Connect with us

Event

KTM Kejutkan Paddock! Mesin MotoGP 850cc Akhirnya Turun ke Trek, Era Baru Dimulai Lebih Cepat dari Perkiraan!

Published

on

KTM kembali membuktikan bahwa mereka bukan sekadar peserta di MotoGP, tetapi pabrikan yang berani mengambil langkah lebih cepat dari kompetitornya. Di saat pabrikan lain masih berkutat di ruang riset, KTM justru sudah menggulirkan roda revolusi dengan menjalankan tes perdana prototipe mesin 850 cc—mesin yang akan menjadi standar baru MotoGP mulai 2027.

Momentum bersejarah ini terjadi dalam uji coba privat di Sirkuit Jerez, menghadirkan aura penasaran yang langsung menggema di paddock. Era mesin 1000 cc yang telah mendominasi sejak 2012 secara perlahan mulai pamit, memberi ruang bagi generasi baru yang lebih ramah keselamatan dan menjanjikan aksi salip-menyalip lebih intens.


KTM Abaikan Keraguan, Tancap Gas!

Padahal, beberapa pabrikan sebelumnya sempat ragu mengembangkan mesin 850 cc karena biaya riset yang membengkak. Bahkan seorang insinyur Aprilia pernah menyebut proses ini sebagai “jalan bunuh diri yang mahal.”
Namun KTM memilih jalannya sendiri.

Di tengah isu finansial yang sempat menghantam pabrikan Austria ini musim dingin lalu, keputusan untuk tetap maju justru menunjukkan satu hal:

KTM tidak datang untuk bertahan. KTM datang untuk menyerang.


Pol Espargaró Jadi yang Pertama Menjinakkan 850cc

Dalam video pendek yang dirilis secara terbatas, terlihat Pol Espargaró memacu prototipe 850 cc KTM. Suara mesin yang lebih padat dan galak seakan menjadi sinyal awal era baru MotoGP.

Espargaró bahkan menuliskan kalimat yang bikin merinding:

“Dengar itu. Masa depan baru saja dimulai. Motor 850cc kami akhirnya menyentuh aspal.”

Walau detail seperti jumlah lap atau spesifikasi teknis belum dibuka KTM, satu hal sudah jelas: ini bukan sekadar uji coba biasa—ini pernyataan perang.


Belum Sempurna, Tapi Sudah Selangkah Lebih Maju

Belum ada sasis final untuk regulasi 2027, karena KTM baru menutup pengembangan ban Pirelli yang juga akan digunakan di era baru nanti. Perangkat ride-height dipastikan sudah dimatikan sepenuhnya, mengikuti aturan baru.

Regulasi sebelumnya bahkan melarang pabrikan menguji mesin 850 cc sebelum 17 November 2025, dan begitu “jendela” regulasi dibuka, KTM langsung menjadi pabrikan pertama yang turun ke aspal.


MotoGP Menuju Fase Baru—dan KTM Memulai Lead Lap

Tes privat ini menandai awal transisi terbesar MotoGP dalam satu dekade terakhir. Mesin lebih kecil, aero dipangkas, perangkat elektronik dibatasi—semua diarahkan agar skill pembalap kembali menjadi pusat perhatian.

Dan dengan langkah agresif ini, KTM kini punya keunggulan satu hal:

Pengalaman pertama merasakan karakter asli mesin 850 cc di trek nyata.

Sebuah modal besar yang bisa menentukan peta persaingan musim 2027.

Event

Antonelli Menggila di Miami! Tumbangkan Norris, Verstappen Gagal Podium

Published

on

By

Sensasi besar terjadi di Formula 1 GP Miami 2026. Pembalap muda Mercedes, Kimi Antonelli, tampil luar biasa dengan mengunci kemenangan usai menaklukkan Lando Norris dalam duel sengit sepanjang balapan di Miami International Autodrome.

Balapan yang berlangsung selama 57 lap ini berjalan intens sejak start. Norris sempat memberikan tekanan kuat, namun Antonelli tampil lebih konsisten, terutama dalam menjaga ritme dan manajemen ban. Hasilnya, ia sukses mengamankan kemenangan penting yang semakin mengukuhkan statusnya sebagai rising star musim ini.

Di belakang mereka, Oscar Piastri melengkapi podium untuk McLaren. Sementara itu, Max Verstappen harus rela kehilangan kesempatan naik podium setelah insiden di awal balapan membuatnya tercecer ke posisi belakang.


Drama Sejak Lap Awal, Verstappen Terpukul

Balapan di Miami berlangsung tanpa gangguan cuaca, namun tensi tinggi sudah terasa sejak lap pertama. Max Verstappen yang memulai dari barisan depan justru melakukan kesalahan sendiri, kehilangan kontrol mobil dan harus turun drastis ke posisi kesembilan.

Meski sempat bangkit dan melakukan recovery impresif hingga finis di posisi keempat, hasil ini tetap menjadi pukulan bagi Red Bull dalam perebutan poin penting.

Di sisi lain, Charles Leclerc juga mengalami nasib kurang beruntung. Saat berjuang di grup depan, ia melakukan kesalahan di lap akhir yang berujung spin dan kontak dengan dinding pembatas, membuatnya harus puas finis di posisi keenam.


Hasil Masih Bisa Berubah, Steward Lakukan Investigasi

Meski balapan telah usai, hasil GP Miami 2026 masih berpotensi berubah. Steward saat ini tengah melakukan investigasi terkait dugaan pelanggaran teknis, termasuk insiden di pit exit yang melibatkan salah satu pembalap papan atas.

Jika terbukti melanggar, penalti waktu bisa mengubah posisi finis, terutama di luar podium. Namun untuk saat ini, kemenangan Antonelli tetap menjadi sorotan utama.

Hasil ini sekaligus memperkuat posisinya di klasemen sementara, serta memberikan tekanan besar bagi rival-rivalnya seperti Verstappen dan Leclerc yang gagal memaksimalkan peluang di Miami.

Continue Reading

Event

Kejurnas Mandalika Racing Series 2026 Resmi Dimulai, 102 Starter Ramaikan Putaran Pembuka

Published

on

By

Ajang balap nasional Mandalika Racing Series 2026 resmi membuka musim balap tahun ini dengan total 102 starter yang turun di putaran perdana. Balapan berlangsung pada 24–26 April 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Event yang memasuki tahun keempat penyelenggaraan ini digelar oleh PRIDE Motorsport bersama Mandalika Grand Prix Association dan Indonesia Tourism Development Corporation, dengan dukungan penuh dari Ikatan Motor Indonesia.

Selain menghadirkan persaingan ketat di lintasan, penyelenggaraan tahun ini juga menekankan pentingnya sistem penjenjangan karier pembalap muda sebagai fondasi menuju level internasional.


Fokus Pembinaan Pembalap Muda dan Jalur Karier Balap yang Sistematis

Salah satu fokus utama dalam Mandalika Racing Series 2026 adalah pengembangan talenta muda melalui kelas pembinaan seperti Indonesia Junior Talent Cup, yang didukung oleh SARGA Motorsport.

Kelas ini berperan sebagai jembatan bagi pembalap lulusan sekolah balap untuk naik ke jenjang profesional dan bahkan berpotensi menembus kompetisi internasional seperti Asia Road Racing hingga World Championship.

Pada musim 2026, penyelenggara juga memperkenalkan kelas baru:

Junior Sport 250 U-18

Kelas ini diperuntukkan bagi pembalap usia 13–18 tahun, sebagai tahap transisi sebelum masuk ke kategori profesional.

Langkah ini menunjukkan bahwa Mandalika Racing Series bukan sekadar kompetisi, tetapi juga sistem pembinaan berkelanjutan bagi generasi pembalap Indonesia.


Total 102 Starter dari Enam Kelas Balap

Putaran pembuka Mandalika Racing Series 2026 diikuti oleh total 102 starter, yang terbagi dalam enam kelas balap utama dan pendukung.

Kelas Kejuaraan Nasional

  • National Sport 150cc (NS150): 16 starter
  • National Sport 250cc (NS250): 27 starter
  • Supersport 600cc (SS600): 5 starter
  • Indonesia Junior Talent Cup: 31 starter

Total kelas Kejurnas:
79 starter

Supporting Class

  • Underbone 150cc: 11 starter
  • Junior Sport 250 U-18: 12 starter

Total supporting class:
23 starter

Total keseluruhan:
102 starter

Jumlah peserta yang tinggi ini menjadi indikator positif bahwa ekosistem balap nasional terus berkembang dan semakin kompetitif.


Balap Sekaligus Kampanye Lingkungan

Menariknya, Mandalika Racing Series 2026 juga mengusung program keberlanjutan melalui kampanye:

Go Green Go Sustainable

Program ini diwujudkan melalui aksi penanaman pohon di area sirkuit, yang melibatkan pembalap nasional seperti:

  • Andi Farid Izdihar
  • Arai Agaska
  • Danadyaksa Wida Pangestu

Langkah ini menjadi simbol bahwa motorsport modern tidak hanya fokus pada performa dan kecepatan, tetapi juga pada tanggung jawab terhadap lingkungan.

Continue Reading

Event

Duet Diva Ismayana dan M. Zidane Siap Tempur di FMSCT Thailand Motocross 2026, Bawa Merah Putih di Kelas MX1

Published

on

By

Dua pembalap motocross Indonesia, Diva Ismayana dan Muhammad Zidane, dipastikan akan tampil bersama pada putaran ke-6 ajang FMSCT Thailand Motocross Championship 2026 yang digelar di PNS Steel Paisarn Interplastic Park, pada tanggal 25–26 April 2026.

Kehadiran keduanya menjadi sorotan karena duet ini sebelumnya dikenal sebagai rival kuat di berbagai kejuaraan motocross nasional. Kini, mereka berada dalam satu tim yang sama, yaitu Ducati MX Indonesia, membawa misi besar untuk tampil kompetitif di level internasional sekaligus mengharumkan nama Indonesia di Thailand.



Comeback Diva Ismayana Setelah Cedera, Siap Kembali Kompetitif

Kabar baik datang dari Diva Ismayana, yang sebelumnya harus absen akibat cedera pada seri pembuka FMSCT Thailand Motocross Championship 2026. Setelah menjalani proses pemulihan, ia kini dinyatakan siap kembali turun lintasan.

Comeback ini menjadi momen penting bagi Diva, mengingat performanya selama beberapa musim terakhir selalu menjadi salah satu yang paling konsisten di kelas utama motocross Indonesia.

Fokus utama comeback:

  • Mengembalikan ritme balap
  • Menguji kondisi fisik pasca cedera
  • Mengincar poin penting di klasemen
  • Memperkuat posisi tim

Zidane Tetap Dipercaya Tampil di Kelas Premier MX1

Sementara itu, Muhammad Zidane yang sebelumnya menggantikan Diva di awal musim kini tetap mendapatkan kepercayaan penuh dari tim Ducati MX Indonesia untuk berlaga di kelas premier MX1, kelas paling kompetitif dalam kejuaraan motocross.


Kepercayaan ini menunjukkan bahwa performa Zidane dinilai stabil dan kompetitif, terutama dalam menghadapi karakter trek motocross Thailand yang dikenal teknis dan menuntut stamina tinggi.

Duet Maut di Satu Paddock, Targetkan Hasil Maksimal

Biasanya menjadi rival sengit di lintasan motocross Indonesia, kini Diva Ismayana dan Muhammad Zidane justru berada dalam satu paddock sebagai rekan satu tim.

Duet ini menjadi kekuatan baru bagi Ducati MX Indonesia, terutama dalam menghadapi persaingan ketat di kelas MX1 yang diisi pembalap-pembalap terbaik regional Asia Tenggara.

Target utama tim:

🏁 Finish kompetitif
🇮🇩 Membawa nama Indonesia di level internasional
🔥 Menunjukkan performa konsisten
🏆 Mengincar podium

Ajang ini juga menjadi momentum penting bagi pembalap Indonesia untuk menunjukkan kualitas mereka di luar negeri.

Continue Reading

Trending