Connect with us

Motor

Omoway Omo X, Motor Listrik Futuristik dengan Teknologi Self-Balancing Siap Rilis 2026

Published

on

Dunia otomotif global tengah menyoroti kehadiran Omoway Omo X, motor listrik futuristik yang disebut-sebut sebagai “Tesla-nya kendaraan roda dua.” Julukan tersebut bukan tanpa alasan, karena motor ini menghadirkan pendekatan baru dalam mobilitas dengan menggabungkan teknologi kecerdasan buatan (AI), sistem keseimbangan otomatis, serta konektivitas digital canggih dalam satu platform kendaraan.

Motor ini dikembangkan oleh perusahaan teknologi mobilitas Omoway, yang memperkenalkan konsep “Evolution from Motor to Robot.” Artinya, kendaraan ini tidak hanya berfungsi sebagai alat transportasi, tetapi juga sebagai sistem mobilitas pintar yang mampu beradaptasi secara otomatis terhadap kondisi pengendaraan.

Dengan teknologi yang berbeda dari motor listrik konvensional, Omoway Omo X diproyeksikan menjadi salah satu inovasi paling menarik di industri kendaraan roda dua modern.


Teknologi Self-Balancing: Motor Bisa Berdiri Sendiri Tanpa Standar

Salah satu fitur paling revolusioner dari Omoway Omo X adalah teknologi self-balancing, yang memungkinkan motor tetap berdiri tegak tanpa bantuan kaki pengendara maupun standar samping.

Teknologi ini bekerja melalui kombinasi:

  • Sensor gyroscope presisi tinggi
  • Sistem kontrol elektronik
  • Algoritma kecerdasan buatan (AI) real-time

Dengan sistem tersebut, motor mampu menyeimbangkan bobotnya secara otomatis saat berhenti maupun bergerak pada kecepatan rendah.

Keunggulan utama teknologi ini:

  • Mengurangi risiko jatuh saat berhenti
  • Membantu pengendara pemula
  • Meningkatkan stabilitas di lalu lintas padat
  • Menambah faktor keselamatan berkendara

Dalam konteks mobilitas perkotaan, teknologi ini berpotensi menjadi standar baru untuk kendaraan roda dua di masa depan.


Desain Futuristik dengan Fokus Aerodinamika dan Efisiensi

Secara desain, Omoway Omo X mengusung tampilan minimalis dan futuristik yang menekankan efisiensi ruang serta aerodinamika. Bentuk bodi dibuat bersih tanpa banyak elemen dekoratif, dengan fokus pada integrasi baterai, motor penggerak, dan sistem kontrol elektronik.

Penggunaan material ringan namun kuat menjadi faktor penting dalam mendukung kinerja sistem self-balancing, sekaligus menjaga stabilitas kendaraan saat bermanuver.

Desain ini juga mencerminkan filosofi kendaraan modern yang mengutamakan:

  • Efisiensi energi
  • Stabilitas kendaraan
  • Integrasi teknologi
  • Pengalaman pengguna

Sistem Digital dan Update OTA Layaknya Smartphone

Sebagai motor listrik generasi baru, Omoway Omo X dilengkapi sistem operasi digital yang memungkinkan pembaruan perangkat lunak secara Over-the-Air (OTA).

Artinya, pengguna dapat menerima pembaruan fitur tanpa harus datang ke bengkel.

Beberapa fungsi yang dapat diperbarui melalui OTA:

  • Manajemen baterai
  • Sistem performa motor
  • Fitur keselamatan
  • Antarmuka pengguna

Platform digital yang digunakan dikenal dengan nama Mobility One, yang dirancang untuk menghubungkan kendaraan dengan ekosistem digital pengguna sehari-hari.


Siap Diproduksi Massal dan Dijual Mulai 2026

Berbeda dari banyak kendaraan futuristik yang masih sebatas konsep, Omoway Omo X dikabarkan telah memasuki tahap produksi massal.

Motor ini dijadwalkan mulai tersedia untuk publik pada tahun 2026, menandai langkah penting dalam pengembangan teknologi self-balancing untuk kendaraan roda dua.

Kehadiran motor ini menunjukkan bahwa industri otomotif mulai bergerak menuju era kendaraan pintar berbasis teknologi robotik dan kecerdasan buatan.

Motor

Bimota KB998 Rimini Elite, Superbike Spek WorldSBK Produksi Hanya 5 Unit di Dunia

Published

on

By

Pabrikan motor eksotis asal Italia, Bimota, kembali menunjukkan taringnya lewat peluncuran Bimota KB998 Rimini Elite, sebuah superbike edisi ultra-terbatas yang dikembangkan langsung dengan standar balap Superbike World Championship atau WorldSBK.

Motor performa tinggi ini dikembangkan bersama Provec Racing, tim yang berada di balik proyek Bimota by Kawasaki Racing Team di ajang WorldSBK. Hasilnya adalah motor dengan spesifikasi mendekati motor balap profesional, namun tetap legal untuk dimiliki kolektor dan penggemar motorsport.

Yang membuatnya semakin eksklusif, KB998 Rimini Elite hanya diproduksi sebanyak lima unit di seluruh dunia, menjadikannya salah satu superbike paling langka yang pernah dibuat oleh Bimota.


Tenaga 212 HP, Lebih Buas dari Versi Standar

Performa menjadi fokus utama pada Bimota KB998 Rimini Elite. Mesin yang digunakan mampu menghasilkan tenaga hingga:

212 bhp

Angka ini meningkat sekitar:

+15 hp
atau sekitar
+7,5 persen

dibanding versi standar KB998 Rimini.

Peningkatan performa tersebut membuat motor ini semakin siap digunakan untuk:

  • Track day profesional
  • Balap kompetitif
  • Koleksi superbike eksklusif
  • Pengalaman berkendara level WorldSBK

Bobot Dipangkas, Rasio Power-to-Weight Semakin Agresif

Selain peningkatan tenaga, tim pengembang juga melakukan diet ekstrem pada sektor bobot.

Pengurangan bobot:

16,7 kg

Bobot kosong sekarang:

176 kg

Kombinasi tenaga besar dan bobot ringan ini menghasilkan rasio tenaga terhadap bobot yang jauh lebih agresif, faktor penting untuk:

  • Akselerasi cepat
  • Handling presisi
  • Stabilitas di kecepatan tinggi
  • Performa maksimal di lintasan

Komponen Premium Kelas Balap

Sebagai superbike spesial, hampir seluruh komponen pada Bimota KB998 Rimini Elite berasal dari brand kelas dunia.

Komponen utama:

Sistem pengereman:
Brembo

Suspensi:
Showa

Knalpot:
Akrapovič

Ban:
Pirelli

Kombinasi ini memastikan performa motor tetap stabil dalam kondisi balap ekstrem.


Elektronik Canggih dengan Telemetri Balap

Di sektor elektronik, Bimota menggandeng Mectronik untuk menghadirkan sistem telemetri balap 2D yang telah dioptimalkan khusus untuk lintasan.

Fitur elektronik:

  • Engine mapping pilihan
  • Traction control
  • Engine brake control
  • Data telemetry balap
  • Pengaturan performa detail

Teknologi ini memungkinkan rider menyesuaikan karakter motor sesuai kondisi lintasan dan gaya berkendara.


Diuji Langsung Rider WorldSBK

Sebelum dipasarkan, superbike ini telah melalui pengujian langsung oleh rider profesional, termasuk:

  • Xavi Forés (test rider)
  • Alex Lowes
  • Axel Bassani

Motor ini juga sempat tampil di ajang balap nasional Spanyol, yaitu:

Spanish Superbike Championship ESBK 2025

Dalam debutnya, mantan pembalap MotoGP:

Tito Rabat

berhasil membawa motor ini finis di posisi podium, membuktikan bahwa performanya bukan sekadar angka di atas kertas.


Harga Rp1,9 Miliar dan Pengalaman Balap Eksklusif

Untuk memilikinya, calon pembeli harus menyiapkan dana besar.

Harga resmi:

99.800 Euro
sekitar
Rp1,9 miliar
(belum termasuk pajak)

Namun menariknya, pembeli tidak hanya mendapatkan motor, tetapi juga pengalaman balap eksklusif bersama tim profesional.

Benefit untuk pemilik:

  • Track experience bersama rider WorldSBK
  • Setup motor langsung dari tim balap
  • Dukungan teknis profesional
  • Layanan VIP di event WorldSBK

Hal ini menjadikan Bimota KB998 Rimini Elite bukan sekadar motor, tetapi sebuah paket pengalaman motorsport premium.

Continue Reading

Motor

QJMotor COV 125 S dan COV 125 X Resmi Hadir, Motor Trail dan Supermoto 125cc Ramah Pemula

Published

on

By

Pabrikan asal Tiongkok, QJMotor, resmi memperkenalkan dua motor terbaru di segmen entry-level, yakni QJMotor COV 125 X dan QJMotor COV 125 S. Kedua model ini dirancang khusus untuk pengendara pemula di kelas lisensi A1, dengan fokus pada performa yang mudah dikendalikan namun tetap menawarkan pengalaman berkendara yang menyenangkan.

Menariknya, meski berada di kelas 125cc, QJMotor mengusung konsep yang cukup ambisius dengan menghadirkan fitur dan komponen yang biasanya ditemukan pada motor kelas lebih tinggi. Hal ini membuat COV 125 S dan COV 125 X berpotensi menjadi pilihan menarik bagi rider pemula yang ingin mencoba sensasi berkendara di jalur off-road maupun jalan raya.


Dua Karakter Berbeda: Enduro dan Supermoto

Secara konsep, QJMotor COV 125 X dan QJMotor COV 125 S hadir dengan karakter yang sangat berbeda meski berbagi platform mesin yang sama.

Perbedaan utama:

COV 125 X (Enduro)

  • Fokus penggunaan off-road
  • Ground clearance tinggi
  • Suspensi lebih siap medan berat
  • Ban dual-purpose

COV 125 S (Supermoto)

  • Fokus penggunaan jalan aspal
  • Handling lebih presisi
  • Posisi berkendara lebih rendah
  • Ban on-road

Perbedaan ini membuat kedua model memiliki segmentasi pengguna yang jelas, baik untuk penggemar trail ringan maupun rider harian di perkotaan.


Mesin 125cc DOHC, Tenaga Maksimal Sesuai Regulasi Pemula

Di sektor dapur pacu, kedua motor ini dibekali mesin:

125cc
4 katup
pendingin cairan

Tenaga maksimum:

11 kW
sekitar 14,7 hp

Output tersebut memang mengikuti regulasi untuk pengendara pemula di banyak negara, namun tetap cukup untuk:

  • Mobilitas harian
  • Touring jarak dekat
  • Latihan off-road ringan
  • Penggunaan pemula

Karakter mesin ini dirancang agar responsif namun tetap mudah dikendalikan.


Suspensi USD 43 mm dan Rem ABS Bosch, Fitur Kelas Atas

Salah satu nilai jual utama dari QJMotor COV 125 X dan QJMotor COV 125 S adalah penggunaan komponen yang tergolong premium di kelas 125cc.

Fitur utama:

Suspensi depan:
USD 43 mm

Rem depan:
Cakram 320 mm

Rem belakang:
Cakram 220 mm

Sistem keselamatan:
ABS dual-channel dari Bosch

Kombinasi ini memberikan:

  • Pengereman lebih stabil
  • Kontrol lebih aman
  • Rasa berkendara lebih percaya diri
  • Standar keselamatan lebih tinggi

Perbedaan Dimensi dan Roda Jadi Pembeda Utama

Perbedaan paling signifikan antara kedua model ini terlihat pada sektor roda dan ergonomi.

QJMotor COV 125 X

Velg depan:
21 inci

Velg belakang:
18 inci

Ground clearance:
310 mm

Tinggi jok:
920 mm

Karakter:
Lebih cocok untuk jalur tanah dan medan berat


QJMotor COV 125 S

Velg depan dan belakang:
17 inci

Tinggi jok:
860 mm

Karakter:
Lebih stabil dan nyaman di jalan aspal


Fitur Modern: LCD, Full LED, dan Setang Fat Bar

Meski masuk kategori motor pemula, fitur yang ditawarkan cukup lengkap.

Fitur tambahan:

  • Panel instrumen LCD
  • Lampu full LED
  • Setang Fat Bar dari Renthal
  • Hand guard terintegrasi

Hal ini membuat motor terlihat lebih modern dan siap digunakan untuk berbagai kebutuhan berkendara.


Harga Kompetitif di Segmen Entry-Level

Untuk pasar global, QJMotor memasarkan kedua model ini dengan harga yang cukup kompetitif.

Perkiraan harga:

COV 125 S
sekitar £2.799
sekitar Rp64 jutaan

COV 125 X
sekitar £2.999
sekitar Rp69 jutaan

Dengan spesifikasi tersebut, kedua motor ini berpotensi menjadi pilihan menarik bagi rider pemula yang menginginkan motor trail atau supermoto dengan fitur modern dan harga terjangkau.

Continue Reading

WSBK

Race 2 WorldSBK Belanda 2026: Nicolo Bulega Samai Rekor Toprak Razgatlioglu, Ducati Dominasi Assen

Published

on

By

Pembalap Italia Nicolo Bulega kembali mencatatkan sejarah di ajang Superbike World Championship setelah meraih kemenangan pada Race 2 seri Belanda 2026 yang digelar di sirkuit legendaris TT Circuit Assen.

Kemenangan ini terasa spesial karena membuat Bulega sukses menyamai rekor kemenangan beruntun milik Toprak Razgatlioglu, yakni 13 kemenangan berturut-turut di WorldSBK. Catatan impresif tersebut menunjukkan dominasi luar biasa dari rider tim Aruba.it Racing – Ducati sepanjang awal musim 2026.

Dengan performa yang konsisten dan minim kesalahan, Bulega kini semakin kokoh di puncak klasemen sementara WorldSBK 2026 dan mulai disebut sebagai kandidat terkuat peraih gelar juara dunia musim ini.


Balapan Ketat Sejak Start, Bulega Harus Berjuang Rebut Posisi

Meski memulai balapan dari pole position dan langsung meraih holeshot di Tikungan 1, kemenangan Nicolo Bulega tidak diraih dengan mudah. Persaingan sengit langsung terjadi sejak lap awal.

Posisinya sempat direbut oleh:

  • Sam Lowes
  • Iker Lecuona

Pada lap kedua, Sam Lowes bahkan sempat memimpin jalannya balapan dan mempertahankan posisi terdepan dari tekanan Lecuona. Namun pada awal lap ketiga, Lecuona berhasil mengambil alih posisi pertama.

Tidak butuh waktu lama bagi Bulega untuk merespons. Ia melakukan manuver agresif dengan menyalip Lowes di Tikungan 4, lalu mengambil kembali posisi terdepan dari Lecuona di akhir lap ketiga.

Sejak momen tersebut, ritme balapan berubah drastis.


Dominasi Ducati, Enam Besar Dikuasai Panigale V4 R

Setelah kembali memimpin, Nicolo Bulega mulai memperlebar jarak secara konsisten. Memasuki lap kesembilan, keunggulannya sudah lebih dari satu detik.

Saat bendera finis dikibarkan, ia unggul hingga:

2,7 detik

Podium Race 2 sepenuhnya dikuasai motor Ducati Panigale V4 R, menunjukkan dominasi teknis dan performa pabrikan Italia tersebut di lintasan Assen.

Urutan teratas:

  1. Nicolo Bulega
  2. Iker Lecuona
  3. Sam Lowes

Dominasi Ducati semakin terlihat karena:

6 posisi teratas semuanya menggunakan Ducati

Sementara pembalap non-Ducati terbaik adalah:

  • Xavi Vierge — posisi 7 (Yamaha)
  • Danilo Petrucci — posisi 9 (BMW)
  • Jonathan Rea — posisi 19 (Honda)

Bulega Makin Kokoh di Puncak Klasemen

Kemenangan di Assen membuat Nicolo Bulega memperlebar jarak di klasemen sementara WorldSBK 2026.

Keunggulan poin saat ini:

69 poin

Setelah tiga putaran awal musim, performa konsisten dan kemenangan beruntun membuatnya menjadi:

Favorit kuat juara dunia WorldSBK 2026

Jika tren kemenangan ini berlanjut, bukan tidak mungkin Bulega akan memecahkan rekor baru dalam sejarah WorldSBK.

Continue Reading

Trending