat dinilai cukup cocok dengan karakter Mugello.

Area yang bisa menjadi kekuatan utamanya antara lain:

  • San Donato (T1): titik pengereman keras setelah trek lurus utama
  • Luco–Poggio Secco: sektor teknikal yang menuntut kelincahan motor
  • Arrabbiata 1 & 2: tikungan cepat yang menuntut keberanian dan corner speed tinggi

Dengan kombinasi pengalaman positif di Mugello, performa kompetitif sepanjang musim, serta potensi hadirnya upgrade baru dari HRC, peluang Veda untuk kembali bertarung di grup depan terbuka cukup lebar.

Jika semuanya berjalan sesuai rencana, Mugello bisa menjadi panggung sempurna bagi Veda Ega Pratama untuk memburu podium keduanya musim ini di ajang Moto3 World Championship 2026.

Continue Reading

Moto GP

Enam Pebalap Moto2 Berpeluang Naik ke MotoGP 2027, Bursa Transfer Mulai Memanas

Published

on

By

Persaingan di paddock MotoGP untuk musim 2027 mulai memanas lebih cepat dari perkiraan. Meski musim masih berjalan di fase awal, pergerakan bursa transfer pembalap sudah mulai terlihat jelas. Kabar terbaru dari paddock menyebut ada enam pebalap Moto2 yang kini masuk radar serius tim-tim MotoGP untuk promosi ke kelas premier pada 2027.

Setelah enam seri pertama Moto2, persaingan berlangsung sangat sengit. Empat pebalap sukses bergantian naik podium tertinggi: Manuel Gonzalez dan Senna Agius masing-masing mengoleksi dua kemenangan, sementara Daniel Holgado dan Izan Guevara turut mencetak kemenangan penting. Performa tersebut langsung menarik perhatian tim pabrikan maupun tim satelit yang mulai menyiapkan line-up baru untuk era regulasi MotoGP 850cc.

Berikut enam nama yang paling santer dikaitkan bakal jadi rookie MotoGP musim 2027.

1. Daniel Holgado – Kandidat Kuat ke Gresini Racing

Daniel Holgado menjadi salah satu nama paling panas di bursa transfer. Pebalap muda asal Spanyol itu dinilai punya paket komplet: agresif, cepat, dan konsisten. Meski belum memimpin klasemen Moto2, performanya cukup meyakinkan untuk diproyeksikan naik kelas.

Holgado disebut sedang masuk radar kuat Gresini Racing. Jika negosiasi berjalan mulus, ia bisa menjadi salah satu wajah baru MotoGP saat regulasi mesin baru dimulai pada 2027.


2. Manuel Gonzalez – MotoGP atau WorldSBK?

Pemuncak klasemen Moto2 saat ini, Manuel Gonzalez, justru berada dalam posisi paling menarik. Di satu sisi ia ingin naik ke MotoGP, tetapi kursi yang tersedia sangat terbatas.

Situasi ini membuat manajemennya mulai membuka komunikasi dengan beberapa tim WorldSBK. Nama Bimota, BMW, dan Honda disebut siap menampung Gonzalez jika peluang ke MotoGP tak terbuka. Artinya, masa depan Gonzalez masih terbuka lebar di dua paddock berbeda.


3. Izan Guevara – Mulai Masuk Radar Yamaha

Setelah sempat kesulitan beradaptasi di Moto2, Izan Guevara perlahan kembali menemukan ritmenya. Kemenangan di Le Mans dan podium lanjutan membuat namanya kembali naik ke permukaan.

Yamaha dikabarkan mulai serius memantau perkembangan juara dunia Moto3 2022 ini. Guevara disebut berpotensi mengisi salah satu kursi di Pramac Yamaha pada MotoGP 2027.


4. Celestino Vietti – Menunggu Keputusan Ducati

Celestino Vietti masih punya peluang, tetapi nasibnya sangat bergantung pada strategi Ducati.

Jika Ducati memilih mempertahankan line-up saat ini atau mempromosikan nama dari WorldSBK, peluang Vietti bisa mengecil. Karena itu, hasil balapan di sisa musim Moto2 bakal sangat menentukan masa depannya menuju MotoGP.


5. Senna Agius – Talenta Muda Paling Diburu

Senna Agius menjadi salah satu pembalap muda paling menarik musim ini. Usianya baru 20 tahun, tapi kecepatannya membuat banyak tim mulai bergerak.

Trackhouse Aprilia, Tech3 KTM, hingga Pramac Yamaha dikabarkan membuka komunikasi dengannya. Agius punya nilai jual tinggi, terutama untuk pasar Australia jelang rencana ekspansi MotoGP di kawasan tersebut pada 2027.


6. Nama Keenam yang Siap Mengejutkan Bursa Transfer

Selain lima nama di atas, satu slot rookie MotoGP 2027 masih berpotensi diisi kejutan dari Moto2. Situasi kontrak yang masih cair membuat banyak skenario bisa berubah sewaktu-waktu hingga pertengahan musim depan.

Yang jelas, Moto2 kini bukan hanya arena perebutan gelar juara, tetapi juga panggung audisi menuju MotoGP.

Dengan regulasi baru 850cc yang mulai berlaku pada 2027, tim-tim MotoGP mulai menyusun generasi baru pebalap mereka dari sekarang. Siapa yang paling siap naik kelas? Menarik ditunggu.

Continue Reading

Trending