Motor
Honda Monkey Bobby Banana Edition 2025: Si “Monyet Pisang” yang Kembali Bikin Dunia Senyum
Honda kembali membuktikan bahwa karakter legendaris tak pernah benar-benar hilang—ia hanya menunggu waktu untuk kembali bersinar. Lewat Monkey Bobby Banana Edition 2025, Cub House Thailand menghidupkan lagi ikon mini bike yang penuh keceriaan, kali ini dengan nuansa kuning pisang yang segar dan playful.
Edisi spesial ini bukan sekadar perubahan warna, tapi sebuah perayaan nostalgia dan semangat komunitas Monkey yang selama puluhan tahun menjaga jiwa motor klasik ini tetap hidup. Terinspirasi dari Monkey 50 legendaris, desainnya tetap mungil dan imut, namun kini tampil lebih ekspresif dengan warna cerah yang langsung mencuri perhatian di jalan.
Di bagian bodi, huruf “Z” vintage sebelum angka “125” menjadi simbol penghormatan pada era keemasan Honda Monkey, sekaligus mengingatkan bahwa gaya klasik bisa tetap relevan di masa kini. Tangkinya pun punya keunikan tersendiri—logo Honda diganti dengan tulisan lucu “Super Monkey Appears”, seolah menyapa penggemarnya dengan nada jenaka khas “monyet emas” yang legendaris.

Di balik tampilannya yang menggemaskan, Monkey Bobby Banana Edition tetap serius soal performa. Dilengkapi suspensi depan upside-down, rem cakram depan-belakang, hingga sistem pencahayaan full LED dengan dua tingkat headlamp, motor ini memadukan teknologi modern dengan sentuhan retro yang pas.
Mesin 125 cc SOHC bertenaga 9,32 hp dan torsi 11 Nm memberikan sensasi ringan, lincah, dan menyenangkan untuk dikendarai. Ini bukan motor untuk kebut-kebutan—tapi untuk menikmati setiap meter perjalanan dengan senyum di wajah dan rasa bebas di dada.
Dengan tambahan suspensi Ohlins berwarna emas dan bodi kuning khas pisang, Monkey Bobby Banana Edition terasa seperti karya seni bergerak—simpel, ceria, tapi penuh makna bagi siapa pun yang memahami esensi “fun riding”.
Cub House Thailand membanderolnya di angka 107.900 Baht atau sekitar Rp48 jutaan. Harga yang mungkin terlihat tinggi untuk ukuran minibike, tapi bagi para pecinta Monkey, ini bukan sekadar motor—ini kenangan masa kecil yang hidup kembali dengan mesin yang berdetak.
Motor
Chigee SR-1 Hadir, Radar Blind Spot Universal yang Membawa Teknologi Keselamatan Premium ke Semua Motor
Teknologi keselamatan aktif kini tidak lagi menjadi hak eksklusif motor adventure premium atau motor touring berharga ratusan juta rupiah. Melalui produk terbarunya, Chigee SR-1, perusahaan teknologi asal China menghadirkan sistem radar blind spot universal yang dapat dipasang pada hampir semua jenis sepeda motor.
Perangkat ini dirancang untuk memberikan perlindungan ekstra bagi pengendara dengan menghadirkan fitur keselamatan layaknya motor premium. Mulai dari motor sport, naked bike, skutik, motor klasik hingga motor touring kini dapat menikmati teknologi radar modern tanpa harus mengganti kendaraan.

Mengandalkan Radar Gelombang Milimeter 77 GHz
Chigee SR-1 menggunakan sensor radar gelombang milimeter (Millimeter Wave Radar) berfrekuensi 77 GHz, teknologi yang juga digunakan pada berbagai kendaraan premium.
Radar tersebut bekerja dengan memantau area belakang dan samping motor secara real-time untuk mendeteksi keberadaan kendaraan yang berada di titik buta (blind spot).
Menariknya, sistem ini dikembangkan khusus untuk karakteristik sepeda motor, sehingga mampu membaca perubahan posisi kendaraan saat berpindah jalur, menyalip, hingga melakukan lane splitting di tengah kemacetan.
Empat Fitur Keselamatan Aktif dalam Satu Perangkat
Chigee membekali SR-1 dengan empat fitur utama yang bekerja secara bersamaan, yaitu:
- Blind Spot Detection (BSD) untuk mendeteksi kendaraan di area titik buta.
- Lane Change Assist (LCA) yang membantu memastikan jalur aman sebelum berpindah lajur.
- Overtaking Warning sebagai peringatan ketika ada kendaraan yang sedang menyalip.
- Rear Collision Warning (RCW) untuk memberi peringatan dini jika terdapat potensi tabrakan dari arah belakang.
Seluruh sistem bekerja secara otomatis menggunakan radar dengan sudut pemindaian mencapai 110 derajat dan jangkauan hingga 70 meter.
Tetap Akurat di Berbagai Kondisi Cuaca
Keunggulan lain Chigee SR-1 terletak pada kemampuannya bekerja di berbagai kondisi lingkungan.

Radar tetap mampu membaca objek secara akurat saat hujan, berkabut, berdebu, maupun pada malam hari dengan minim pencahayaan.
Teknologi radar juga mampu mengukur jarak dan kecepatan relatif kendaraan lain dengan tingkat presisi tinggi, sehingga peringatan yang diberikan lebih cepat dan akurat dibanding sistem berbasis kamera.
Instalasi Praktis Tanpa Mengubah Sistem Motor
Salah satu daya tarik utama Chigee SR-1 adalah proses pemasangannya yang relatif sederhana.
Modul radar ditempatkan di bagian belakang motor, umumnya di sekitar area pelat nomor, sedangkan indikator peringatan dipasang di dekat spion agar mudah terlihat oleh pengendara.
Menariknya, perangkat ini dapat beroperasi secara mandiri tanpa harus menggunakan layar tambahan. Namun bagi pengguna smart display Chigee, radar dapat diintegrasikan sehingga peringatan visual juga dilengkapi notifikasi suara.
Membawa Teknologi Motor Premium ke Kendaraan Harian
Hadirnya Chigee SR-1 menjadi solusi menarik bagi pemilik motor lawas maupun motor harian yang menginginkan fitur keselamatan modern tanpa harus membeli motor baru.
Dengan teknologi radar 77 GHz, blind spot detection, hingga rear collision warning, perangkat ini berpotensi menjadi salah satu aksesori keselamatan paling inovatif yang hadir di dunia roda dua dalam beberapa tahun terakhir.
Motor
Ducati DesertX V2 Resmi Mengaspal di Indonesia, Motor Adventure Premium Kini Lebih Ringan dan Bertenaga
Ducati Indonesia resmi menghadirkan Ducati DesertX V2 sebagai generasi terbaru motor adventure premium yang dirancang untuk menjawab kebutuhan pengendara pecinta touring maupun penjelajah lintasan ekstrem. Setelah melakukan debut global pada ajang Ducati World Premiere 2026 di Bologna, Italia, kini motor bergaya rally tersebut resmi menyapa pasar Indonesia dengan sederet pembaruan signifikan.
Model terbaru ini tidak hanya membawa penyegaran desain, tetapi juga mengusung mesin Ducati V2 generasi terbaru, rangka monokok yang lebih ringan, suspensi dengan performa lebih tinggi, hingga paket elektronik paling lengkap di kelas adventure premium.

Mesin Ducati V2 890 cc, Responsif di Segala Medan
Jantung pacu DesertX V2 kini mengandalkan mesin V2 berkapasitas 890 cc yang mampu menghasilkan tenaga maksimum 110 hp serta torsi puncak 92 Nm.
Keunggulan mesin ini terletak pada karakter torsinya yang sangat responsif. Ducati mengklaim sekitar 70 persen torsi maksimal sudah tersedia sejak 3.000 rpm, sehingga akselerasi terasa lebih instan saat melewati tanjakan, jalur berbatu, maupun saat melakukan overtake di jalan raya.
Demi mendukung karakter adventure sejati, Ducati juga merancang rasio transmisi baru. Empat gigi pertama dibuat lebih pendek untuk memberikan traksi maksimal di medan berat, sedangkan gigi keenam memiliki rasio lebih panjang sehingga putaran mesin lebih rendah ketika digunakan touring jarak jauh.

Rangka Baru Lebih Ringan, Handling Semakin Presisi
Salah satu perubahan terbesar pada DesertX V2 adalah penggunaan rangka monokok generasi terbaru yang lebih ringan namun memiliki tingkat rigiditas lebih baik.
Perubahan ini membuat pengendalian motor menjadi lebih presisi baik saat melibas tikungan aspal maupun jalur off-road.
Pada sektor suspensi, Ducati mempercayakan garpu upside down KYB 46 mm fully adjustable di bagian depan, sementara belakang menggunakan monoshock KYB yang juga dapat diatur sesuai kebutuhan pengendara.
Kombinasi roda depan 21 inci dan roda belakang 18 inci dengan ban Pirelli Scorpion Rally Street menjadikan DesertX V2 tetap nyaman digunakan di jalan raya sekaligus siap menghadapi jalur tanah, bebatuan hingga pasir.
Paket Elektronik Semakin Lengkap
Ducati membekali DesertX V2 dengan platform IMU enam sumbu yang mengatur berbagai fitur keselamatan modern, di antaranya:
- Cornering ABS
- Ducati Traction Control
- Ducati Wheelie Control
- Engine Brake Control
- Ducati Quick Shift 2.0
Motor ini juga menawarkan enam Riding Mode, yaitu:
- Sport
- Touring
- Urban
- Wet
- Enduro
- Rally
Seluruh pengaturan tersebut dapat diakses melalui panel instrumen TFT 5 inci beresolusi tinggi yang telah mendukung Ducati Multimedia System serta navigasi Turn-by-Turn.
Terinspirasi Pengalaman Reli Dunia
DesertX V2 lahir dari pengalaman Ducati di berbagai ajang reli dan enduro internasional seperti Erzbergrodeo, Rally of Albania, Transanatolia, hingga NORRA Mexican 1000 Rally.
COO Ducati Indonesia, Eja Donalsha, menyebut kehadiran DesertX V2 merupakan bagian dari komitmen Ducati menghadirkan lini motor premium yang sesuai dengan kebutuhan para Ducatisti Indonesia, khususnya bagi mereka yang gemar bertualang di berbagai kondisi jalan.
Meski telah resmi diperkenalkan kepada publik Indonesia, Ducati masih belum mengumumkan harga resmi DesertX V2. Informasi mengenai banderol dipastikan akan diumumkan dalam waktu dekat.
Motor
CFMoto V4 SR-RR Pecahkan Rekor, Motor Produksi China Kini Tembus 315 Km/Jam
Pabrikan asal China, CFMoto, kembali membuat gebrakan besar di industri roda dua dunia. Melalui superbike terbarunya, CFMoto V4 SR-RR, mereka berhasil mencatatkan rekor baru sebagai motor produksi bermesin pembakaran internal (ICE) tercepat yang pernah dibuat di China.
Dalam pengujian resmi yang telah diverifikasi menggunakan perangkat GPS, V4 SR-RR mampu melesat hingga 315,82 km/jam (196,6 mph). Angka tersebut menjadi pencapaian tertinggi sepanjang sejarah bagi sepeda motor produksi asal Negeri Tirai Bambu sekaligus menunjukkan bahwa pabrikan China kini semakin serius memasuki segmen superbike premium.

Performa Mulai Mendekati Motor MotoGP
Kecepatan maksimum yang dicapai V4 SR-RR memang masih berada di bawah motor prototipe MotoGP. Namun, selisih performanya kini tidak lagi terlalu jauh.
Sebagai perbandingan, rekor top speed MotoGP pernah dibukukan oleh Jorge Martin bersama Aprilia Racing di Sirkuit Mugello dengan kecepatan mencapai 368,6 km/jam. Artinya, CFMoto V4 SR-RR hanya terpaut sekitar 52 km/jam dari motor balap tercepat di dunia.

Untuk memberikan gambaran performanya, pada kecepatan maksimum tersebut motor ini mampu melaju sekitar 87,7 meter hanya dalam satu detik, sebuah angka yang menunjukkan kemampuan aerodinamika dan tenaga yang sangat impresif untuk motor produksi massal.
Mesin V4 997 cc Bertenaga 209 HP
Rahasia performa luar biasa V4 SR-RR berasal dari mesin V4 berkapasitas 997 cc yang dikembangkan khusus oleh CFMoto.

Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga hingga 209 HP, menjadikannya salah satu mesin paling bertenaga yang pernah diproduksi pabrikan China.
Di atas kertas, performanya mulai masuk ke wilayah para superbike Eropa seperti:
- Ducati Panigale V4 S — 213 HP
- Aprilia RSV4 Factory — 216 HP
Menariknya, Aprilia membutuhkan mesin berkapasitas 1.100 cc untuk menghasilkan tenaga tersebut, sementara CFMoto mampu mendekatinya hanya dengan kubikasi 997 cc.
Siap Masuk Jalur Produksi dan WorldSBK?
CFMoto pertama kali memperlihatkan V4 SR-RR dalam bentuk konsep pada ajang EICMA Milan 2025. Sejak saat itu, motor ini langsung menjadi pusat perhatian berkat desain agresif, konfigurasi mesin V4, hingga ambisi CFMoto memasuki segmen superbike global.
Keberhasilan memecahkan rekor kecepatan semakin memperkuat sinyal bahwa V4 SR-RR akan segera memasuki jalur produksi massal.
Tak hanya itu, banyak pihak menilai motor ini juga dipersiapkan sebagai fondasi bagi CFMoto untuk tampil di ajang FIM World Superbike Championship (WorldSBK) dalam waktu mendatang.
Jika benar terealisasi, maka dominasi pabrikan Jepang dan Eropa di kelas superbike berpotensi mendapat tantangan serius dari produsen asal China.
-
Motor Balap1 year agoWawan Wello Resmi Comeback! Siap Tarung di LFN HP969 & Yamaha Cup Race! 🔥
-
Motor3 years ago
Polytron Memperkenalkan 11 Fitur Baru pada Motor Listrik Fox-R
-
Mobil2 years agoPORSCHE RWB GARAPAN AKIRA NAKAI: MODIFIKASI YANG MENJADI INVESTASI SENI MEWAH
-
Motor1 year agoSuzuki DR-Z4 Series 2025: Andalan Baru di Segmen Motor Trail & Supermoto!
-
Motor10 months agoHonda Wave 125 Terbaru Resmi Meluncur di Thailand: Bebek Legendaris, Iritnya Bikin Dompet Senyum Lebar .
-
Motor2 years ago“Yamaha Luncurkan Motor Turing Ganteng di Indonesia! Ini Dia Harganya yang Bikin Melongo!”
-
Mobil2 years agoJetour T2 Siap Tantang Chery J6 di Pasar SUV Off-road!
-
Event3 years ago
Kia EV9 GT-Line Unjuk Gigi di GIIAS Bandung, Harganya Dekati Rp 2 Miliar OTR
